Penulis: Editor Wadi Mubarak

  • Festival Anak Cinta Qur’an 2024: Mengasah Kreativitas dan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

    Festival Anak Cinta Qur’an 2024: Mengasah Kreativitas dan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

    Bogor, Wadimubarak.com – Bertempat di Gedung Agria Hotel Bogor, Yayasan Sahabat Qur’an (Yasaqu) mengadakan acara Lomba Festival Anak Cinta Qur’an pada Selasa (09/07/2024). Acara yang bertepatan dengan kegiatan tahunan Mukernas oleh Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) ini diikuti oleh ratusan anak usia 3 hingga 6 tahun.

    Selain lomba mewarnai dan menyusun puzzle untuk kategori anak usia 4-6 tahun, Festival Anak Cinta Qur’an ini dimeriahkan juga dengan lomba mencocokkan warna bola (match ball) untuk anak usia 3 tahun.

    Ketiga lomba tersebut dibuat dengan tujuan mengasah bakat anak sejak usia dini, mendekatkan serta menumbuhkan rasa cinta anak terhadap Al-Qur’an, dan memupuk semangat kompetensi si kecil dalam sebuah event nasional.

    Festival yang dimulai sejak pukul 7.30 pagi tadi ini berjalan dengan sangat meriah, dilengkapi dengan gelak tawa para peserta lomba yang dominan adalah anak-anak usia dini tingkat Taud. Ruangan yang menjadi tempat berjalannya acara pun menjadi penuh dengan gemuruh keseruan perlombaan.

    Berbeda dengan dua lomba lainnya, lomba mewarnai berjalan dengan sangat khusyuk. Hal ini terlihat dari raut wajah serius anak-anak dalam mewarnai karya yang ia gambar. Dengan tangan kecilnya, masing-masing dari mereka secara berhati-hati mengukir krayon yang dipakai untuk mewarnai gambar.

    Setelah semua perlombaan festival selesai dilaksanakan, terdapat satu kegiatan tambahan di penghujung acara menjelang waktu sholat dzuhur, yaitu story telling untuk anak-anak peserta Festival Anak Cinta Qur’an.

    Pencerita menerangkan kisah yang terdapat di dalam Al-Qur’an dengan sangat apik dan cocok untuk diterima oleh akal anak-anak usia dini.

    Para pemenang lomba berhak mendapatkan sertifikat, piala dan voucher umroh yang bervariatif, dari nominal 1 juta hingga 1,5 juta rupiah yang disediakan oleh Lantama Wisata (PT. Lan Tabur Utama Wisata)

    Bidang lomba mewarnai, berurutan dari juara 1 hingga 3 adalah Alula Elshanum, Fathimah Zahra Afifah dan Milka Putri Aulia Ramahdani.

    Bidang lomba Match Ball: Aisyah Nugraha, Muhammad Ammar, dan Hibban

    Bidang lomba Puzzel: (1) Ayeesha Malikha, Dinar Najma Almahyra, M Sayyid Ibadil Kiram, Syafiq Ammar Uwais, (2) Muhammad, Hashifah, Jihan Fatimah, Hana Salsabila dan (3) Naufal Khalif Yafeli, Abrisam, Azama Amir, M.umar Sulistiyanto.

    Semoga dengan adanya Festival Anak Cinta Qur’an ini, jiwa kompetitif anak-anak dapat mulai terasah sejak usia belia sehingga dapat menjadi batu loncatan besar untuk masa depan mereka nantinya dalam dunia pendidikan, terkhusus dalam bidang Al-Qur’an. //Ikhsan/Mushaf//Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Mukernas ke-V YASAQU: Meningkatkan Sinergi dan Kinerja dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Qur’ani

    Mukernas ke-V YASAQU: Meningkatkan Sinergi dan Kinerja dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Qur’ani

    Bogor, Wadimubarak.com – Yayasan Sahabat Qur’an (Yasaqu) kembali mengadakan kegiatan besar tahunannya yaitu Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang melibatkan seluruh utusan Tahfizh Anak Usia Dini (Taud) dan Madrasah Ibtidaiyah Tahfizh (MIT) Sahabat Qur’an se-Indonesia pada Selasa, 9 Juli 2024.

    Kegiatan yang diadakan di Hotel Agria Bogor ini adalah Mukernas ke-V yang telah digelar oleh Yasaqu yang sampai saat ini tercatat telah berhasil mendirikan 177 cabang Taud dan MIT se-Indonesia.

    Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Yasaqu, Ustadz Zaenal Arifin, S.E., beliau menyampaikan ucapan terimakasih dan sangat mengapresiasi sekali atas kehadiran para pengelola, pengurus dan tim pengajar di TAUD dan MIT yang tersebar di seluruh Indonesia.

    Selain itu, beliau juga menceritakan kesuksesan salah satu alumni perdana dari TAUD SaQu Pusat yang berhasil melanjutkan pendidikan jenjang SMP di Mekkah dan sempat menjadi musyrif di salah satu halaqoh Al-Qur’an di tanah suci milik umat Islam tersebut.

    Acara berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para peserta terlibat aktif dalam diskusi dan sesi musyawarah yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas Yasaqu dalam menyebarkan nilai-nilai qur’ani di seluruh Indonesia.

    Pada Mukernas tahun ini, hadir pula Syaikh Kholid Ats-Tsubaity pendiri yayasan ‘allimni kayfa ata’allam Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Syaikh diminta untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada anak sekaligus memberikan kuliah singkat berkaitan dengan pentingnya tarbiyah anak-anak sedari dini.

    Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan di antara banyaknya faktor penting yang harus diperhatikan dalam sistem pembelajaran adalah kualitas sang pengajar.

    “Guru tidak boleh hanya sekedar mengajarkan, kemudian setelah selesai jam pelajaran, kelas dibubarkan, hanya sebatas itu. Tapi di dalamnya harus ada hubungan kerja sama yang baik pula antara guru dan wali murid demi mencari cara untuk membuat pengaruh besar terhadap peningkatan kemampuan murid dalam belajar”. Ujar beliau dalam materi yang dipaparkan.

    Salah satu peserta Mukernas, Bapak Amdani dari Serang, Banten mengungkapkan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan baru bagi kami. Saya sangat terinspirasi oleh kalimat yang disampaikan oleh Syaikh terkait bagaimana mengatasi anak yang sulit untuk belajar. Apalagi ketika beliau juga menjelaskan bagaimana kurikulum yang bagus untuk diterapkan di Indonesia, saya sangat serius menyimak kuliah dari beliau”.

    Sebagai penutup, pembawa acara menegaskan kembali komitmen Yasaqu untuk terus berkontribusi dalam menciptakan generasi qur’ani yang berakhlak mulia.

    Dengan berakhirnya Mukernas ke-V ini, diharapkan Yasaqu dapat terus meningkatkan program-programnya dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat Islam di Indonesia. //Ikhsan/Mushaf/Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Menjaga Kemurnian Bacaan Sesuai Sunnah Rasulullah, 14 Mahasiswa STIU Wadi Mubarak Dianugerahi Sanad Al-Qur’an

    Menjaga Kemurnian Bacaan Sesuai Sunnah Rasulullah, 14 Mahasiswa STIU Wadi Mubarak Dianugerahi Sanad Al-Qur’an

    Bogor, Wadimubarak.com – Dalam upaya menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ, yang diteruskan oleh para sahabat, tabi’in, dan generasi berikutnya, Islamic Center Wadi Mubarak kembali menyelenggarakan acara Penganugerahan Sanad.

    Dihadiri pengurus Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak dan civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU WM) acara yang digelar pada 1 Muharram 1446 H (08/07/2024) ini bertempat di Masjid Jami’ Wadi Mubarak berlangsung dengan khidmat.

    Sistem silsilah bacaan yang diterapkan bertujuan untuk memastikan bahwa bacaan Al-Qur’an disampaikan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui metode talaqqi.

    Dalam metode ini, seseorang harus memperdengarkan bacaannya di hadapan seorang guru yang memiliki sanad, yang kemudian akan memberikan ijazah sebagai bukti otentikasi bacaan tersebut.

    Mendapatkan ijazah sanad adalah impian banyak penghafal Al-Qur’an, meskipun prosesnya tidak mudah. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, termasuk hafalan yang kuat (mutqin) dan penguasaan ilmu tajwid secara teori dan praktik.

    Beberapa pemberi sanad juga mewajibkan murid untuk menghafal beberapa kitab sebagai syarat memperoleh sanad, seperti Matan Jazariyah dan Tuhfatul Athfal.

