Penulis: Editor Wadi Mubarak

  • Taud SaQu Adakan Mukernas IV

    Taud SaQu Adakan Mukernas IV

    Sabtu (22/7), Yayasan Sahabat Qur’an (YASAQU) Wadi Mubarak mengadakan Mukernas IV Tahfizh Anak Usia Dini Sahabat Qur’an (TAUD SaQu) se-Indonesia.

    Diadakan di Graha Pakuan Siliwangi, tidak kurang dari 200 peserta perwakilan dari TAUD se-Indonesia datang dengan antusias menghadiri Mukernas ini.

    Kegiatan ini terbagi dalam 3 sesi, yaitu Mukernas At-Tibyan, Dauroh Ma’alim at-Ta’limiyyah dan mukernas Managemen Taud.

    Mukernas dibuka secara resmi oleh Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I. Dalam sambutannya beliau sangat mengapresiasi sebesar-besarnya dengan kehadiran para peserta Mukernas IV tersebut, Hal ini membuktikan keseriusan para pengelola Taud SaQu dalam menjalankan amanah yang diberikan wali murid kepada Taud tersebut.

    Dauroh Ma’alim at-Ta’limiyyah diisi oleh Syaikh Dr. Khalid ats-Tsubaity. Beliau adalah Dosen Fakultas Hadits Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia. Sekaligus pembuat kurikulum di universitas tersebut. Beliau menekankan akan pentingnya menjaga masa keemasan (golden age) anak dengan tarbiyah yang benar dan sesuai dengan fitrah kekanak-kanakannya serta ajaran Rasulullah saw.

    Di sesi ketiga, Mukernas manajemen TAUD/MIT yang dilaksanakan selepas sholat isya

    Baca Juga:
    – Pimpinan ICWM Berhasil Mempertahankan Disertasi Di Hadapan Anggota Dewan Ulama Senior Arab Saudi
    – Wadi Mubarak Adakan Ujian Akhir 30 Juz Pondok Cabang

    Acara dimulai dengan sharing session dari beberapa perwakilan TAUD & MIT cabang, terutama pada sepak terpanjang perjuangan dakwah sejak awal berdiri sampai sekarang. Dalam sesi ini tampak rasa ukhuwah (persaudaraan) antar lembaga TAUD yang hadir, yaitu dengan adanya motivasi dan solusi yang datang dari peserta lainnya.

    Baca Juga:
    – Silaturahim Dan Penyambutan Santriwati Baru Angkatan 2 Mahabbah Boarding School
    – Wadi Mubarak Adakan Ujian Akhir 30 Juz Pondok Cabang

    Baca Juga:
    – ICWM Gelar Daurah Huffazh Wahyain
    – Wujudkan Kota Tahfiz, Wali Kota Padang Kunjungi Islamic Center Wadi Mubarak Bogor

    “Taud SaQu ini kita mulai sejak 2014, jika dikalkulasikan, hingga saat ini sudah sekitar 20.000 alumni yang telas lulus dari program Taud SaQu kita. Menurut statistik pada tahun 2035, pemuda merupakan populasi yang lebih banyak dari orangtua, ini akan menjadi kabar baik jika para pemuda tumbuh dalam ilmu agama dan pengetahuan yang baik, dan akan menjadi kabar buruk jika tidak direncanakan sejak dini, maka dari itu sudah menjadi tugas kita untuk menumbuhkan rasa cinta Al-Qur’an kepada anak sejak dini sehingga rasa itu tetap ada sampai akhir hayat mereka. Allah mengangkat suatu kaum dengan Al-Qur’an dan menghujamkan kaum lain karena mereka meninggalkan Al-Qur’an juga”, disampaikan Ketua Yayasan Sahabat Qur’an Wadi Mubarak, Ustadz Zainal Arifin dalam sambutannya.//admin/a.lc.

  • Lomba Hafizh Cilik Wadi Mubarak 2023

    Lomba Hafizh Cilik Wadi Mubarak 2023

    Untuk menumbuhkan dan memacu semangat menghafal Al-Qur’an sejak dini, Wadi Mubarak menggelar Lomba Hafizh Cilik 2023 pada Sabtu (22/7) di Graha Siliwangi Pakuan, Bogor, Jawa Barat.

    Lomba ini bersifat terbatas, yaitu dikhususkan untuk siswa/siswi Tahfizh Anak Usia Dini Sahabat Qur’an (Taud SaQu) dan Madrasah Ibtidaiyah Tahfizh Sahabat Qur’an (MIT SaQu) se-Indonesia yang berafiliasi dengan Wadi Mubarak.

    Baca Juga:
    – ICWM Gelar Daurah Huffazh Wahyain
    – Wujudkan Kota Tahfiz, Wali Kota Padang Kunjungi Islamic Center Wadi Mubarak Bogor

    Para peserta yang mengikuti LHC ini adalah mereka yang lolos pada tahapan seleksi secara online. Yaitu dengan mengirimkan video tanpa editing sesuai kategori dan maqra’ (daftar ayat bacaan peserta) yang telah ditetapkan oleh panitia.

