Penulis: Editor Wadi Mubarak

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan, Mahabbah Boarding School Hadirkan Syaikhoh Bersanad

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, Mahabbah Boarding School Hadirkan Syaikhoh Bersanad

    Dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pendidikan Qur’ani bagi para santriwati, Mahabbah Boarding School resmi merekrut Syaikhoh Amal Ummu Thohir, seorang ulama perempuan bersanad dari Yaman. Kehadiran beliau menjadi tonggak penting dalam memperkuat aspek sanad, keilmuan, dan spiritualitas dalam proses pendidikan tahfizh dan tarbiyah santriwati.

    Dengan latar belakang keilmuan yang mendalam, sanad yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ, serta pengalaman dalam membina para hafizhah di berbagai negara, Syaikhoh Amal diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pembinaan karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan santriwati Mahabbah.

    Membentuk Generasi Hafizhah, Pemimpin Peradaban Masa Depan

    Dalam sambutan resmi kepada wali santri, pihak sekolah menyampaikan bahwa penunjukan Syaikhoh Amal Ummu Thohir bukan hanya peningkatan mutu akademik, tetapi juga bagian dari visi besar Mahabbah Boarding School untuk mencetak generasi muslimah yang mampu menyeimbangkan antara keilmuan dan kepekaan sosial.

    “Kami ingin membentuk santriwati yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga dalam akhlaknya, dan kelak siap menjadi kontributor dalam peradaban Islam melalui jalan Al-Qur’an,” tegas Kepala Departemen Akademik, Ustazah Alia.

    Langkah ini sekaligus menjawab kebutuhan zaman di mana perempuan muslimah perlu mendapatkan ruang pendidikan eksklusif, aman, dan berkualitas tinggi, dengan bimbingan dari ulama perempuan yang dapat menjadi role model dalam kehidupan sehari-hari.

    Tadrib sanad bersama Syaikhoh Amal di Mahabbah Boarding School

    “Pendidikan Qur’ani hari ini tidak cukup hanya dengan banyak hafalan. Yang dibutuhkan adalah ruh dari jiwa pengajar, keteladanan adab, dan pemahaman yang mendalam. Kehadiran Syaikhoh Amal merupakan anugerah besar bagi Mahabbah dan para santriwatinya,” ujar Ustazah Silmi Aziza, Mudirah Mahabbah Boarding School. Ia menambahkan bahwa interaksi langsung para santriwati dengan ulama perempuan bersanad seperti Syaikhoh Amal akan memperkuat karakter dan visi Qur’ani mereka.

    Dengan semangat tajdid dan pembaruan, Mahabbah Boarding School terus memperluas jangkauan dan kualitasnya. Memboyong Syaikhoh Amal bukan hanya langkah akademik, tapi juga spiritual dan peradaban. Karena di Mahabbah, para santriwati tidak hanya belajar menghafal, tapi mewarisi jalan para shalihah—dengan sanad, dengan ilmu, dan dengan cinta kepada Al-Qur’an.

    Langkah Besar Menuju Pesantren Qur’ani yang Bertaraf Global

    Dengan hadirnya Syaikhoh Amal Ummu Thohir, Mahabbah Boarding School secara resmi membuka peluang kerjasama pendidikan berskala internasional, termasuk program sanad Al-Qur’an, halaqah bersama ulama Timur Tengah, serta pertukaran budaya dan ilmu dengan pesantren di Yaman dan negara-negara Islam lainnya.

    Program-program ini dirancang untuk memperluas wawasan santriwati dan memperdalam pemahaman mereka terhadap Islam dari sumber-sumber yang otoritatif dan bersanad.

    Kehadiran ulama perempuan bersanad seperti Syaikhoh Amal Ummu Thohir di Mahabbah Boarding School bukan hanya kebanggaan, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa pendidikan Islam putri di Indonesia terus berkembang menuju arah yang lebih kuat, bersanad, dan mendalam.

    Mahabbah Boarding School kembali membuktikan diri sebagai pilihan tepat bagi orang tua yang menginginkan anak putrinya tumbuh menjadi hafizhah yang cerdas, beradab, dan siap mengambil peran penting dalam membangun peradaban Islam.

  • Wisuda Akbar 2025 Mahabbah Boarding School: Cetak Generasi Qur’ani Penopang Peradaban

    Wisuda Akbar 2025 Mahabbah Boarding School: Cetak Generasi Qur’ani Penopang Peradaban

    Bogor, Wadimubarak.com – Ballroom Seruni Hotel menjadi saksi sejarah gemilang bagi dunia pendidikan Islam Indonesia. Sebanyak 40 santriwati Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School resmi diwisuda dalam acara bertajuk “Wisuda Akbar Mahabbah Boarding School 2025” (25/07).

    Momentum wisuda ini bukan hanya menjadi simbol perpisahan, tetapi juga perayaan atas perjuangan dan pencapaian para santriwati yang telah menuntaskan jenjang pendidikan mereka.