    Imam Ibnul Jazary rahimahullah, penulis kitab Matan Jazariyah, dalam kitabnya “Munjidul Muqriin” menegaskan bahwa meskipun seseorang hafal kitab At-Taisir (tentang Qiroat Sab’ah) di luar kepala, dia tidak boleh memberikan sanad Al-Qur’an jika belum belajar secara langsung (talaqqi) kepada guru yang memiliki sanad. Sebab, dalam qiroat terdapat hal-hal yang hanya bisa dipelajari melalui metode talaqqi.

    Pada acara penganugerahan sanad kali ini, 14 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) Wadi Mubarak menerima sanad Al-Qur’an dari para Pengajar (Musyrif) Tahfizh Wadi Mubarak.

    Berikut adalah nama-nama mahasiswa beserta pengajar yang memberikan sanad Al-Qur’an Riwayat Imam Hafsh ‘an ‘Ashim:

    Syaikh Abdul Qowi Al-Argaly hafizhahullah memberikan sanad Al-Qur’an kepada:
    – Muhammad Ajeril Arif bin Arifuddin Qadir (Qiroat ‘Ashim)
    – Abdulloh bin Hamadou Bah

    Ustadz Fathurrahman Alhamidy, S.Ag., hafizhahullah memberikan sanad Al-Qur’an kepada:
    – Saifulloh Azzam bin Jamaluddin
    – Muhammad Fakhrus Syakirin bin Muhammad Luki
    – Ashabul Firdaus Darmawan bin Asri Darmawan

    Ustadz Malik Alfaridji, S.Ag., hafizhahullah memberikan sanad Al-Qur’an kepada:
    – Ari Pawana bin Fathurrohman

    Ustadz Ridlwan Adi Chanda, S.Ag., hafizhahullah memberikan sanad Al-Qur’an kepada:
    – ‘Abid Naqsyabandi bin Makmun

    Ustadz Irsyad Husnul Hidayat hafizhahullah memberikan sanad Al-Qur’an kepada:
    – Jihad Fiisabil Haq bin Ramli
    – Arif Anshorulloh bin Margono Mukhtar
    – Ahmad Riadzan Dinhari bin Sumantri

    Ustadz Ahmad Zainy hafizhahullah memberikan sanad Al-Qur’an kepada:
    – Sayyid Abdulloh bin Abhar

    Ustadz Ozy Febrian Syarozi hafizhahullah memberikan sanad Al-Qur’an kepada:
    – Akmal Dianshah bin Didik Teguh

    Ustadz Agung Hariyadi, Lc., hafizhahullah memberikan sanad Al-Qur’an kepada:
    – Ahmad Sholihin Nur Huda bin Hasyim

    Ustadz Insan Robani, S.Ag., hafizhahullah memberikan sanad Al-Qur’an kepada:
    – Ariq Faruqi bin Moledon Rubi

    Acara penganugerahan sanad ini diakhiri dengan doa bersama, mengharapkan keberkahan dan kemurnian Al-Qur’an tetap terjaga sepanjang masa.

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Kuliah Umum Inspiratif Ulama Besar Madinah Di Mahabbah Boarding School

    Kuliah Umum Inspiratif Ulama Besar Madinah Di Mahabbah Boarding School

    Bogor, Wadimubarak.com – Mahabbah Boarding School dengan penuh rasa syukur dan bangga dapat menyelenggarakan Kuliah Umum yang menghadirkan Syaikh Dr. Abdullah Jaarullah pada Kamis (04/07/2024), seorang qari ternama dan pakar ilmu Al-Qur’an, serta pengampu lembaga pendidikan Al-Qur’an terkemuka dunia yakni Maqarie al-Qur’aniyah yang bermarkas di Madinah, Arab Saudi.

    Dalam kuliahnya yang inspiratif dan berlangsung khidmat selama 150 menit ini, Syaikh Jaarullah menyampaikan tentang pentingnya niat yang ikhlas dalam menghafal Al-Qur’an. Syaikh Jaarullah menekankan bahwa menghafal Al-Qur’an harus dilandasi dengan niat yang suci dan ikhlas karena Allah semata.

    Beliau menjelaskan bahwa niat yang ikhlas ini menjadi kunci utama dalam meraih keberkahan dan kemudahan dalam proses menghafal Al-Qur’an.

