Penulis: Editor Wadi Mubarak

  • STIU Wadi Mubarak Bogor Selenggarakan Daurah Tadabbur Al-Qur’an dan I’jaz Al-Ilmi

    STIU Wadi Mubarak Bogor Selenggarakan Daurah Tadabbur Al-Qur’an dan I’jaz Al-Ilmi

    Bogor, 11 Januari 2026 — Dalam rangka menguatkan tradisi keilmuan dan menghidupkan atmosfer akademik di lingkungan kampus, Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) Wadi Mubarak Bogor menyelenggarakan kegiatan Daurah Tadabbur Al-Qur’an dan I’jaz Al-Ilmi fii Al-Qur’an wa As-Sunnah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 11 Januari 2026, bertempat di Masjid Jami’ Wadi Mubarak, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

    Daurah ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga kesinambungan proses pembinaan keilmuan mahasiswa, meskipun berada di tengah masa liburan Semester Ganjil. STIU Wadi Mubarak memandang bahwa proses pendidikan tidak berhenti pada ruang kelas formal, melainkan harus terus berjalan melalui berbagai aktivitas akademik yang mendorong pendalaman ilmu, perluasan wawasan, dan penguatan paradigma berpikir Islami.

    Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa STIU Wadi Mubarak dari berbagai tingkat dengan penuh antusias. Sejak awal hingga akhir acara, suasana masjid dipenuhi oleh nuansa ilmiah yang kondusif, mencerminkan semangat mahasiswa dalam menelaah Al-Qur’an tidak hanya sebagai kitab ibadah, tetapi juga sebagai sumber ilmu pengetahuan dan inspirasi peradaban.

    Kampus Tahfizh Bogor

    Menghadirkan Pakar I’jaz Al-Ilmi

    Dalam daurah ini, STIU Wadi Mubarak menghadirkan Dr. Ihsan bin Ali Abu Al-Khoir, seorang dosen, pembina, sekaligus pengelola Yayasan Manajemen dan Pengembangan Wakaf di Kerajaan Arab Saudi. Dr. Ihsan dikenal sebagai salah satu pakar dalam bidang I’jaz Al-Ilmi, yaitu kajian tentang kemukjizatan ilmiah dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, sebuah disiplin yang mengkaji keterkaitan antara wahyu dan fenomena alam serta temuan sains modern.

    Pemilihan Dr. Ihsan sebagai pemateri dinilai sangat relevan dengan karakter akademik STIU Wadi Mubarak yang berfokus pada kajian Al-Qur’an, tafsir, dan Ushuluddin. Melalui keahliannya, mahasiswa tidak hanya diajak memahami teks-teks wahyu secara normatif, tetapi juga dilatih untuk melihat Al-Qur’an sebagai kitab yang mengandung petunjuk ilmiah dan landasan epistemologis bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

    Al-Qur’an dan Mukjizat Ilmiah

    Dalam penyampaian materinya, Dr. Ihsan menjelaskan bahwa salah satu keistimewaan utama Al-Qur’an adalah adanya mukjizat ilmiah yang terus terbukti kebenarannya seiring berkembangnya ilmu pengetahuan modern. Ia menegaskan bahwa banyak fenomena alam, struktur kosmos, proses penciptaan manusia, serta hukum-hukum alam yang baru diungkap oleh para ilmuwan dalam beberapa dekade terakhir, sejatinya telah disinggung atau diisyaratkan dalam Al-Qur’an sejak lebih dari 14 abad yang lalu.

    “Al-Qur’an menjelaskan tentang keajaiban alam dan apa yang ada di dalamnya dengan cara yang menakjubkan. Sayangnya, sering kali umat Islam sendiri tidak mengambil ibrah dan pelajaran darinya, sementara masyarakat Barat justru memberikan perhatian besar terhadap fenomena-fenomena tersebut dan menjadikannya sebagai landasan pengembangan sains dan teknologi,” ujar Dr. Ihsan dalam salah satu sesi pemaparannya.

    Ia menambahkan bahwa kajian I’jaz Al-Ilmi bukan sekadar upaya membuktikan kebenaran Al-Qur’an secara ilmiah, tetapi juga berfungsi untuk membangkitkan kembali semangat intelektual umat Islam. Dengan memahami bahwa wahyu dan akal tidak bertentangan, mahasiswa diharapkan memiliki keyakinan epistemologis yang kokoh bahwa Islam adalah agama yang mendorong pencarian ilmu dan pengembangan peradaban.

    Kampus Tahfizh Bogor

    Metode Interaktif dan Diskusi Ilmiah

    Daurah ini dikemas dengan metode interaktif, memadukan penyampaian materi, penjelasan konseptual, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Pola komunikasi dua arah ini memungkinkan mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan, mengkritisi, dan mendalami isu-isu yang dibahas secara lebih mendalam.

    Mahasiswa terlihat aktif berdiskusi, khususnya ketika membahas contoh-contoh ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan penciptaan alam semesta, fenomena biologis, serta hukum-hukum fisika. Interaksi ini menunjukkan bahwa kegiatan daurah tidak hanya bersifat ceramah satu arah, tetapi menjadi ruang dialog akademik yang hidup dan produktif.

    Membangun Tradisi Keilmuan Qur’ani

    Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, STIU Wadi Mubarak Bogor menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang berlandaskan Al-Qur’an. Kampus berupaya membentuk mahasiswa yang tidak hanya kuat dalam aspek spiritual dan hafalan, tetapi juga memiliki kedalaman intelektual, kemampuan analisis, dan kerangka berpikir yang ilmiah.

    Kegiatan daurah ini juga menjadi bagian dari visi STIU Wadi Mubarak dalam melahirkan generasi ulama dan cendekiawan Muslim yang mampu menjembatani antara tradisi keilmuan Islam klasik dengan tantangan ilmu pengetahuan modern. Dengan demikian, lulusan STIU diharapkan mampu berperan aktif dalam pengembangan ilmu, dakwah, dan pembangunan peradaban Islam yang relevan dengan konteks zaman.

    Harapan dan Tindak Lanjut

    Pihak kampus berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda rutin dalam kalender akademik STIU Wadi Mubarak. Dengan menghadirkan para pakar dari dalam dan luar negeri, mahasiswa diharapkan semakin terbuka wawasannya serta memiliki jaringan keilmuan yang luas.

    Daurah Tadabbur Al-Qur’an dan I’jaz Al-Ilmi ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa STIU Wadi Mubarak Bogor tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga serius dalam membangun ekosistem keilmuan yang dinamis, kritis, dan berakar kuat pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui
    Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak
    https://wa.me/62 813-8324-9346

  • Islamic Center Wadi Mubarak Hadirkan TK di Tanjungsari Sumedang Lewat TAUD SaQu Darul Iman

    Islamic Center Wadi Mubarak Hadirkan TK di Tanjungsari Sumedang Lewat TAUD SaQu Darul Iman

    Kawasan Perumahan Klaras Grand Village, Dusun Ciluluk, Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kab. Sumedang, menjadi saksi lahirnya sebuah tonggak penting dalam penguatan syiar Islam dan pendidikan berbasis nilai Qur’ani. Peresmian Masjid Darul Iman yang dilaksanakan dengan khidmat turut menandai hadirnya TK di Tanjungsari Sumedang melalui TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman, sebuah lembaga pendidikan anak usia dini yang mengusung konsep tahfizh Al-Qur’an, adab Islami, serta pembelajaran holistik sejak usia dini.

