ββββββ . . Mari ajak keluarga, rekan, dan sahabat untuk bersama saling menimba ilmu, meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti majelis ilmu yang bermanfaat ini.
Kita hidup didunia ini merupakan ladang amal untuk kehidupan akhirat. karena kita hidup di dunia ini untuk sementara sedangkan kehidupan akhirat kekal selama lamanya. Menjadi seorang pengasuh tentunya menjadi sebuah amanah yang Allah berikan kepada kita.
Maka sebagai pendidik yang cerdas harus meyakini bahwasannya setiap amal saleh yang kita lakukan akan mendapat balasan berupa pahala dari Allah sekecil apapun amal tersebut selama dilakukan ikhlas karena Allah semata.
Menghadapi anak yang tantrum, anak yang aktif merupakan sebuah tantangan bagi setiap pendidik, namun tidak sepatutnya kita men”cap”nya sebagai anak yang nakal. Pentingnya berkhusnudzon (berperasangka baik) terhadap anak karena hidup akan menjadi lebih tenang dan optimis dan beberapa point yang akan kita kupas tuntas pada pertemuan kali ini.
Yuk mari simak dengan mengikuti Kajian Parenting Online Bersama Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak, dengan membahas;
π Tema: Berbaik Sangka Kepada Anak π Tanggal: Jum’at malam, 12 Agustus 2022 π±Waktu: 19.30 WIB – Selesai π₯ Live on Youtube Channel Darsuna TV: https://youtu.be/d7Cs2F5qSYQ
ββββββ . . Mari ajak keluarga, rekan, dan sahabat untuk bersama saling menimba ilmu, meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti majelis ilmu yang bermanfaat ini. . . .
Daurah Huffazhul Wahyain yang dilaksanakan pada tahun ini adalah daurah pertama yang dilakukan secara onsite (ditempat) setelah 2 tahun lalu dilakukan secara online karena merebaknya Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Untuk pertama kali, Daurah Huffazhul Wahyain di Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) Bogor dilaksanakan pada tahun 2016 dengan mendatangkan 80 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Namun untuk pelaksanaan daurah pada tahun 2022 ini hanya dibatasi menjadi 35 orang peserta.
Daurah Huffazhul Wahyain merupakan progam menghafal Hadist-Hadist Nabi ο·Ί yang diambil dari kitab Al-Jamβu Baina Ash-Shahihaini karangan Al-Hafizh Abu Muhammad Abdul Haq Al-Isybiliy rahimahullahu taaβla.
Kitab ini merupakan kitab yang berisi Hadist-Hadist yang diambil dari kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim dirangkum dalam 5 jilid berjumlah total 3574 hadits shohih.
2 (dua) dari persyaratan untuk mengikuti Daurah yang satu-satunya di Indonesia ini adalah peserta sudah menyelesaikan hafalan 30 Juz Al-Qur’an dibuktikan dengan tes hafalan dan menguasai bahasa Arab secara aktif.
Daurah yang menggratiskan para pesertanya ini mendapatkan atensi tinggi dari para penuntut ilmu, selain bimbingan menghafal oleh para masyayikh (pengajar) ada reward harian berupa uang riyal yang diberikan kepada peserta terbaik hari itu.
Reward yang sangat dinantikan para peserta adalah reward di akhir acara yaitu berupa paket Umroh gratis ke tanah suci bagi 2 (dua) peserta terbaik di setiap pelaksanaannya.
Setelah hampir sebulan penuh daurah yang dimulai sejak Sabtu (16/7) hingga Kamis (11/8) kemarin akhirnya secara resmi ditutup.
Didampingi Ustadz Ahmad Jayadi, Lc sebagai ketua Daurah Huffazhul Wahyain Wadi Mubarak, penutupan daurah yang dihadiri oleh para pengurus Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak(STIU WM) dan utusan Yayasan Huffazhul Wahyain, Riyadh – Arab Saudi diantaranya adalah Syeikh Anas Abdul Aziz Assayyari, Syeikh Abdullah Al-Husain dan Syeikh Ibrohim Attamimi diumumkan 3 (tiga) peserta terbaik.