    Selain niat yang ikhlas, Syaikh Jaarullah juga menyampaikan beberapa keutamaan lain dalam menghafal Al-Qur’an, di antaranya:

    Niat mengamalkan Al-Qur’an: Hafalan Al-Qur’an tidak hanya sebatas hafalan, tetapi juga diharapkan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Sebagai bentuk bakti kepada kedua orang tua: Menghafal Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk bakti terbaik kepada kedua orang tua, karena pahala hafalan Al-Qur’an akan mengalir kepada mereka.

    Mencari keberkahan dunia akhirat: Al-Qur’an adalah sumber segala keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan menghafal Al-Qur’an, diharapkan kita dapat meraih keberkahan tersebut.

    Mengambil manfaat dan faidah dari Al-Qur’an: Al-Qur’an penuh dengan ilmu dan hikmah yang dapat bermanfaat bagi kehidupan kita. Dengan menghafal Al-Qur’an, kita dapat mempelajari dan memahami ilmu-ilmu tersebut.

    Keteguhan hati dan penyembuh hati: Membaca dan menghafal Al-Qur’an dapat memberikan ketenangan dan kekuatan hati. Al-Qur’an juga dapat menjadi obat bagi hati yang sedang gundah dan gelisah.

    Kuliah umum yang dihadiri oleh para santriwati dan jajaran civitas akademik Mahabbah Boarding School ini berlangsung dengan penuh antusias. Para santriwati mendapatkan banyak pencerahan dan motivasi dari pemaparan Syaikh Dr. Abdullah Jaarullah.

    Kedatangan Direktur Yayasan Maqariee Al-Qur’aniyah ini seolah dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh santriwati dengan banyaknya lontaran pertanyaan yang diajukan kepada beliau.

    Risa, selaku perwakilan ustadzaat Mahabbah Boarding School menuturkan rasa kagumnya atas materi yang disampaikan oleh Syaikh Jaarullah mengingat nilai-nilai yang disampaikan merupakan pokok fundamental yang harus dimiliki oleh para penghafal Al-Qur’an.

    Mahabbah Boarding School berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini, santriwati semakin termotivasi untuk menghafal Al-Qur’an dengan niat yang ikhlas dan sungguh-sungguh.

    Diakhir sesi acara, 2 santriwati Mahabbah Boarding School berkesempatan menyetorkan bacaan Al-Qur’an di hadapan Syaikh Dr. Abdullah Jaarullah. Pasca menyimak bacaan para santri, Syaikh Jaarullah menyampaikan rasa optimisnya bahwa kelak Mahabbah Boarding School dapat menjadi pionir dalam mengorbitkan cendikiawan muslimah di Indonesia.

    “Sejarah Islam mencatat nama Fatimah Al Fihri sebagai pencetus universitas pertama di dunia yang diakui UNESCO yakni Madrasah Al Qarawiyyin di Maroko, maka kelak semoga hadir Fatimah Al Fihri baru dari abad 21 yang merupakan lulusan dari Mahabbah Boarding School.” Ujar beliau penuh harap.//Prince of Al Hambra


    Tentang Mahabbah Boarding School

    Mahabbah Boarding School adalah sebuah pesantren tahfidz Al-Qur’an ANTI BULLYING yang merupakan unit program pendidikan dari Islamic Center Wadi Mubarak khusus putri jenjang SMP & SMA yang berlokasi di Cisarua, Jawa Barat. Selain berfokus pada materi Al-Qur’an dan Ulum Syar’i, dalam Kurikulumnya terdapat materi Sains seperti Fisika, Kimia, Biologi, dan Ilmu Eksak lainnya seperti Matematika, TIK, dan Bilingual Skills seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.

    Info Lebih Lanjut:
    🌐 https://ppdb.wadimubarak.com
    📱 https://wa.me/6285711210785

  • BONGKAR RAHASIA PARENTING GENERASI TERBAIK

    BONGKAR RAHASIA PARENTING GENERASI TERBAIK

    🛑 BONGKAR RAHASIA PARENTING GENERASI TERBAIK

    ❓Apakah ayah/bunda bingung cara mendidik anak yg tepat ?”
    ❓Apakah ayah/bunda ingin mendidik sesuai dg parenting generasi terbaik ?”

    Pastinya idaman setiap orangtua ingin mendidik anak sesuai dg sentuhan generasi terbaik, jangan sampai buah hati menjadi korban konsep parenting yang kurang tepat.