    Hadirnya masjid dan lembaga pendidikan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata sinergi antara ibadah, dakwah, dan pendidikan. Bagi masyarakat sekitar, kehadiran Masjid Darul Iman dan TAUD SaQu menjadi jawaban atas kebutuhan spiritual dan pendidikan Islam, khususnya bagi orang tua yang selama ini mencari TK di Tanjungsari Sumedang dengan pendekatan Qur’ani yang kuat dan berkesinambungan.

    Tanjungsari: Kawasan Strategis dengan Kebutuhan Pendidikan Islam yang Meningkat

    Kecamatan Tanjungsari dikenal sebagai salah satu wilayah strategis di Kabupaten Sumedang. Sejak diresmikannya Tol Cisumdawu, kawasan ini mengalami peningkatan mobilitas, pertumbuhan hunian, serta perkembangan komunitas masyarakat baru, khususnya keluarga muda muslim. Kondisi ini secara langsung meningkatkan kebutuhan akan fasilitas ibadah dan pendidikan Islam yang berkualitas.

    Di tengah pesatnya pembangunan perumahan, kehadiran masjid yang representatif menjadi pusat spiritual yang sangat dinanti. Masjid Darul Iman hadir sebagai fondasi utama pembinaan keislaman masyarakat, sekaligus menjadi pusat aktivitas ibadah, dakwah, dan pendidikan. Lebih dari itu, kehadiran lembaga pendidikan seperti TAUD SaQu Wadi Mubarak sebagai TK di Tanjungsari Sumedang yang programnya dikhususkan untuk anak usia dini di lingkungan masjid memperkuat peran masjid sebagai pusat peradaban Islam.

    TK di Tanjungsari Sumedang3

    Bagi banyak orang tua, menemukan TK di Tanjungsari Sumedang yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pembinaan akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, menjadi kebutuhan mendesak. TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan konsep pendidikan terintegrasi antara sekolah dan masjid.

    Prosesi Peresmian: Simbol Kolaborasi Umat, Pemerintah, dan Pengembang

    Prosesi peresmian Masjid Darul Iman berlangsung khidmat dan sarat makna. Acara diawali dengan doa bersama dan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema, menciptakan suasana spiritual yang mendalam. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari pihak pengembang perumahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah.

    Mewakili Wakil Gubernur Jawa Barat, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Provinsi Jawa Barat, Andri Kustria Wardana, hadir secara langsung dan menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta. Bantuan tersebut berasal dari zakat ASN Provinsi Jawa Barat yang disalurkan melalui Baznas, sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan masjid dan penguatan syiar Islam di kawasan hunian baru.

    Dalam sambutannya, Andri menegaskan bahwa pembangunan masjid tidak berhenti pada bangunan fisik semata. Ia menekankan pentingnya pengelolaan masjid secara profesional dan berkelanjutan melalui tiga pilar utama: Idarah (manajemen dan administrasi), Imarah (pemakmuran masjid melalui aktivitas ibadah dan keumatan), serta Riayah (pemeliharaan sarana dan prasarana).

    Tokoh masyarakat setempat, H. Umuh Muchtar, turut menyampaikan harapannya agar Masjid Darul Iman dapat menjadi pusat persatuan umat dan wadah pembinaan spiritual serta sosial masyarakat Tanjungsari. Kehadiran masjid dan sekolah TK di Tanjungsari Sumedang ini dinilai mampu memperkuat identitas keislaman warga, khususnya di lingkungan perumahan baru.

    TK di Tanjungsari Sumedang6

    TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman: Visi, Kurikulum & Konsep

    Seiring dengan peresmian masjid, TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman, lembaga pendidikan anak usia dini untuk jenjang TK di Tanjungsari Sumedang secara resmi diperkenalkan kepada masyarakat. Lembaga ini merupakan bagian dari jaringan pendidikan SaQu yang dikenal dengan fokus pada tahsin, tahfizh, dan pembinaan adab Islami sejak usia dini.

    TAUD SaQu hadir sebagai alternatif TK di Tanjungsari Sumedang yang mengedepankan pembentukan karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Dengan lokasi yang berdampingan langsung dengan masjid, anak-anak dibiasakan berada dalam lingkungan Islami yang konsisten antara kegiatan belajar dan ibadah.

    Visi utama TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman adalah mencetak generasi kecil yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, mandiri, serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan zaman. Visi ini diwujudkan melalui kurikulum yang dirancang secara matang dan terintegrasi.

    Kurikulum TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman memadukan berbagai aspek pendidikan anak usia dini dengan landasan nilai Islami yang kuat. Beberapa komponen utama kurikulum meliputi:

    • Pembelajaran tahfizh Qur’an sejak usia dini
    • Pola Asuh Qur’anic Parenting yang menanamkan adab, akhlak, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an
    • Fun Learning Islami dengan metode bermain edukatif, pengembangan kreativitas, dan pendekatan integratif
    • Bilingual (Arabic & English) untuk mempersiapkan anak menghadapi tantangan global
    • Pendidikan karakter & kepemimpinan muslim, yang membentuk anak tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga tangguh dalam iman serta berjiwa sosial

    Konsep ini menjadikan TAUD SaQu sebagai TK di Tanjungsari Sumedang yang tidak hanya menyiapkan anak secara akademik, tetapi juga membangun fondasi iman dan akhlak yang kokoh sejak dini.

    Sambutan Masyarakat & Harapan Orang Tua

    TK di Tanjungsari Sumedang2

    Respon masyarakat dan orang tua sangat positif terhadap hadirnya masjid dan sekolah ini. Beberapa orang tua menyampaikan bahwa kehadiran TAUD SaQu Wadi Mubarak sebagai TK di Tanjungsari Sumedang terasa sangat membantu, apalagi jarak ke sekolah Islam di kota bisa menjadi kendala. Kini mereka bisa memperoleh pendidikan Qur’ani kualitas tinggi tanpa harus bermobilisasi jauh.

    Sejumlah orang tua mengatakan bahwa mereka telah mendaftar anak-anaknya sejak sesi trial class dibuka, karena pendaftaran resmi sudah dibuka dan kuota terbatas. Semangat mereka ditunjukkan melalui kehadiran saat peresmian dan antusiasme mengikuti tur fasilitas serta perkenalan kurikulum.

    Beberapa testimoni menyebutkan bahwa mereka merasa kehidupan spiritual anak akan lebih konsisten jika pendidikan sejak dini dibangun dalam lingkungan masjid & sekolah yang seiring. Bagi orang tua yang mencari TK di Tanjungsari Sumedang dengan atmosfer Islami yang kuat, konsep ini menjadi daya tarik utama.

    Relevansi Lokal: Tanjungsari – Sumedang

    Kecamatan Tanjungsari sendiri memiliki karakteristik strategis. Dengan potensi pertumbuhan hunian dan aksesibilitas yang membaik, kawasan ini kian menarik bagi pengembangan fasilitas sosial seperti pendidikan dan keagamaan.

    Masjid Darul Iman, Klaras Grand Village telah diberitakan sebagai simbol kolaborasi antara pengembang, masyarakat, dan pemerintah untuk memperkuat syiar Islam di wilayah hunian.

    Banyak orang tua menyampaikan bahwa selama ini mereka harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan pendidikan Islam berkualitas bagi anak-anaknya. Kini, keberadaan TK di Tanjungsari Sumedang yang terintegrasi dengan masjid memberikan solusi yang lebih dekat, nyaman, dan berkualitas. Karena sebelumnya mungkin harus menempuh jarak jauh ke kota atau daerah sekitarnya.

    Sebagai TK di Tanjungsari Sumedang yang berbasis masjid dan kurikulum Qur’ani, TAUD SaQu diharapkan menjadi rujukan pendidikan Islam anak usia dini di Kabupaten Sumedang. Ke depan, lembaga ini berpotensi melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan emosional.