Ketiga peserta terbaik tersebut masing-masing berhak mendapatkan 1 paket Umrah gratis. Ketiganya merupakan Mahasiswa STIU Wadi Mubarak: Hayyun Bil Haq dan Saiful Bahri (semester 2) dan Sayyid Abdullah (semester 4).//
Sumber berita: Ahmad Jayadi Ditulis oleh: Al.Choer Potografi: Doc. Panitia
Sabtu (6/8), Aula Hotel Tridaya Resort Cisarua Puncak Bogor ramai dikunjungi oleh peserta Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) III Tahfizh Anak Usia Dini Sahabat Qur’an (TAUD SaQu) se-Indonesia. Tidak kurang dari 200 peserta perwakilan dari TAUD se-Indonesia datang dengan antusias menghadiri Mukernas ini.
Untuk kelancaran kegiatan tersebut, Yayasan Sahabat Qur’an (YASAQU) terkhusus Manajemen Madrasah Ibtidaiyah Tahfizh (MIT) dan TAUD Cabang sebagai penyelenggara kegiatan sudah mempersiapkan segala kebutuhan akomodasi para peserta yang datang dari berbagai daerah.
Acara dimulai dengan sharing session dari beberapa perwakilan TAUD & MIT cabang, terutama pada sepak terpanjang perjuangan dakwah sejak awal berdiri sampai sekarang. Dalam sesi ini tampak rasa ukhuwah (persaudaraan) antar lembaga TAUD yang hadir, yaitu dengan adanya motivasi dan solusi yang datang dari peserta lainnya.
Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I yang hadir dan memberikan sesi materi Qur’anic Parenting sangat mengapresiasi dengan kehadiran para peserta Mukernas III tersebut.
Dalam materi yang disampaikan, beliau sangat optimis dengan pergerakan dakwah Al-Qur’an di Indonesia yang semakin menjamur. Tren positif ini harus disyukuri dan tetap harus ditingkatkan dan dikembangkan supaya bisa lebih baik lagi. Suatu nikmat yang luar biasa karena atas izin Allah, TAUD yang baru berdiri pada 2014 hingga saat ini sudah memiliki 172 cabang di berbagai kota dan kabupaten se-Indonesia.
“Yang luar biasanya juga adalah banyak ulama dunia, mulai dari Timur Tengah, Turki, Australia, Amerika bahkan Jepang pun yang mengagumi konsep pendidikan di TAUD & MIT. Sehingga di momen Mukernas ini harus menjadi ajang saling suport dan menguatkan antar pengelola, guru, pengajar dan wali murid dalam menyamakan visi pendidikan terbaik untuk anak adalah dengan memulai dari mempelajari Al-Qur’an” tambah Doktor lulusan UIKA Bogor dan kini tengah menyelesaikan program doktoralnya kembali bidang Ilmu Hadits di Mekkah Mukarramah.
Beliau pun menyampaikan kabar gembira dengan dipercayakannya Islamic Center Wadi Mubarak untuk mengelola lembaga Al-Qur’an di Indonesia di bawah naungan Syaikh Dr. Abdullah Jaarullah salah seorang ulama terkemuka bidang Al-Qur’an yang saat ini berdomisili di Madinah Al-Munawwarah sekaligus dokter spesialis salah satu rumah sakit disana.
Oleh karena itu, salah satu optimisme lain dari pimpinan ICWM yang berhasil mempertahan desertasinya berjudul βKonsep Parenting (Al-Tarbiyah Al-Waladiyyah) Dalam Al-Qurβan (Studi Analisis Sejarah Nabi Yaβqub βAlaihissalam)β pada tahun 2017 ini adalah diadakannya wisuda akbar TAUD di Mekkah Mukarramah yang insyaallah akan dihadiri oleh ulama-ulama Mekkah-Madinah serta imam Masjidil Haram.
Salah satu peserta, perwakilan TAUD SaQu asal Kab. Enrekang Prov. Sulawesi Selatan. Ustadz Irfan Sira yang khusus hadir untuk mengikuti Mukernas III serta menghantarkan anak didiknya mengikuti Wisuda Akbar 2022 merasa senang bisa hadir dan mengikuti Mukernas III ini, “Selain bisa menambah jaringan perkenalan juga bisa banyak belajar terkait tata kelola TAUD & MIT dari masing-masing cabang TAUD dan MIT lainnya.” imbuhnya.//
Berita oleh: Ilham Akbar/Panitia Mukernas III Ditulis oleh: Al.Choer Potografer: TIM IT WM
Wakil Mentri Ketenagakerjaan Ir. Afriansyah Noor, M.Si yang hadir dalam Wisuda Akbar Islamic Center Wadi Mubarak pada Ahad (7/8) dalam sambutannya memberikan apresiasi yang sangat besar dengan dilaksanakannya Wisuda Akbar ini dan beliau pun berharap para santri yang telah lulus dari pondok pesantren agar tetap mengasah skill ketrampilan sehingga bisa bersaing di dunia kerja.
