Tag: didik hariyanto

  • Pengaruh Al-Qur’an terhadap Kualitas Hidup Manusia

    Pengaruh Al-Qur’an terhadap Kualitas Hidup Manusia

    Wadimubarak.com- Selasa (12/12/2023), Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU-WM) mengadakan acara Liqo Maftuh bersama Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., yang menjadi momen perdana bagi mahasiswa setelah beliau menyelesaikan pendidikan doktoral di King Abdul Aziz University, Jeddah.

    Dalam kesempatan tersebut, pimpinan memberikan serangkaian nasehat motivasi yang berkesan bagi para mahasiswa.

    Salah satu poin penting yang disampaikan adalah bahwa individu yang mendalami Al-Qur’an akan memperoleh kebaikan dalam hidupnya. Dengan mempelajari Al-Qur’an, seseorang dapat menemukan arah hidup yang baik.

    Baca Juga:
    – Pelatihan Kepenulisan: Rahasia Menulis Berita Dalam Sehari di STIU WM Bogor
    – Lulus Lajnah 30 Juz Siswa MIT SaQu Dapatkan Reward Ke Jepang

    Beliau juga menyoroti peran roh jiwa dalam kehidupan manusia. Dikemukakan bahwa unsur yang paling dominan yang memengaruhi perjalanan hidup seseorang adalah roh jiwa. Ketika roh jiwa seseorang dekat dengan Al-Qur’an, maka kebaikan akan senantiasa menyertainya.

    “Roh adalah substansi yang menghidupkan dan memberi makna kepada kehidupan seseorang,” ujar beliau. “Oleh karena itu, seseorang yang memiliki roh yang baik akan dihormati dan dicintai oleh orang-orang di sekitarnya.”

    Menurut beliau, seorang hafizh memiliki roh Al-Qur’an dalam dirinya. Hal ini dikarenakan Al-Qur’an merupakan firman Allah yang mengandung kebenaran, hikmah, dan pelajaran yang sangat berharga.

    “Hafizh Al-Qur’an harus menjadikan Al-Qur’an sebagai ruh yang dihafalkan, dipelajari dan diamalkan,” tegas beliau. “Dengan demikian, mereka akan menjadi manusia yang dihormati dan dicintai oleh Allah dan manusia.”

    Al-Qur’an dipandang sebagai pedoman bagi individu yang memiliki iman dan taqwa. Ini menekankan pentingnya mengikuti ajaran Al-Qur’an dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    Baca Juga:
    – Siswa MIT SaQu Bacakan Hafalan Al-Qur’an Di Hadapan Peserta Peresmian Masjid Sapporo Jepang
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah

    Beliau juga menegaskan bahwa perilaku yang bertentangan dengan ajaran Al-Qur’an, seperti fajir (muslim yang senang bermaksiat) akan mendapatkan ketidaksenangan dari Allah dan manusia. Sebaliknya, mereka yang mengamalkan perilaku yang sesuai dengan ajaran Al-Qur’an akan banyak disenangi oleh manusia.

    Dalam hal ini beliau memberikan perumpamaan bagi orang yang fajir sebagaimana parfum yang memiliki aroma tetapi pahit jika dirasa. Sedangkan bagi mereka yang senantiasa menjalankan, memaknai, dan mengamalkan pelajaran dan hikmah dalam Al-Qur’an sebagaimana Kurma yang tidak beraroma namun manis saat dimakan.

    “Orang yang fajir akan dibenci oleh Allah dan manusia,” ujarnya. “Sedangkan orang yang senantiasa menjalankan ajaran Al-Qur’an akan dicintai oleh Allah dan manusia.”

