Penulis: Editor Wadi Mubarak

  • YASAQU Mewisuda 33 Guru Al-Qur’an

    YASAQU Mewisuda 33 Guru Al-Qur’an

    Siang itu, cuaca yang bersahabat turut mengiringi syahdunya rangkaian acara 𝗪𝗶𝘀𝘂𝗱𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗚𝘂𝗿𝘂 𝗧𝗮𝗵𝗳𝗶𝘇𝗵 𝗔𝗻𝗮𝗸 𝗨𝘀𝗶𝗮 𝗗𝗶𝗻𝗶 𝗦𝗮𝗵𝗮𝗯𝗮𝘁 𝗤𝘂𝗿’𝗮𝗻 – 𝗣𝗚𝗧𝗔𝗨𝗗 𝗦𝗮𝗤𝘂 𝗔𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗫𝗩𝗜I 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗚𝘂𝗿𝘂 𝗠𝗮𝗱𝗿𝗮𝘀𝗮𝗵 𝗜𝗯𝘁𝗶𝗱𝗮𝗶𝘆𝗮𝗵 𝗧𝗮𝗵𝗳𝗶𝘇𝗵𝘂𝗹 𝗤𝘂𝗿’𝗮𝗻 𝗣𝗚𝗠𝗜𝗧 𝗔𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗜II yang bertempat di Hall Islamic Center Wadi Mubarak pada Kamis, 01 September 2022

    33 Guru yang kali ini diwisuda berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, diantaranya adalah Lahat-Sumsel, Aceh, Lampung-Sumsel, Flores-NTT, Enrekang-Sulsel, dls.

    Beberapa Pengelola TAUD SaQu juga turut menghadiri acara wisuda, yaitu: Pengelola TAUD SaQu Al Marjan-Jaktim, TAUD SaQu Salsabila Bangka, TAUD SaQu Mata Air Ilmu Depok, TAUD SaQu Nurussalam Bekasi, TAUD SaQu Aisyah Serang, TAUD SaQu Salika al Karimah Bantul, dls

    Terselenggaranya wisuda PG TAUD XVII dan PGMIT II ini tentu tak luput dari izin dan karunia Allah ﷻ.

    Alhamdulillah dalam tempo singkat Program Pendidikan PG TAUD & PG MIT selama 3 bulan, para peserta diajarkan metode membaca Al-Qur’an bernama At Tibyan yang diprakarsai oleh Syaikh Abdurrahman Bakr yang saat ini berdomisili di Makkah Al Mukarramah.

    Saksikan via Youtube: Prosesi Wisuda PG TAUD Angkatan XVII & PG MIT Angkatan III | Full version

    Pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode At Tibyan tidak hanya menghasilkan setiap peserta didik hanya mampu membaca Al-Qur’an saja, melainkan juga mampu untuk mentahajji (mengeja) setiap huruf yang mereka baca, perbaikan tahsin baik sifat huruf, dan makhrarijul huruf dan nadzom ilmu tajwid Matan Tuhfathul Athfal.

    Saat ini metode At Tibyan sudah dipercaya dan dipakai di 5 benua dan lebih dari 10 negara di penjuru dunia. Alhamdulillah untuk wilayah Asia Tenggara untuk pemegang sanad metode At Tibyan dipegang langsung oleh Islamic Center Wadi Mubarak.

    Baca Juga:
    –
    Manfaatkan Libur Akhir Pekan; 41 Pelajar SD/SMP Ikuti Wadi Mubarak Qur’anic Camp Di Puncak Bogor 
    – Syaikh Prof. Dr. Thoriq Bin Abdullah Hajjar Kunjungi STIU-WM
    – Tutup Daurah Huffazhul Wahyain; 3 (Tiga) Mahasiswa STIU-WM Dapatkan Umroh Gratis

    Alhamdulillah acara berjalan dengan baik dan sakral.  pembukaan acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an & Khotmatut tilawah yang dibacakan oleh siswi dan MIT SaQu Wadi Mubarak.Dilanjutkan dengan penampilan santri TAUD SaQu Wadi Mubarak 

    Prosesi wisuda yang dimulai dengan ikrar janji PG TAUD  SaQU yang menyatakan kesiapan dalam menjaga amanah dakwah Al-Qur’an berupa mengajarkannya dan menjaga akhlakul karimah.