H. Arrie Triyono (Komisaris PT. Begawan Nusantara Properti) dalam sambutannya menyampaikan bahwa akan terus mendukung kegiatan Islamic Center Wadi Mubarak melalui bidang perekonomian, sehingga kebutuhan ICWM yang sangat besar dapat tercukupi dengan kemandiriannya.
Di akhir sesi sambutan, Pimpinan ICWM KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I mengucapkan terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir. βKerjasama dan silaturahim yang seperti inilah yang dapat menguatkan kita untuk membawa Indonesia menjadi negara yang dicintai Allah ο·», yang akan membawa kepada kemakmuran rakyatnya.β Imbuh beliau.
Tak lupa pula beliau memotivasi para wisudawan untuk tetap istiqamah di jalan Al-Qurβan, terlebih di usia muda yang akan menjadikan umat ini akan menjadi umat yang kuat dan akan dapat mengulang kisah sukses ulama-ulama Indonesia tempo dahulu yang sukses di tanah suci Mekah dan Madinah.
Kemeriahan Wisuda Akbar ini tampak juga dari deretan karangan bunga ucapan selamat dan sukses dari berbagai instansi dan mitra kerja, antara lain dari: Wakil Menteri Ketenagakerjaan Ir. Afriansyah Noor, M.Si; Yayasan Hajjah Hasmah Noor; PT Lan Tabur Utama Wisata – Travel Haji & Umroh; PT. NUR RAMADHAN WISATA – Travel Haji & Umroh; PT Anugerah Citra Mulia – Travel Haji & Umroh; Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak Bogor ( STIU WM); Mahabbah Boarding School; TAUD SaQu Wadi Mubarak; MIT SaQu Wadi Mubarak; Ma’had Sulthon Al Islami (MSI); Ma’had Sabilul Qur’an Bogor; Wisata Qur’an; Graha Qur’an; Ma’had Tahfizh Intensif Imtiaz; dan lain sebagainya. //
Sumber Berita: Panitia Wisuda Akbar Wadi Mubarak 2022 Ditulis oleh: Tanti Ummu Fahdlan/Al.Choer/Media Center Wadi Mubarak Photografer: Tim IT WM Youtube live streaming: Tim IT WM
Dalam Wisuda Akbar Islamic Center Wadi Mubarak yang digelar pada Ahad (7/8) lalu, selain penampilan dari para wisudawan dinobatkan pula wisudawan terbaik dari kategori yang berbeda.
Wisudawan Terbaik dari STIU WM diraih oleh Thoriq Mumtaz. Wisudawan terbaik dari Pondok Cabang Islamic Center Wadi Mubarak diraih oleh; 1. Hairun Al Banjari, 2. Narendra Al Abidin dan 3. Muhammad Shaaffat.
Sedangkan Wisudawan terbaik Kategori Peserta Lajnah (ujian tahfizh) terbaik untuk jenjang TAUD dan MIT diraih oleh Davian Zufar Al Muaeqly Khaula dari TAUD SaQu Albina Cirebon (hafal 3 juz), Arina Ulmiana Nur dari MIT SaQu Pusat (hafal 25 juz) dan Rizki Zaenul Syaban dari MIT SaQu Pusat (hafal 23 juz).
Adapun 2 peserta terbaik dari Daurah Huffazhul Wahyain ke VII yang kini sedang berlangsung, akan mendapatkan apresiasi berupa Hadiah Umroh Gratis.
Turut hadir sebagai Tamu Kehormatan kali ini adalah H. Roid Kadir (Penasihat ICWM);Ir. Afriansyah Noor M.Si (Wakil Menteri Ketenagakerjaan); Profesor Doktor Ahmad ibn Abdullah al Ghunaiman β Syaikh Gunaiman (Guru Besar di Fakultas Aqidah Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia); Doktor Suhail ibn Muhammad Qosim Mishiming β Syaikh Suhail ( Asisten Profesor di Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Ummul Qura’ Mekah).