    TK di Tanjungsari Sumedang4

    Penutup & Harapan

    Peresmian Masjid dan TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman menandai babak baru dalam perjalanan syiar Islam & pendidikan Qur’ani jenjang TK di Tanjungsari Sumedang. Keberadaan lembaga ini adalah langkah nyata dalam menyiapkan generasi Qurani sejak usia dini. Dengan kurikulum At Tibyan yang dirancang oleh para ulama Makkah dan Madinah, anak-anak tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga meneladani adab, akhlak, dan kecintaan kepada Allah sejak dini.

    TK di Tanjungsari Sumedang8

    Bagi para orang tua yang mencari TK di Tanjungsari Sumedang dan ingin menghadirkan pendidikan Islami yang berfokus pada tahsin dan tahfizh sejak usia 3–5 tahun, TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman kini telah membuka pendaftaran santri baru tahun ajaran 2026/2027.

    📍 Lokasi: TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman, Klaras Grand Village, Tanjungsari, Sumedang
    📆 Usia penerimaan: 3–5 tahun
    📖 Program unggulan: Tahsin & Tahfizh Al-Qur’an, Adab Islami, Life Skill Qurani, Kurikulum Ulama Madinah
    📞 Informasi & Pendaftaran:
    Hubungi admin resmi TAUD SaQu Darul Iman di WhatsApp: +62 855-4506-7860

    Harapan besar diteguhkan agar lembaga ini dapat menjadi pusat pendidikan Islam terbaik di Kabupaten Sumedang, menjadi rujukan bagi orang tua yang mencari sekolah Islam berkualitas sejak usia dini. Dengan dukungan masyarakat, dan manajemen yang profesional, TAUD SaQu Wadi Mubarak dapat berkembang secara berkelanjutan.

    Dengan dukungan masyarakat, manajemen profesional, dan sinergi masjid-sekolah yang kuat, besar harapan lembaga ini dapat tumbuh berkelanjutan dan menjadi pusat pendidikan Islam terbaik di Kabupaten Sumedang. Semoga kehadirannya TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman, sebagai TK di Tanjungsari Sumedang dapat membawa keberkahan dan melahirkan generasi Qur’ani yang menjadi rahmat bagi lingkungan Tanjungsari dan sekitarnya.

    TK di Tanjungsari Sumedang
    TK di Tanjungsari Sumedang5
    TK di Tanjungsari Sumedang7
  • TK Terbaik di Tanjungsari, Jalankan Trial Class Perdana

    Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecintaan belajar, dan kedekatan anak dengan nilai-nilai keislaman. Kesadaran inilah yang melatarbelakangi diselenggarakannya Program Trial Class TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman, sebuah kegiatan pengenalan pembelajaran yang dirancang khusus untuk memberikan gambaran nyata kepada orang tua tentang proses pendidikan yang akan dijalani anak-anak mereka.

    Program trial class ini dilaksanakan dalam dua batch, yaitu Ahad, 21 Desember 2025 (Batch 1) dan Senin, 22 Desember 2025 (Batch 2), bertempat di lingkungan TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman yang asri dan ramah anak. Antusiasme wali murid terlihat sejak awal kegiatan, mencerminkan besarnya harapan orang tua terhadap pendidikan Islam yang berkualitas dan berkelanjutan.

    Tujuan Trial Class: Mengenal Anak Secara Menyeluruh

    Trial class bukan sekadar kelas percobaan, melainkan bagian dari proses awal untuk mengenal anak secara lebih mendalam. Sebagai TK terbaik di Tanjungsari, TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman, trial class dirancang sebagai sarana observasi dua arah: guru mengenali potensi, kesiapan, dan karakter anak, sementara orang tua dapat menyaksikan langsung bagaimana metode pembelajaran diterapkan.

    Pendekatan ini menjadi pembeda utama TAUD SaQu Wadi Mubarak sebagai TK terbaik di Tanjungsari dibandingkan lembaga pendidikan lain. Anak tidak “dipaksa menyesuaikan diri dengan sistem”, melainkan sistem pembelajaran yang disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak. Inilah yang menjadikan TAUD SaQu sering disebut sebagai TK terbaik di Tanjungsari oleh para wali murid yang telah merasakan langsung proses pendidikannya.

    Suasana Kelas yang Menyenangkan dan Aman Secara Emosional

    Selama trial class berlangsung, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas yang dikemas secara menyenangkan. Mulai dari pembukaan dengan doa bersama, murojaah ringan, permainan motorik, hingga aktivitas kreatif yang merangsang daya pikir dan imajinasi anak.

    Yang menarik, hampir tidak terlihat anak yang merasa tertekan atau enggan mengikuti kegiatan. Sebaliknya, banyak anak yang justru enggan berhenti bermain dan belajar saat waktu trial class usai. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang aman secara emosional memiliki peran besar dalam menumbuhkan rasa cinta anak terhadap sekolah.

    Guru-guru TAUD SaQu Darul Iman berperan bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang penuh empati. Dengan rasio guru dan murid yang ideal, setiap anak mendapatkan perhatian yang cukup, sehingga proses belajar berlangsung secara personal dan bermakna.

    Kurikulum Terstruktur dan Berjenjang

    Salah satu hal yang dijelaskan secara terbuka kepada wali murid selama trial class adalah konsep pendidikan berjenjang selama tiga tahun di TAUD SaQu Darul Iman. Kurikulum disusun secara sistematis agar capaian pembelajaran tidak bersifat instan, melainkan bertahap dan berkelanjutan.

    Fokus utama pembelajaran meliputi:

    • Penanaman adab dan karakter Islami
    • Pengenalan Al-Qur’an secara bertahap
    • Pengembangan kemandirian dan tanggung jawab
    • Stimulasi kognitif, bahasa, dan motorik
    • Pembiasaan ibadah sesuai usia anak

    Pendekatan ini membuat TAUD SaQu Darul Iman dikenal sebagai TK terbaik di Tanjungsari yang tidak hanya menekankan hasil akademik, tetapi juga proses pembentukan karakter jangka panjang.

    Peran Orang Tua dalam Proses Pendidikan

    Trial class juga menjadi momen penting untuk membangun kesepahaman antara lembaga dan orang tua. TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman menempatkan orang tua sebagai mitra utama dalam pendidikan anak. Oleh karena itu, selama kegiatan berlangsung, wali murid mendapatkan penjelasan terkait filosofi pendidikan, target pembelajaran, serta peran yang diharapkan dari keluarga di rumah.

    Diskusi yang terbangun berlangsung hangat dan terbuka. Banyak orang tua menyampaikan apresiasi karena merasa dilibatkan sejak awal, bukan hanya sebagai pihak yang “menitipkan anak”, tetapi sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.

    Pendekatan kolaboratif inilah yang membuat kepercayaan wali murid terus tumbuh dan menjadikan TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman sebagai rujukan TK terbaik di Tanjungsari bagi keluarga yang menginginkan pendidikan Islam berkualitas.

    Hasil Observasi dan Evaluasi Anak

    Setelah trial class selesai, tim pendidik melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap peserta. Evaluasi tidak semata-mata menilai kemampuan akademik, melainkan juga aspek:

    • Daya fokus
    • Kematangan emosi
    • Kemampuan bersosialisasi
    • Respons terhadap instruksi
    • Kenyamanan anak di lingkungan sekolah

    Hasil observasi ini kemudian menjadi dasar komunikasi lanjutan dengan wali murid, agar keputusan pendidikan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan anak.