    Baca Juga:
    –
     Nasihat Dr. Isa Al-Masmali Di Hadapan Mahasiswa STIU-WM
    – Mukernas III TAUD SaQu 2022 
    – Perdana Dan Istimewa: Wadi Mubarak Mewisuda 363 Penghafal Al-Qur’an

    Turut hadir pula Ustadz Jayadi Lc. perwakilan dari ketua YASAQU. Selain itu, ada juga tausiyah dari pimpinan pondok K.H. Dr.  Didik haryanto,  Lc., M.P.I yang berbentuk rekaman suara langsung dari makkah, testimoni perwakilan PG TAUD 17 oleh ukhtina Fathonah yang merupakan peserta PG TAUD yang akan membuka cabang baru di Bantul, dilanjutkan dengan penganugerahan cinderamata kepada Peserta PG TAUD 17 dan PG MIT III yang berprestasi.

    Barakallahu fikum jamian alumni PG TAUD XVII dan PGMIT III.

    “Selamat berjuang di daerah masing-masing untuk mendakwahkan Al-Qur’an dan sunnah.  Luruskan niat Lillahitaa’la, in sya Allah amal jariyah yang akan terus mengalir menanti kalian“, tutur Ustadzah Geulis Monica-Kepala PG-TAUD SaQu kepada Tim Media Center Wadi Mubarak.


    Berita oleh: Tanti Ummu Fahdlan
    Poto dan Youtube: Tim Media Center WM

  • Pondok Tahfizh Imtiaz – Sukabumi

    Pondok Tahfizh Imtiaz – Sukabumi

    🏡 Pondok Tahfizh Imtiaz – Sukabumi 🏡
    [Program Tahfizh Tingkat SMA]
    Jl. Manggis
    Desa Tenjoayu
    Kecamatan Cicurug
    Kabupaten Sukabumi
    Provinsi Jawa Barat

    Kembali ke Daftar Pondok Cabang Islamic Center Wadi Mubarak

    🏆 Informasi Pendaftaran 👇
    Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2023-2024

  • Pondok Tahfizh Al-Arqam – Gunung Kidul

    Pondok Tahfizh Al-Arqam – Gunung Kidul

    🏡 Pondok Tahfizh Al-Arqam – Gunung Kidul 🏡
    [Program Tahfizh Tingkat SMP dan SMA]
    Kampung Nogosari II
    Desa Bandung
    Kecamatan Playen
    Kabupaten Gunung Kidul
    Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

    Kembali ke Daftar Pondok Cabang Islamic Center Wadi Mubarak

    🏆 Informasi Pendaftaran 👇
    Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2023-2024

  • Manfaatkan Libur Akhir Pekan; 41 Pelajar SD-SMP Ikuti Wadi Mubarak Qur’anic Camp Di Puncak Bogor

    Manfaatkan Libur Akhir Pekan; 41 Pelajar SD-SMP Ikuti Wadi Mubarak Qur’anic Camp Di Puncak Bogor

    Libur akhir pekan kerap menjadi waktu yang paling ditunggu oleh anak-anak. Namun seringkali setiap libur akhir pekan tiba, justru selalu berjalan biasa saja.

    Oleh karena itu, demi memaksimalkan agenda liburan akhir pekan untuk buah hati tercinta, Graha Qur’an Wadi Mubarak mengadakan “Wadi Mubarak Qur’anic Camp” yang berlangsung selama 2 hari dan bertempat di Villa Al Hambra, Desa Citeko, Cisarua, Kab. Bogor.