Tampak pula di jejeran kursi tamu kehormatan lainnya: Kyai Muhammad Rofiβi Mukhlis (Ketua BKN NU-Barisan Kstaria Nusantara Nahdlatul Ulama); H. Arrie Triyono (Komisaris PT. Begawan Nusantara Properti); H. Eko Mujiarto SH. MH (Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan – DPKPP Kabupaten Bogor); H. Mifdhol Abdurrahman, Lc., M.H.I. (Direktur Utama PT Nur Ramadhan Wisata); Syaikh Abdullah dan Syaikh Muhammad (putra Syaikh Abdurrahman Bakr-pengarang Kitab Attibyan); H. Heru Purnomo (Owner HJ Karpet) dan lainnya
βSelamat dan sukses kepada para wisudawan. Momen seperti inilah yang hendaknya ditunggu dan dibanggakan oleh umat islam. Sistem pendidikan ideal adalah lembaga yang menerapkan sistem pendidikan sejak dini, sekolah menengah hingga sekolah tinggi sebagaimana yang diterapkan oleh Wadi Mubarak. Wisuda yang kini dilakukan adalah langkah awal dan bukan langkah akhir dari perjalanan menuntut ilmu. Jadikan ilmu yang telah dipelajari sebagai bekal dasar dalam mengamalkan dan mendakwahkan ilmu kepada masyarakat. Selamat kepada para Guru, Pengasuh, dan semua yang ikut andil dalam menyukseskan lembaga pendidikan ini, semoga seluruh pengorbanan dan apa yang telah diajarkan menjadi amalan pemberat timbangan surga kelakβ, demikian pesan dari Profesor Doktor Ahmad ibn Abdullah al Ghunaiman β Syaikh Ghunaiman (Guru Besar di Fakultas Aqidah Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia) dalam Sambutan Wisuda Akbar.
Sumber Berita: Panitia Wisuda Akbar Wadi Mubarak 2022 Ditulis oleh: Tanti Ummu Fahdlan/Al.Choer/Media Center Wadi Mubarak Photografer: Tim IT WM Youtube live streaming: Tim IT WM
Ahad, 7/8/2022 bertempat di Grand Smesco Hills Puncak Bogor, Jawa Barat. Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) menggelar Wisuda Akbar untuk pertama kalinya.
Seluruh peserta Wisuda Akbar, Tamu Undangan, Wali Santri dan segenap simpatisan yang mencapai 1500 orang turut memadati Hall Grand Smesco Hills Bogor yang terletak di Kampung Cipari Langoan, Cisarua, Bogor. (07/08/2022)
Wisuda Akbar kali ini memang sangat istimewa, karena melibatkan peserta wisudawan dari berbagai lembaga Pusat dan Cabang di bawah naungan Islamic Center Wadi Mubarak – ICWM, dari seluruh Indonesia.
Peserta yang diwisuda dalam acara ini sebanyak 363 wisudawan, meliputi Wisuda Program Sarjana (S-1) Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak Bogor (STIU WM): 48 orang. Wisuda Huffazhul Qur’an Al-Karim jenjang SMP, SMU dan Program Kaderisasi Muhaffizh Wadi Mubarak (PKM WM) se-Indonesia: 96 orang. Wisuda Tahfizh Anak Usia Dini Sahabat Qurβan (TAUD SaQu) se-Indonesia: 163 orang dan Wisuda Madrasah Ibtidaiyah Tahfizh Sahabat Qurβan (MIT SaQu) se-Indonesia: 56 orang.
Turut meramaikan podium Wisuda Akbar juga adalah Peserta Huffazhul Wahyain ke VII. Wahyain merupakan istilah untuk 2 wahyu yaitu Al-Qurβan dan Hadits Rasulullah ο·Ί. Sehingga syarat untuk mengikuti daurah ini adalah harus hafal 30 juz Al-Qurβan dan lancar. Daurah Huffazhul Wahyain kali ini adalah menghafal hadits Bukhari dan Muslim yang diikuti oleh 35 peserta se-Indonesia.
Dari total 363 wisudawan, terdapat 145 orang yang sudah hafal 30 Juz Al-Qurβan. Sebuah kesyukuran yang mendalam, dimana ICWM menerapkan standar Tahsin dan Tahfizh yang ketat dalam mengantarkan para santri mengkhatamkan 30 Juz hafalan Al-Qurβan.