    Pas banget nih untuk ayah/bunda dapat resepnya jangan sampai terlewat di seminar eksklusif

    Bongkar Metode Parenting Wanita-Wanita Hebat Zaman Nabi ﷺ : Parenting Inspiratif dari Generasi Terbaik

    Di seminar ini insyaAllah akan di bongkar rahasia bagaimana mendidik anak sesuai dg metode parenting generasi terbaik yang dijamin Nabi ﷺ langsung bersama praktisi jadi bukan sekedar teori.

    Beliau adalah Ustadz Dr. Didik Hariyanto Lc., M.P.I yang merupakan :

    💠 Penulis Buku 25 Kiat Anak Cinta Al Qur’an & Ibunda Sang Hafidz

    💠 Founder Qur’anic Parenting Yang Memiliki Ribuan Member di Seluruh Indonesia

    💠 Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak yang telah melahirkan ribuan penghafal Al Qur’an

    💠 Pengalaman Lebih Dari 20 Tahun Di Dunia Pengasuhan

    💠 Bekerjasama dengan Syaikh Bakr, penemu metode Attibyan, cara mudah mempelajari Alquran. Terbukti anak usia 4-6 th sudah bisa tahajji (membaca ayat Al Quran sekaligus menyebutkan hukum tajwidnya)

    💠 Mendirikan Lembaga Taud SaQu (Tahfidz Anak Usia dini Sahabat Qur’an)
    yang menjadi Labschool Pendidikan Al-Qur’an Usia Dini. Serta pusat metode Attibyan di Indonesia.

    ▶️ Fasilitas:
    ✅Gedung Seminar
    ✅Snack
    ✅Buku Ibunda Sang Hafidz Senilai Rp. 69.000
    ✅ Goodie bag, block note, souvenir, ballpoint

    ▶️ Waktu Pendaftaran:
    17 Juni – 21 Juli 2024

    ▶️ Waktu Pelaksanaan:
    22 Juli 2024

    ▶️ Biaya Pendaftaran:
    Rp 500.000 275.000

    Tunggu apalagi segera klik link dibawah ini (pendaftaran di tutup sewaktu-waktu jika kuota sudah terpenuhi)

    ▶️ Informasi Pendaftaran:
    https://wa.me/6288211134774

    📍Ballroom Agria Hotel
    (Jl. Raya Tajur, Muarasari, Kec. Bogor Sel., Kota Bogor)
    Map Lokasi:
    https://maps.app.goo.gl/KMQhmc7XtQYRXAfcA?g_st=ic

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • TAUD SaQu Pondok Kopi Laksanakan Wisuda ke-2, Lepas 13 Wisudawan

    TAUD SaQu Pondok Kopi Laksanakan Wisuda ke-2, Lepas 13 Wisudawan

    Pondok Kopi, Wadimubarak.com – TAUD SaQu Pondok Kopi menyelenggarakan Prosesi Wisuda ke-2 yang bertempat di Ruang Serbaguna TAUD SaQu Pondok Kopi pada Sabtu (22/06/2024) kemarin. Sebanyak 13 lulusan dilepas langsung oleh Kepala Sekolah TAUD SaQu Pondok Kopi, Ustadzah Arini Salwa Khoiri, S.H.

    Pada wisuda ini hadir Syaikhoh Shuaa Alenezi, istri dari Syaikh Dr. Kholid Subayti, Wakil Rektor Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia. Beliau menyaksikan secara langsung penampilan anak didik TAUD SaQu Pondok Kopi dalam membacakan hafalan Al-Qur’an, Tahajji, dan lainnya.

    Penghargaan Bintang Kelas dari Kelas Takhasus diraih oleh Sarah Nur Azizah. Bintang Kelas Ta diraih oleh Wahyu Gendhis, dan penghargaan Bintang Kelas Ba’ diraih oleh Zavier Abyanul Kalam dan Hafi Ghani. Prestasi Bintang Kelas ini juga diraih oleh adik-adik dari Kelas Alif Ula dan Alif Tsaniyah, yaitu Unaisah Humaira dan Abdurrahman.

    Ustadzah Nuri, sebagai wali kelas Ta, mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studi di sekolah ini. Keberhasilan yang diraih adalah bukti kerja keras dari para peserta didik serta dukungan dari para orang tua yang selalu mendampingi setiap fase pembelajaran siswa-siswi TAUD SaQu Pondok Kopi.