    Acara ini diharapkan dapat membuka wawasan dan pemahaman lebih lanjut bagi mahasiswa tentang pengaruh positif Al-Qur’an dalam membentuk kualitas hidup manusia. Hal ini mengajak untuk refleksi lebih dalam terhadap ajaran Al-Qur’an sebagai sumber pedoman yang memberi kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.//

    Ditulis oleh : AFS/Kuryanto/Hawary
    Editor: Tanti Ummu Fadlan

    Informasi Pendaftaran Santri Baru
    Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2024-2025

  • Ustadzah Aisyah Didik Isi Dauroh Hadits Arbain Nawawi Di Mahabbah Boarding School Puncak Bogor

    Ustadzah Aisyah Didik Isi Dauroh Hadits Arbain Nawawi Di Mahabbah Boarding School Puncak Bogor

    Wadimubarak.com – Kegiatan daurah Hadits Arbain Nawawi yang diadakan di aula Mahabbah Boarding School Puncak Bogor dan berlangsung pada pada tanggal 15-17 Agustus 2023, menjadi sorotan utama bagi para pencinta ilmu syar’i.

    Acara tersebut dipandu oleh Ustadzah Aisyah Didik, putri pertama KH Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I, seorang remaja putri pecinta ilmu yang baru berusia 20 tahun serta memiliki latar belakang telah menghafal lebih dari 18 kitab hadits Nabi ﷺ.

    Pada daurah hadits ini juga diisi dengan agenda sharing session bersama Ustadzah Aisyah yang menceritakan perjalanannya dalam menuntut ilmu mulai dari menghafalkan Al-Qur’an yang diselesaikannya sebelum usia 10 tahun sampai lanjut menghafalkan hadits-hadits Rasulullah ﷺ.

    Tujuan utama dari digelarnya kegiatan Daurah Hadits Arbain Nawawi ini adalah untuk mendalamkan pemahaman yang berkaitan dengan 42 hadits-hadits pilihan yang telah dipilih oleh Imam Nawawi dalam mahakaryanya “Arbain Nawawi“, yang berfokus pada nilai-nilai kebaikan dan akhlak mulia.

    Baca Juga:
    – Aisyah Didik, Selesaikan Hafalan 18 Kitab Hadits Di Usia Remaja

    – Syaikh Hamid Akram Isi Dauroh 6 Hari Majlis Sama’ Sunan At-Tirmidzi
    – Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi Kunjungi Wadi Mubarak

    Ustadzah Aisyah, yang telah dikenal sebagai remaja pecinta ilmu ini, membuka daurah dengan pengantar mengenai pentingnya memahami dan mengamalkan hadits-hadits dalam kehidupan sehari-hari.

    Ia juga membagikan pengalaman pribadi dalam menempuh perjalanan penghafalan hadits dan nilai-nilai yang ia dapatkan dari proses tersebut.

    “Kita sebagai umat Muslim dituntut untuk tidak hanya menghafal hadits-hadits, tetapi juga menghayatinya dalam tindakan kita sehari-hari. Hadits-hadits Arbain Nawawi memberikan landasan yang kuat untuk mengembangkan akhlak dan etika Islam dalam kehidupan kita,” ungkap Ustadzah Aisyah dalam sambutannya.

    Selama tiga hari penuh, peserta daurah dibimbing dalam mendalami makna dan implikasi dari 42 hadits Arbain Nawawi.

    Ustadzah Aisyah dengan lugas menjelaskan konteks dan hikmah di balik setiap hadits, serta memberikan penjelasan mengenai bagaimana mengaplikasikannya dalam berbagai situasi kehidupan.

    Salah satu peserta, Fella, santri asal Depok merasa sangat senang dan bersyukur dengan kegiatan daurah ini. “Panduan Ustadzah Aisyah membuat hadits-hadits ini terasa lebih dekat dan relevan dengan keseharian kita. Saya merasa lebih siap untuk menerapkan ajaran-ajaran ini dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

    Baca Juga:
    – Pemesanan Buku 25 Kiat Agar Anak Cinta Al-Qur’an/
    –
     Prof. Dr. Abdussalam Muqbil Hadiri Pemberian Sanad Al-Qur’an di Wadi Mubarak
    – Wisuda 212 Penghafal Al-Qur’an Wadi Mubarak 2023
    – Seminar Dan Bedah Buku; Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Quran Di Usia Dini

    Acara ini juga dimeriahkan dengan sesi tanya jawab dan simulasi penerapan hadits dalam skenario kehidupan nyata. Peserta tidak hanya belajar dari Ustadzah Aisyah, tetapi juga berinteraksi dengan sesama peserta untuk mendapatkan sudut pandang yang beragam.