    Antusiasme dan Harapan ke Depan

    Kesuksesan pelaksanaan Trial Class Batch 1 dan Batch 2 menunjukkan bahwa kebutuhan akan pendidikan anak usia dini yang terarah dan bernilai Islam semakin tinggi. Banyak wali murid menyampaikan bahwa trial class ini memberikan gambaran nyata, bukan sekadar promosi, tentang bagaimana anak mereka akan belajar dan tumbuh di TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman.

    Dengan pendekatan yang humanis, kurikulum yang terstruktur, serta lingkungan belajar yang kondusif, tidak berlebihan jika TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman terus mengukuhkan posisinya sebagai TK terbaik di Tanjungsari yang berkomitmen mencetak generasi beradab, cinta Al-Qur’an, dan siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

    Program Trial Class TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman bukan hanya agenda pengenalan sekolah, tetapi sebuah proses awal yang sarat makna. Melalui kegiatan ini, anak dikenalkan pada dunia belajar yang menyenangkan, orang tua mendapatkan kejelasan visi pendidikan, dan lembaga memastikan bahwa setiap anak yang diterima benar-benar siap menjalani proses pendidikan secara utuh.

    Semoga ikhtiar ini menjadi wasilah lahirnya generasi shalih dan shalihah yang kokoh dalam iman, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan yang mendalam terhadap ilmu dan Al-Qur’an.


    🎓 TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman | TK Terbaik di Tanjungsari, Sumedang 🏫

    Sekarang tidak perlu bingung lagi untuk mencari TK terbaik di Tanjungsari yang unggul & berkualitas, karena jawabannya ada di TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman. Sekolah TK idaman ibu-ibu sholihah yang kurikulumnya dirancang Ulama Madinah & telah teruji efektif di 14 negara.

    📩 Info & pendaftaran:
    0855-4506-7860 (Edu Consultant TAUD SaQu)

  • Informasi PSMB Wadi Mubarak 2026-2027

    Informasi PSMB Wadi Mubarak 2026-2027

    ﷽

    INFORMASI PENERIMAAN SANTRI/WATI DAN MAHASISWA/I BARU
    ISLAMIC CENTER WADI MUBARAK
    TAHUN AJARAN 2026-2027

    📜 JENJANG PENDIDIKAN:

    🔳 Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIUWM) Pogram Studi Ilmu Al-Qur’an & Tafsir (S-1) untuk Putra dan Putri.

    🔳 Program Kaderisasi Muhaffizh (PKM WM)
    (Program Tahfizh untuk Tamatan SMA/MA khusus Putra)

    🔳 Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School
    (Program Formal untuk tingkat SMP dan SMA Tahfizh khusus Putri)

    🔳 MTs dan MA Wadi Mubarak
    (Program Tahfizh dan Formal khusus Putra)

    🔳 Program Tahfizh Intensif Putra
    (Program non-formal untuk tingkat SMP dan SMA khusus Putra)

    🔳 Ma’had Tahfizh Intensif Imtiaz Putri
    (Program Tahfizh usia 12 s/d 23 tahun khusus Putri)

    ⏬ INFO LENGKAP ⏬

    https://linktr.ee/wadimubarak

    📳 NARAHUBUNG

    WhatsApp: +6285883576234
    https://wa.me/6285883576234
    Telepon: 0251-8257944
    (Jam Operasional Ahad-Jum’at Pukul: 08.00-16.00 WIB)

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui
    Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak
    https://wa.me/62 813-8324-9346

  • Wali Kota Banjarbaru Hadiri Peresmian Masjid dan Gedung Islamic Center Wadi Mubarak Banjarbaru

    Wali Kota Banjarbaru Hadiri Peresmian Masjid dan Gedung Islamic Center Wadi Mubarak Banjarbaru

    Banjarbaru, Wadimubarak.com – Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak meresmikan Masjid dan Gedung Cabang Banjarbaru pada Kamis (6/11/2025) di Komplek Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak Banjarbaru, Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

    Peresmian ini dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, yang melakukan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita bersama Syaikh Bandar bin Sholih Al-Syuway’ir, salah satu donatur utama pembangunan lembaga.

    Baca juga:
    – Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an

    – Wadi Mubarak Anugerahkan Sanad Al-Qur’an kepada 17 Mahasiswa STIU

    Acara ini juga disaksikan oleh Anggota DPR RI Dapil Kalteng, KH. Iwan Kurniawan, SH. M.Si., Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru H. Mukhlis Ridhani, S.Ag., M.H., tokoh agama setempat, serta H. Toyyibatun, yang telah mewakafkan tanah seluas 3,7 hektare untuk pendirian Islamic Center dan Pesantren Wadi Mubarak Banjarbaru.

    Dukungan dari berbagai pihak ini menjadi bukti nyata sinergi masyarakat dalam mewujudkan lembaga pendidikan Islam yang unggul.

    Dalam sambutannya Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc,. M.P.I., menjelaskan bahwa ICWM Banjarbaru ini telah berdiri sejak November 2024 dan saat ini telah membuka jenjang Tsanawiyah dan Aliyah, dengan rencana pengembangan jenjang Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) hingga perguruan tinggi.

    Dengan berdirinya Islamic Center dan Pesantren Wadi Mubarak Banjarbaru, beliau berharap lembaga ini menjadi wadah memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat silaturahmi umat, serta melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan mencintai nilai-nilai Islam.

    Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby menyampaikan dalam sambutannya bahwa Islamic Center Wadi Mubarak bukan hanya tempat belajar, tetapi juga pusat pembinaan umat dan lahirnya generasi Qur’ani yang berilmu, dan berakhlak mulia sehingga diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitarnya.

    Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam membangun pendidikan Islam yang berkualitas dan berkarakter di Kota Banjarbaru.

    Acara ini ditutup dengan ramah tamah dan peninjauan fasilitas yang ada di ICWM Banjarbaru. //AL.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui
    Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak
    https://wa.me/62 813-8324-9346

  • Tangis Bahagia & Doa Syukur Warnai Pertemuan Wali Santriwati Angkatan 4 Setelah Karantina Tahfizh 3 Bulan

    Tangis Bahagia & Doa Syukur Warnai Pertemuan Wali Santriwati Angkatan 4 Setelah Karantina Tahfizh 3 Bulan

    Megamendung – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti aula besar Mahabbah Boarding School ketika Pertemuan Wali Santriwati Angkatan 4 resmi digelar. Acara ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu setelah para santriwati menyelesaikan program karantina tahfizh intensif selama 3 bulan penuh, di mana selama masa karantina mereka tidak diperkenankan dijenguk atau dihubungi orang tua.

    Pertemuan ini menjadi simbol pengorbanan, transformasi spiritual, dan sinergi antara orang tua dan lembaga dalam mendidik generasi Qur’ani, bukan sekedar ajang silaturahmi semata. Di tengah gemuruh suara rindu dan tangis bahagia, para wali santriwati menyadari bahwa jarak dan waktu selama karantina menjadi saksi bagaimana hati santri tumbuh lebih kuat dan ikhlas. Momen ini sekaligus menjadi bukti nyata efektivitas kurikulum dan sistem pembinaan di Mahabbah, salah satu pesantren tahfizh putri SMP/SMA terbaik di Jawa Barat yang kian diminati.

    🎓 Karantina Tahfizh 3 Bulan: Ujian Hati & Konsistensi

    Program karantina tahfizh intensif memang dikenal sebagai salah satu model pembelajaran hafalan Al-Qur’an yang sangat disiplin. Di Mahabbah, santriwati Angkatan 4 menjalani masa karantina di lingkungan pesantren (boarding) selama tiga bulan, dengan pembatasan komunikasi ke luar sebagai bagian dari immersive learning.