    Ilham Akbar selaku Ketua Graha Qur’an Wadi Mubarak menuturkan bahwa tujuan dari dihadirkan program ini adalah agar Graha Qur’an Wadi Mubarak bisa menjadi mitra bagi para orang tua dalam menciptakan liburan yang bermanfaat dan berkualitas.

    Hal tersebut dapat dilihat dari agenda kegiatan yang dihadirkan dalam program Wadi Mubarak Qur’anic Camp.

    Baca Juga:
    –
     Syaikh Prof. Dr. Thoriq Bin Abdullah Hajjar Kunjungi STIU-WM
    – Tutup Daurah Huffazhul Wahyain; 3 (Tiga) Mahasiswa STIU-WM Dapatkan Umroh Gratis

    Pada pelaksanaannya, Graha Qur’an Wadi Mubarak bekerjasama dengan Wisata Qur’an Wadi Mubarak sebagai pelaksana kegiatan.

    Selama 2 hari mengikuti kegiatan, para peserta yang berusia 7-15 tahun ini mendapatkan materi pembelajaran seperti tahsin, talaqqi Al-Qur’an oleh asatidz dan ustadzaat yang bersanad, pemutaran film islami, pembelajaran adab, tadabur alam, berenang, fun games, futsal, dan beragam kegiatan seru lainnya.

    Baca Juga:
    –
     Nasihat Dr. Isa Al-Masmali Di Hadapan Mahasiswa STIU-WM
    – Mukernas III TAUD SaQu 2022 
    – Perdana Dan Istimewa: Wadi Mubarak Mewisuda 363 Penghafal Al-Qur’an

    Selama program berlangsung, Alhamdulillah para peserta terlihat sangat antusias dan senang dalam menikmati seluruh rangkaian kegiatan.

    “Hadirnya program Wadi Mubarak Qur’anic Camp ini, kami berharap semoga para peserta dapat lebih mencintai Al-Qur’an, juga dapat lebih baik dalam membaca Al-Qur’an” tutur Ahmad Firdaus selaku Ketua Wisata Qur’an saat ditemui di Aula Villa Al Hambra saat acara berlangsung.

    Berita/Photo: Media Center Wadi Mubarak

    Editor: Tanti Ummu Fahdlan

  • Mendidik Anak dengan Tulus

    Mendidik Anak dengan Tulus

    Mendidik anak bukanlah hal yang mudah. Setiap anak memiliki karakteristik, kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Tak jarang dalam mengarahkan anak, ia tidak mau mengikutinya.

    Namun, jangan dibiarkan terjadi terus menerus, karena bisa membuat anak menjadi manja dan merasa semua keinginannya harus dituruti.

    Lalu, apa ya cara yang tepat agar anak mau mendengar perkataan Anda dan pasangan?

    Yuk contek tips Mendidik Anak dengan Tulus.

    Kajian Quranic Parenting
    Bersama
    Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I.,
    (Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak)

    📑 Tema: Mendidik Anak dengan Tulus
    🗓 Tanggal: Jum’at 26 Agustus 2022
    📱Waktu:19:30 WIB – Selesai


    🎥 Live on Youtube Channel Darsuna TV:

    ➖➖➖➖➖➖
    .
    .
    Mari ajak keluarga, rekan, dan sahabat untuk bersama saling menimba ilmu, meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti majelis ilmu yang bermanfaat ini.

    ➖➖➖➖➖
    Find Us On :
    Instagram;
    •Graha Qur’an: https://instagram.com/grahaquran_wm?igshid=1byytnk9u70bs
    •ICWM : https://instagram.com/ic_wadimubarak?igshid=16yvuiperya78
    •Lantama : https://www.instagram.com/lantamawisata/
    🔗 Web : https://wadimubarak.com

  • Membanderol Harga Diri; Kuliah Umum Bersama Dr. Isa Al-Masmali hafizhahullah

    Membanderol Harga Diri; Kuliah Umum Bersama Dr. Isa Al-Masmali hafizhahullah

    Sudah menjadi lumrah diketahui bahwa harga diri seseorang berkaitan erat dengan identitasnya.