    Di akhir acara, pengurus Mahabbah Boarding School memberikan piagam kenang-kenangan kepada Ustadzh Aisyah atas kehadirannya menjadi pemateri Dauroh Hadits Arba’in Nawawi serta penyerahan piagam peserta terbaik kepada Aisyah Najwa, santri asal Bekasi, Jawa Barat.

    Dengan ditutupnya daurah hadits Arbain Nawawi ini, para santriwati diharapkan dapat membawa pulang pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran Islam melalui hadits-hadits pilihan.

    Kegiatan semacam ini menjadi bukti nyata bahwa ilmu hadits terus berkembang dan diapresiasi oleh berbagai kalangan, dengan kontribusi positif dari pembelajarnya seperti Ustadzah Aisyah.//Ilham.Al-hamra

  • Aisyah, Selesaikan Hafalan 18 Kitab Hadits Di Usia Remaja

    Aisyah, Selesaikan Hafalan 18 Kitab Hadits Di Usia Remaja

    Wadimubarak.com – Tentu tidak ada yang mengenal gadis remaja ini kecuali hanya sedikit saja. Gadis remaja yang dengan keheningannya telah mengangkat nama Indonesia di hadapan para masyayikh tanah haram, Saudi Arabia.

    Di usianya yang belum genap 20 tahun, Aisyah telah menyelesaikan hafalan hadits-hadits Nabi ﷺ. Tidak hanya kutubussittah yang berisi 6 kitab utama rujukan umat muslim dunia, namun tercatat ada 18 kitab hadits yang telah dihafalkannya. Masyaallah wa tabarakallah.

    Dilahirkan dari keluarga penghafal Al-Qur’an. Anak pertama dari 8 bersaudara yang kesemuanya penghafal Al-Qur’an ini telah menyelesaikan hafalan 30 juz-nya di usia yang sangat muda, yaitu 10 tahun. Tradisi menghafal ini telah diturunkan dari kedua orangtua dan kakek neneknya.

    Baca Juga:
    –
    Syaikh Hamid Akram Isi Dauroh 6 Hari Majlis Sama’ Sunan At-Tirmidzi
    –  Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi Kunjungi Wadi Mubarak

    Kesyukuran yang teramat dalam atas keberhasilannya ini tentu bukan hanya milik KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I dan Ustadzah Nihayatus Saadah – hafizhahumullah – sebagai orangtua beserta keluarga besar Islamic Center Wadi Mubarak Megamendung Bogor, namun keberhasilan ini patut disyukuri pula bagi kaum muslimin Indonesia.

    Dibanding jaman dahulu, maka akan sangat langka di masa sekarang ada seseorang yang dapat menghafal 18 kitab hadits sekaligus. Dan Aisyah, bisa jadi satu-satunya di Indonesia sebagai remaja putri yang memiliki hafalan hadits terbanyak masa kini.

    Jum’at, 11 Agustus 2023 / 23 Muharam 1445 H tentu akan menjadi sebuah hari yang istimewa bagi gadis pemegang sanad Al-Qur’an Riwayat Hafsh dari Qiroat Ashim dari Masjid Nabawi dibawah binaan ustadzah Tsuroyyah, kelahiran November 2003 di Sleman ini, yaitu dengan diadakannya khataman (penutupan) masa hafalan 18 kitab hadits.

    Baca Juga:
    – Prof. Dr. Abdussalam Muqbil Hadiri Pemberian Sanad Al-Qur’an di Wadi Mubarak
    – Wisuda 212 Penghafal Al-Qur’an Wadi Mubarak 2023
    – Seminar Dan Bedah Buku; Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Quran Di Usia Dini

    Kitab tersebut adalah: Shahihain: (1) Shahih Bukhari; (2) Shahih Muslim; As-Sunan Al-Khamsah: (3) Sunan Abu Dawud (4) Sunan Tirmidzi, (5) Sunan An-Nasa’i, (6) Sunan Ibnu Majah, (7) Sunan Al-Darimi, Al-Masanid Al-Khamsah: (8) Musnad Imam Ahmad, (9) Musnad Ibni Abi Syaibah, (10) Musnad Ishaq Bin Rahawaih (11) Musnad Al-Bazzar (12) Musnad Abi Ya’la.