    Beliau menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi dan kegigihan para peserta didik dalam melewati segala rintangan selama menempuh kegiatan belajar mengajar di TAUD SaQu Pondok Kopi.

    Acara wisuda ini merupakan peristiwa akademik terakhir yang diikuti dalam menempuh jenjang pendidikan di lembaga ini. Wisuda adalah wujud peresmian bahwa siswa/i telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu.

    Ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab TAUD SaQu Pondok Kopi kepada Agama, Bangsa, dan Negara Indonesia, khususnya dalam penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas, beradab, dan memiliki daya saing di era global saat ini.

    Selain itu, Ilham Akbar, S.H.I., selaku perwakilan dari Yayasan Sahabat Qur’an Wadi Mubarak yang turut serta dalam prosesi wisuda, juga berpesan kepada seluruh wisudawan dan orang tua wisudawan bahwa PR kita dalam mendidik generasi penerus yang dicintai oleh Allah & Rasul-Nya masih panjang. Pencapaian 3 juz yang telah dimiliki tidak bisa dijadikan sebagai acuan berpuas diri karena hakikatnya adalah bagaimana 3 juz itu bisa bertahan dan semakin bertambah sampai khatam 30 juz.

    Wisuda dan prestasi yang telah diraih bukanlah barometer untuk kita berpuas diri. Lanjutkan hafalan yang sudah dimiliki hingga bisa khatam 30 juz. Setelahnya, masih ada ilmu lain yang harus kita kuasai secara komprehensif selain ilmu Qur’an yang sudah menjadi dasar dan tujuan utama bagi setiap insan umat Islam.

    “Teruslah belajar, jangan berpuas diri, dan jaga terus hafalannya dengan rajin memurajaahnya. Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat diimplementasikan dengan baik untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.” Tutup Ilham Akbar dalam sambutannya. //Prince of Al Hambra//Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Muhammad Daud Taqwa: Wisudawan Ma’had Sulthon Al-Islamy Sentul, Miliki 3 (Tiga) Sanad Al-Qur’an

    Muhammad Daud Taqwa: Wisudawan Ma’had Sulthon Al-Islamy Sentul, Miliki 3 (Tiga) Sanad Al-Qur’an

    Wadimubarak.com – Ahad, (09/06/2024) Pondok Pesantren Tahfizh Ma’had Sulthon Al-Islamy, salah satu cabang Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) program SMP menggelar acara Wisuda V dan Pemberian Sanad Al-Qur’an.

    Pesantren tahfizh khusus putra yang berlokasi di Sentul, Bogor, Jawa Barat ini mewisuda 23 santrinya, 10 diantaranya telah menyelesaikan hafalan 30 juz.

    Dalam wisuda yang digelar secara sederhana tersebut, Muhammad Daud Taqwa, salah seorang santri asal Bogor dinobatkan sebagai santri teladan pada tahun ini.

    Tidak hanya berbekal hafalan Al-Qur’an yang sudah dikuasainya, Daud juga telah mendapatkan beberapa sanad matan. Diantaranya adalah Matan Al-Jurumiyah (ilmu Nahwu), Matan Tuhfatul Athfal (Tajwid), Matan Jazariyah (Tajwid). Ia juga pernah mengikuti Dauroh Wahyain (Hadits Shohih Imam Bukhori dan Muslim) dan telah mencapai hafalan 300 hadits dari kitab tersebut.

    Di bawah bimbingan orangtua dan musyrif tahfizhnya, remaja yang gemar bermain futsal ini sejak usia sekolah dasar di Jogjakarta selalu melatih diri dengan mengikuti beberapa even lomba bidang tahfizh Al-Qur’an. Sehingga hafalan yang dimilikinya semakin baik dan muthqin.

    Baca Juga:
    – Seminar Qur’anic Parenting: Penanganan Kecanduan Gadget Melalui Metode Al-Qur’an
    – Lawatan Ma’had Tahfizh Tun Abdul Rahman Ya’kub Sarawak Malaysia: Upaya Membangun Kerjasama Penerapan Kurikulum Tahfidz

    Menjadi santri di Ma’had Sulthon Al-Islamy (MSI), di bawah bimbingan Syaikh Zeyad Abdullah Ali Al-Yamani, Daud menjalani tadrib sanad (Program Pengambilan Sanad) sehingga dalam kurun waktu 3 tahun ia telah mendapatkan 3 sanad Al-Qur’an dengan periwayatan berbeda hingga sampai ke Rasulullah ﷺ .