    Harga diri bagi seseorang yang beridentitas bangsawan tentu tidak sama dengan harga diri seseorang yang beridentitas sebagai rakyat jelata, harga diri guru tentu berbeda dengan harga diri seorang murid. Begitulah singkatnya identitas amat mempengaruhi harga diri seseorang.

    Dalam kesempatan di sore hari ini, Syaikh Isa tampak mengajak mahasiswa/i STIU WM untuk membanderol harga diri mereka bersama-sama.

    Diawali dengan Syaikh yang mengingatkan  para mahasiswa/i tentang do’a yang acap kali dibaca dalam setiap shalat -bahkan bagian wajibnya, yakni Al-Fatihah ayat 6-7:

    اِھْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَـقِيْمَ . صِرَاطَ الَّذِيۡنَ اَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ

    “Tunjukilah kami jalan yang lurus. Yakni jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat”

    Lalu Syaikh bertanya secara terbuka bahwa bukankah semua makhluk diberi nikmat? Lalu jalan seperti siapakah yang kita minta untuk ditunjukkan oleh Allah ﷻ? Apakah ada yang dimaksud oleh Allah ﷻ secara khusus dalam penyebutan ‘orang yang diberi nikmat’ tersebut?.

    Dari pertanyaan secara terbuka tersebut, didapatilah jawaban dari para mahasiswa/i STIU yang notabene pembelajar di bidang Tafsir bahwa definisi ‘orang yang diberi nikmat’ tersebut adalah para Nabi, orang-orang yang jujur, para syuhada’ dan orang-orang shalih yang tak lain adalah mereka yang disebutkan dalam QS. An-Nisa’:69.

    Maka menurut Syaikh, semua faktor yang mengumpulkan jenis manusia-manusia tersebut dalam kategori ‘orang yang diberi nikmat’ adalah agama mereka. Mereka semua orang yang beragama. Maka identitas seseorang sebagai ‘orang beragama’ sudah cukup untuk membedakan harga diri mereka dari orang-orang yang tidak beragama.

    Baca Juga:
    –
     Syaikh Prof. Dr. Thoriq Bin Abdullah Hajjar Kunjungi STIU-WM
    – Tutup Daurah Huffazhul Wahyain; 3 (Tiga) Mahasiswa STIU-WM Dapatkan Umroh Gratis

    Terlebih Syaikh menegaskan bahwa lafadz ‘agama’ di ayat lain merujuk secara tepat terhadap agama Islam sebagai nikmat yang sempurna, sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Ma’idah:3 :

    اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًاۗ

    “Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku sempurnakan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu”

    Maka beragama Islam adalah identitas pertama yang ditengarai Syaikh untuk dimiliki harga dirinya oleh para mahasiswa.

    Identitas kedua yang diingatkan oleh Syaikh agar disadari oleh setiap mahasiswa/i adalah identitas mereka sebagai penunt ilmu.

    Penuntut ilmu dalam agama Islam memiliki derajat yang amat agung! Bahkan karunia yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Dikarenakan rutinitas mereka yang disibukkan oleh pencapaian perkara-perkara akhirat disaat umumnya manusia disibukkan oleh pencapaian perkara-perkara dunia yang bersifat sementara dan akan segera hilang.

    Baca Juga:
    –
    Nasihat Dr. Isa Al-Masmali Di Hadapan Mahasiswa STIU-WM
    – Mukernas III TAUD SaQu 2022 
    – Perdana Dan Istimewa: Wadi Mubarak Mewisuda 363 Penghafal Al-Qur’an

    Dari sini maka terlihat bahwa harga diri seseorang yang mengejar ‘sesuatu yang awet’ pasti berbeda dengan harga diri orang-orang yang disibukkan oleh hal-hal yang ‘cepat rusak’.