    Lalu As-Shihah Ats-Tsalatsah: (13) Kitab Shahih Ibni Khuzaimah, (14) Kitab Shahih Ibni Hibban, (15) Kitab Mustadrak Al-Hakim, Al-Ma’ajim Ats-Tsalatsah: (16) Kitab Al-Mu’jam Al-Kabir, (17) Kitab Al-Mu’jam Al-Wasith dan (18) Kitab Al-Mu’jam As-Shagir.

    Di bawah bimbingan Syaikh Yahya bin Abdul Aziz al-Yahya, seorang muhadditsin yang juga pimpinan daurah-daurah hafalan hadits di Masjidil Haram Makkah, Madinah, Riyadh serta daerah-daerah lainnya melalui program Huffadzus Sunnah, Aisyah menjadi salah satu murid yang terpilih untuk khatam dan wisuda tahun ini dari ribuan peserta penghafal al-Hadits lainnya yang dibina oleh beliau.

    Selain Syaikh Yahya ada pula Usth Bisyaroh, Usth Nuro Mushthofa, Usth Hanan Abkar, serta Syaikhoh Rowiyah yang membimbing Aisyah, menjadikan Aisyah dapat menyelesaikan hafalan kitab-kitab tersebut dengan perjalanan panjang penuh suka dan duka.

    Apalagi selama masa karantina Aisyah dipercaya untuk sekaligus menjadi guru yang berkewajiban menyimak hafalan hadits adik angkatannya yang rata-rata mereka adalah orang Arab. Keistimewaan yang luar biasa di usia yang sangat muda Allah memilihnya untuk menjadi guru hadits di kota Mekah.

    Tentu tidak mudah bagi siapapun menjalani target harian menghafal 18 kitab hingga rampung dalam 4 tahun. Namun motivasi terbesar baik dari keluarga dan para pembimbing menjadikan jalan terjal dapat dilaluinya dengan sukacita.

    Kini, gadis remaja lulusan Ma’had Al-Huda Li-Ta’limi Al-Qur’an wa As-Sunnah dan sempat mengenyam pendidikan di Fakultas Syari’ah Kulliyatu Al-Haram Al-Makky Asy-Syarief di kota yang sama, yaitu Mekkah Saudi Arabia ini akan memulai debutnya sebagai mahasiswi di King Abdul Aziz University Jeddah.//Al.C

  • Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    Wadimubarak.com – Seminar qur’anic parenting sekaligus bedah buku ’25 Kiat Anak Cinta Al Qur’an’ yang diadakan Wadi Mubarak pada Sabtu (22/7) cukup menarik perhatian para orangtua yang ingin buah hatinya menjadi penghafal Al-Qur’an.

    Tidak hanya karena menghadirkan Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I sebagai penulis buku dan pembicara dalam seminar, namun seminar ini juga menghadirkan salah satu wali murid dari MIT SaQu yang telah menghantarkan salah seorang putrinya dapat menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz semasa sekolahnya tersebut.

    Bertemakan “Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini” mengupas tuntas rahasia cara mendidik anak bisa hafal Al Qur’an di usia dini.

    Ustadz Didik, demikian beliau biasa dipanggil. Disela-sela kesibukannya memimpin Islamic Center Wadi Mubarak serta badan usaha yang ada di dalamnya dapat menyelesaikan program doktoralnya di King Abdulaziz University Saudi Arabia, ditemani sang istri juga mampu menghantarkan putra dan putrinya menjadi penghafal Al-Qur’an di usia dini.

    Seminar dan Bedah Buku menjelaskan tahapan-tahapan menghantarkan anak dapat menghafal Al-Qur’an dengan senang dan tidak terpaksa. Beberapa tahapannya adalah: (1) Menjadikan anak cinta Al-Qur’an; (2) Mengajarkan anak membaca Al-Qur’an; (3) Mendidik anak menghafal Al-Qur’an dan; (4) Membimbing anak berjiwa qur’ani.