    Selain kesesuaian bacaan dengan hukum tajwid serta makhraj dan sifatul huruf, dewan juri yang terdiri dari para huffazh Wadi Mubarak bersanad ini juga menilai keindahan tilawah para peserta. Sehingga 5 (lima) peserta teratas dari tiap kategori akan dihadirkan dan dilombakan secara langsung dalam LHC.

    Baca Juga:
    – Silaturahim Dan Penyambutan Santriwati Baru Angkatan 2 Mahabbah Boarding School
    – Wadi Mubarak Adakan Ujian Akhir 30 Juz Pondok Cabang

    Setelah melewati penilaian yang sangat ketat, maka juara di tiap kategori adalah:

    Kategori 1 Juz

    1. Luthfi Ahmad Arfah {Taud Pondok Kopi}  (Piala + Hadiah Pembinaan Rp500.000 + Voucher Umroh 2.500.000);

    2. Rumaysha Hanifa Shasmeen {Ummul Mukminin Jakarta} (Piala + Hadiah Pembinaan Rp400.000 + Voucher Umroh Rp1.500.000);

    3. Zavier Abyanul Kalam {Taud Pondok Kopi} (Piala + Hadiah Pembinaan Rp300.000 + Voucher Umroh Rp1.000.000).

    Kategori 3 Juz

    1. Kirana Mikayla El Rumi {Taud SaQu Wadi Mubarak} (Piala + Hadiah Pembinaan Rp1.000.000 + Voucher Umroh Rp5.000.000);

    2. Zayna Farhana Hubba {Taud SaQu Wadi Mubarak} (Piala + Hadiah Pembinaan Rp800.000 + Voucher Umroh Rp3.000.000);

    3. Hamzah {Taud SaQu Wadi Mubarak} (Piala + Hadiah Pembinaan Rp600.000 + Voucher Umroh Rp2.000.000).

    Kategori 30 Juz

    1. Arina Ulmiana Nur {MIT SaQu Wadi Mubarak} (Piala + Hadiah Pembinaan Rp2.000.000 + Voucher Umroh Rp20.000.000).

    Simak bacaan peserta dalam https://www.instagram.com/explore/tags/lhctaudmit2023?igshid=MzRlODBiNWFlZA==

    “Selain menjadikan LHC sebuah ajang silaturrahim antar pengelola, LHC2023 juga diharapkan dapat menanamkan jiwa kompetisi anak sejak dini dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an“. Ungkap Ustadzah Nurul, Ketua panitia LHC 2023 disela-sela perhelatan.//Admin/al.c

  • Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    Wadimubarak.com – Seminar qur’anic parenting sekaligus bedah buku ’25 Kiat Anak Cinta Al Qur’an’ yang diadakan Wadi Mubarak pada Sabtu (22/7) cukup menarik perhatian para orangtua yang ingin buah hatinya menjadi penghafal Al-Qur’an.

    Tidak hanya karena menghadirkan Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I sebagai penulis buku dan pembicara dalam seminar, namun seminar ini juga menghadirkan salah satu wali murid dari MIT SaQu yang telah menghantarkan salah seorang putrinya dapat menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz semasa sekolahnya tersebut.

    Bertemakan “Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini” mengupas tuntas rahasia cara mendidik anak bisa hafal Al Qur’an di usia dini.

    Ustadz Didik, demikian beliau biasa dipanggil. Disela-sela kesibukannya memimpin Islamic Center Wadi Mubarak serta badan usaha yang ada di dalamnya dapat menyelesaikan program doktoralnya di King Abdulaziz University Saudi Arabia, ditemani sang istri juga mampu menghantarkan putra dan putrinya menjadi penghafal Al-Qur’an di usia dini.

    Seminar dan Bedah Buku menjelaskan tahapan-tahapan menghantarkan anak dapat menghafal Al-Qur’an dengan senang dan tidak terpaksa. Beberapa tahapannya adalah: (1) Menjadikan anak cinta Al-Qur’an; (2) Mengajarkan anak membaca Al-Qur’an; (3) Mendidik anak menghafal Al-Qur’an dan; (4) Membimbing anak berjiwa qur’ani.

    Dalam pembahasannya, beliau menyampaikan bahwa tahap pertama membina keluarga yang qur’ani adalah memiliki visi misi bersama yang tepat, yaitu: “… tetap sederhana dan tidak muluk-muluk, dalam surah Ali Imran, Allah menyampaikan bahwa tujuan keluarga muslim adalah “Barang siapa yang dijauhkan dari api neraka, dan dimasukkan ke dalam surga maka dia sudah beruntung”.

    Beliau melanjutkan “Dalam banyak kasus terjadi kesalahan pendidikan anak ketika kemauan kita tidak sesuai dengan kemauan anak dan juga ketika orangtua menganggap bahwa kesuksesan itu adalah ketika anak saya berhasil menjadi dokter atau insinyur, yang penting kehidupan dunianya itu sudah dalam keadaan aman dan baik, ini adalah cara berpikir yang salah, karena tujuan pendidikan sebenarnya adalah ketika anak kita sudah mulai meniti jalan menuju surga dan jauh dari api neraka”.

