Penulis: Editor Wadi Mubarak

  • KAJIAN QUR’ANIC PARENTING: Menyikapi Anak Yang Banyak Bertanya

    KAJIAN QUR’ANIC PARENTING: Menyikapi Anak Yang Banyak Bertanya

    ๐Ÿ›‘ KAJIAN ONLINE ๐Ÿ›‘

    ๐Ÿ›‘QUR’ANIC PARENTING ๐Ÿ›‘

    Menyikapi Anak Yang Banyak Bertanya
    https://youtu.be/Oyk8xeeQNyM

    Hadirnya Buah Hati adalah suatu kebahagiaan yang besar bagi semua orang, jiwanya yang masih suci dan kepolosannya membuat sejuk orang-orang yang memandanginya.

    Tidak jarang Si Buah Hati menanyakan semua hal, bahkan hal-hal yang kritis “Ibu.. siapa yang menciptakan Allah??.. Ibu.. bagaimana aku dilahirkan kemuka bumi??”,

    Bagaimana cara menyikapinya?

    Bagaimana cara menjawabnya?

    Yuk Ikuti Kajian Parenting Online

    Bersama

    Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I.,

    Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak

    ๐Ÿ“‘ Tema: Menyikapi Anak Yang Banyak Bertanya
    ๐Ÿ—“ Tanggal: Sabtu, 18 Desember 2021
    ๐Ÿ“ฑWaktu: 19.45 WIB – Selesai
    ๐ŸŽฅ Live on Youtube Channel Darsuna TV:
    https://youtube.com/c/DarsunaTV

    โž–โž–โž–โž–โž–โž–

    โœ’ Mari ajak keluarga, rekan, dan sahabat bersama-sama menimba ilmu, meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti majelis ilmu yang bermanfaat ini.
    .
    .
    .
    Find Us On:

    โ€ขInstagram Graha Qur’an : https://instagram.com/grahaquran_wm?utm_medium=copy_link
    โ€ขICWM : https://instagram.com/ic_wadimubarak?igshid=16yvuiperya78
    โ€ขNur Ramadhan: https://instagram.com/nurramadhan_wisata?utm_medium=copy_link
    โ€ขAnugrah Wisata: https://instagram.com/acm.anugerahwisata?utm_medium=copy_link
    ๐Ÿ”— Web : https://wadimubarak.com

  • Graha Qur’an Wadi Mubarak

    ๐Ÿ“– PROGRAM BELAJAR MENGAJI ๐Ÿ“–
    UNTUK
    DEWASA DAN ANAK-ANAK


    ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

    ๐Ÿ”Š Graha Qur’an Wadi Mubarak Membuka Pendaftaran Peserta Baru.
    ๐Ÿ“š Level Belajar Al-Qur’an dan harinya:
    ๐Ÿ…PRA TAHSIN (Senin – Rabu)
    ๐Ÿ…TAHSIN (Kamis – Jum’at)
    ๐Ÿ… LISAN_QU (Fleksibel)
    ๐Ÿ…TAHFIZH (Fleksibel)

    ๐Ÿ•— Pilihan Waktu Belajar :
    ๐Ÿ”นJam ke-1 (08.00 – 09.30 WIB)
    ๐Ÿ”นJam ke-2 (10.00 – 11.30 WIB)
    ๐Ÿ”นJam ke-3 (13.30 – 15.00 WIB)
    ๐Ÿ”นJam ke-4 (16.00 – 17.30 WIB)
    (Untuk Anak-Anak Umur 10-16 Thn)
    ๐Ÿ”นJam ke-5 (18.30 – 20.00 WIB)

    ๐Ÿซ FREE MODUL PEMBELAJARAN UNTUK 10 PESERTA PERTAMA ๐Ÿซ

    ๐Ÿ‘ค Syarat Calon Peserta :

    – Dewasa, usia minimal 17 tahun (mahasiswa/umum)
    – Anak-anak, usia minimal 10 tahun
    – Bersedia mengikuti pembelajaran selama 1 periode (3 Bulan)

    ๐Ÿ“ Alur Pendaftaran

    ๐Ÿ”ถ Daftar melalui WA (Online)
    atau
    ๐Ÿ”ถ Daftar dengan datang langsung ke
    Kantor Graha Qur’an
    Jl. Utan Kayu Raya No. 81, 1/8, Utan Kayu Utara,
    Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur,
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta (13120)

    Placementest (Penempatan Kelas Peserta) :
    (Placementest bisa dilakukan saat pendaftaran)