    Identitas ketiga pun terus dirunut oleh Syaikh Isa hafizhahullah dengan menyinggung konsentrasi para mahasiswa/i STIU-WM di bidang Al-Qur’an – sebagaimana diketahui bahwa tahfidz Al-Qur’an merupakan basis dan fokus utama pembelajaran kampus STIU-WM.

    Syaikh mengajak para mahasiswa untuk mengingat-ingat siapa diri mereka melalui dialog interaktif.

    Beliau memulai dengan pertanyaan: “Siapakah umat yang terbaik?”

    “Umat nabi Muhammad ﷺ  ”, jawab para mahasiswa sepakat.

    “Apa yang membuat kalian mengklaim hal tersebut?” Tanya beliau kembali.

    “كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ” para  mahasiswa menjawab dengan membacakan awal ayat QS. Ali Imron:110.

    “Tepat! Lalu ketahuilah bahwa  خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ اْلقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ. Sebaik-baik manusia dari kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya”

    Dengan menyadarkan para mahasiswa pada 3 (tiga) identitas tersebut; (1) beragama Islam, (2) penuntut ilmu dan (3) disibukkan dengan pembelajaran Al-Qur’an, Syaikh Isa berharap identitas-identitas tersebut dapat menjadi pelecut semangat belajar.

    Bahkan Syaikh tampak menegaskan bahwa tidak pantas bagi pemilik identitas seagung ini untuk bermalas-malasan. Harga diri para mahasiswa harus tinggi dan tidak mudah lemah karena nikmat yang didapat sebagai pemilik identitas teragung.

    Syaikh juga sempat mengatakan bahwa identitas ini tidak banyak disadari oleh mahasiswa/i, “Diantara kita ada yang kemari hanya karena perintah orangtua, dia melakukan hal-hal yang agung dengan sekenanya. Karena sungguh! Dia tidak sadar siapa dirinya! Nikmat apa yang dimilikinya! Betapa berharga ilmu yang dipelajarinya!”.

    Syaikh memperkuat pembahasan ini dengan memotivasi para mahasiswa/i untuk terus mengingat identitas ini dengan mengatakan bahwa: “Jika kamu merasa lelah, letih. Ketahuilah bahwa kalian itu ada di jalannya para nabi. Para nabi tidak mewariskan harta tapi ilmu. Dan ketahuilah di sekitar kalian para manusia sedang sibuk bahkan tidak lelah terhadap hal-hal yang mubah – makan, minum, bersosialisasi bahkan hal-hal yang haram”.

    *Tulisan dirangkum dari Kuliah Umum Syaikh Dr. Isa bin Muhammad bin Isa Al Masmali, Dekan Fakultas Ushuluddin Universitas Ummul Qura Makkah Mukarramah saat kunjungan ke Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU-WM) Bogor Jawa Barat pada Senin, 22 Agustus 2022
    Dirangkum oleh: Miladatul Amanah dan Inganatu Rahmawati (Mahasiswi semester 6 STIU-WM)
    Editor: Tanti Ummu Fahdlan

  • Sekapur Sirih

    Sekapur Sirih

    ISLAMIC CENTER WADI MUBARAK – ICWM merupakan institusi tahfizh bersanad dengan tujuan utama mencetak kader imam, da’i dan guru untuk mengembalikan kejayaan Islam melalui Al-Qur’an dan sunnah.

    ICWM Dirintis pada tanggal 3 februari tahun 2008. Para penggagas ICWM yaitu Bapak Roid Kadir, Bapak Awang Djohan, dan KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I.

    Dipimpin oleh KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., ICWM diharapkan menjadi central institusi pendidikan Islam yang mencetak generasi berakhlak Al-Qur’an dengan program unggulan tahfizhul Qur’an bersanad.