    Selama masa karantina, semua komunikasi antara santriwati dengan orang tua dibatasi, demi memfokuskan perhatian penuh pada hafalan, muraja’ah (pengulangan), tahsin (perbaikan bacaan), dan muqabalah (evaluasi). Meski berat, metode ini terbukti efektif meminimalkan distraksi, memperkuat kedisiplinan, dan menumbuhkan kedekatan santri dengan Al-Qur’an.

    Beberapa wali murid sempat sedih di awal ketika dianjurkan untuk menjaga jarak—tak boleh jenguk, tak boleh menelepon kecuali dalam kondisi darurat. Tapi ketika pertemuan hari ini tiba, tangis bahagia sulit ditahan. Banyak orang tua menyebut bahwa pengalaman karantina ini menjadi momentum transformasi spiritual tidak hanya untuk santri, tetapi juga untuk orang tua.

    📅 Detail Kegiatan dan Acara Pertemuan

    Acara dimulai dengan sambutan dari pimpinan Mahabbah Boarding School, dilanjutkan pembacaan ayat suci, dan rapat inti bersama wali murid. Beberapa poin utama agenda:

    1. Laporan Perkembangan Santriwati
      Guru pembimbing dan tim tahfizh memaparkan kemajuan hafalan dan evaluasi bacaan setiap santriwati selama masa karantina.
    2. Sesi Testimoni Santriwati
      Para santriwati berbicara secara spontan tentang tantangan, suka duka, dan transformasi iman yang mereka alami. Ada yang awalnya gagap membaca Al-Qur’an, kini bisa tartil dengan lancar.
    3. Dialog Terbuka Wali Murid & Pihak Sekolah
      Orang tua diberi kesempatan mengajukan pertanyaan, menyampaikan harapan dan masukan. Pihak sekolah menjelaskan kurikulum lanjutan, program pembinaan karakter, dan jadwal tahfizh rutin.
    4. Doa Syukur & Penutup oleh Mudirah
      Doa bersama dipimpin oleh Ustazah Silmi Aziza Azmi, sebagai mudirah Mahabbah, meminta agar Allah memudahkan perjalanan santriwati di fase berikutnya.

    Acara ini ditutup dengan foto bersama, meski udara basah oleh air mata—air mata tangis bahagia karena proses yang dijalani akhirnya membuahkan hasil dan kehadiran kembali.

    💡 Makna & Nilai dari Program Karantina Tahfizh

    Pertemuan ini tidak hanya merayakan selesainya tahap karantina, tetapi juga menegaskan visi dan misi Mahabbah Boarding School: mencetak generasi qur’ani yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Beberapa nilai penting yang ditekankan:

    • Keteguhan dan pengorbanan: santri belajar bahwa setiap keberhasilan memerlukan pengorbanan.
    • Kemandirian spiritual: tanpa dukungan fisik dari orang tua selama 3 bulan, santri belajar bersandar lebih pada Allah.
    • Kepercayaan orang tua: wali murid menyerahkan amanah anak dengan penuh keikhlasan.
    • Sinergi orang tua & lembaga: pendidikan tahfizh bukan tugas satu pihak saja, tetapi kolaborasi dalam rangka mendidik generasi mencintai Al-Qur’an.
    • Transformasi hati: bukan hanya dalam hafalan, tetapi peningkatan keimanan, adab dan ketakwaan.

    Wali murid banyak mengaku terharu melihat perubahan anak—dari yang semula malu-malu atau pelan membaca Al-Qur’an, kini tampil lebih percaya diri dan penuh disiplin.

    🏫 Mahabbah Boarding School: Program & Keunggulan

    Mahabbah Boarding School adalah lembaga pendidikan Islam berkonsep boarding yang menitikberatkan pada keseimbangan antara akhlaq, hafalan Al-Qur’an, dan akademik unggul. Beberapa program unggulan:

    • Karantina tahfizh intensif
    • Tahsin bacaan Qur’an
    • Kurikulum terpadu: agama + sains + bahasa
    • Pembinaan karakter & leadership
    • Program dakwah, aktivitas sosial dan keislaman

    Melalui karantina tahfizh, santri akan ditempa dengan rutinitas disiplin tinggi: tilawah, muroja’ah, muqabalah, evaluasi, pembinaan ruhiyah serta pembiasaan adab harian dalam lingkungan asrama.

    Bagi orang tua yang sedang mencari informasi sekolah terbaik di kawasan Jawa Barat, Mahabbah Boarding School memberikan solusi komprehensif. Sekolah ini menawarkan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan spiritual dan akademis, menjadikannya pilihan utama di tengah padatnya pilihan sekolah, mulai dari Pesantren Tahfizh Khusus Putri Terbaik jenjang SMP dan SMA. Reputasi sebagai pondok modern yang berpegang teguh pada syariat menjadikannya destinasi pendidikan unggulan.

    🎯 Kesaksian Wali Murid & Harapan Masa Depan

    “Ini adalah ujian, bukan hanya bagi anak-anak kami yang sedang berjuang menghafal, tetapi juga ujian kesabaran dan keikhlasan bagi kami sebagai orang tua,” ujar Bapak Ahmad Fikri, salah satu wali santriwati dari Jakarta. “Kami mencari pesantren tahfizh putri terbaik yang tidak hanya fokus pada hafalan, tapi juga pada pembentukan tsiqoh (kepercayaan) dan kemandirian anak. Mahabbah telah membuktikan hal itu.”

    Pengorbanan selama tiga bulan tanpa kontak terbukti memberikan hasil yang mendalam pada mentalitas santriwati. Ibu Dian, yang datang dari luar Jawa, memuji perubahan pada putrinya.

    “Anak saya sekarang jauh lebih mandiri, disiplin waktu, dan yang paling utama, dia menjadi penenang hati kami di rumah dengan lantunan Qur’an. Dulu kami hanya mencari sekolah boarding putri biasa, kini kami menemukan tempat di mana akhlak dan ilmu dikuatkan,” kata Ibu Dian sambil menyeka air mata.

    Kedua orang tua menaruh harapan besar agar Mahabbah Boarding School terus mempertahankan & selalu berupaya meningkatkan kualitas program agar semakin banyak santriwati yang bisa merasakan transformasi ini.

    📩 Informasi & Pendaftaran Mahabbah Boarding School

    Bagi para orang tua dan calon santri yang tertarik bergabung di Mahabbah Boarding School, berikut informasi pendaftaran:

    • Tahun Ajaran: 2026/2027
    • Kuota Terbatas — harap segera mendaftar
    • Program Unggulan: Karantina Tahfizh Intensif, Tahsin, Karakter & Leadership, Kurikulum Islami + Akademik
    • Kontak Pendaftaran:
      WhatsApp: +62 895-3270-02283
      Website: wadimubarakofficial.id/mahabbah

    👉 Amankan tempat terbaik bagi putri Anda untuk menjadi generasi Qur’ani yang berkarakter mulia. Daftar sekarang sebelum kuota penuh.

    Semoga Mahabbah Boarding School terus menjadi tempat lahirnya generasi islami yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan siap menjadi cahaya iman di tengah masyarakat.

  • Belajar Mengaji dari Nol: Wadi Mubarak Gelar Kajian Tahsin Surat Al-Fatihah di Masjid Darul Iman Sumedang

    Belajar Mengaji dari Nol: Wadi Mubarak Gelar Kajian Tahsin Surat Al-Fatihah di Masjid Darul Iman Sumedang

    Tanjungsari, Sumedang — Dalam suasana pagi yang sejuk dan khusyuk, lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar menggema dari dalam Masjid Darul Iman, kawasan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Puluhan peserta dari berbagai kalangan hadir dalam Kajian Tahsin Surat Al-Fatihah yang diselenggarakan oleh tim Belajar Mengaji dari 0, bekerja sama dengan DKM Masjid Darul Iman.