    Registrasi :
    ๐Ÿ“Ž Mengisi form pendaftaran
    ๐Ÿ“Ž Membayar infaq pendaftaran, dan infaq pembelajaran

    ๐Ÿ’ฌ Info lengkap
    โ˜Ž Contact Person :
    Ust. Nur Ismail (+62 813-8095-0180)
    https://bit.ly/CpGrahaQuJKT

    ๐ŸซKeistimewaan Graha Qur’an Wadi Mubarak๐Ÿซ
    ๐ŸŒด Tenaga Pengajar Alumni Wadi Mubarak Bogor
    ๐ŸŒด Menggunakan Metode At-Tibyan
    ๐ŸŒด Cocok Untuk Semua Kalangan dan Profesi
    ๐ŸŒด Ruang Kelas Yang Ber AC
    ๐ŸŒด Pilihan Waktu Belajar Yang Fleksibel
    ๐ŸŒด Satu Kelas Ada 10 Orang Peserta
    ๐ŸŒด Tersedia kelas Online dan Offline

    ๐Ÿ“– Belajar Mengaji is Happy ๐Ÿ“–
    di
    ๐Ÿ“– Graha Qur’an Wadi Mubarak ๐Ÿ“–

    โ˜˜โ˜˜โ˜˜โ˜˜โ˜˜
    Muliakan Hidup Kita Dengan Al-Qur’an
    Bersama
    Graha Qur’an Wadi Mubarak

    โ˜˜โ˜˜โ˜˜โ˜˜โ˜˜

    ๐Ÿ† Informasi Pendaftaran ICWM ๐Ÿ‘‡
    Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak Tahun 2022-2023

  • Pesantren Masyarakat Merapi-Merbabu

    ๐Ÿก Pesantren Masyarakat Merapi-Merbabu ๐Ÿก 
    [Program Kaderisasi Muhafizh]
    Jl. Tembus Magelang-Boyolali, KM 30
    Dusun Windusajan
    Desa Wonolelo
    Kecamatan Sawangan
    Kabupaten Magelang
    Provinsi Jawa Tengah

    Kembali ke Daftar Pondok Cabang Islamic Center Wadi Mubarak

    ๐Ÿ†ย Informasi Pendaftaranย ๐Ÿ‘‡
    Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak Tahun 2022-2023

  • Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Darul Muttaqin, Tegal – Jawa Tengah

    ๐Ÿก Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Darul Muttaqin ๐Ÿก
    [Program Kaderisasi Muhafizh]
    Jl. Merak 2 RT.02 RW. 03
    Desa Balapulang kulon
    Kecamatan Balapulang
    Kabupaten Tegal
    Provinsi Jawa Tengah

    Galeri Foto

    Kembali ke Daftar Pondok Cabang Islamic Center Wadi Mubarak

    ๐Ÿ†ย Informasi Pendaftaranย ๐Ÿ‘‡
    Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak Tahun 2022-2023

  • Kalender ICWM: 25 Kiat Agar Anak Cinta Al-Qur’an

    ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜ Amankan Pesanan Anda Segera, Jangan Sampai Kehabisan ๐Ÿ˜๐Ÿ˜Ž

    ๐Ÿ˜๐Ÿ˜Ž Alhamdulilah, Pre Order Kalender ICWM Sudah Tembus di Angka 3.485 pcs ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜

    Atas izin Allah, dikarenakan peminat kalender ICWM 1443H / 2022M ini tinggi, maka kami akan melakukan penambahan PO sebanyak 500 pcs, dimana awalnya oplah cetak adalah 3500eks maka insya Allah kami cetak sebanyak 4000 eksโœŠ๐ŸปโœŠ๐Ÿป๐Ÿ’ช๐Ÿป๐Ÿ’ช๐Ÿป

    โœ๐Ÿป Prioritas Pengiriman Bagi Yang PO Duluan yaaa.. ๐Ÿ™๐Ÿ›ซ

    ๐Ÿ“– 25 Kiat Agar Anak Cinta Al-Quran ๐Ÿ“–

    KEISTIMEWAAN
    โœ…25 Kiat untuk Menumbuhkan Kecintaan Anak pada Al-Qur’an
    โœ…Penanggalan Hijriah dan Miladiyah
    โœ…Keterangan Jadwal Shoum Sunnah
    โœ…Daftar Pondok Cabang Islamic Center Wadi Mubarak
    โœ…Daftar TAUD SaQu seluruh Indonesia
    โœ…100% Keuntungan untuk Mensupport Dakwah Al-Qur’an

