๐ฃ๐ฃ๐ฃ PROGRAM ITQON 1 TAHUN INTENSIF โจ Dibawah bimbingan Syeikh Zeyad Abdullah Ali Atta’zi Al-Yamani. . Hafalan lancar/mutqin adalah dambaan setiap Penghafal Al-Qur’an. Apalagi jika hafalannya lancar, tajwidnya benar dan mempunyai kemampuan bahasa Arab yang baik. Pasti antum pengen banget kan??? . Ma’had Sulthon Al-Islamy Islamic Center Wadi Mubarak meluncurkan program ini untuk membantu antum meraih cita-cita tersebut! Yaitu, program 1 tahun mutqin dan bisa berbahasa arab dengan baik. . ๐ถ PERSYARATAN:
Niat ikhlas karena Allah.
Ikhwan umur 12 – 17 tahun.
Memiliki hafalan Al-Qur’an 30 juz.
Lulus tes seleksi.
Memiliki semangat yang kuat dalam mengikuti program.
Membayar biaya program. . ๐ธ TEKNIS PENDAFTARAN: Caranya sangat mudah: Ketik: Nama – usia – alamat – nama sekolah sebelumnya – jumlah hafalan. Kirim ke nomor WhatsApp: 0888-0925-2683 Atau klik link berikut: https://bit.ly/3Q7aFHk ๐Paling lambat tanggal 30 Juni 2022. (Kuota terbatas) . ๐ถ ALAMAT PONDOK: Jl.Raya Sentul, Jl. Bukit Zanbaqah, RT. 04/RW. 08, Desa Bojongkoneng, Kec. Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.
Untuk menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah saw, yang kemudian diteruskan oleh para sahabat, tabi’in, tabi’it tabi’in hingga masa-masa selanjutnya berlaku sistem silsilah bacaan. Dimana seseorang diharuskan memperdengarkan bacaan Al-Qur’an dihadapan guru yang sudah memiliki sanad.
Sistem silsilah bacaan ini dibuktikan dengan adanya ijazah sanad dari pemberi sanad kepada murid tersebut.
Mendapatkan ijazah sanad merupakan harapan dari banyak penghafal Al-Qur’an. Hal ini tentu bukanlah hal mudah untuk mencapainya. Ada beberapa kriteria dan ilmu yang harus dikuasainya, seperti: Hafalan harus mutqin (kuat) dan mengusai ilmu tajwid secara teori maupun prakteknya.
Namun ada juga pemberi sanad yang mewajibkan murid untuk menghafal beberapa kitab sebagai syarat mendapatkan sanad.
Matan Jazariyah dan Tuhfatul Athfal adalah dua kitab yang wajib dihafal dan dipahami oleh pemohon sanad di Islamic Center Wadi Mubarak.
Imam Ibnul Jazary rahimahulloh penulis kitab Matan Jazariyah dalam salah satu kitabnya yang berjudul โMunjidul Muqriinโ pernah menegaskan bahwa meskipun seseorang hafal kitab At-Taisir (kitab seputar Qiroat Sabโah) di luar kepala, dia tidak diperbolehkan untuk memberikan sanad Al-Quran jika belum talaqqi secara langsung kepada para guru yang memiliki sanad. Sebab di dalam qiroat terdapat hal-hal yang tidak bisa dipelajari kecuali dengan metode talaqqi.
Alhamdulillah, pada hari Jum’at (25/03) bertepatan dengan tanggal 22 Sya’ban, 8 (delapan) hari menjelang Ramadhan 1443 H bertempat di Masjid Jami’ Wadi Mubarak telah diselenggarakan Penganugerahan Sanad dari Syaikh Abdul Qowi Al Argalyhafizhahullah selaku penanggung jawab program Markaz Iqra Wadi Mubarak kepada 3 (tiga) santri Islamic Center Wadi Mubarak.
Mereka adalah: 1. Fahmi Zulfikar (asal Garut, Qiroat Ashim dengan dua riwayatnya yaitu Hafsh dan Syu’bah), 2. Fauzan (asal Solo, dengan Riwayat Hafsh dari Qiroat Ashim), dan 3. Fityatul Haq (asal Sulawesi, dengan Riwayat Hafsh dari Qiroat Ashim).
Disela-sela acara, Ketua Markaz Iqra’ Ustadz Irsyad Husnul Hidayat sebagai lembaga yang menangani ijazah sanad Islamic Center Wadi Mubarak berharap di tahun-tahun selanjutnya mahasiswa yang akan mengikuti prosesi wisuda sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak, minimal sudah memiliki sanad Riwayat Hafsh an Ashim.
๐ก Kajian Kitab Matan Jazari & Tadarus Al-Qur’an (Episode 9) ๐ก ๐ Bersama LISANQU (Majelis Tahsin Qur’an) yang merupakan unit program dari Graha Qur’an Wadi Mubarak ๐
Rasulullah ๏ทบ bersabda: โBarangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu (agama), maka Allah akan memudahkan jalannya untuk menuju surgaโ (HR. At Tirmidzi no. 2682, Abu Daud no. 3641)
Mari bergabung dalam program belajar mengaji rutin yang diselenggarakan oleh Graha Qur’an Wadi Mubarak dan dapatkan keberkahan, serta kemuliaan dari belajar mengkaji Al-Qur’an.
Setiap umat Islam pasti mendambakan untuk bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, dan sekaranglah saatnya untuk bisa menggapai itu semua dengan mengikuti LISANQU.
๐ก Kajian Kitab Matan Jazari & Tadarus Al-Qur’an ๐ก ๐ Bersama LISANQU (Majelis Tahsin Qur’an) yang merupakan unit program dari Graha Qur’an Wadi Mubarak ๐
Rasulullah ๏ทบ bersabda: โBarangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu (agama), maka Allah akan memudahkan jalannya untuk menuju surgaโ (HR. At Tirmidzi no. 2682, Abu Daud no. 3641)
Mari bergabung dalam program belajar mengaji rutin yang diselenggarakan oleh Graha Qur’an Wadi Mubarak dan dapatkan keberkahan, serta kemuliaan dari belajar mengkaji Al-Qur’an.
Setiap umat Islam pasti mendambakan untuk bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, dan sekaranglah saatnya untuk bisa menggapai itu semua dengan mengikuti LISANQU.
๐ก Kajian Kitab Matan Jazari & Tadarus Al-Qur’an ๐ก
๐ Bersama LISANQU (Majelis Tahsin Qur’an) yang merupakan unit program dari Graha Qur’an Wadi Mubarak ๐
Rasulullah ๏ทบ bersabda: โBarangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu (agama), maka Allah akan memudahkan jalannya untuk menuju surgaโ (HR. At Tirmidzi no. 2682, Abu Daud no. 3641)
Mari bergabung dalam program belajar mengaji rutin yang diselenggarakan oleh Graha Qur’an Wadi Mubarak
Dan dapatkan keberkahan, serta kemuliaan dari belajar mengkaji Al-Qur’an.
Setiap umat Islam pasti mendambakan untuk bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, dan sekaranglah saatnya untuk bisa menggapai itu semua dengan mengikuti LISANQU.
Ayooo ajak sanak saudara, rekan, dan sahabat untuk bersama saling menimba ilmu, meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti majelis ilmu yang bermanfaat ini.