Sumber Berita: Panitia Wisuda Akbar Wadi Mubarak 2022 Ditulis oleh: Tanti Ummu Fahdlan/Al.Choer/Media Center Wadi Mubarak Photografer: Tim IT WM Youtube live streaming: Tim IT WM
Untuk kesekian kalinya Sekolah Tingi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU-WM) bersama dengan Markaz Iqra Wadi Mubarak, salah satu unit kerja di struktur Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) Bogor Jawa Barat memberikan Ijazah Sanad Qiro’ah kepada 12 (dua belas) mahasiswanya.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keinginan STIU-WM untuk terus berkontribusi menjaga keotentikan Al-Qur’an berupa pemberian sanad sebagai bentuk standarisasi bacaan Al Quran sebagai mana bacaan Nabi ο·Ί.
Selain dihadiri oleh beberapa Pengajar dan Masyayikh pembimbing tahfizh yang berada dalam naungan STIU-WM, penganugerahan ini pun secara khusus disaksikan oleh Syaikh Hamid Akram Al-Bukhari, beliau adalah seorang Musnid (orang yang memiliki banyak sanad) dan juga Muqriβ (orang menguasai berbagai qiraβat) yang diburu para penuntut ilmu di seantero dunia.
Kehadiran Syaikh Hamid Akram Al Bukhari walau secara daring dari Madinah Al-Munawwarah ini menambah antusias peserta dalam melafalkan bacaannya.
Kegiatan penganugerahan sanad yang dibuka sejak pagi hari Jum’at (8/8/22) di Masjid Jami’ Wadi Mubarak ini pun akhir dari kegiatan Sardul Qur’an yang digelar sejak Ahad (31/7) hingga kamis (4/8) dengan memperdengarkan 7 orang mahasiswa untuk membacakan hafalannya dengan sekali duduk. Dalam sehari ada 2 santri yang memperdengarkan hafalan bil ghoib didampingi musyrif (pembimbing) masing-masing.
Ada beberapa syarat yang harus dilakukan untuk mengambil sanad di lingkungan STIU-WM, yaitu: hafal Al-Qur’an dengan mutqin (kuat); memiliki bacaan Al Quran yang benar sesuai kaidah tajwid; menghafal matan Tuhfatul Athfal dan Jazariyyah beserta syarahnya dan juga menyetorkan hafalan 30 juz kepada pembimbing atau syaikh yang direkomendasikan oleh Markaz Iqra’ Wadi Mubarak.
12 mahasiswa yang dianugerahkan sanad qira’ah pada kegiatan ini adalah: 1. Imam Mu’tashim, semester 8 asal Solo 2. Jahid Aminudin, semester 8 asal Bandung 3. Irvan Rahmatullah, semester 8 asal Kuningan 4. Fadel Fahmi Albani, semester 8 asal Pati 5. Thoriq Mumtaz, semester 8 asal Garut 6. Muhammad Gemilang Muttaqin, semester 8 asal Depok 7. Iqbal Syahrul Mubarak, semester 8 asal Ponorogo 8. Muhammad Hilmi Ulwan, semester 8 asal Jakarta 9. Muhammad Sholeh, semester 8 asal Polewali Mandar 10. Ahmad Jundiyan Azhari, semester 8 asal Lombok 11. Faikar Mujaddid, semester 6 asal Cirebon 12. Riduan Adhi Chandra, semester 6 asal Palembang
Sedangkan ketentuan yang diberlakukan untuk lulus Sardul Qur’an (khataman Al-Qur’an sekali duduk atau satu hari) yakni: melafalkan hafalan Al-Qur’an 30 juz bil ghoib (tanpa melihat Al-Qur’an) dengan minimal dua orang penyimak; kesalahan dalam melafalkan hafalan tersebut tidak lebih dari 30 kesalahan; dimulai dari pagi hari hingga selesai melafalkan seluruh hafalannya, biasanya hingga malam hari.//
Sumber berita: Markaz Iqra’ Wadi Mubarak/Irsyad Husnul Hidayat Ditulis oleh: Al.Choer Photografer: Zulfikar Az-Zacky Ula YouTube Live Steaming: Tim IT WM
Kita pasti menyadari bahwa titipan anak yang telah Allah karuniakan kepada kita selaku orangtuanya, telah diberikan kemampuan dan kecerdasan yang berbeda-beda. Namun seringkali banyak kasus ditemui, standarisasi anak yang berprestasi bisa diukur hanya dari kacamata akademik saja. Benarkah demikian? Lalu bagaimana dengan anak kita yang kurang pintar dari sisi akademiknya?