    Harga Normal 40.000
    PO only 35.000
    (Belum termasuk ongkos kirim)

    Terdapat Diskon Khusus bagi Pemesanan Minimal 3 pcs.๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜

    โ“ Mau Kalender yang Penuh Manfaat sekaligus Memberi Kontribusi untuk Umat?
    ๐Ÿ“†Kalender ICWM Solusinya๐Ÿ˜‰

    CARA PEMESANAN
    Ketik : PO Kalender#Nama#Alamat#Jumlah
    Kirim ke : https://bit.ly/OrderKalenderICWM1443H

    Tampilan Depan Kalender ICWM 2022

    ๐Ÿ‘‡ Informasi Pendaftaranย ๐Ÿ‘‡
    Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak Tahun 2022-2023

  • Pondok Pesantren Tahfizh Al-Quran Abdul Hamid, Jepara – Jawa Tengah

    ๐Ÿก Pondok Pesantren Tahfizh Al-Quran Abdul Hamid ๐Ÿก
    [Program Kaderisasi Muhafizh]
    Jalan Watu Agung Pule Wijaya
    RT 26 RW 4
    Desa Plajan
    Kecamatan Pakis Aji
    Kabupaten Jepara
    Provinsi Jawa Tengah

    Galeri Foto

    Kembali ke Daftar Pondok Cabang Islamic Center Wadi Mubarak

    ๐Ÿ† Informasi Pendaftaran ๐Ÿ‘‡
    Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak Tahun 2022-2023

  • Hadiah โ€˜Nafas Qurโ€™aniโ€™ untuk Si Buah Hati

    Hadiah โ€˜Nafas Qurโ€™aniโ€™ untuk Si Buah Hati

    Kerusakan akhlak merupakan salah satu hal yang dituding oleh Syakib Arslan, salah seorang pemikir besar abad ke-20, sebagai faktor penyebab kemunduran umat Islam pada era ini.

    Dalam bukunya Li Madza Taโ€™akhkhar al-Muslimun, ahli sejarah kelahiran Lebanon ini menyebutkan bahwa hilangnya nilai-nilai luhur yang diajarkan Al-Qur’an membawa efek dekadensi moral para pemimpin. Ketiadaan political will para negarawan untuk mengemban amanah umat melarutkan nilai agama dalam kepentingan-kepentingan nafsu duniawi, menyebabkan agama terpinggirkan di pojok-pojok masyarakat.

    Tentu masih ada yang masih bisa kita lakukan untuk memperjuangkan umat ini. Beberapa mengambil jalan kekuasaan untuk merebut kembali kejayaan Islam, sedangkan beberapa yang lain menawarkan jalan pendidikan; jalan yang lambat namun bertahan lebih lama.

    Baca Juga: Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak Tahun 2022-2023

    Di antara jalan pendidikan tersebut adalah mendekatkan kembali umat Islam kepada Al-Qur’an yang mereka miliki; bahkan sejak usia dini.

    Memberi โ€˜Nafas Qurโ€™aniโ€™ Sejak Dini

    Usaha untuk menciptakan kembali generasi qurani mesti dimulai sedini mungkinโ€”kalau bisaโ€”sejak nafas pertama si buah hati. Karena hanya dengan cara itu kita dapat mendidik penerus perjuangan yang mencintai Al-Qur’an, sebelum mereka terkontaminasi oleh lingkungan masyarakat yang cenderung merusak.

    Dengan pendekatan yang baik dan manusiawi, potensi anak-anak usia dini (2-7 tahun) sangatlah mungkin. Sebagaimana disebut oleh Muhibbin S., anak-anak pada masa perkembangan kognitif pra-operasional sudah memiliki kesadaran object permanence, dalam artian ia sudah sadar bahwa suatu benda itu tetap ada di tempat meski ditinggalkan dan tidak terlihat lagi. Dalam penyataan yang lebih singkat, ia sudah mampu menghafal.

     Bukan hanya itu, dalam merespon lingkungan, mereka juga memiliki kemampuan untuk meniru perilaku orang lain. Imitasi adalah salah satu bentuk perkembangan kognitif anak. Maka sudah barang tentu, lebih baik menyibukkan anak untuk meniru-niru para qurra` dibanding para penyanyi bukan?