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak
    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    “Prinsip kedua, adalah setiap anak memiliki kemampuan masing-masing dan keunikan masing-masing, maka larangan dalam prinsip mendidik anak adalah membanding-bandingkan anak sendiri dengan kakak kandungnya ataupun anak orang lain.” Imbuh bapak 8 (delapan) orang anak yang keseluruhannya adalah penghafal Al-Qur’an di usia dini.

    Tahapan-tahapan serta tips membina keluarga qur’ani dapat dibaca dalam buku ’25 Kiat Anak Cinta Al Qur’an’, karya Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I. //Admin/Al.C

  • Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    💌 𝘽𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙂𝙚𝙢𝙗𝙞𝙧𝙖 𝙐𝙣𝙩𝙪𝙠 𝘼𝙮𝙖𝙝 𝘽𝙪𝙣𝙙𝙖 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙄𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙈𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝘼𝙣𝙖𝙠 𝙃𝙖𝙛𝙖𝙡 𝘼𝙡 𝙌𝙪𝙧’𝙖𝙣

    ⛔ 𝙆𝙪𝙤𝙩𝙖 𝙎𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙏𝙚𝙧𝙗𝙖𝙩𝙖𝙨 ⛔

    Apakah Ayah Bunda Mengalami Permasalahan Berikut :
    ❓Susah Mendidik Anak Dekat Dengan Al Qur’an ?”
    ❓Kesulitan Menghadapi Prilaku Anak Zaman Now ?”
    ❓Merasa Bingung Bagaimana Cara Tepat Mendidik Anak Sesuai Tuntunan Al Qur’an ?”
    ❓Atau Bingung Cara Mendidik Anak Bisa Hafal Al Qur’an Sejak Usia Dini ?”

    Jika Ayah Bunda Merasakan Permasalahan Diatas Kami Persembahkan

    Seminar dan Bedah Buku, dengan Tema

    “Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini“

    Dalam Seminar Ini InsyaAllah Akan Mengupas Tuntas Rahasia Bagaimana Cara Mendidik Anak Bisa Hafal Al Qur’an Di usia Dini.

    Materi Ini InsyaAllah langsung disampaikan oleh Ustadz Dr. Didik Hariyanto Lc.,M.P.I yang merupakan :
    💠 Penulis Buku 25 Kiat Anak Cinta Al Qur’an
    💠 Founder Qur’anic Parenting Yg Memiliki 2237+ Member di Seluruh Indonesia
    💠 Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak yang telah melahirkan ribuan penghafal Al Qur’an.
    💠 Pengalaman Lebih Dari 20 Tahun Di Dunia Pengasuhan.
    💠 Meraih predikat cumlaude saat menempuh pendidikan S3 di Ibnu Khaldun Bogor (Pendidikan Islam) dengan Judul Disertasi “Qur’anic Parenting”.
    💠Meraih Gelar Doktor dengan predikat summa cumlaude di King Abdul Aziz Jeddah
    💠 Bekerjasama degan Syaikh Bakr, penemu metode Attibyan, cara mudah mempelajari Alquran. Terbukti anak usia 4-6 th sudah bisa tahaji (membaca ayat Al Quran sekaligus menyebutkan hukum tajwidnya).
    💠 Mendirikan Lembaga Taud SaQu (Tahfidz Anak Usia dini Sahabat Qur’an)
    yang menjadi Labschool Pendidikan Al-Qur’an Usia Dini. Serta pusat metode Attibyan di Indonesia.

    ▶️ Fasilitas:

    ✅ Gift Voucher Umroh senilai @500.000
    ✅ Gedung Seminar
    ✅ Snack
    ✅ Buku 25 Kiat Agar Anak Cinta Alquran senilai 119.000
    ✅ Sertifikat
    ✅ Goodie bag, block note, souvenir, ballpoint

    ▶️ Waktu Pendaftaran : 13 Juni – 18 Juli 2023

    ▶️ Waktu Pelaksanaan: 22 Juli 2023

    ▶️ Biaya Pendaftaran :
    Rp 500.000 ❌
    Cukup Rp. 350.000 ✅

    Tunggu apalagi segera klik link dibawah ini (pendaftaran di tutup sewaktu-waktu jika kuota sudah terpenuhi)

    ▶️ Informasi Pendaftaran : https://wa.me/6288211134774

    📍Graha Pakuan Siliwangi (Jl. Pakuan, Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor)
    Map Lokasi : https://g.co/kgs/6rsPdw

  • Silaturahim Dan Penyambutan Santriwati Baru Angkatan 2 Mahabbah Boarding School

    Silaturahim Dan Penyambutan Santriwati Baru Angkatan 2 Mahabbah Boarding School

    Mahabbah Boarding School merupakan pondok cabang dari Islamic Center Wadi Mubarak. Pondok pesantren jenjang SMP & SMA khusus putri ini fokus pada tahfizhul qur’an, pendidikan agama dan sains. Pada Sabtu (8/7) kemarin mengadakan agenda silaturahmi dan penyambutan kedatangan santriwati baru yang berlangsung di Aula Villa Tjokro Puncak Bogor.