    Acara yang berlangsung pada hari Sabtu pagi itu menghadirkan suasana haru sekaligus menggugah. Di antara peserta, tampak wajah-wajah penuh semangat dari para ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga para ayah muda yang datang dengan niat memperbaiki bacaan Al-Qur’an mereka — mulai dari huruf, makhraj, hingga tajwid yang benar.

    “Kami ingin mengajak masyarakat mencintai & banyak berinteraksi dengan Al-Qur’an. Tapi pada kenyataannya, minimnya minat baca atau interaksi kita dengan Al-Qur’an kerapkali terkendala kemampuan & pemahaman dalam membaca Al-Qur’an. Selain itu banyak di antara kita yang bisa membaca, tapi belum tentu benar membacanya,” ujar pengajar tahsin, Ustaz Dudi, S.Ag., dalam pemaparannya.

    📖 Al-Fatihah: Surat Paling Mulia, Namun Paling Sering Salah Dibaca

    Surat Al-Fatihah disebut sebagai Ummul Kitab — induk dari Al-Qur’an. Surat ini dibaca minimal 17 kali setiap hari dalam shalat lima waktu. Namun, sebagaimana dijelaskan oleh para pembimbing tahsin, masih banyak umat Islam yang belum menyadari kesalahan kecil dalam pelafalan atau panjang-pendek harakat yang dapat mengubah makna.

    Melalui program Belajar Mengaji dari 0, peserta dibimbing langsung memperbaiki bacaan ayat demi ayat dengan pendekatan yang mudah dipahami semua usia. Salah satu metode unggulan yang digunakan adalah talaqqi — yakni membaca langsung di hadapan guru agar bisa dikoreksi secara tepat.

    “Setiap huruf dari Al-Qur’an memiliki haknya masing-masing. Saat bacaan kita diperbaiki, bukan hanya kualitas tilawah yang meningkat, tapi juga kekhusyukan ibadah kita,” tambah Ustaz Dudi.

    Kegiatan tahsin ini menjadi magnet tersendiri bagi warga Sumedang, terutama di wilayah Tanjungsari dan sekitarnya. Banyak peserta mengaku, sejak mengikuti kelas ini, mereka lebih percaya diri membaca Al-Qur’an di rumah dan dalam shalat.

    🌼 Masjid Darul Iman, Pusat Dakwah dan Pendidikan Qur’ani di Tanjungsari

    Masjid Darul Iman, yang baru diresmikan 2 bulan lalu, kini menjadi salah satu pusat pembelajaran Al-Qur’an aktif di Tanjungsari, Sumedang. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga menjadi basis kegiatan pendidikan Qur’ani bagi anak-anak dan orang tua, mulai dari kelas tahsin & tahfizh untuk anak-anak, hingga kelas tahsin, tadabbur, dan fiqh untuk orang dewasa.

    Kegiatan Kajian Tahsin Surat Al-Fatihah ini juga menjadi salah satu langkah awal dalam membangun budaya Qur’ani di kawasan tersebut. Para pengurus DKM menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan Masjid Darul Iman sebagai rumah pembelajaran Al-Qur’an yang terbuka untuk semua kalangan.

    “Harapan kami, generasi muda Tanjungsari tumbuh dengan cinta pada Al-Qur’an. Tidak hanya bisa membaca, tapi juga mengamalkan,” ungkap Ustaz Hanif, DKM Masjid Darul Iman – Tanjungsari, yang turut menjadi pembina kegiatan ini.

    🌙 Belajar Mengaji dari Nol: Gerakan Kembali ke Al-Qur’an

    Program Belajar Mengaji dari 0 merupakan inisiatif dakwah dari para alumni Wadi Mubarak yang berfokus pada pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di kalangan masyarakat muslim perkotaan maupun pedesaan. Program ini telah menjangkau berbagai daerah di Jawa Barat dan kini menyapa masyarakat Sumedang melalui Masjid Darul Iman.

    Setiap pertemuan menghadirkan sesi praktik langsung, koreksi bacaan, dan pemahaman makna dari surat-surat pendek, dimulai dari Surat Al-Fatihah sebagai fondasi utama. Pendekatannya lembut, personal, dan penuh kasih — sangat membantu bagi mereka yang selama ini merasa malu mengaku belum lancar membaca Al-Qur’an.

    “Kami tidak menilai dari seberapa banyak hafalan, tapi seberapa besar keinginan untuk memperbaiki diri,” ujar salah satu mentor dari tim pengajar.

    Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat Sumedang akan pentingnya pendidikan Al-Qur’an sejak dini — termasuk bagi anak-anak mereka.

    🌱 Dari Orang Tua ke Anak: Warisan Terindah Adalah Al-Qur’an

    Banyak orang tua yang hadir dalam kajian ini merasa tergerak untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah Islam yang berorientasi pada pendidikan Qur’ani. Salah satu yang menjadi perhatian masyarakat Tanjungsari adalah TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman, yang berlokasi tak jauh dari masjid.

    Sekolah ini mengusung visi melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia dengan kurikulum berbasis Al-Qur’an dan sunnah. Para guru di TAUD SaQu dididik untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini, bukan sekadar menghafal, tapi juga menghayati maknanya.

    Dengan pendekatan Qur’anic Fun Learning, anak-anak belajar dalam suasana gembira, aktif, dan interaktif. Mereka tak hanya belajar membaca, tapi juga memahami kisah-kisah Al-Qur’an yang menginspirasi kehidupan sehari-hari.

    🕌 Masjid dan Sekolah: Dua Sayap Dakwah Islam di Sumedang

    Kerja sama antara DKM Masjid Darul Iman, Tim Belajar Mengaji dari 0, dan TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman mencerminkan sinergi ideal antara masjid dan lembaga pendidikan Islam. Keduanya menjadi pusat pembinaan umat — masjid sebagai sumber nilai dan spiritualitas, sekolah sebagai ruang tumbuhnya karakter dan ilmu.

    “Kami ingin agar setiap langkah anak dan orang tua di Tanjungsari berawal dari masjid. Dari sini lahir generasi Qur’ani yang siap menerangi dunia,” tutur Ustadz Didik dalam sesi penutupan kajian.

    📣 Untuk Anda yang Ingin Bergabung: Mari Jadi Bagian dari Gerakan Qur’ani

    Semangat belajar Al-Qur’an tidak berhenti di kajian ini saja. Tim Belajar Mengaji dari 0 telah membuka kelas lanjutan untuk masyarakat Sumedang yang ingin memperbaiki bacaan dan memahami Al-Qur’an dari dasar. Jadwal kegiatan dan pendaftaran dapat diakses langsung melalui pengurus DKM Masjid Darul Iman.

    Bagi para orang tua yang ingin mengenalkan pendidikan Qur’ani sejak dini kepada anaknya, TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman kini juga membuka pendaftaran Tahun Ajaran 2026/2027 dengan kuota terbatas.

    📞 Informasi & Pendaftaran:
    TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman
    📍 Tanjungsari, Sumedang
    📱 Hubungi edu consultant TAUD SaQu : +62 855-4506-7860

    Bismillah, semoga langkah kecil ini menjadi awal lahirnya generasi Qur’ani di bumi Sumedang — yang bukan hanya bisa membaca Al-Qur’an, tapi juga hidup bersamanya.🌿

  • TAUD SaQu Wadi Mubarak – Pondok Kopi Gelar Trial Class Seru

    TAUD SaQu Wadi Mubarak – Pondok Kopi Gelar Trial Class Seru

    Jakarta Timur – Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, akhlak, dan kecintaan anak kepada ilmu. Di tengah meningkatnya kebutuhan orang tua akan sekolah Islam yang berkualitas, TAUD SaQu Wadi Mubarak – Pondok Kopi hadir dengan program Trial Class & School Tour yang digelar khusus untuk memperkenalkan metode pembelajaran Qur’ani kepada anak-anak usia 2–4 tahun.