    Dari situ, harus bagi kita untuk memberikan โ€˜nafas-nafas quraniโ€™ kepada mereka sejak dini, mulai dari memperdengarkan murattal, mengajak mereka mengaji, memberi mereka reward bila mereka ketika berhasil menghafal surat-surat pendek, dan lain sebagainya, agar โ€˜nafas-nafas quraniโ€™ tersebut dapat hidup dalam relung hati mereka dan menjadi cinta pertama mereka.

    Baca Juga 5 (Lima) Manfaat Husnuzan Kepada Allah Ta’ala

    Menghafal adalah Langkah Awal

    Salah satu โ€˜nafas quraniโ€™ tersebut adalah memberi mereka motivasi untuk menghafal Al-Qur’an. Karena dengan menghafal, akal pikiran mereka tertambat kepada Al-Qur’an dan membuat mereka lebih intens untuk terus bersama Al-Qur’an.

    Helena Boyle dalam Quranic Schools: Agents of Preservation and Change, mengutip komentar tidak baik dari Zerdoumi N. mengenai lembaga-lembaga pendidikan Al-Qur’an, bahwa pendidikan menghafal Alquran itu tidak produktif secara intelektual maupun moral juga tidak membangkitan minat dan bakat siswa.

    Hal ini dibantah oleh Boyle, bahwa pandangan miring seperti ini disebabkan Zerdoumi melihat menghafal Al-Qur’an itu adalah akhir dari pembelajaran, padahal menghafal Al-Qur’an sebenarnya adalah awal dari perjalanan intelektual seorang muslim. Setelah menghafal, mereka baru akan mulai membangun dasar-dasar keilmuan dan moralitas dengan terus berpegang kepada Al-Qur’an.

    Apapun yang mereka pelajari setelah itu, baik itu  akidah, fiqih, hadis ataupun biologi, matematika, dan sosiologi, mereka akan tetap melirik kembali kepada Al-Qur’an.

    Maka, menghafal Al-Qur’an bukanlah puncak dari prestasi intelektual seorang anak, justru ia adalah langkah awal dari kembalinya umat pada posisi peradaban yang tinggi.

    Baca Juga: Wisuda Pendidikan Guru Tahfizh Anak Usia Dini Sahabat Qur’an (PG-TAUD SaQu) Angkatan XV

    โ€˜Alquran Berjalanโ€™, Bukan โ€˜Mushaf Berjalanโ€™    

    Mari kita kembali ke pembicaraan awal kita, yaitu tentang perbaikan akhlak. Sebagaimana jelas โ€˜Aisyah radhiallahu โ€˜anha, Al-Qur’an tercermin pada akhlak Rasulullah ๏ทบ :

    ุนูŽู†ู’ ูŠูŽุฒููŠุฏูŽ ุจู’ู†ู ุจูŽุงุจูŽู†ููˆุณูŽ ุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ :ุฏูŽุฎูŽู„ู’ู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽุŒ ููŽู‚ูู„ู’ู†ูŽุง ูŠูŽุง ุฃูู…ูŽู‘ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽุŒ ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูู„ูู‚ู ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’: ูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูู„ูู‚ูู‡ู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ.

    Dari Yazid ibn Babanus, ia mengatakan: โ€œKami mendatangi Umm al-Muโ€™minin (โ€˜Aisyah radhiallahu โ€˜anha), lalu kami berkata: โ€˜Wahai Umm al-Muโ€™minin! Bagaimana akhlak Rasulullah ๏ทบ dulu?โ€™ Ia pun menjawab, โ€˜Akhlaknya adalah (sebagaimana) Al-Qur’anโ€™โ€
    (HR. Al-Bukhari)

    Penjelasan Umm al-Muโ€™minin di atas memberi kita gambaran bagaimana Rasulullah ๏ทบ menjadi role model dari nilai-nilai yang terkandung di Al-Qur’an. Perbuatan-perbuatannya tidak pernah lepas dari garis-garis yang sudah ditetapkan Al-Qur’an. Beliau ๏ทบ, singkatnya, adalah โ€˜Alquran yang berjalanโ€™ di muka bumi ini.

    Tapi bagaimana menghafal Al-Qur’an bisa memperbaiki akhlak generasi buah hati kita? Apa ada kaitan langsung antara keduanya? Ataukah ada penghubung antara dua proses tersebut?

    Boyle, masih pada bukunya, juga mengangkat teori embodiment (penjelmaan); yaitu bagaimana menghafal Al-Qur’an adalah proses penjelmaan Al-Qur’an, dari nilai-nilai yang hanya di dalam teks menjadi hidup di tengah masyarakat.