    Di tengah suasana sejuk dan syahdunya suasana puncak Bogor. Dalam satu panggung megah, tiga institusi yang bernaung di bawah payung besar Islamic Center Wadi Mubarak bersatu: Mahabbah Boarding School, Pondok Cabang ICWM, dan Sidang Senat STIU Wadi Mubarak. Seluruh elemen pendidikan ini menjadi saksi bahwa ilmu bukan sekadar hafalan, tetapi cahaya yang harus menerangi langkah kehidupan.

    Baca Juga:
    – Kolaborasi Strategis Mahabbah Wadi Mubarak dan FK UHAMKA: Membangun Generasi Dokter Muda Berwawasan Islami
    – Kuliah Umum Inspiratif Ulama Besar Madinah Di Mahabbah Boarding School

    Wisuda dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Wisudawan Terbaik STIU Wadi Mubarak, disusul penyerahan syahadah dan penganugerahan ijazah sanad Al-Qur’an oleh Ustaz Fathurrahman Al Hamidi, Direktur Markaz Iqro Wadi Mubarak.

    Dalam pelaksanaannya, terdapat penampilan pidato bahasa Inggris dan puisi Bahasa Arab oleh wisudawati Mahabbah Boarding School (Naila Izzati Syabila [pidato] dan Riham Hisyam Faishal Abdat [puisi]).

    Sebanyak 40 santriwati, terdiri dari 21 wisudawati SMP dan 19 wisudawati SMA, resmi dikukuhkan dalam prosesi penuh khidmat dan keharuan. Mereka bukan sekadar menyelesaikan studi, tetapi telah menapaki proses panjang dalam menghafal, memahami, dan menghidupkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

    Dari deretan wajah haru dan bangga, dua nama mencuat sebagai lulusan terbaik Mahabbah Boarding School 2025.

    Untuk tingkat SMP, prestasi luar biasa ditorehkan oleh Rizkia Nabila Aufa El Madny binti Usamah El Madny, yang meraih predikat mumtaz dengan jumlah hafalan 16,5 juz serta nilai akademik menyentuh 912 poin.

    Sementara dari tingkat SMA, penghargaan tertinggi diberikan kepada Keiko Xaviera Ramadhani Wijaya binti Jarot Wijayanto, sang hafidzah 30 Juz yang mencatat nilai akademik 943,5 poin, sebuah kombinasi gemilang antara hafalan, kedalaman adab, dan ketajaman intelektual.

    Baca Juga:
    – Ustadzah Aisyah Didik Isi Dauroh Hadits Arbain Nawawi Di Mahabbah Boarding School Puncak Bogor

    “Ini bukti bahwa dengan kurikulum integratif—akademik plus tahfizh—kita bisa lahirkan perempuan-perempuan tangguh yang unggul di dunia dan akhirat,” tegas Ustazah Silmi Aziza Azmi., Mudirah Mahabbah Boarding School yang ditemui pasca prosesi wisuda.

    Wisuda ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk mengabdi. Seperti yang kerap digaungkan dalam nilai-nilai Mahabbah Boarding School, kelulusan bukan sekadar menyandang ijazah, tetapi mengemban amanah sebagai penjaga ilmu, penebar adab, dan penerang peradaban.

    Suasana di dalam ballroom tidak hanya dipenuhi oleh untaian doa dan tangis bahagia, namun juga optimisme dan harapan. Bahwa dari balik kerudung putih para santriwati ini, tersimpan potensi besar yang akan menyala, di masa yang akan datang.

    Acara ditutup dengan doa bersama dan foto keluarga besar Mahabbah. “Ilmu tanpa adab bagai api tanpa kayu. Ia bisa menyala tapi tidak akan pernah besar. Jadilah alumni yang tak hanya cerdas & memiliki hafalan Qur’an, amalkan Qur’an yang sudah dihafal, juga jadilah insan yang membawa kebermanfaatan untuk orang tua, agama, dan bangsa.” pungkas Ustaz H Abu Bakri, Lc., M.A selaku Penasehat Mahabbah Boarding School.//Ilham

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui
    Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak
    https://wa.me/62 813-8324-9346

  • Agustus 2025: Wisata Qur’an Spesial Lansia & Masa Keemasan

    Agustus 2025: Wisata Qur’an Spesial Lansia & Masa Keemasan

    🌿 WISATA QUR’AN SPESIAL LANSIA & MASA KEEMASAN
    “Karena hati tak pernah pensiun dari mencintai Al-Qur’an…”❤️

    السلام عليكم ورحمۃ ﷲ وبركاته

    Untuk Ayah/Bunda, Bapak/Ibu yang kini tengah berada di usia terbaik—masa keemasan, masih ada kesempatan untuk kembali dekat dan mesra dengan Al-Qur’an🤗