    Kegiatan trial class ini bukan hanya menjadi ajang bermain dan belajar, tetapi juga momentum bagi orang tua untuk menyaksikan langsung bagaimana Kurikulum At Tibyan yang dipadukan dengan konsep Qur’anic Parenting diterapkan di dalam kelas. Dengan mengusung tema “Pola Asuh Qur’ani dalam Mendidik Anak Cinta Al-Qur’an”, acara ini diharapkan mampu membuka wawasan keluarga muslim tentang pentingnya pendidikan Islam sejak dini.

    Kenapa Trial Class Penting untuk Orang Tua?

    Banyak orang tua yang masih ragu dalam memilih sekolah Islam terbaik bagi buah hatinya. Sebagian ingin anak mereka sejak dini sudah terbiasa dengan hafalan Qur’an, sebagian lain menginginkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada ilmu agama tetapi juga mengembangkan kecerdasan akademik, kreativitas, serta kemampuan sosial.

    Melalui program Qur’anic Fun Learning, TAUD SaQu Wadi Mubarak – Pondok Kopi menghadirkan pengalaman nyata bagaimana anak-anak belajar dengan suasana ceria, penuh kasih sayang, dan tetap berlandaskan pada nilai-nilai Qur’ani.

    “Trial class ini kami buat agar orang tua bisa menyaksikan dan merasakan sendiri atmosfer belajar yang Qur’ani. Anak-anak belajar, bermain, dan mengenal Qur’an dalam suasana gembira,” ungkap Ustaz Wandi Saputra, pengelola TAUD SaQu Wadi Mubarak – Pondok Kopi.

    Konsep Qur’anic Parenting: Mendidik dengan Kasih Sayang dan Adab

    Salah satu keunggulan TAUD SaQu (Tahfizh Anak Usia Dini SaQu) adalah pendekatan Qur’anic Parenting. Konsep ini mengajarkan bahwa pendidikan anak bukan hanya tentang transfer ilmu, melainkan juga pembiasaan adab, akhlak, serta kasih sayang.

    Di dalam trial class, para pendidik mengajak anak untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an melalui cara-cara sederhana seperti:

    • Mengulang hafalan pendek dengan nada ceria
    • Belajar doa harian dengan praktik langsung
    • Permainan motorik yang melatih kemandirian dan kerja sama
    • Lagu Islami yang memotivasi anak untuk mencintai Al-Qur’an

    Metode ini terbukti efektif membuat anak merasa senang dan tidak tertekan dalam belajar.

    Fun Learning: Belajar Jadi Menyenangkan

    Program Qur’anic Fun Learning di TAUD SaQu Pondok Kopi dirancang untuk memastikan bahwa anak-anak menikmati setiap proses belajar. Kegiatan ini menggabungkan unsur bermain, eksperimen sederhana, hingga kreativitas seni yang diselipkan dalam materi Islami.

    Di dalam kelas, guru tidak hanya bertindak sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang penuh kasih sayang. Dengan begitu, anak merasa nyaman, dihargai, dan lebih mudah menerima ilmu yang diberikan.

    Orang tua yang hadir dalam trial class juga diberikan ruang untuk berdiskusi mengenai pola asuh Islami, tantangan mendidik anak di era digital, serta strategi agar anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, dan cinta Qur’an.

    Lokasi Strategis di Pondok Kopi

    Berlokasi di dekat Kantor Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur, TAUD SaQu Wadi Mubarak – Pondok Kopi hadir sebagai solusi bagi orang tua yang ingin memberikan pendidikan Islam terbaik tanpa harus jauh dari pusat kota.

    Lokasi yang mudah dijangkau, lingkungan yang kondusif, serta fasilitas belajar yang memadai menjadi nilai tambah bagi sekolah ini. Para orang tua dari berbagai wilayah di Jakarta Timur & Bekasi hadir untuk mengikuti trial class, membuktikan besarnya antusiasme terhadap konsep pendidikan yang ditawarkan.

    Mengapa TAUD SaQu Wadi Mubarak Dipercaya Banyak Orang Tua?

    Di balik kegiatan trial class, terdapat filosofi besar yang dipegang teguh oleh Islamic Center Wadi Mubarak sebagai induk dari TAUD SaQu. Pendidikan Qur’ani sejak dini diyakini sebagai pondasi utama dalam membangun generasi yang kokoh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.

    Beberapa alasan mengapa TAUD SaQu menjadi pilihan banyak orang tua:

    1. Fokus pada Tahfizh Qur’an sejak usia dini
    2. Pendampingan adab dengan pola asuh Islami
    3. Metode bilingual (Arabic & English) untuk kesiapan global
    4. Fun Learning berbasis sains dan kreativitas
    5. Kurikulum yang dirancang ulama Madinah dan teruji di 14 negara

    “Kami ingin anak-anak muslim di Indonesia tumbuh dengan keseimbangan antara hafalan Qur’an, adab, dan kecerdasan akademik. Dengan begitu, mereka siap menjadi pemimpin masa depan yang beriman, cerdas, dan berkarakter Islami,” jelas Ustazah Zakiyah, guru pembimbing di TAUD SaQu Wadi Mubarak – Pondok Kopi.

    Respon Positif dari Orang Tua

    Dalam trial class yang digelar, banyak orang tua memberikan testimoni positif. Mereka merasa terbantu karena anak-anak dapat belajar dengan suasana ceria, tanpa paksaan, dan tetap dekat dengan nilai-nilai Islam.

    Salah seorang wali murid menyampaikan:
    “Anak saya terlihat sangat bahagia saat mengikuti kegiatan. Sebagai orang tua, saya jadi lebih yakin bahwa pendidikan Islami yang baik memang harus dimulai sejak usia dini. Insya Allah saya segera mendaftarkan anak untuk tahun ajaran baru.”

    Pendaftaran Tahun Ajaran 2026/2027

    Setelah mengikuti trial class, banyak orang tua langsung melakukan pendaftaran untuk tahun ajaran 2026/2027. Hal ini wajar karena kuota terbatas, sementara minat masyarakat semakin tinggi.

    Hanya tersisa beberapa seat terakhir yang bisa dipesan. Oleh karena itu, para orang tua disarankan segera menghubungi panitia pendaftaran agar tidak kehabisan kesempatan.

    “Jangan tunggu hingga terlambat. Kesempatan emas ini bisa jadi langkah awal untuk masa depan gemilang anak-anak kita,” demikian pesan penutup dari panitia penyelenggara.

    Doa dan Harapan

    Semoga kegiatan Trial Class TAUD SaQu Wadi Mubarak – Pondok Kopi ini menjadi langkah awal bagi lahirnya generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak, dan menjadi cahaya peradaban di masa depan.

    Dengan doa dan ikhtiar bersama, para orang tua diajak untuk terus berperan aktif dalam mendidik anak-anak agar menjadi pribadi yang bermanfaat di dunia dan beruntung di akhirat.