    Dalam pembahasannya, beliau menyampaikan bahwa tahap pertama membina keluarga yang qur’ani adalah memiliki visi misi bersama yang tepat, yaitu: “… tetap sederhana dan tidak muluk-muluk, dalam surah Ali Imran, Allah menyampaikan bahwa tujuan keluarga muslim adalah “Barang siapa yang dijauhkan dari api neraka, dan dimasukkan ke dalam surga maka dia sudah beruntung”.

    Beliau melanjutkan “Dalam banyak kasus terjadi kesalahan pendidikan anak ketika kemauan kita tidak sesuai dengan kemauan anak dan juga ketika orangtua menganggap bahwa kesuksesan itu adalah ketika anak saya berhasil menjadi dokter atau insinyur, yang penting kehidupan dunianya itu sudah dalam keadaan aman dan baik, ini adalah cara berpikir yang salah, karena tujuan pendidikan sebenarnya adalah ketika anak kita sudah mulai meniti jalan menuju surga dan jauh dari api neraka”.

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak
    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    “Prinsip kedua, adalah setiap anak memiliki kemampuan masing-masing dan keunikan masing-masing, maka larangan dalam prinsip mendidik anak adalah membanding-bandingkan anak sendiri dengan kakak kandungnya ataupun anak orang lain.” Imbuh bapak 8 (delapan) orang anak yang keseluruhannya adalah penghafal Al-Qur’an di usia dini.

    Tahapan-tahapan serta tips membina keluarga qur’ani dapat dibaca dalam buku ’25 Kiat Anak Cinta Al Qur’an’, karya Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I. //Admin/Al.C

  • Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    💌 𝘽𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙂𝙚𝙢𝙗𝙞𝙧𝙖 𝙐𝙣𝙩𝙪𝙠 𝘼𝙮𝙖𝙝 𝘽𝙪𝙣𝙙𝙖 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙄𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙈𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝘼𝙣𝙖𝙠 𝙃𝙖𝙛𝙖𝙡 𝘼𝙡 𝙌𝙪𝙧’𝙖𝙣

    ⛔ 𝙆𝙪𝙤𝙩𝙖 𝙎𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙏𝙚𝙧𝙗𝙖𝙩𝙖𝙨 ⛔

    Apakah Ayah Bunda Mengalami Permasalahan Berikut :
    ❓Susah Mendidik Anak Dekat Dengan Al Qur’an ?”
    ❓Kesulitan Menghadapi Prilaku Anak Zaman Now ?”
    ❓Merasa Bingung Bagaimana Cara Tepat Mendidik Anak Sesuai Tuntunan Al Qur’an ?”
    ❓Atau Bingung Cara Mendidik Anak Bisa Hafal Al Qur’an Sejak Usia Dini ?”

    Jika Ayah Bunda Merasakan Permasalahan Diatas Kami Persembahkan

    Seminar dan Bedah Buku, dengan Tema

    “Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini“

    Dalam Seminar Ini InsyaAllah Akan Mengupas Tuntas Rahasia Bagaimana Cara Mendidik Anak Bisa Hafal Al Qur’an Di usia Dini.

    Materi Ini InsyaAllah langsung disampaikan oleh Ustadz Dr. Didik Hariyanto Lc.,M.P.I yang merupakan :
    💠 Penulis Buku 25 Kiat Anak Cinta Al Qur’an
    💠 Founder Qur’anic Parenting Yg Memiliki 2237+ Member di Seluruh Indonesia
    💠 Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak yang telah melahirkan ribuan penghafal Al Qur’an.
    💠 Pengalaman Lebih Dari 20 Tahun Di Dunia Pengasuhan.
    💠 Meraih predikat cumlaude saat menempuh pendidikan S3 di Ibnu Khaldun Bogor (Pendidikan Islam) dengan Judul Disertasi “Qur’anic Parenting”.
    💠Meraih Gelar Doktor dengan predikat summa cumlaude di King Abdul Aziz Jeddah
    💠 Bekerjasama degan Syaikh Bakr, penemu metode Attibyan, cara mudah mempelajari Alquran. Terbukti anak usia 4-6 th sudah bisa tahaji (membaca ayat Al Quran sekaligus menyebutkan hukum tajwidnya).
    💠 Mendirikan Lembaga Taud SaQu (Tahfidz Anak Usia dini Sahabat Qur’an)
    yang menjadi Labschool Pendidikan Al-Qur’an Usia Dini. Serta pusat metode Attibyan di Indonesia.