    🔆Mari ikut dalam Wisata Qur’an Spesial, program 3 hari yang menyejukkan hati dan menyegarkan ruhani, khusus bagi para muslimin dan muslimah usia 35 – 70 tahun yang ingin:
    ✨ Memperbaiki bacaan Qur’an
    📖 Mendapat ilmu syar’i dari sumber terpercaya
    💧 Me-refresh diri dengan lingkungan Qur’ani
    🏡 Menikmati suasana asri di Villa Puncak, Bogor

    🔹 FASILITAS LENGKAP
    🔹 DIDAMPINGI langsung oleh para pembimbing Wadi Mubarak
    💰 HTM: Rp 1.200.000 – Investasi akhirat yang tak ternilai 🌟

    🗓 Jumat – Ahad, 15–17 Agustus 2025
    📍 Villa Puncak, Bogor

    🔴 DAFTAR SEKARANG!
    ✍️ Isi formulir: [via WA]
    📲 Admin: 081383249346
    📷 Scan QR Code di bawah untuk form pendaftaran

    💳 Pembayaran ke:
    BSI 7114537998
    a.n. Yasaqu Wadi Mubarak Daftar WQ

    🕰 Tempat terbatas!
    Segera ambil bagian dalam perjalanan ruhani yang menenangkan dan memberkahi.
    Karena tak ada kata terlambat untuk kembali menanam cinta bersama Al-Qur’an.📖

    Barakallahu fiikum 🌹

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui
    Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak
    https://wa.me/6281111882022

  • Wisuda Akbar V Wadi Mubarak 2025: Mengukir Prestasi, Menebar Ilmu ke Penjuru Negeri

    Wisuda Akbar V Wadi Mubarak 2025: Mengukir Prestasi, Menebar Ilmu ke Penjuru Negeri

    Bogor, Wadimubarak.com – Rabu, (25/06) Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) kembali menyelenggarakan Wisuda Akbar V, sebuah momen puncak penghargaan bagi para lulusan dari berbagai unit pendidikan yang berada di bawah naungan ICWM. Acara sakral ini digelar di Seruni The Fountains Hotel, Bogor, dan diikuti oleh ratusan peserta dari tiga lembaga utama: STIU Wadi Mubarak, Program Kaderisasi Muhaffizh (PKM), dan Mahabbah Boarding School.

    Diikuti oleh 58 mahasiswa/i STIU Wadi Mubarak Bogor, 52 penghafal Al-Qur’an dari Program Kaderisasi Muhaffizh (PKM) yang berasal dari seluruh cabang ICWM se-Indonesia, serta 40 santriwati Mahabbah Boarding School yang terdiri dari 19 orang kategori Aliyah dan 21 orang kategori Tsanawiyah.

    Pada momen istimewa ini, sejumlah tamu kehormatan turut hadir dan menyampaikan apresiasi tinggi kepada para lulusan penghafal Al-Qur’an. Di antaranya adalah perwakilan Koordinator Perguruan Tinggi Islam Swasta Wilayah II Jawa Barat, Prof. Dr. Aan Hasanah, M.Ed, tamu dari Makkah, Syaikh Bassam, Al-Walid H. Muhammad Shakeel beserta keluarga, dan tamu undangan lainnya.

    Baca juga:
    – Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an
    – Lawatan Ketua Yayasan Wadi Mubarak Ke Villingen-Schwenningen, Jerman – Wadi Mubarak

    Di antara para lulusan, sebanyak 17 mahasiswa STIU Wadi Mubarak dinyatakan telah memenuhi kualifikasi untuk menerima sanad bacaan Al-Qur’an Riwayat Ḥafṣ ‘an ‘Āṣim sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian mereka dalam penguasaan bacaan Al-Qur’an.

    Sebagai bagian dari rangkaian acara, beberapa mahasiswa turut menampilkan bacaan Al-Qur’an di hadapan para hadirin. Di antaranya, Fadhilah Nur Wahid membacakan dengan Riwayat Ḥafṣ ‘an ‘Āṣim kepada Syekh Abdul Qowi. Sementara itu, ‘Urwah membacakan Al-Qur’an dengan Riwayat Ḥafṣ kepada Ustadz Ajeril Arif, menunjukkan kedalaman penguasaan dan adab dalam menyampaikan ayat-ayat suci Al-Qur’an di hadapan para masyayikh dan tamu undangan.

    Sebagaimana tradisi pada tahun-tahun sebelumnya, peserta yang ingin mengikuti prosesi Wisuda Akbar diwajibkan untuk mengikuti dan lulus dalam ujian kelulusan yang dilaksanakan sebelum hari pelaksanaan wisuda. Hanya mereka yang berhasil memenuhi standar penilaian yang telah ditetapkan yang berhak mengikuti acara ini.

    Pada momen yang penuh haru dan kebanggaan ini, gelar Wisudawan Terbaik STIU Wadi Mubarak kategori Akademik tahun ini dianugerahkan kepada Asma’ Dzatun Nithaqain Harun, yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi—3,97 dan Wisudawan Terbaik STIU Wadi Mubarak kategori Non-Akademik diberikan kepada Ikmal Ibadurrahman dengan IPK 3,95.