    Dalam ungkapan lain, menghafal Al-Qur’an adalah investasi awal menciptakan โ€˜Al-Qur’an berjalanโ€™, insan yang menjadikan Al-Qur’an sebagai inspirasi kehidupan.

    Simak Live Streaming Qur’anic Parenting Rambu-Rambu Penting Dalam Mendidik Anak

    Dalam salah satu karyanya, Maโ€™alim at-Tanzil, Sayyid Quthb menerangkan bahwa seharusnya, orang yang mempelajari Al-Qur’an mesti berorientasi pada pengamalan. Ya, inilah penghubung yang mengaitkan proses menghafal Al-Qur’an dan memperbaiki akhlak.

    Disamping itu, perlu bagi guru-guru Al-Qur’an kita untuk bisa mengajarkan nilai-nilai yang terkandung. Tanpa hal tersebut, kita hanya bisa menciptakan para penghafal Al-Qur’an, bukannya pengamal Al-Qur’an.

    Justru berbahaya ketika yang tercetak bukannya โ€˜Al-Qur’an yang berjalanโ€™, malah โ€˜mushaf berjalanโ€™. Hanya ada lisan yang mampu membaca tanpa penghayatan. Akhlak-akhlak Al-Qur’an tidak mewarnai hidup mereka, malah Al-Qur’an menjadi label dagang untuk memperlaris โ€˜jualanโ€™ mereka.

    Generasi yang seperti itu malah terperosok lebih dalam kedalam jurang dekadensi moral karena menyamarkan nafsu-nafsu duniawi mereka dengan jubah kesalehan.

    Penutup

    Umat Islam perlu dibuat dekat kembali dengan Al-Qur’an, terutama sekali generasi-generasi mudanya yang akan memegang tali kendali umat di masa mendatang.

    Salah satu jalannya adalah memanfaatkan usia dini anak-anak untuk membuat mereka cinta pada Al-Qur’an dengan menghafalnya.

    Sembari menghafal, nilai-nilai akhlak yang terkandung juga mesti diajarkan. Barulah kemudian mereka mulai meneruskan perjalanan intelektual membangun peradaban Islam kembali, sembari terus melabuhkan hati kepada Al-Qur’an.

    Wallahu aโ€™lam.

    Penulis: Gilang Eksa Gantara, Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak
    Editor: Al.Choer

  • 5 (Lima) Manfaat Husnuzan Kepada Allah ๏ทป

    5 (Lima) Manfaat Husnuzan Kepada Allah ๏ทป

    Husnuzan berasal dari bahasa Arab yang terdiri dari dua kata yaitu “Husnu” yang artinya kebaikan, dan “Az-Zan” yang berarti dugaan kuat atau prasangka. Jika disederhanakan, husnuzan merupakan prasangka baik yang harus ditanamkan dalam diri setiap umat Muslim agar dapat menilai sesuatu dari segi yang positif.

    Jika dikaitkan kepada Allah ๏ทป, maka bermakna berprasangka baik kepada Allah ๏ทป bahwa Dia Maha Pengasih, Maha Pengampun, Maha Penerima Taubat dari hamba-Nya jika hamba-Nya tersebut bertaubat kepada-Nya, dan bahwa karunia-Nya sangat besar yang diberikan kepada semua makhluk-Nya.

    Baca Juga 7 (Tujuh) Amalan Yang Mengalirkan Pahala Terus Menerus

    Husnuzan kepada Allah ๏ทป merupakan ibadah hati yang sangat mulia. Bahkan ia termasuk bentuk keimanan kepada Allah ๏ทป. Sebagaimana sabda Rasulullah ๏ทบ yang disampaikan oleh Jabir bin Abdillah radhiallahu โ€˜anhu :

    ู„ุง ูŠู…ูˆุชู†ูŽู‘ ุฃุญูŽุฏููƒู… ุฅู„ู‘ุง ูˆู‡ูˆ ูŠูุญุณูู†ู ุจุงู„ู„ู‡ู ุงู„ุธูŽู‘ู†ูŽู‘

    Janganlah salah seorang dari kalian mati kecuali dalam keadaan berbaik sangka kepada Allah Taโ€™ala.
     