    ▶️ Fasilitas:

    ✅ Gift Voucher Umroh senilai @500.000
    ✅ Gedung Seminar
    ✅ Snack
    ✅ Buku 25 Kiat Agar Anak Cinta Alquran senilai 119.000
    ✅ Sertifikat
    ✅ Goodie bag, block note, souvenir, ballpoint

    ▶️ Waktu Pendaftaran : 13 Juni – 18 Juli 2023

    ▶️ Waktu Pelaksanaan: 22 Juli 2023

    ▶️ Biaya Pendaftaran :
    Rp 500.000 ❌
    Cukup Rp. 350.000 ✅

    Tunggu apalagi segera klik link dibawah ini (pendaftaran di tutup sewaktu-waktu jika kuota sudah terpenuhi)

    ▶️ Informasi Pendaftaran : https://wa.me/6288211134774

    📍Graha Pakuan Siliwangi (Jl. Pakuan, Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor)
    Map Lokasi : https://g.co/kgs/6rsPdw

  • MUKERNAS III TAUD SAQU 2022

    MUKERNAS III TAUD SAQU 2022

    Sabtu (6/8), Aula Hotel Tridaya Resort Cisarua Puncak Bogor ramai dikunjungi oleh peserta Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) III Tahfizh Anak Usia Dini Sahabat Qur’an (TAUD SaQu) se-Indonesia. Tidak kurang dari 200 peserta perwakilan dari TAUD se-Indonesia datang dengan antusias menghadiri Mukernas ini.

    Untuk kelancaran kegiatan tersebut, Yayasan Sahabat Qur’an (YASAQU) terkhusus Manajemen Madrasah Ibtidaiyah Tahfizh (MIT) dan TAUD Cabang sebagai penyelenggara kegiatan sudah mempersiapkan segala kebutuhan akomodasi para peserta yang datang dari berbagai daerah.

    Baca Juga:
    – Perdana Dan Istimewa: Wadi Mubarak Mewisuda 363 Penghafal Al-Qur’an
    – Wisudawan Terbaik Dalam Wisuda Akbar Wadi Mubarak 2022

    Acara dimulai dengan sharing session dari beberapa perwakilan TAUD & MIT cabang, terutama pada sepak terpanjang perjuangan dakwah sejak awal berdiri sampai sekarang. Dalam sesi ini tampak rasa ukhuwah (persaudaraan) antar lembaga TAUD yang hadir, yaitu dengan adanya motivasi dan solusi yang datang dari peserta lainnya.

    Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I yang hadir dan memberikan sesi materi Qur’anic Parenting sangat mengapresiasi dengan kehadiran para peserta Mukernas III tersebut.

    Saksikan: [LIVE STREAMING] WISUDA AKBAR ISLAMIC CENTER WADI MUBARAK 2022

    Dalam materi yang disampaikan, beliau sangat optimis dengan pergerakan dakwah Al-Qur’an di Indonesia yang semakin menjamur. Tren positif ini harus disyukuri dan tetap harus ditingkatkan dan dikembangkan supaya bisa lebih baik lagi. Suatu nikmat yang luar biasa karena atas izin Allah, TAUD yang baru berdiri pada 2014 hingga saat ini sudah memiliki 172 cabang di berbagai kota dan kabupaten se-Indonesia.

    “Yang luar biasanya juga adalah banyak ulama dunia, mulai dari Timur Tengah, Turki, Australia, Amerika bahkan Jepang pun yang mengagumi konsep pendidikan di TAUD & MIT. Sehingga di momen Mukernas ini harus menjadi ajang saling suport dan menguatkan antar pengelola, guru, pengajar dan wali murid dalam menyamakan visi pendidikan terbaik untuk anak adalah dengan memulai dari mempelajari Al-Qur’an” tambah Doktor lulusan UIKA Bogor dan kini tengah menyelesaikan program doktoralnya kembali bidang Ilmu Hadits di Mekkah Mukarramah.