    Demi menjaga keberlangsungan mutu pendidikan ini, ICWM telah bekerja sama dengan berbagai institusi Islam dari Luar Negeri, diantaranya adalah Universitas Ummul Quro di Makkah-Kingdom Saudi Arabia untuk Sekolah Tinggi Ilmu Usuluddin, Haiah ‘Alamiyah li Tahfizhil Qur’an Jeddah untuk Markaz Iqra’, Maktab Jaliyat bi Janub Makkah dalam hal Umroh dan Ziarah untuk Kota Makkah Bagi Para Da’i, Muassasah Ajyaalul Khair Madinah untuk pengembangan, pengajaran, dan penerapan Metode Attibyan, Mu’assasah Huffazhul Wahyain dalam bidang Hafalan Hadits Bukhari Muslim dan lain sebagainya.

  • Nasihat Dr. Isa Al-Masmali Di Hadapan Mahasiswa STIU-WM

    Nasihat Dr. Isa Al-Masmali Di Hadapan Mahasiswa STIU-WM

    Senin (22/8) Syaikh Dr. Isa bin Muhammad bin Isa Al Masmali, Dekan Fakultas Ushuluddin Universitas Ummul Qura Makkah Mukarramah datang berkunjung ke Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) Megamendung Bogor.

    Kunjungan beliau ke ICWM merupakan kunjungan muhibah untuk yang kesekian kalinya. Bagi para da’i Asia Tenggara, nama beliau tidaklah asing lagi karena beliau tercatat sebagai pembina Rabithah Ulama wa Du’at Janub Syarqi Asia (Ikatan Ulama dan Dai Asia Tenggara).

    Kunjungan beliau ke ICWM layaknya kunjungan orangtua kepada anak-anaknya yang sedang menuntut ilmu. Lain dari itu beliau pun pernah mengirim 2 putranya untuk ikut ‘nyantri’ di ICWM.

    Dihadapan para mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU WM), Syekh Isa memberikan beberapa nasihat. Beberapa nasihat beliau adalah:

    Baca Juga:
    –
     Syaikh Prof. Dr. Thoriq Bin Abdullah Hajjar Kunjungi STIU-WM
    – Tutup Daurah Huffazhul Wahyain; 3 (Tiga) Mahasiswa STIU-WM Dapatkan Umroh Gratis
    – Mukernas III TAUD SaQu 2022 
    – Perdana Dan Istimewa: Wadi Mubarak Mewisuda 363 Penghafal Al-Qur’an

    Bersyukur

    Agar para mahasiswa selalu bersyukur kepada Allah ﷻ atas segala nikmat yang telah dianugerahkan kepada mereka karena tidak semua orang dapat mengenyam pendidikan terkhusus pendidikan dalam menghafal Al-Qur’an.

    Ikhlas

    Dalam menuntut ilmu harus dibarengi jiwa ikhlas, yaitu ikhlas karena Allah ﷻ untuk mengangkat kebodohan dari diri sendiri, lingkungan dan umat Islam secara menyeluruh. Tidak terpikat dengan godaan syaitan, riya, sum’ah atau pun ketenaran. Dengan benteng ikhlas itulah syaitan tidak akan bisa menggoda manusia.

    Mengikuti Sunnah Nabi ﷺ

    Menjadikan Nabi Muhammad ﷺ sebagai qudwah, yaitu mengikuti apa yang sudah dicontohkan oleh beliau dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya.

    Bersungguh Dalam Beribadah

    Bersungguh-sungguh beribadah kepada Allah ﷻ dengan cara menuntut ilmu. Karena menuntut ilmu merupakan cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah ﷻ.

    Lain dari itu, beliaupun mengingatkan para mahasiswa untuk tetap menjaga zikir kepada Allah ﷻ, terkhusus zikir setiap pagi sore. Hal ini dikarenakan dengan berzikir akan menguatkan ruh manusia dan zikir adalah santapan ruhani bagi para penuntut ilmu dimana pun berada.