    (HR. Muslim dan Ibn Majah)

    Husnuzan kepada Allah ๏ทป merupakan bukti iman seseorang pada qadhaโ€™ dan qadar yang telah Allah ๏ทป tetapkan kepada makhluk-Nya

    Berprasangka baik kepada Allah ๏ทป dengan meninggalkan kewajiban atau dengan melakukan kemaksiatan itu tidak ada manfaatnya. Karena perbuatan hati harus sejalan dengan perbuatan lahiriyah. Maka akan sia-sia seseorang yang hidupnya bergelimang dosa tanpa pertaubatan walaupun ia berprasangka bahwa Allah ๏ทป akan mengampuninya.

    Baca Juga: Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak Tahun 2022-2023

    Dengan tegas Abul Abbas Al-Qurtubi dalam kitabnya Al-Mufhim lima asykala min kitabi talkhish muslim, bab zikir dan doa, berkata:

    โ€Begitu juga seyogyanya bagi orang yang bertaubat, orang yang memohon ampunan dan pelaku suatu amal bersungguh-sungguh dalam melaksanakan semua itu, yaitu meyakini bahwa Allah ๏ทป akan menerima amalnya dan memaafkan dosanya, karena Allah ๏ทป telah berjanji akan menerima taubat yang dilakukan dengan benar dan segala amal yang shaleh.
    Sedangkan kalau dia beramal dengan amalan-amalan tersebut tapi berkeyakinan atau menyangka bahwa Allah ๏ทป tidak menerimanya dan hal itu tidak bermanfaat, maka hal itu termasuk berputus asa terhadap rahmat dan karunia Allah ๏ทป. Itu termasuk dosa besar.
    Barangsiapa yang meninggal dunia dalam kondisi seperti itu, maka dia akan mendapatkan apa yang dia kira (yakini). Sebaliknya, mengira bakal diampuni dan mendapat rahmat, sementara dia terus menerus melakukan kemaksiatan, maka hal itu termasuk kebodohan. Hal itu dapat menjerumuskannya kepada pemahaman murjiah (seseorang tidak akan kafir dengan perbuatannya
    ).โ€ (Al-Mufhim, VII/ 5,6)

    Live Streaming Qur’anic Parenting: Apa Yang Cocok Untuk Anak Kita

    Seseorang yang selalu berprasangka baik kepada Allah ๏ทป, maka ia akan selalu menghiasi hidupnya dengan kebaikan. Sebab yang menjadikan amal seorang hamba itu baik, adalah karena dia memiliki persangkaan bahwa Allah ๏ทป akan memberi balasan dan pahala dari amalannya tersebut.

    Dari Abu Hurairah radhiallahu โ€˜anhu dia berkata, โ€Nabi ๏ทบ bersabda:

    ูŠูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ : ุฃูŽู†ูŽุง ุนูู†ู’ุฏูŽ ุธูŽู†ูู‘ ุนูŽุจู’ุฏููŠ ุจููŠ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ู…ูŽุนูŽู‡ู ุฅูุฐูŽุง ุฐูŽูƒูŽุฑูŽู†ููŠ
    ููŽุฅูู†ู’ ุฐูŽูƒูŽุฑูŽู†ููŠ ูููŠ ู†ูŽูู’ุณูู‡ู ุฐูŽูƒูŽุฑู’ุชูู‡ู ููŠ ู†ูŽูู’ุณููŠ
    ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฐูŽูƒูŽุฑูŽู†ููŠ ูููŠ ู…ูŽู„ุฃู ุฐูŽูƒูŽุฑู’ุชูู‡ู ูููŠ ู…ูŽู„ุฃู ุฎูŽูŠู’ุฑู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’
    ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูŽู‚ูŽุฑูŽู‘ุจูŽ ุฅูู„ูŽู‰ูŽู‘ ุจูุดูุจู’ุฑู ุชูŽู‚ูŽุฑูŽู‘ุจู’ุชู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฐูุฑูŽุงุนู‹ุง
    ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูŽู‚ูŽุฑูŽู‘ุจูŽ ุฅูู„ูŽู‰ูŽู‘ ุฐูุฑูŽุงุนู‹ุง ุชูŽู‚ูŽุฑูŽู‘ุจู’ุชู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุจูŽุงุนู‹ุง
    ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุชูŽุงู†ููŠ ูŠูŽู…ู’ุดููŠ ุฃูŽุชูŽูŠู’ุชูู‡ู ู‡ูŽุฑู’ูˆูŽู„ูŽุฉู‹

    โ€Allah Taโ€™ala berfirman, โ€Aku tergantung persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku.
    Kalau dia mengingat-Ku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diri-Ku.
    Kalau dia mengingat-Ku di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka.
    Kalau dia mendekat sejengkal kepada-Ku, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta.
    Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa.
    Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.โ€
    (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

    Baca juga: 40 Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an STIU Wadi Mubarak Diwisuda

    Dapat diperhatikan dalam hadits ini, hubungan yang sangat jelas sekali antara husnuzan dengan amal, yaitu bahwa husnuzan kepada Allah ๏ทป dapat mengiringinya dengan mengajak untuk selalu mengingat Allah ๏ทป dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan ketaatan.