    Baca juga:
    – [BUKU] MENJADI AYAH YANG DIRINDUKAN: Strategi Parenting Nabi Ya’qub ‘alaihissalam Berdasarkan Al-Qur’an
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an di Madinah

    Sementara itu, dari Program Kaderisasi Muhaffizh (PKM), gelar Wisudawan Terbaik diraih oleh Muhammd Abdul Karim dengan predikat Mumtaz Murtafi’, yang menunjukkan keteladanan dalam hafalan, akhlak, dan ketekunan selama proses pendidikan. Adapun Wisudawati Terbaik diraih oleh Syifa Halimatussya’diyah dengan predikat Mumtaz. Ini menunjukkan dedikasi yang maksimal dalam membersamai Al-Quran.

    Tak kalah membanggakan, dari Mahabbah Boarding School, gelar Wisudawati Terbaik kategori Aliyah 30 Juz disematkan kepada Keiko Xaviera Ramadhani Wijaya asal Bekasi dan kategori Tsanawiyah 16,5 dianugerahkan kepada Rizkia Nabila Aufa El Madny asal Aceh sebagai bentuk apresiasi atas semangat, prestasi, dan kesungguhan yang telah ditunjukkan selama masa pembinaan.

    Dalam sambutan penutup, Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., selaku Pimpinan ICWM, menyampaikan pesan penuh semangat kepada para lulusan. Beliau menekankan pentingnya menjaga semangat belajar dan kontribusi terhadap umat, serta mengumumkan berbagai rencana pengembangan strategis untuk menjawab tantangan zaman.

    “Wadi Mubarak akan terus bergerak maju, tidak hanya sebagai pusat pendidikan Al-Qur’an dan keislaman, tetapi juga sebagai lembaga dakwah strategis yang siap melahirkan generasi unggul dan menjawab kebutuhan umat di masa depan,” tegasnya.

    Dengan berakhirnya Wisuda Akbar V ini, Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mercusuar peradaban Qur’ani yang mendunia.

    Reporter: UKM Mushaf STIU-WM
    Editor: Al.C/Redaksi WM
    Foto: Dokumentasi Panitia Wisuda Akbar V

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui
    Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak
    https://wa.me/62 813-8324-9346

  • Wadi Mubarak Anugerahkan Sanad Al-Qur’an kepada 17 Mahasiswa STIU

    Wadi Mubarak Anugerahkan Sanad Al-Qur’an kepada 17 Mahasiswa STIU

    Bogor, Wadimubarak.com – Dalam upaya menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ, yang diteruskan oleh para sahabat, tabi’in, dan generasi berikutnya, Islamic Center Wadi Mubarak kembali menyelenggarakan Acara Penganugerahan Sanad.

    Dihadiri oleh Pimpinan beserta seluruh pengurus Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak dan civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU WM), acara yang digelar pada 27 Dzulhijjah 1446 H (23/06/2025) di Masjid Jami’ Wadi Mubarak ini berlangsung dengan penuh khidmat.

    Dengan penuh rasa syukur dan haru, sebanyak 17 mahasiswa STIU Wadi Mubarak menerima sanad Al-Qur’an Riwayat Imam Hafsh ‘an ‘Ashim, setelah menyelesaikan proses talaqqi dan ujian bacaan secara langsung di hadapan para masyayikh dan asatidz bersanad.

    Baca juga:
    – Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an
    – Lawatan Ketua Yayasan Wadi Mubarak Ke Villingen-Schwenningen, Jerman – Wadi Mubarak

    Berikut daftar nama penerima sanad (Mujaz) beserta para pemberi sanadnya (Mujiz):

    Syekh Abdul Qawi Abdul Karim Al Arjali hafizhahullah:

    • Ustaz Muh Rizki (Qira’at ‘Ashim)
    • Feri Fadhli (Riwayat Hafsh)
    • Fadhilah Nur Wahid (Riwayat Hafsh)
    • Shiddiq Amirullah (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Fathurrahman Hamidi hafizhahullah:

    • Adzka Dhiyaurrahman (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Ajeril Arif hafizhahullah:

    • Muh Abbad Muttaqin (Riwayat Hafsh)
    • Urwah (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Ridhuan Adi Candra hafizhahullah:

    • Ibra Syaula Adha (Qira’at ‘Ashim)
    • Vembradi Ramadan (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Fahmi Zulfiqar hafizhahullah:

    • Muh Maulana Romdhoni (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Malik Al Faridzi hafizhahullah:

    • Muh Mushthofa Mahir (Riwayat Hafsh)
    • Hafif Mukhazin (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Muh Fakhrusy Syakirin hafizhahullah:

    • Azmi Afghani (Riwayat Hafsh)
    • Ali Haidar Al Fatih (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Sayyid Abdillah hafizhahullah:

    • Muh Hulaimi Hatami (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Muh Rizky hafizhahullah:

    • Aziz Rustandi (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Muh Hilmi Ulwan hafizhahullah:

    • Muh Labib Al Fayyadh (Riwayat Hafsh)

    Baca juga:
    – [BUKU] MENJADI AYAH YANG DIRINDUKAN: Strategi Parenting Nabi Ya’qub ‘alaihissalam Berdasarkan Al-Qur’an
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an di Madinah

    Pentingnya Metode Talaqqi dalam Pewarisan Al-Qur’an

    Sistem silsilah bacaan (sanad) yang diterapkan bertujuan memastikan bacaan Al-Qur’an disampaikan dari generasi ke generasi melalui metode talaqqi, yaitu memperdengarkan bacaan langsung di hadapan guru yang memiliki sanad.

    Metode ini menuntut ketekunan dan kedisiplinan. Seorang calon penerima sanad harus memiliki hafalan yang kuat (mutqin), penguasaan ilmu tajwid baik teori maupun praktik, dan khusus di Islamic Center Wadi Mubarak, calon penerima sanad harus menghafal kitab Matan Jazariyah dan Tuhfatul Athfal.

    Imam Ibnul Jazari rahimahullah, dalam kitab Munjidul Muqriin, menegaskan bahwa seseorang tidak boleh memberikan sanad Al-Qur’an hanya dengan menghafal kitab-kitab teori seperti At-Taisir tanpa melalui talaqqi dengan guru yang bersanad. Karena dalam qira’at terdapat banyak hal yang hanya bisa dipahami dan diperoleh melalui interaksi langsung dengan guru.

    Acara penganugerahan sanad ini ditutup dengan doa bersama, mengharap keberkahan dari Allah ﷻ agar kemurnian dan keberlanjutan Al-Qur’an tetap terjaga sepanjang masa, serta menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk terus menjaga warisan nan agung ini. //Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak https://wa.me/62 813-8324-9346

  • [BUKU] MENJADI AYAH YANG DIRINDUKAN: Strategi Parenting Nabi Ya’qub ‘alaihissalam Berdasarkan Al-Qur’an

    [BUKU] MENJADI AYAH YANG DIRINDUKAN: Strategi Parenting Nabi Ya’qub ‘alaihissalam Berdasarkan Al-Qur’an

    Penulis                              : Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I
    Diterbitkan oleh              : Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak
    Cetakan Pertama, Mei 2025
    210 hlm, 14cm x 20,5 cm
    ISBN                                       :

    Synopsis:

    Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I

    MENJADI AYAH YANG DIRINDUKAN
    Strategi Parenting Nabi Ya’qub ‘alaihissalam Berdasarkan Al-Qur’an

    Menjadi seorang ayah bukanlah sekadar peran biologis, tetapi amanah spiritual yang penuh tanggung jawab. Dalam Al-Qur’an, Allah ﷻ memberikan teladan mulia melalui kisah para nabi, termasuk Nabi Ya’qub ‘alaihissalam — seorang ayah yang berhasil menanamkan iman, nilai, dan cinta dalam hati anak-anaknya. Kisah beliau bukan sekadar sejarah, melainkan strategi parenting yang sangat relevan bagi para ayah di zaman ini.

    Buku “Menjadi Ayah yang Dirindukan” hadir sebagai refleksi dan panduan bagi setiap ayah yang merindukan hubungan yang hangat, bermakna, dan bernilai akhirat bersama anak-anaknya. Melalui buku ini kita belajar bagaimana kelekatan Nabi Ya’qub ‘alaihissalam dengan anak-anaknya, bagaimana beliau berdialog, menanamkan tauhid, serta membimbing dengan cinta dan doa yang tak putus.

    Melalui buku ini, kita diajak menyelami dengan lebih dalam dan reflektif:
    🔹 Bagaimana Nabi Ya’qub ‘alaihissalam membangun suasana rumah yang hangat dan mendidik?
    🔹 Apa saja nilai-nilai penting yang ia tanamkan kepada anak-anaknya, termasuk Nabi Yusuf ‘alaihissalam ?
    🔹 Bagaimana cara ia berkomunikasi dan menghadapi persoalan dalam keluarganya?
    🔹 Bagaimana sosok ayah dalam keluarga Nabi Ya’qub ‘alaihissalam  tampil sebagai pendidik utama yang hangat, tegas, dan penuh hikmah?

    Tidak hanya menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, buku ini juga:
    ✔️ Menawarkan panduan praktis dan menyentuh hati bagi para orang tua muslim
    ✔️ Menggugah kesadaran para ayah agar kembali hadir, bukan hanya secara fisik, tapi juga emosional
    ✔️ Mengajak orang tua untuk meneladani cara mendidik anak yang penuh cinta, bijak, dan bertanggung jawab

    Buku ini bukan bacaan berat. Ini adalah teman ngobrol yang hangat – untuk ayah yang ingin membesarkan anak-anaknya dengan lebih tenang, penuh cinta, dan tetap sesuai dengan ajaran Islam. Karena sejatinya, rumah adalah sekolah pertama. Dan ayah – tidak sekadar sebagai pencari nafkah, tapi sebagai figur yang dirindukan, diteladani, dan dibanggakan oleh anak-anaknya.