    Beliau pun menyampaikan kabar gembira dengan dipercayakannya Islamic Center Wadi Mubarak untuk mengelola lembaga Al-Qur’an di Indonesia di bawah naungan Syaikh Dr. Abdullah Jaarullah salah seorang ulama terkemuka bidang Al-Qur’an yang saat ini berdomisili di Madinah Al-Munawwarah sekaligus dokter spesialis salah satu rumah sakit disana.

    Baca Juga:
    – ICWM Gelar Daurah Huffazh Wahyain
    – Wujudkan Kota Tahfiz, Wali Kota Padang Kunjungi Islamic Center Wadi Mubarak Bogor

    Oleh karena itu, salah satu optimisme lain dari pimpinan ICWM yang berhasil mempertahan desertasinya berjudul “Konsep Parenting (Al-Tarbiyah Al-Waladiyyah) Dalam Al-Qur’an (Studi Analisis Sejarah Nabi Ya’qub ‘Alaihissalam)“ pada tahun 2017 ini adalah diadakannya wisuda akbar TAUD di Mekkah Mukarramah yang insyaallah akan dihadiri oleh ulama-ulama Mekkah-Madinah serta imam Masjidil Haram.

    Salah satu peserta, perwakilan TAUD SaQu asal Kab. Enrekang Prov. Sulawesi Selatan. Ustadz Irfan Sira yang khusus hadir untuk mengikuti Mukernas III serta menghantarkan anak didiknya mengikuti Wisuda Akbar 2022 merasa senang bisa hadir dan mengikuti Mukernas III ini, “Selain bisa menambah jaringan perkenalan juga bisa banyak belajar terkait tata kelola TAUD & MIT dari masing-masing cabang TAUD dan MIT lainnya.” imbuhnya.//

    Berita oleh: Ilham Akbar/Panitia Mukernas III
    Ditulis oleh: Al.Choer
    Potografer: TIM IT WM


  • Kajian Online: Tujuan Utama Qur’anic Parenting

    ✨ KAJIAN PARENTING ONLINE ✨

    📘 Tujuan Utama Qur’anic Parenting📘

    Salah satu kunci keberhasilan Rasulullah ﷺ dalam mendakwahkan ajaran Islam ialah dengan mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi Sahabat.

    Terbukti hasilnya ialah seluruh jazirah Arab yang berhasil dikenalkan dengan Islam, dan tidak hanya itu bahkan 2 Imperium besar penguasa peradaban kala itu, Persia dan Romawi, berhasil ditutup kurang dari 10 tahun setelah wafatnya Rasulullah ﷺ.

    Hal ini dapat diambil pelajaran bahwa dengan mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi setelah kita berarti kita telah menyiapkan kebesaran untuk masa depannya.

    Ikutilah Kajian Parenting Online Bersama Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak, dengan membahas;

    📋 Tema: Tujuan Utama Qur’anic Parenting
    🗓 Tanggal: Sabtu, 21 Agustus 2021
    🕰 Waktu: 05.30 WIB – Selesai
    🎥 Live on Youtube Channel Darsuna TV:

    ➖➖➖➖➖➖
    .
    .
    Mari ajak keluarga, rekan, dan sahabat untuk bersama saling menimba ilmu, meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti majelis ilmu yang bermanfaat ini.
    .
    .
    .

    Find Us On:
    Instagram;
    •Bimbel SaQu : https://instagram.com/bimbelsaqu_wm?igshid=1byytnk9u70bs
    •ICWM : https://instagram.com/ic_wadimubarak?igshid=16yvuiperya78
    •Nur Ramadhan : https://instagram.com/nurramadhan_wisata?utm_medium=copy_link
    •Anugerah Wisata : https://instagram.com/acm.anugerahwisata?utm_medium=copy_link
    🔗 Web : https://wadimubarak.com