    Acara ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan di antara para santriwati serta menyambut para santriwati baru yang akan memulai perjalanan pendidikan mereka di Mahabbah Boarding School.

    Kegiatan silaturahim dan penyambutan santriwati baru dimulai dengan penampilan-penampilan oleh santriwati Mahabbah Boarding School, lalu dilanjut sambutan oleh Ustadz Zainal Arifin, S.E selaku Ketua Yayasan Sahabat Qur’an Wadi Mubarak.

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak
    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    Prakata Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I disiarkan melalui rekaman suara dari Kota Suci Makkah, dan dilanjutkan tausiyah singkat dari Ustadz H. Abu Bakri, Lc., M.P.I serta ditutup dengan pemaparan program & regulasi pesantren oleh Ustadz Ilham Akbar, S.H.I selaku Direktur Program Mahabbah Boarding School.

    Acara ini menjadi momen istimewa di mana santriwati baru akan diperkenalkan kepada para pengurus pondok, jajaran musyrifah (pembimbing), dan hasil kegiatan belajar mengajar selama menempuh pembelajaran di Mahabbah Boarding School.

    Selain itu, mereka juga akan memiliki kesempatan untuk bertemu dengan teman-teman sekelas mereka dan mulai menjalin ikatan persahabatan yang kuat.

    Agenda acara ini mencakup berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu santriwati baru beradaptasi dengan lingkungan pesantren dan menumbuhkan semangat belajar yang positif.

    Kegiatan orientasi akan memberikan pemahaman yang mendalam tentang kehidupan di Mahabbah Boarding School, meliputi pengenalan aturan pondok, penjelasan tentang kurikulum, serta penjelasan tentang fasilitas pondok pesantren yang tersedia.

    Selain itu, dalam rangka menyambut santriwati baru, Mahabbah Boarding School juga telah menyiapkan program mentoring di mana santriwati senior akan memberikan bimbingan dan dukungan kepada mereka.

    Program ini bertujuan untuk membantu santriwati baru beradaptasi dengan lebih baik dan mempercepat integrasi mereka ke dalam kehidupan pondok pesantren.

    Baca Juga:
    – Tausiyah Syaikh Ahmad Jilan Di Hadapan Mahasiswa STIU Wadi Mubarak
    – Wadi Mubarak Adakan Ujian Akhir 30 Juz Pondok Cabang
    – Khutbah Idul Adha 1444 H: Penuntut Ilmu Belajarlah Dari Keikhlasan Nabi Ibrahim ﷺ

    “Tahun ajaran baru selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan di Mahabbah Boarding School. Kami sangat antusias menyambut para santriwati baru dan membantu mereka tumbuh dan berkembang di lingkungan pendidikan yang berfokus pada agama, akademik, dan pembentukan karakter,” kata H. Abu Bakri,Lc., M.Ag selaku Penasehat Mahabbah Boarding School.

    Mahabbah Boarding School memiliki komitmen yang kuat terhadap keberhasilan setiap santriwati. Selain pendidikan yang berkualitas, pondok pesantren ini juga menawarkan lingkungan yang mendukung dan didukung oleh staf pengajar yang berdedikasi tinggi serta fasilitas pembelajaran yang memadai.

    Para orang tua dan wali dari santriwati baru diharapkan untuk turut serta dalam acara silaturahmi dan perkenalan ini, untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang Mahabbah Boarding School serta mengenal langsung para pengurus dan pengajar di pesantren ini.

    Untuk informasi lebih lanjut tentang acara silaturahmi dan agenda Mahabbah Boarding School, para orang tua dan wali dapat menghubungi 0857-1121-0785 (Ilham Akbar) atau mengunjungi situs web resmi Mahabbah Boarding School di https://mbs.wadimubarak.com/.

    Mahabbah Boarding School berharap agar acara silaturahmi dan perkenalan santriwati baru ini dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi semua peserta dan mendorong semangat belajar serta persahabatan yang erat di antara para santriwati.//Ilham/al.c

  • Tausiyah Syaikh Ahmad Jilan Di Hadapan Mahasiswa STIU Wadi Mubarak

    Tausiyah Syaikh Ahmad Jilan Di Hadapan Mahasiswa STIU Wadi Mubarak

    “Bersyukurlah karena Allah ﷻ jadikan kita fokus dalam mendalami serta mempelajari Al-Qur’an, karena itu merupakan sesuatu yang paling harus didalami dan dipelajari”, begitu kiranya petikan nasehat yang disampaikan oleh Syaikh Ahmad Jilan saat kunjungannya di Islamic Center Wadi Mubarak Bogor pada Senin (3/7/2023).

    Sesi tausiyah ini berlangsung selepas salat asar berjamaah yang diikuti oleh seluruh civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak Bogor (STIU-WM).

    Memulai tausiyah yang akan diberikan, beliau menyampaikan kegembiraanya atas kesempatan untuk berkunjung ke Islamic Center Wadi Mubarak Bogor. Ini merupakan kali pertama kunjungan beliau ke tempat ini.