  • Seminar Nasional STIU Wadi Mubarak: Mengajar Bukan Sekadar Mendidik, Tapi Menyelamatkan Jiwa

    Seminar Nasional STIU Wadi Mubarak: Mengajar Bukan Sekadar Mendidik, Tapi Menyelamatkan Jiwa

    Bogor, Wadimubarak.com. Di tengah dunia pendidikan yang kerap dibayangi oleh tekanan target kurikulum, nilai ujian, dan tuntutan akreditasi, Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU WM) menghadirkan angin segar melalui Seminar Nasional bertema “Pembelajaran Berdiferensiasi: Memahami dan Mengaktualisasi Keistimewaan Peserta Didik.”

    Seminar yang diadakan di auditorium STIU-WM pada Sabtu (10/05/2025), ini menghadirkan Prof. Dr. Anwar Efendi, M.Si., Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta, sebagai narasumber utama yang menawarkan pandangan revolusioner tentang esensi pendidikan sejati.

    Sejak awal sesi, Prof. Anwar menekankan bahwa pendidikan bukan semata proses mencerdaskan, melainkan yang lebih penting adalah “menyelamatkan jiwa anak.” Gagasan ini menjadi benang merah sepanjang pemaparannya – diperkuat dengan refleksi mendalam, praktik nyata, dan strategi yang dapat langsung diterapkan oleh para guru serta pengelola sekolah.

    Baca juga:
    – Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an
    – Lawatan Ketua Yayasan Wadi Mubarak Ke Villingen-Schwenningen, Jerman – Wadi Mubarak

    Menurutnya, salah satu kesalahan paling fatal dalam sistem pendidikan saat ini adalah memperlakukan semua peserta didik secara seragam. Padahal, setiap anak hadir dengan latar belakang, potensi, minat, serta gaya belajar yang berbeda. Karena itu, seorang guru tidak cukup hanya menjadi penyampai materi; ia harus menjadi pamong, pendamping yang memahami dinamika batin dan keunikan jiwa setiap anak.

    “Guru yang baik adalah yang kehadirannya dirindukan murid,” ungkap Prof. Anwar, menyoroti pentingnya aspek emosional dalam hubungan guru dan siswa. Di sinilah nilai pembelajaran berdiferensiasi menemukan relevansinya: bukan sekadar metode, melainkan sikap menghargai keragaman potensi manusia.

    Lebih lanjut, ia membalik adagium klasik yang selama ini dianggap sakral: “Bukan rajin pangkal pandai, melainkan merasa pandailah yang membuat anak menjadi rajin.” Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya membangun rasa percaya diri sebagai fondasi bagi kecintaan terhadap proses belajar.

    Dalam aspek teknis, Prof. Anwar mengajak para guru untuk mengawali pembelajaran dengan apersepsi yang kuat. Menurutnya, apersepsi bukan sekadar menanyakan PR atau membuka buku pelajaran, melainkan menyentuh nalar dan rasa siswa, misalnya dengan pertanyaan reflektif atau retorik yang dapat mencairkan suasana kelas.

    Baca juga:
    – Menjaga Kemurnian Bacaan Sesuai Sunnah Rasulullah 14 Mahasiswa STIU Wadi Mubarak Dianugerahi Sanad Al-Quran
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an di Madinah

    “Pertanyaan retorik di awal kelas bukan untuk dijawab, melainkan untuk menggugah. Ia berfungsi sebagai pemecah kebekuan yang membuka ruang berpikir,” jelasnya.

    Prof. Anwar juga mengusulkan model halaqah kecil, yakni forum diskusi santai antarpendidik di luar jam belajar, sebagai ruang untuk berbagi ide, pengalaman, bahkan impian. Model ini terbukti efektif dalam membangun ikatan emosional antar guru serta menumbuhkan budaya saling mendengar.

    Dengan gaya penyampaian yang hangat, penuh humor, dan sarat kisah nyata dari lapangan, Prof. Anwar berhasil merangkai filosofi pendidikan dengan strategi praktis di kelas. Tak heran, para peserta tampak antusias sejak awal hingga akhir sesi. Banyak guru dan calon pendidik mengaku menemukan kembali alasan utama mereka menekuni dunia pendidikan.