    Ke-tiga sanad Al-Qur’an tersebut adalah Riwayat Hafsh ‘an ‘Ashim, Riwayat Syu’bah ‘an ‘Ashim dan Riwayat Imam Qalun An-Nafi’.

    Tidak hanya orangtua, pengasuh dan para asatidz MSI yang bersyukur dan bangga dengan pencapaian tersebut. Islamic Center Wadi Mubarak pun dalam hal ini bersyukur dapat mengantarkan dan memfasilitasi kemampuan salah satu santrinya tersebut. Karena pencapaian yang diraih Daud dan di usianya yang masih remaja tersebut sangat langka di jaman sekarang.

    Selain Daud, saat wisuda kemarin, Amir Arhab Batisyah salah seorang pengajar MSI pun mendapatkan sanad Al-Qur’an Riwayat Hafsh ‘an ‘Ashim dari Syaikh Zeyad.

    Acara wisuda V dan Pemberian Sanad Ma’had Sulthon Al-Islamy ini dihadiri oleh Ustadz Razuq Al-Qomar, S.Ag., mewakili Islamic Center Wadi Mubarak, Ustadz Zaenal Arifin, S.E., Ketua Yayasan Sahabat Qur’an, H. Abu Bakri, Lc., MA, Pengasuh Mahabbah Boarding School, Ustadz Mujianto, S.Ag., Ketua Yayasan Mimbar Hidayah Qur’an, Ustadz Tsabit Al-Jundi, Ketua Bidang Manajemen Pondok Cabang ICWM.

    Dalam sambutannya, Ustadz Razuq memberikan pesan kepada para wisudawan agar tidak berhenti sampai di sini dalam menuntut ilmu. “… dan jangan merasa puas dengan pencapaian saat ini. Teruslah untuk me-muroja’ah hafalan yang sudah ada”. Tambahnya.

    Semoga Allah menjadikan kita pejuang Al-Qur’an yang menyebarkan kebaikan Al-Qur’an di muka bumi ini dan mengumpulkan kita bersama Rasul-Nya di akhirat kelak. Amin. (Al-Choer) 

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • GRAHA QUR’AN 13

    GRAHA QUR’AN 13

    🏘️GRAHA QUR’AN 13✍🏻

    Sahabat Graha Qur’an😊
    ❓Apakah yakin bacaan Al-Qur’an kita sudah benar.
    ❓Inginkan bacaan Al-Qur’an kita diberi pahala yang sempurna.
    ❓Siapkah bacaan kita indah sesuai tajwid ketika menjadi imam sholat.

    💠Kami hadir dengan solusi program belajar yang bisa membantu meningkatkan kualitas bacaan mulai dari tahsin, tajwid dan tahfizh, dengan pilihan kelas sebagai berikut:

    🥇 Kelas Tahsin Dasar, Attibyan Qiro’ah Juz 1 dan 2
    🥈 Kelas Tahsin Lanjutan, Talaqqi Surat-Surat Pilihan
    🥉 Kelas Syarah Tuhfatul Athfal
    🏅 Kelas Tahfidz
    🎖️ Kelas Syarah Jazariyyah

    ❓Apa saja keunggulan Graha Qur’an?🤔

    • Dibimbing oleh pengajar yang berpengalaman, bersanad dan kompeten dalam bidang tajwid
    • Sudah dipercaya oleh kurang llebih 16800 peserta
    • Metode belajar yang dipakai di Masjid Nabawi
    • Materi pembelajaran yang komprehensif & dipakai di 5 Benua
    • Investasi akhirat melalui bacaan Al-Qur’an sekaligus beramal jariyah untuk mensupport kegiatan para Penghafal Al-Qur’an khususnya di Wadi Mubarak
    • Rapor dan sertifikat musyarokah
    • Sanad matan bagi yang memenuhi kriteria (sk berlaku)

    ⚠️Jika untuk keperluan dunia saja bisa kita segerakan, kenapa musti menunda untuk urusan akhirat?

    ⛔Kuota sangat terbatas!