Mari bergabung dan ikutilah Kajian Qur’anic Parenting dengan tema “Setiap Anak Unik” π€ Bersama: Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I (Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak & Praktisi Qur’anic Parenting) ποΈ Hari/Tanggal: Jum’at, 29 Juli 2022 β° Waktu: 19.30 WIB s/d Selesai πΉ Live on Zoom Meeting: 848 1552 2671, Pass: ASTRA π Link Zoom Meeting: https://us02web.zoom.us/j/86080297111?pwd=SndXS3o0NXViMGRrMXhGWmtrL0NpZz09
Mari mengambil manfaat, ilmu, dan pelajaran dari kajian ini demi terciptanya generasi muda Islam yang dicintai Allah dan Rasul-Nya, juga berakhlaq Qur’ani. Jangan lupa untuk ajak sebanyak-banyaknya rekan, sahabat, saudara kita supaya manfaat ini bisa makin dirasakan oleh banyak orang. . . Find us on: Instagram https://www.instagram.com/ic_wadimubarak/?hl=id Facebook https: //www.facebook.com/ic.wadimubarak
Setelah hari Jumβat lalu berkunjung ke Islamic Center Wadi Mubarak untuk memberikan tausiyah kepada seluruh santri, kemarin (Sabtu, 23/6) Syaikh Dr. Abdullah Bin Muhammad Bin Sulaiman Al-Jarullahhafizhahullah menyempatkan hadir untuk berkunjung ke Mahabbah Boarding School yang juga merupakan pondok cabang dari Islamic Center Wadi Mubarak.
Kedatangan beliau ke Mahabbah Boarding School disambut oleh Ustadz Abu Bakri, Lc., M.A selaku Penasehat Mahabbah Boarding School, juga turut hadir Ustadz Shohib Saifi, M.A selaku Ketua Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak, dan segenap civitas akademik Mahabbah Boarding School.
Dalam kunjungannya, Syaikh Dr. Abdullah Jarullah memberikan motivasi kepada santriwati Mahabbah Boarding School dengan menceritakan pengalaman hidupnya. Beliau juga membeberkan 4 kunci yang harus dimiliki bagi seorang penuntut ilmu.
Diterangkan bahwa 4 kunci sukses yang harus dimiliki tersebut adalah:
1) Ikhlas Point mendasar yang wajib dimiliki seorang pembelajar ilmu adalah ikhlas. Oleh karena itu seorang yang menuntut ilmu juga harus meluruskan niatnya dengan hanya bersandar kepada Allah. Faktor ikhlas juga yang dapat mendatangkan keberkahan Allah kepada seseorang penuntut ilmu.
2) Sabar Berbicara pentingnya sabar, para sahabat dan ulama terdahulu telah memberikan keteladan pada kita. Buah dari kesabaran mereka dalam menuntut ilmu menghasilkan pemahaman ilmu yang mereka miliki menjadi amat luas dan dalam.
3) Semangat Yang Tinggi Dalam realitanya, semangat yang tinggi dalam menuntut ilmu hadir dari keinginan yang kuat. Pada point ini Syaikh Jarullah sedikit bercerita tentang masa muda beliau saat berkuliah di Fakultas Kedokteran. Saat itu beliau memiliki tekad untuk bisa menjadi seorang yang alim dalam ilmu Al-Qurβan dan juga qiroat. Sehingga atas izin Allah melalui tekad dan keinginan yang kuat itu, Allah wujudkan apa yang menjadi harapan beliau.
4) Doa Pada point ini beliau tak lupa menerangkan akan urgensi doa, tidak hanya untuk para pembelajar ilmu, juga untuk para pengajar. Dalam sesi ini beliau menukil kisah Imam Nawawi yang selalu berdoa supaya Allah menjadikannya mencintai ilmu melebihi cintanya unta kepada air di saat keadaan sangat haus.
Seluruh kunci-kunci kesuksesan yang sudah beliau jalani dan rasakan sendiri, alangkah baiknya dapat kita tiru dan amalkan dengan harapan keberhasilan beliau menjadi seorang ahli ilmu Qurβan dan juga seorang dokter specialis ternama di Kota Suci Madinah bisa kita tiru dalam kehidupan kita masing-masing dan juga bisa motivasi bagi generasi pelanjut kebaikan kita kelak nanti.