    Tak lupa pula beliau pun berpesan agar para mahasiswa dapat mengambil faedah dari perkataan ulama dan bisa mengambil hikmah kebaikan dari setiap hal yang terjadi.//

    Dirangkum oleh: Ustadz Muhammad Fathurrahman Hamidi
    Foto: Mujiyanto
    Editor: Al.Choer

  • Syaikh Prof. Dr. Thoriq Bin Abdullah Hajjar Kunjungi STIU-WM

    Syaikh Prof. Dr. Thoriq Bin Abdullah Hajjar Kunjungi STIU-WM

    Selepas Salat Maghrib (20/08) di Masjid Jami’ Wadi Mubarak, Bogor. Civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU-WM) patut bersyukur dengan kehadiran seorang Guru Besar Universitas Islam Madinah Syaikh Prof. Dr. Thoriq Bin Abdullah Hajjar hafizhahullah ta’ala.

    Selain seorang pengajar di Universitas ternama tersebut, beliau merupakan seorang pegiat dakwah yang telah memiliki banyak pengalaman keliling dunia dalam misi dakwah. Selain negara-negara Asia yang sering beliau kunjungi, beberapa negara lainnya pun beliau kunjungi untuk berdakwah, seperti Amerika, Jerman dan lainnya.

    Dalam kesempatan kunjungan kali ini, beliau menyampaikan tentang makna Tauhid, dengan mengangkat tema ”Dimana Allah?”. Beliau menyampaikan, bahwa banyak sekali golongan-golongan yang ingin menyesatkan dan menggiring umat islam kepada pemahaman aqidah yang salah.

    Baca Juga:
    –
    Tutup Daurah Huffazhul Wahyain 3 (Tiga) Mahasiswa STIU-WM Dapatkan Umroh Gratis
    – Mukernas III TAUD SaQu 2022 
    – Perdana Dan Istimewa: Wadi Mubarak Mewisuda 363 Penghafal Al-Qur’an
    – Wisudawan Terbaik Dalam Wisuda Akbar Wadi Mubarak 2022

    Sekularis, liberalis, pluralis, kapitalis, atheis adalah sebagian dari golongan yang memberikan banyak syubuhat hingga sesat dalam pemahaman umat Islam masa kini. Sehingga banyak umat Islam yang salah dalam memahami agamanya.

    Syaikh juga menyampaikan bagaimana pentingnya belajar dan membekali diri dengan ilmu agar tidak mudah terbawa dan terpengaruh oleh pemahaman-pemahaman yang salah tersebut. “Sebagai seorang pemuda maka harus terus banyak belajar dan membekali ilmu. Dan akhlak adalah yang paling utama, karena Rasulullah ﷺ akhlaknya adalah Al-Qur’an”.

    Kajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Syaikh Thariq dan dilanjutkan dengan shalat Isya berjamaah.

    Ibadurrahman An-Nur, salah satu mahasiswa STIU Wadi Mubarak asal Cirebon Jawa Barat memberikan komentar atas tausiyah beliau: “Senang rasanya dapat mendengarkan banyak pengalaman dan nasihat yang sangat berguna dari Syaikh Thariq”, ucapnya.//

    Berita: Faros Nur Muhammad/UKM Mushaf STIU-WM
    Photo: A. Faeshol
    Editor: Al.Choer

  • Pendaftaran PG TAUD SaQu Angkatan 18

    Pendaftaran PG TAUD SaQu Angkatan 18

    ﷽

    ⚠KUOTA TERBATASS!!

    🔶KESEMPATAN EMAS🔶

    📜Rekrutmen Peserta Program Pendidikan Guru Tahfizh Anak Usia Dini Sahabat Qur’an (PG TAUD SaQu)
    PERIODE 2022-2023

    ⚜️-Angkatan 18 ( Periode 14 September- 13 Desember 2022)

    💠Kategori Pendaftar💠

    1. Utusan TAUD Cabang
    2. Buka Cabang Baru
    3. Personal Pengabdian

    🏷PG TAUD SaQu adalah Program pendidikan singkat guna mencetak Guru Profesional di bidang Tahfizh Anak Usia Dini.