    Seminar ini ditutup dengan refleksi bersama bahwa pembelajaran berdiferensiasi bukanlah proyek sesaat, melainkan fondasi untuk membangun sekolah yang sehat, manusiawi, dan bermakna. Melalui seminar ini, STIU Wadi Mubarak tidak hanya memperkuat perannya sebagai institusi ilmu keislaman, tetapi juga tampil sebagai pelopor pendidikan berjiwa fitrah di tengah arus tantangan zaman.//Prince of Al Hambra/

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    KLIK Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2025-2026

  • Daurah Menghafal Shohih Bukhari & Muslim 2025

    Daurah Menghafal Shohih Bukhari & Muslim 2025

    Kesempatan emas bagi generasi muslim Indonesia, untuk meniti jalan para ulama terdahulu dalam membangun pondasi keilmuan:

    Imam Syafi’i berkata: “Saya telah hafal alqur’an pada usia tujuh tahun dan Saya telah hafal kitab muwattho’ pada usia sepuluh tahun”.
    Abdullah bin Imam Ahmad berkata: Abu Zur’ah Ar-Razi berkata : “ayahmu telah menghafal satu juta hadits”
    Dalam sebulan, para peserta akan dibimbing menghafal shohih Bukhari dan shohih Muslim secara intensif oleh para ulama Mekkah dan Madinah.
    (Ust. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I. Pengasuh Islamic center Wadi Mubarak)

    🏢💐 Fasilitas terbaik bagi peserta
    ✅ Gratis
    ✅ Hadiah bagi peserta yang berprestasi.
    ✅ Guru-guru terbaik dari mekkah dan madinah.
    ✅ Sertifikat
    ✅ Mendapatkan buku al-jam’u baina shohihain Isbily secara gratis

    🛠💐 Persyaratan Peserta
    ✔Peserta baru:
    👉 Putra
    👉 Hafal al-Qur’an 30 juz
    👉 Mampu berbahasa arab aktif/pasif
    👉 Lulus tes seleksi
    👉 Bersedia mengikuti pelaksanaan daurah sampai selesai.

    ✔Peserta lama:
    👉 Ujian hafalan yang pernah dihafal
    👉 Bersedia mengikuti pelaksanaan daurah sampai selesai.

    📎💐 Cara Pendaftaran
    Untuk memudahkan proses pendaftaran anda, kami hanya menerima pendaftaran via whatsapp.
    Ketik format:
    🖋 Peserta baru:
    Nama#ttl#pendidikan terakhir#alamat lengkap#no hp aktif, kirim ke ☎ 081808937742
    🖋 Peserta lama:
    Nama#alamat lengkap#jilid yang pernah dihafal# no hp, kirim ke ☎️ 081808937742

    🔊💐 Informasi Pendaftaran
    ☎ Abu Khadijah
    (081808937742)
    📞Kantor (02518257944)
    IG: ic.wadimubarak
    Website: www.wadimubarak.com
    🕌💐 Kantor Administrasi
    Islamic center wadi Mubarak
    Jl. Raya puncak, Kp. Goleah Rt. 01/Rw. 01
    Desa Kuta Kec. Megamendung
    Kab. Bogor – Jawa Barat
    Indonesia 16750

    🗒💐
    ✅ Pelaksanaan dauroh:
    26 Juni – 25 juli 2025

    ✅ Tempat daurah:
    Islamic Centre Wadi Mubarak, Bogor

    Silahkan share!!
    الدال على الخير كفاعله

  • Program Semarak Menghidupkan Al-Qur’an 2025 Disambut Antusiasme Masyarakat

    Program Semarak Menghidupkan Al-Qur’an 2025 Disambut Antusiasme Masyarakat

    Bogor, Wadimubarak.com – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) menghadirkan program unggulan bertajuk “Miracle of The Qur’an” dengan tagline Bil Qur’ani Nahya.

    Program yang digelar selama bulan Ramadhan 1446 H ini menargetkan 200.000 orang peserta, baik secara onsite di kampus ICWM maupun online. Program ini tujuan untuk meningkatkan interaksi masyarakat dengan Al-Qur’an, baik dari aspek mabani (tilawah dan tahfizh) maupun ma’ani (tafsir dan tadabbur).

    Baca juga:
    – Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an
    – Lawatan Ketua Yayasan Wadi Mubarak Ke Villingen-Schwenningen, Jerman – Wadi Mubarak
    – Muhammad Daud Taqwa, Wisudawan Mahad Sulthon Al-Islamy Sentul Miliki 3 (tiga) Sanad Al-Qur’an

    Ketua Program, Ustadz Zainal, S.E., Al-Hafizh menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya mendorong integrasi iman, ilmu, dan amal dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ingin membangun kehidupan masyarakat yang berbasis pada nilai-nilai Al-Qur’an dengan berbagai kegiatan yang dapat diakses oleh semua kalangan,” ujarnya.

    Salah satu program utama adalah Daurah Tahsin dan Tadabbur yang membahas Surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas, serta Ayat Kursi. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk seminar, tabligh akbar, kelas tahsin, serta klinik tahsin yang dapat diikuti secara offline maupun online melalui platform Zoom Meeting.