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak
    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    Tentunya, kunjungan ini juga merupakan sebuah kehormatan bagi segenap pengurus Wadi Mubarak karena dapat menyambut kehadiran beliau yang juga merupakan pengajar di Masjid Nabawi dan Masjid Al-Haram, Arab Saudi.

    Tafsir dan pendalaman makna Surat Al-Fatihah beliau pilih pada kesempatan kali ini. Surat Al-Fatihah memiliki kandungan dan muara makna yang sangat dalam dan luas. Walaupun berkali-kali diselami, tak akan pernah habis untuk diresapi serta diambil pelajarannya.

    Salah satu yang disampaikan, bahwa surat Al-Fatihah menjelaskan bahwa dalam kata ”Al-Hamdu” pada ayat kedua memiliki makna bahwa segala pujian bagi Allah ﷻ itu selalu ada, baik di awal maupun di akhir, jugalah semua pujian dan sanjungan hanya milikNya semata.

    Faedah lain yang disampaikan adalah makna “Ar-Rahman” yang menunjukkan bahwa ilmu itu Rahmah diantara para pegiatnya.

    Dalam sampaiannya, beliau menyampaikan bahwa ilmu yang benar itu akan menyatukan umat dan menjadikannya kuat, bukan malah memecah belah dan mencerai beraikan. Karena esensi ilmu yang benar itu akan membimbing umat kepada persatuan.

    Di akhir kalimat, beliau menyampaikan tentang doa terbaik yang juga terkandung di surah Al-Fatihah, yaitu pada ayat ”اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ“, yang bermakna “Bimbinglah kami ke jalan yang lurus,” Doa inilah yang semestinya senantiasa dipanjatkan dan diminta oleh setiap muslim dalam doanya, karena inilah yang lebih dibutuhkan bahkan daripada makan dan minum.

    Esensi sebuah jalan yang lurus pun Allah ﷻ telah jelaskan pada ayat berikutnya, “(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.”

    Sesi kajian dan nasehat kali ini berlangsung penuh antusias dari para mahasiswa. Dalam penyampaian tausiyah ini, beliau mengiringinya dengan tanya jawab, kuis serta interaksi dengan para mahasiswa dan mustami’ sehingga mejadikan suasana kajian yang hidup. “Kajian yang sangat menarik”, ucap salah satu mahasiswa semester enam asal Lombok, Sayid Abdullah A.R.// (mushaf/al.C)

  • Wadi Mubarak Adakan Ujian Akhir 30 Juz Pondok Cabang

    Wadi Mubarak Adakan Ujian Akhir 30 Juz Pondok Cabang

    Dibuka pada Ahad (02/07/2023), Ujian Akhir 30 Juz khusus bagi santri putra pondok-pondok cabang Islamic Center Wadi Mubarak. Kegiatan yang memakan waktu 6 (enam) hari ini berada di Villa Bambu, Puncak – Bogor.

    Sebanyak 57 Huffazh akan serempak membacakan seluruh hafalannya selama 3 hari untuk tiap orangnya dan kemudian diuji hafalannya tersebut dengan soal-soal yang akan ditanyakan secara lisan oleh Bagian Ketahfizhan STIU Wadi Mubarak.

    Ujian Akhir pondok cabang ini merupakan agenda tahunan untuk semua program, baik program SMP-SMA maupun Program Kaderisasi Muhaffizh (PKM).

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak
    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    Salah satu syarat mengikuti Ujian akhir ini adalah santri tersebut telah selesai menyetorkan hafalan 30 juz kepada musyrif (pembimbing) dan direkomendasikan oleh pondok masing-masing. Sehingga tidak semua santri dapat mengikuti ujian akhir di Wadi Mubarak.

    Berisi Tasmi’ dan Lajnah. Peserta yang akan dinyatakan lulus adalah yang dapat membacakan hafalannya 30 juz secara bil-ghaib (tanpa melihat teks Al-Qur’an) dengan toleransi koreksi sebanyak 3 (tiga) buah kesalahan dalam 1 juz.

    Tasmi’ adalah memperdengarkan hafalan Al-Qur’an secara keseluruhan di hadapan penguji dalam waktu yang sudah ditentukan. Sedangkan Lajnah adalah ujian sambung ayat yang diberikan oleh penguji kepada peserta.

    Hal ini untuk menjaga kualitas hafalan santri agar sesuai dengan standarisasi bacaan Al-Qur’an bersanad yang telah diterapkan oleh Wadi Mubarak sejak awal didirikan.

    Ustadz Tsabit Al-Jundi, Ketua Pelaksana Ujian Akhir 2023 yang juga merupakan Ketua Bagian Manajemen Pondok Cabang berharap kegiatan ujian ini dapat berjalan lancar dan para peserta dapat kemudahan dari Allah ﷻ dalam menyelesaikan tasmi’ dan lajnah sehingga hasil maksimal mampu diraih oleh para peserta//Al.C

  • Khutbah Idul Adha 1444 H: Penuntut Ilmu, Belajarlah Dari Keikhlasan Nabi Ibrahim ﷺ

    Khutbah Idul Adha 1444 H: Penuntut Ilmu, Belajarlah Dari Keikhlasan Nabi Ibrahim ﷺ

    Kumandang takbir mulai terdengar menggema di Islamic Center Wadi Mubarak sejak masuk tanggal 1 Dzulhijjah 1444 H dan terus berlanjut semakin gencar hingga pagi hari Kamis (29/06/2023). Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para jama’ah sholat idul adha, panitia Idul Adha 1444 H ICWM sudah mempersiapkannya sejak malam hari.