    💠📖💠📖💠📖💠📖💠

    🎀 Materi Pembelajaran Unggul :

    1. Attibyan (Belajar Al-Qur’an sekaligus belajar tajwid dan tahsin)
    2. Tuhfatul Athfal (Matan Ilmu Tajwid)
    3. Teknik Menghafal Al Quran
    4. Bahasa Arab Dasar (Arabic for Kids)
    5. Majlis Tadarus Al-Qur’an (MTQ)
    6. Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Anak Usia Dini
    7. Manajemen dan Kurikulum TAUD
    8. Communication Skill
    9. Micro Teaching dan Macro Teaching
      *Semua materi disampaikan oleh pengajar professional dan kompeten dibidangnya

    📁 Persyaratan Pendaftaran

    1. Bisa membaca Al-Qur’an dengan Baik dan Benar
    2. Telah menyelesaikan minimal hafalan Juz 30
    3. Berakhlaqul karimah
    4. Muslimah usia min 18-40 tahun
    5. Sudah mempunyai pengalaman mengajar
    6. Menyukai dunia anak-anak
    7. Menguasai ilmu tajwid dan fashih dalam membaca Al-Qur’an
    8. Aktif ,Cekatan, Kreatif, dan komunikatif
    9. Bisa mengoprasikan komputer
    10. Pendidikan min SMA
    11. Siap mengikuti seleksi sesuai dengan jadwal yang telah  ditetapkan
    12. Siap mengikuti program belajar selama ± 3 bulan dan pengabdian mengajar 1 tahun atau sesuai kontrak yang disepakati bersama TAUD SAQU yang mengutus
    13. Siap mematuhi peraturan bekerja sama dengan pihak wadi mubarak
    14. Tidak memiliki riwayat penyakit kronis ( Asma, maagh kronis, typhus, dll)
    15. Sehat secara fisik dan psikis (dibuktikan dengan surat keterangan dokter terbaru)
    16. Bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan selama program maupun dalam masa pengabdian
    17. Memiliki kemauan keras untuk belajar dan bekerja keras
    18. Untuk utusan minimal sudah mengajar di TAUD yang mengutus selama 3 bulan
    19. Melengkapi Berkas Pendaftaran:
    a. Scan Ijazah terakhir (Min. SMA).
    b. Scan KTP.
    c. Foto 3×4.
    d. Scan Surat Pernyataan Peserta (telah ditandatangani oleh wali/suami diatas materai).
    e. Scan Surat Rekomendasi Dari Lembaga yang Mengutus (untuk utusan)
    f. Scan Surat Keterangan Sehat (Puskesmas atau Rumah Sakit)
    g. Foto Copy KK (1 Lembar)

    📄 Jadwal Seleksi

    1. Pendaftaran & Seleksi Selama bulan Juni-Agustus 2022
    2. Check In Peserta PG 18 InsyaAllah 14 September 2022

    📄 Prosedur Pendaftaran

    1. Nama#Tanggal Lahir#Pendidikan Terakhir#Kabupaten/Kota#Kategori Pendaftar
      ( Jika utusan sebutkan dari taud Mana)
      🔹Contoh :
      A.Sarah#31071995#S1#Semarang#Utusan TAUD SAQU TEGAL_
      B.Dewi#31071995#S1#Semarang#Bukabaru_
      C.Aisyah#31071995#S1#Semarang#Personalpengabdian_
    2. Kirim format di atas pada nomor
      👇
      http://wa.me/6287868191192
    3. Prosedur selanjutnya akan di arahkan oleh admin.

    🏠 Yayasan Sahabat Qur’an Wadi Mubarak
    Sekretariat : Jln. Raya Puncak, Kp.Goleah, RT.01/RW.01, Ds.Kuta, Kec.Megamendung, Kab.Bogor, Jawa Barat Indonesia. 16770
    Hotline : 0251-8295 493,  0251-8295 497