    Selain meningkatkan kualitas bacaan dan penghayatan masyarakat terhadap surah Al-Fatihah dalam rangka meningkatkan kualitas shalat, program ini bertujuan pula untuk mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an melalui kajian tadabbur yang kontekstual dan aplikatif serta meningkatkan interaksi masyarakat dengan Al-Qur’an melalui berbagai metode pembelajaran.

    Program ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari keluarga, komunitas, lembaga pendidikan, masjid, hingga instansi pemerintahan dan organisasi masyarakat.

    Kegiatan ini mencakup berbagai format, antara lain:

    • Daurah Online dengan pemateri para hafizh dan ahli Al-Qur’an, seperti KH Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., Syaikh Abdul Qowy, Lc., serta para pengajar dari STIU Wadi Mubarak.
    • Roadshow Daurah Offline di berbagai masjid, termasuk Masjid Astra, Masjid Alumni IPB, Masjid Andalusia Tazkia, dan beberapa masjid komunitas lainnya.
    • Kelas Tahsin Intensif yang diselenggarakan oleh para guru dan pengajar ICWM, baik dari pusat maupun cabang.

    Untuk memastikan kualitas program, kurikulum pelatihan dirancang secara sistematis, mencakup Tahsin Daurah Online, Tahsin Kelas Kecil, Tadabbur QS Al-Fatihah, Mu’awwidzat, dan Ayat Kursi, serta Program Pengambilan Sanad Al-Fatihah.

    Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kepesertaan, dapat menghubungi Pusat Layanan Informasi Graha Qur’an Wadi Mubarak melalui WhatsApp di https://wa.me/6285219808250

    Pelaksanaan program ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. lebih dari 600 orang warga sekitar Wadi Mubarak hadir di hari pertama Ramadhan dan berlanjut di hari kedua dan ketiga lebih dari 5000 orang telah ikut berpartisipasi secara on site di masjid dan kelas-kelas Islamic Center Wadi Mubarak.//Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    KLIK Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2025-2026

  • Terharu! Ketua Umum PP Muhammadiyah Takjub dengan Hafalan Al-Qur’an Anak-Anak di Wadi Mubarak

    Terharu! Ketua Umum PP Muhammadiyah Takjub dengan Hafalan Al-Qur’an Anak-Anak di Wadi Mubarak

    Bogor, Wadimubarak.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si., beserta istri melakukan kunjungan ke Islamic Center Wadi Mubarak pada Rabu (19/02/2025).

    Dalam kunjungan tersebut, didampingi Rektor Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi, Dr. H. Jaenudin, S.Ag., M.Pd., beliau meninjau secara langsung kegiatan belajar mengajar di Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) dan Madrasah Ibtidaiyah Tahfizh (MIT) Sahabat Qur’an di lingkungan Wadi Mubarak.

    Rasa haru dan kagum terpancar dari beliau saat melihat para santri yang masih berusia dini dan sekolah dasar sudah mampu membaca serta menghafal Al-Qur’an dengan baik dan lancar.

    “Saya terharu, anak umur segitu dapat membaca dan menghafal Qur’an,” ungkap beliau yang menyampaikan ketakjubannya pada anak-anak usia dini yang sudah memiliki hafalan 1-3 juz Al-Qur’an.

    Baca juga:
    – Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an
    – Lawatan Ketua Yayasan Wadi Mubarak Ke Villingen-Schwenningen, Jerman – Wadi Mubarak
    – Muhammad Daud Taqwa, Wisudawan Mahad Sulthon Al-Islamy Sentul Miliki 3 (tiga) Sanad Al-Qur’an

    Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak Bogor, KH. Dr. Didik Heriyanto, Lc., M.P.I., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan beliau dan berharap menjadi bara penyemangat bagi civitas Wadi Mubarak.

    Selain memberikan apresiasi terhadap sistem pembelajaran di TAUD dan MIT, Ketua Umum PP Muhammadiyah juga berkesempatan memberikan tausiyah kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU WM).

    Dalam tausiyahnya, beliau menyebutkan banyak tokoh muslim dari jaman keemasan di abad-abad awal perkembangan Islam agar menjadi contoh bagi mahasiswa dalam memperdalam ilmu agama dan menjadi Rosyikhuna fil’ilmi (orang-orang yang mendalami pengetahuannya).

    Di akhir kunjungan, beliau mengungkapkan rencana untuk menjalin kerja sama yang lebih erat antara PP Muhammadiyah dan Islamic Center Wadi Mubarak dalam pengembangan kurikulum berbasis tahfizh.

    Kunjungan ini ditutup dengan penyerahan salah satu karya beliau, buku berjudul “Gerakan Islam Berkemajuan” setebal 750 halaman, yang disusun dalam kurun waktu satu tahun.

    Dengan penuh rasa haru, Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak berharap bahwa cendera mata yang diberikan dapat menjadi simbol persahabatan antara kedua lembaga. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan generasi muda muslim Indonesia yang semakin mencintai dan memahami Al-Qur’an sebagai pedoman hidup mereka. //Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    KLIK Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2025-2026