    Dilansir dalam mqall.com, ada 5 manfaat husnuzan kepada Allah ๏ทป, yaitu:

    1. Husnuzan kepada Allah ๏ทป adalah tanda keimanan seseorang

    2. Husnuzan kepada Allah ๏ทป dapat menangkal fitnah dan segala kejahatan

    3. Husnuzan kepada Allah ๏ทป tanda ketenangan hati seorang hamba

    4. Husnuzan kepada Allah ๏ทป menghantarkan seseorang pada kemurnian jiwanya

    5. Husnuzan kepada Allah ๏ทป dapat menjaga seseorang dari perbuatan tercela, bahkan dengan berhusnuzan kepada Allah ia akan selalu berada dalam kebajikan.

    Wallahu a’lam

    Ditulis oleh: Abu Samudera

    Referensi:
    – Al-Mufhimu lima asykala min kitabi talkhish muslim li Abi Al-โ€˜Abbas Al-Qurtubi. (Juz VIII)
    – https://mqaall.com/benefits-thinking-well-god-trust-him/

  • 7 (Tujuh) Cara Menjaga Fitrah Anak Berdasarkan Perbedaan Jenisnya

    Mendidik anak supaya bisa memahami dan menjaga fitrahnya berkaitan dengan perbedaan jenisnya (laki-laki/perempuan) merupakan hal penting.

    Pendidikan ini juga penting untuk menanamkan adab dalam Islam yang banyak mengatur bagaimana seharusnya interaksi berlainan jenis harus dilakukan, baik antara sesama mahram atau pun bukan. 

    Dalam Islam, pendidikan ini dalam batasan tertentu sudah mulai dikenalkan sejak kanak-kanak. Hal ini penting dalam rangka menjaga (iffah) dan mengarahkan fitrah perbedaan jenis anak sejak dini sehingga bisa membangun orientasi yang benar ketika sudah dewasa nanti. 

    Selain dalam rangka menjaga fitrah tersebut, pendidikan yang dimaksud juga berfungsi untuk menjaga keselamatan diri dari berbagai bentuk kekerasan seksual yang rentan menimpa anak-anak.

    Live Streaming Qur’anic Parenting: Apa Yang Cocok Untuk Anak Kita

    Ada beberapa ajaran Islam yang bisa dikaitkan dengan masalah ini. Rasulullah shalallahu โ€˜alaihi wasallam mengajarkan beberapa hal yang harus dilakukan oleh orang tua, di antaranya adalah:

    1. Memisahkan tempat tidur anak laki-laki dengan anak perempuan

    Tempat tidur yang bersamaan bagi anak-anak yang telah memasuki fase baligh sangat memungkinkan mereka mengalami sentuhan anggota tubuh yang tidak layak, menimbulkan rangsangan, bahkan mungkin terjadi hubungan yang tidak benar menurut syariat.

    Rasulullah shallahu โ€˜alahi wasallam bersabda,โ€ jika anak-anak kalian telah berusia tujuh tahun maka pisahkanlah tempat tidur mereka (HR. Abu Daud, 409, kitab as-salah)

    Selain itu sangat tidak baik jika anak perempuan tidur bersama ayahnya atau anak laki-laki tidur bersama ibunya dalam satu ranjang jika telah memasuki umur 7 tahun.

    Baca juga: 40 Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an STIU Wadi Mubarak Diwisuda

    2. Tidak melihat aurat anak kecil dan memperlihatkan aurat kepadanya

    Kebiasaan anak-anak melihat aurat orang lain, atau dilihat auratnya oleh orang lain akan mendapatkan keburukan yang menyebabkan mereka kurang memiliki rasa malu.

    Rasulullah shallalahuโ€™alaihi wasallam bersabda, โ€hendaknya orang tua tidak melihat aurat anaknya dan anak hendaknya tidak melihat aurat orangtuanya (HR. Hakim, Mustadrak No.5117)

    3. Tidak menyentuh aurat anak-anak 

    Para ahli psikologi mengatakan bahwa anak-anak yang berusia enam sampai tujuh tahun sudah bisa membayangkan hubungan seksual.