    Pelataran masjid Jami Wadi Mubarak mulai tertutupi karpet, hiasan yang sekiranya dapat memanjakan mata dan menyambut keberkahan hari raya ini mulai dipasang di beberapa titik. Balon berwarna putih dan biru serta lampu pohon turut memeriahkan riasan tersebut.

    Selain kedatangan jamaah yang terdiri dari para pengurus, musyrif, santri dan warga sekitar, jamaah sholat idul adha pun kedatangan santri-santri dari pondok cabang Wadi Mubarak di sekitaran puncak Bogor. Tak ketinggalan jamaah akhwat sholat id turut memadati halaman dan kelas STIU-WM.

    Tepat pukul 06.30 WIB, sholat sunnah Idul Adha mulai didirikan. Syekh Abdul Qowi Al-Arjali, Penasehat Markaz Iqro’ Wadi Mubarak bertindak sebagai imam sholat, sementara khotib adalah Ustadz. H. Abu Bakri, Lc., MA. Beliau merupakan Penasehat Mahabbah Boarding School, salah satu pondok cabang Wadi Mubarak khusus putri.

    Baca Juga:
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak
    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    Pesan penting yang disampaikan oleh beliau dalam khutbahnya adalah anjuran untuk belajar keikhlasan yang dipraktekkan Nabi Ibrahim ﷺ atas ketentuan Allah ﷻ untuk menyembelih anak kesayangannya, Ismail ﷺ. Dan niat ikhlas seperti itulah yang menjadi kewajiban utama bagi penuntut ilmu.

    Banyak keutamaan yang beliau sebutkan bagi penuntut ilmu terkhusus penghafal qur’an. Namun disamping keutamaan yang memudahkan seorang penuntut ilmu dan penghafal qur’an masuk surga tertinggi, beliaupun menyebutkan satu hadits yang diriwayatkah oleh Imam Muslim berkenaan dengan keikhlasan.

    Saat kelak hari pengadilan, saat tiap orang dipanggil untuk mempertanggungjawabkan dunianya. Allah ﷻ akan memanggil orang-orang penuntut ilmu, yang mengajarkannya dan yang membaca Al-Qur’an. Ia dipanggil, kemudian ditunjukkan kepadanya nikmat yang telah diberikan kepadanya, kemudian ia ditanya tentang hal itu.

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lebih Dari 150 Jamaah Umroh Akhir Ramadhan Lantama Wisata Berangkat Tahun Ini

    Lalu ia pun berkata, ‘Sesungguhnya aku telah menuntut ilmu dan mengajarkannya (ikhlas) untuk-Mu ya Allah, dan aku telah membacakan Al-Qur’an (ikhlas) untuk-Mu ya Allah.’

    Kemudian dikatakan kepadanya, “Kamu bohong. Kamu menuntut ilmu agar kamu dikatakan orang yang ‘alim, dan kamu membaca Al-Qur’an agar kamu dikatakan qari’, dan kamu telah dikatakan demikian oleh orang-orang.” Maka ia pun diseret dengan mukanya. di tanah dan dilemparkan ke dalam api Neraka.

    Demikian penting kedudukan ikhlas hingga tak mampu membawa seseorang yang baik dan shaleh di dunia untuk masuk ke dalam surga.

    Menutup khutbah Idul Adha, Ust Abu -demikian beliau dipanggil- mengingatkan bahwa disamping keutamaan yang Allah berikan bagi penuntut ilmu, penghafal qur’an dan mudahnya wanita masuk surga namun perjalanan untuk mendapatkan itu tentu tidaklah semudah yang dikira. Yaitu dengan adanya godaan dan ujiannya.

    Pada tahun ini, Wadi Mubarak mendapat amanah untuk menyembelih 10 ekor sapi serta 123 ekor kambing/domba dan membagikannya kepada santri yang berada di bawah naungan Wadi Mubarak.

    Lebih dari 600 orang penghafal Qur’an di Wadi Mubarak serta cabangnya yang mendapat manfaat dari daging qurban tersebut. Ditambah dengan tidak kurang dari 700 warga sekitar.

    Selain 3 ekor sapi patungan dan 3 sapi qurban H. Roid Kadir. Terdapat pula sapi qurban dari H. Syaqiel, Syekh Abdul Qowi, H. Patrialis Akbar dan Anang Hermansyah yang mengirim sapi qurban dengan bobot 1 ton. // Al.C

  • Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak

    Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak

    Cibinong, wadimubarak.com – Menandai berakhirnya musim umroh 1443 – 1444 Hijriah, Lantama Wisata sebagai perusahaan perjalanan ibadah haji & umroh, menyalurkan hasil profit usaha senilai 400 juta ke Islamic Center Wadi Mubarak. Dalam acara penyaluran profit pada Sabtu (3/6/2023) disertai dengan agenda Halal Bi Halal bersama para alumni jamaah umroh dan dilanjut Kajian Tahsin Tilawah Al-Qur’an bersama Syaikh Fathurrahman Al Hamidy.