  • Mukernas TAUD – MIT SaQu 2025: Sinergi Nasional untuk Pendidikan Qur’ani yang Lebih Kuat

    Mukernas TAUD – MIT SaQu 2025: Sinergi Nasional untuk Pendidikan Qur’ani yang Lebih Kuat

    Bogor, Wadimubarak.com – Sabtu, 9 Agustus 2025, sebanyak 113 peserta dari seluruh TAUD SaQu dan MIT SaQu se-Indonesia berkumpul di Hall Islamic Center Wadi Mubarak, Megamendung, Bogor untuk mengikuti Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

    Acara ini menjadi momentum penting untuk menyusun program kerja, mengevaluasi capaian, serta memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan Qur’ani di seluruh nusantara.

    Sejak pukul 06.00 WIB, suasana hangat dan penuh semangat sudah terasa. Para peserta disambut dengan sesi pembukaan dan sambutan dari panitia, dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh narasumber yang ahli di bidang pendidikan, manajemen lembaga, dan pengembangan kurikulum.

    Format acara Mukernas tahun ini dikemas interaktif melalui:

    • Sharing Session antara seluruh guru dan pengelola TAUD SaQu – MIT SaQu.
    • Penghargaan khusus bagi lembaga berprestasi.
    • Tibyan Update yang dibawakan langsung oleh pakar At-Tibyan.
    • Penutupan dan doa bersama.

    Mukernas kali ini juga memberikan penghargaan kepada lembaga TAUD dan MIT SaQu dalam beberapa kategori.

    • Kategori Lajnah Terbanyak: MIT SaQu Nurus Sunnah
    • Kategori Laporan Bulanan Terkonsisten: TAUD SaQu Bani Khadijah
    • Kategori MOU Update Teraktif dalam Pendampingan KBM Bersama Tim Pusat: TAUD SaQu Ar Rahman
    • Kategori Terbaik: TAUD SaQu Ummul Mu’minin Aisyah & MIT SaQu Al Hikmah

    Penghargaan diberikan langsung oleh ustadzah yang hadir, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar seluruh lembaga terus meningkatkan mutu pendidikan Qur’ani di masing-masing wilayah.

    Ketua panitia Mukernas menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menyatukan visi dan misi seluruh TAUD SaQu – MIT SaQu, mengevaluasi program yang sudah berjalan, serta mempererat tali silaturahim antar pengelola. “Kami ingin memastikan langkah kita ke depan selaras dan semakin kokoh dalam melahirkan generasi Qur’ani yang unggul,” ujarnya.

    Dengan berlangsungnya Mukernas ini, diharapkan lahir program-program strategis dan inovatif yang akan membawa TAUD SaQu dan MIT SaQu semakin maju, solid, dan bermanfaat luas bagi umat.

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui
    Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak
    https://wa.me/62 813-8324-9346

  • Mahabbah Boarding School Gelar Kuliah Umum Bersama Guru Besar Universitas Thaiba, Madinah

    Mahabbah Boarding School Gelar Kuliah Umum Bersama Guru Besar Universitas Thaiba, Madinah

    Mahabbah Boarding School, Megamendung – Suasana haru dan penuh berkah menyelimuti malam penuh cahaya di Mahabbah Boarding School. Pada malam yang istimewa ini, para santriwati mendapat kehormatan luar biasa untuk mengikuti kuliah umum langsung dari salah satu ulama besar Madinah, Guru Besar Universitas Thaiba, Madinah—Syaikh Dr. Amir Bahjat hafizhahullah.

    Kuliah umum bertajuk “Keberkahan Hidup Bersama Al-Qur’an” ini menjadi momentum langka dan sangat berharga bagi seluruh civitas akademika Mahabbah Boarding School, khususnya para santriwati jenjang SMP dan SMA yang sedang menjalani proses tahfizh secara intensif.

    Pesan Mendalam dari Ulama Besar Madinah

    Dalam ceramahnya, Syaikh Dr. Amir Bahjat menekankan urgensi menjadikan Al-Qur’an sebagai pusat kehidupan seorang muslim. Menurut beliau, keberkahan hidup tidak akan pernah lepas dari seberapa dekat seseorang dengan Kalamullah.

    “Siapa yang hidup bersama Al-Qur’an, maka Allah akan hidupkan hatinya, mudahkan urusannya, dan berkahilah langkah-langkahnya di dunia dan akhirat,” tutur beliau dalam Bahasa Arab yang diterjemahkan langsung oleh Ustazah Ismah selaku bagian Departemen Bahasa, Mahabbah Boarding School.

    Beliau juga memberikan motivasi kepada para santriwati untuk senantiasa menjaga semangat dalam menyelesaikan hafalan. Menurutnya, menghafal Al-Qur’an bukan sekadar capaian akademik, melainkan warisan kenabian yang akan mengangkat derajat seorang muslimah di dunia dan akhirat.

    Semangat Baru untuk Para Huffaz Muda

    Kegiatan kuliah umum ini bukan hanya menghadirkan ilmu, tetapi juga menghidupkan semangat baru dalam jiwa para santriwati. Banyak dari mereka yang tampak terharu dan termotivasi kembali untuk menata ulang target hafalan serta meningkatkan interaksi harian mereka dengan Al-Qur’an.

    Kuliah umum bersama guru besar Universitas Thaiba Madinah di Mahabbah Boarding School

    Ustazah Nabila, salah satu musyrifah tahfizh di Mahabbah Boarding School menyampaikan bahwa kuliah umum ini menjadi “energi ruhiyah” bagi para santri.

    “Bertemu langsung dengan ulama besar seperti Syaikh Dr. Amir Bahjat adalah sebuah yang membanggakan dan patut disyukuri. Alhamdulillah, santriwati kita tidak hanya bertemu, tapi juga mendapatkan nasihat langsung yang menggugah dan membekas di hati mereka,” ungkap beliau.

    Mahabbah Boarding School: Komitmen Mencetak Hafizhah Unggul

    Kuliah umum ini adalah bagian dari program unggulan Mahabbah Boarding School dalam menghadirkan lingkungan ilmiah yang otentik dan bersanad. Sebagai pesantren tahfizh khusus putri jenjang SMP dan SMA, Mahabbah Boarding School berkomitmen tidak hanya mencetak penghafal Al-Qur’an, tetapi juga generasi perempuan berakhlak karimah, berilmu syar’i, dan siap menjadi kontributor umat di berbagai bidang.

    Didirikan sejak tahun 2021, Mahabbah Boarding School telah konsisten menjaga nilai-nilai keislaman yang murni, bebas dari kasus perundungan (bullying) dan senantiasa menjunjung tinggi adab serta kedekatan dengan para ulama.

    Kuliah umum bersama guru besar Universitas Thaiba Madinah di Mahabbah Boarding School

    Harapan dan Doa untuk Generasi Qur’ani

    Kegiatan malam ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Syaikh Dr. Amir Bahjat. Beliau mendoakan agar para santriwati Mahabbah dapat menyempurnakan hafalan mereka, menjadi penjaga Al-Qur’an yang istiqamah, dan kelak membawa cahaya Islam ke berbagai penjuru dunia melalui ilmu, akhlak, dan dakwah.

    “Semoga Allah menjadikan kalian di antara orang-orang yang diberikan kemuliaan karena Al-Qur’an, dan kelak menjadi pemimpin umat karena ilmu dan adab kalian,” tutup beliau.

    Kuliah umum bersama Syaikh Dr. Amir Bahjat menjadi bukti nyata bahwa Mahabbah Boarding School bukan sekadar sekolah atau pesantren, tetapi merupakan pusat pendidikan Islam yang menjunjung tinggi sanad keilmuan, keberkahan Al-Qur’an, dan kedekatan dengan ulama. Ini adalah rumah terbaik bagi para muslimah muda yang ingin menapaki jalan ilmu, iman, dan amal.