    TAHSIN-TAJWID-TAHFIHZ
    📱𝗜𝗡𝗙𝗢𝗥𝗠𝗔𝗦𝗜 & 𝗣𝗘𝗡𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗚𝗥𝗔𝗛𝗔 𝗤𝗨𝗥’𝗔𝗡
    https://wa.link/0f0sp6
    (Admin Graha Qur’an)

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Wisata Qur’an Spesial Lansia & Masa Keemasan

    Wisata Qur’an Spesial Lansia & Masa Keemasan

    ⭕Ingin Masa Tua Lebih Bermanfaat? PESANTREN LANSIA solusinya😍

    ❓Bosen jalanin aktivitas yang gitu-gitu aja?
    ❓Merasa hampa karena haus siraman qalbu?
    ❓Pengen khusyuk ibadah bareng teman-teman sefrekuensi?
    ❓Pengen ngerasain nikmatnya Tadabur Qur’an bersama Penghafal Al-Qur’an?
    ❓Merindu wisata ruhani di lingkungan yang fresh, alami, sejuk, jauh dari hiruk pikuk duniawi?

    WISATA QUR’AN SPESIAL, kini hadir memberi solusi😍😎

    PESANTREN LANSIA merupakan program yang dikhususkan bagi para orang tua yang sudah menginjak usia 35 tahun ke atas untuk dapat meningkatkan kualitas dirinya di masa-masa senja.

    Alasan Kenapa Pesantren LANSIA Adalah Program Yang Tepat

    🔹Memperbaiki bacaan al-qur’an dari musyrif dan musyrifah wadi mubarak
    🔹Mendapatkan ilmu syar’i
    🔹Merefresh diri dengan al-qur’an
    🔹Pasilitas yang lengkap dan ditemani langsung oleh pembimbing selama program

    ✍🏻Boleh Catat tanggalnya ya bapak/ibu!!!
    🗓 31 Mei – 2 Juni 2024

    📱 Informasi & Pendaftaran
    *081383249346

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • [BUKU] Ibunda Sang Hafizh: Rahasia Sukses Parenting Shahabiyah dalam Mencetak para Hafizh Qur’an

    Penulis : Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I
    Diterbitkan oleh: Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak

    Cetakan Pertama, Mei 2024
    160 hlm; 14 cm x 20,5 cm

    ISBN:

    Synopsis:

    Dr.Didik Hariyanto, Lc., M.P.I

    Ibunda Sang Hafizh

    “Rahasia Sukses Parenting Shahabiyah dalam Mencetak para Hafizh Qur’an”

    Buku ini hadir sebagai upaya untuk menggali dan mengangkat keteladanan luar biasa dari para shahabiyah Nabi Muhammad ﷺ dalam mendidik anak-anak mereka menjadi hafizh Al-Qur’an.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ

    “Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.”  

    Jika generasi terbaik adalah generasi pada zaman Rasulullah ﷺ, maka tepatlah kiranya bagi kita untuk mengambil juga suri tauladan dari generasi terbaik tersebut. Shahabiyah Nabi, seperti Ummu Sulaim, Asma’ binti Abu Bakar radhiyallahu ‘anhuma dan banyak lainnya, telah menunjukkan bahwa pendidikan yang dimulai dari rumah, dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, mampu mencetak generasi yang kuat dan berakhlak mulia. Buku ini mengajak kita semua untuk meneladani mereka, mengambil hikmah dari perjuangan mereka, dan menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari.

    Selain mengulas tentang kisah-kisah inspiratif shahabiyah, buku ini juga memberikan inspirasi dan tips-tips bagaimana menanamkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ yang mudah untuk diterapkan. Hadirnya buku ini diharapkan dapat menjadi panduan dan motivasi bagi para ibu, calon ibu, serta pendidik di era modern ini dalam membimbing anak-anak mereka untuk mencintai dan menghafal Al-Qur’an. Buku ini juga menekankan pentingnya peran ibu dalam mendidik anak dengan nilai-nilai Islam sejak dini, sebagai pondasi bagi terbentuknya generasi muslim yang kuat iman dan akhlaknya.

    Penerbit : Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak

    Distributor Tunggal :

    Yayasan Sahabat Qur’an – Sahabat Store

    Kp.Goleah, Ds.Kuta RT.01/01 Kec.Megamendung, Kab.Bogor-Jawa Barat 16770

    Tel: 0251 8295497