    Profit sebesar 400 juta yang disalurkan oleh Lantama Wisata akan digunakan untuk membangun dan meningkatkan berbagai fasilitas dari setiap program pendidikan & dakwah yang ada di Islamic Center Wadi Mubarak. Sehingga melalui suport ini dapat semakin meningkatkan kuantitas & kualitas dari setiap lulusan Wadi Mubarak untuk dapat lebih masif berdakwah di seluruh penjuru daerah di tanah air.

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lebih Dari 150 Jamaah Umroh Akhir Ramadhan Lantama Wisata Berangkat Tahun Ini

    Kordinator Pembimbing Ibadah Haji & Umroh Lantama Wisata, H. Abu Bakri, Lc., M.A, menyatakan, “Kami merasa terhormat dan berbahagia bisa berkontribusi dalam memajukan Islamic Center Wadi Mubarak. Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata, kami mengakui pentingnya peran yang dimainkan oleh lembaga-lembaga keagamaan dalam memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat. Melalui suport ini, kami berharap dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi jamaah umroh dan umat Islam secara keseluruhan.”

    Islamic Center Wadi Mubarak telah menjadi lembaga pendidikan dan dakwah yang melibatkan ribuan umat muslim setiap tahunnya. Fasilitas yang ada di pondok tersebut termasuk masjid jami’, program perguruan tinggi (STIU Wadi Mubarak), perpustakaan dan sebagainya.

    Atas izin Allah melalui kepercayaan yang diberikan setiap alumni jamaah umroh dengan menunaikan ibadah umroh bersama Lantama Wisata, diharapkan bahwa lebih banyak program dan fasilitas dapat dikembangkan, memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia.

    Baca Juga:
    – ICWM Terima Profit Usaha Lantama Wisata Rp 100 Juta

    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    Mujiyanto, S.Ag, Pengurus Islamic Center Wadi Mubarak, menyampaikan apresiasinya terhadap Lantama Wisata dan seluruh alumni jamaah umroh. “Kami sangat berterima kasih atas setiap kepercayaan yang diberikan oleh setiap jamaah umroh Lantama Wisata. Penyaluran profit usaha ini akan bermanfaat bagi +500 santri/santriwati yang sedang menimba ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di Islamic Center Wadi Mubarak. Mereka yang saat ini sedang mondok di Wadi Mubarak adalah santri bapak/ibu, jadi kalau bapak/ibu ada di puncak jangan sungkan-sungkan untuk silaturahmi ke Wadi Mubarak dan menjenguk santri-santri bapak/ibu yang ada disana,” ujarnya dengan ramah.

    “Dalam 1 musim ke belakang, Alhamdulillah atas izin Allah telah terlayani 1366 jamaah umroh yang berangkat melalui Lantama Wisata. Pencapaian ini adalah nikmat dan karunia dari Allah yang dibantu juga oleh segenap mitra pemasaran Lantama Wisata. Oleh karena itu sebagai bentuk syukur dan rasa terima kasih, acara penyaluran profit usaha ini kami sajikan dengan tema Halal Bi Halal & Kajian Tahsin Tilawah Al-Qur’an supaya alumni jamaah dan mitra pemasaran yang hadir bisa ikut merasakan manfaat keberadaan Lantama Wisata & Islamic Center Wadi Mubarak.” ungkap Ilham Akbar, S.H.I selaku Manager Pemasaran Lantama Wisata.//

  • Ir. Jonih Rahmat: Mengasah Kemahiran Menulis Sebagai Bekal Dakwah

    Ir. Jonih Rahmat: Mengasah Kemahiran Menulis Sebagai Bekal Dakwah

    Bertempat di Masjid Wadi Mubarak Puncak, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (5/30/2023). Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU-WM) mengadakan pelatihan kepenulisan tentang mengasah kemahiran menulis sebagai bekal dakwah yang dihadiri mahasiswa/i beserta segenap civitas akademika STIU-WM.

    Narasumber pelatihan singkat ini adalah Ir. Jonih Rahmat, S.Ag. seorang penulis senior yang telah menghasilkan banyak karya tulis dan diterbitkan oleh penerbit Gramedia. Diantaranya adalah Buku Tentang Kebaikan (2013), Malaikat Cinta: Sisi Lain Ibadah Haji Yang Menyentuh Hati (2014), Bahagiakan Dirimu Dengan Membahagiakan Orang Lain (2015) dan sebagainya.

    Ayah empat anak kelahiran Bandung dan menetap di Kota Hujan ini, mencintai ilmu pengetahuan. Beliau berminat pada kajian ilmu-ilmu psikologi, sosial, filsafat, sejarah dan agama. Oleh karena itu, buah tangannya dalam bentuk tulisan tidak jauh dari hal-hal tersebut. Pun kisah-kisah motivasi dan spiritualitas tampak banyak mewarnai buku-bukunya, hingga tak aneh jika ia pun dipanggil Kang Ustadz Jonih.

    Baca Juga:
    – 
    Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah

    Kehadiran beliau di pelatihan kepenulisan ini lah yang menjadikan suasana siang selepas shalat Zhuhur kemarin menjadi sangat istimewa dan membangkitkan antusiasme peserta.

    Dalam presentasinya, beliau menyampaikan bahwa menulis merupakan salah satu perintah agama, sebagaimana termaktub dalam surat Al-‘Alaq. Surat tersebut mengajarkan kita untuk belajar melalui wasilah menulis dan membaca.

    Allah ﷻ berfirman dalam surat Al-‘Alaq ayat 3-5, “Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia, 4) Yang mengajar (manusia) dengan pena. 5) Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”

    Kemudian Kang Jonih juga menyampaikan keunggulan-keunggulan menulis dalam kontribusinya terhadap dakwah, salah satunya adalah bahwa tulisan itu tidak lekang oleh waktu (wasilah paling lestari dalam menjaga ilmu, long lasting).

    “Apa yang disampaikan secara lisan akan terbang bersama angin. Apa-apa yang disampaikan secara tulisan akan abadi sepanjang masa”, ungkap Kang Jonih.

    Kelebihan lain dari menulis terletak pada ruang lingkup jangkauannya (coverage) yang lebih luas. Selain itu, menulis juga memungkinkan seseorang untuk memberikan kesan bahwa sang penulis pernah ada, sehingga meninggalkan jejak ilmu yang bisa menjadi wasilah perbaikan untuk generasi selanjutnya.

    “Membacalah kalau kamu ingin mengenal dunia, dan menulislah kalau kamu ingin dikenal dunia.”, pepatah tersebut seolah mengisyaratkan bahwasanya jika kita ingin mengajarkan kepada dunia, maka mulailah dengan menulis.

    Peradaban yang kini kita rasakan, sebenarnya juga dimulai dengan literasi baca-tulis. Literasi inilah yang sekaligus menjadi alat ukur yang membedakan antara kafilah yang berbudaya dan kaum primitif tak berlogika.

    Kemahiran menulis juga sangat diperlukan sebagai bekal untuk bercerita. Cerita merupakan salah satu cara yang membedakan manusia dari makhluk lainnya, meneruskan risalah ilmu guna berakselerasi untuk sampai ke puncak ilmu sejati yaitu iman dan takwa.

    Betapa pentingnya menulis, sehingga berbagai khazanah keilmuan dalam Islam yang kini kita rasakan, tak lepas dari kontribusi sahabat, salaf, dan catatan para ulama.

    Manfaat lain dari menulis adalah berbagi rasa, menyampaikan paradigma, menyebarkan optimisme kepada sesama, juga menginspirasi dan membahagiakan manusia.

    Baca Juga:
    – Pendaftaran Daurah Menghafal Shohih Bukhari Muslim 2023

    – 12 Mahasiswa STIU-WM Dianugerahi Sanad Qira’ah
    – Tutup Daurah Huffazhul Wahyain; 3 (Tiga) Mahasiswa STIU-WM Dapatkan Umroh Gratis

    Tujuan akhir dalam menulis, memang bukan untuk manusia, karena hanya untuk Allah lah segala darmabakti kita. Namun dengan menulis, kita bisa saling bersilaturahmi antar sesama, saling mengenal dan dikenal, juga saling menghargai antara satu dengan yang lainnya.

    Pada kuliah umum kali ini, Kang Jonih memberikan tips untuk memudahkan dalam menulis, yaitu mulailah untuk menulis satu kata, kemudian dari kata tersebut digunakan kedalam sebuah kalimat, dan satu kalimat diuraikan lagi menjadi alenia atau paragraf.

    Inspirasi menulis itu bisa datang dari sebuah kata. Jika diibaratkan dengan pohon, maka gagasan utama itu adalah batang pohonnya. Dari batang tersebut, tumbuhlah cabang dan dahan yaitu berupa susunan kalimat dan alenia, kemudian menghasilkan buah dan bunga yang bisa dirasakan manfaatnya.

    Tahapan paling pertama dalam menulis adalah menentukan tema, mengambil pokok utama, membuat kerangka berpikir (layout), riset referensi, dan menyusunnya berdasarkan 5 W + 1 H (What, Who, When, Where, Why, How).

    Dengan menulis, seseorang bisa menyampaikan pandangannya lebih baik dan tertata. Secara tidak langsung, ia juga belajar sistematika, yang tidak bisa diperoleh hanya sekedar bertutur kata.

    Menulis merupakan cara paling efektif untuk berbagi informasi, mampu menciptakan senyuman bagi pembaca melalui deskripsi ilustrasi yang lucu, menyisipkan bunga kebahagiaan ke dalam dada seseorang melalui kisah cinta atau romantisme, bahkan bisa juga memacu adrenalin melalui kisah yang menegangkan. Dahsyat, tulisan ternyata bisa memunculkan segala rasa dalam diri manusia.//zatha