    Hendaknya orangtua tidak bermain-main dengan alat kelamin anak karena dapat menimbulkan rangsangan dan mempercepat masa baligh mereka. Itu secara tidak langsung mengajarkan pelecehan kepada mereka.

    Baca Juga: Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak Tahun 2022-2023

    4. Membiasakan anak meminta izin ketika membuka pakaian di rumah

    Al-Quran sudah menjelaskan dalam (surah An-Nur :59):

    Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur dewasa, maka hendaklah mereka (juga) meminta izin, seperti orang-orang yang lebih dewasa meminta izin. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepadamu. Allah Maha mengetahui, Maha bijaksana.

    5. Hindari anak dari melihat orangtua ketika sedang berhubungan 

    Orangtua harus menjaga segala gerak-gerik, terutama hubungan โ€œrahasiaโ€ mereka, agar jangan sampai sedikitpun tercium oleh anak-anak.

    Orangtua harus selalu sopan, tidak berciuman, bercumbu atau melontarkan humor yang tidak pantas didepan anak-anak mereka.

    Budayakan rasa malu didepan anak-anak agar mereka menjadi anak-anak yang santun.

    Baca Juga 7 (Tujuh) Amalan Yang Mengalirkan Pahala Terus Menerus

    6. Membatasi orang lain mencium anak laki-laki dan perempuan

    Dalam sebuah riwayat, disebutkan, โ€jika anak perempuan telah berusia enam tahun janganlah kalian menciumnya (selain ayah dan ibunya). Dan perempuan dilarang mencium anak laki-laki jika telah berusia tujuh tahun. (HR. At turmudzi No. 1109, Sahih Wa โ€˜dhaif sunan At-turmudzi) 

    Satu ciuman yang diberikan orang yang bukan mahram kepada anak-anak sangat membekas pada jiwa mereka, sehingga ketika sudah dewasa mereka mengalami kesulitan dalam menjaga kesucian dirinya.

    7. Jauhkan anak dari yang berbau fornografi

    Anak-anak harus dijaga agar mereka tidak saling mempertontonkan aurat, termasuk mencegah mereka dari melihat poster, gambar, atau film fornografi, karena mereka bisa terpengaruhi.

    Maka dari itu orangtua harus memberikan teladan yang baik bagi anak-anaknya, orangtua bukan hanya fokus mendidik anaknya supaya berbakti pada orangtua saja.

    Memang benar โ€Surga berada dibawah telapak kaki ibuโ€, tetapi orangtua harus faham mengenai kewajiban yang lain untuk anak-anaknya, mulai dari ibadahnya, belajarnya, bahkan mengenai pendidikan seksualitasnya agar kelak menjadi generasi yang diridhai Allah Subhanahu Wataโ€™ala.

    Wallahu a’lam

    Penulis: Hafizh Nur Zaman

    Editor: Al.Choer

  • Apa yang Cocok Untuk Anak Kita?

    ๐Ÿ˜ KAJIAN QUR’ANIC PARENTING ONLINE ๐Ÿ˜

    Bagaimana mengetahui apa saja yang tepat untuk pertumbuhan anak kita?

    Bagaimana sebaikanya memperlakukannya dengan cara yang baik.

    Bukan hanya baik di mata kita namun sesuai juga dengan metode pendidikan anak dan tentunya yang lebih penting sesuai tuntunan Qur’an dan hadits.

    Lantas apakah kita sebagai orang tua telah menemukan cara atau metode yang cocok bagi anak kita?

    Apakah selama ini yang kita jalani baik menurut pendidikan anak, dan diridhoi oleh Allah Ta’ala?

    Yuk Ikuti Kajian Parenting Online Bersama Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak, dengan membahas;

    ๐Ÿ“‹ Tema: Apa yang Cocok Untuk Anak Kita?
    ๐Ÿ—“ Tanggal: Sabtu, 15 Rabiul Akhir 1443 H/20 November 2021 M
    ๐Ÿ•ฐ Waktu: 19.45 WIB – Selesai
    ๐ŸŽฅ Live on Youtube Channel Darsuna TV:
    https://youtube.com/c/DarsunaTV

    โž–โž–โž–โž–โž–โž–
    .
    .
    Mari ajak keluarga, rekan, dan sahabat untuk bersama saling menimba ilmu, meningkatkan kapasitas diri dalam mendidik dengan mengikuti majelis ilmu yang bermanfaat ini.
    .
    .
    .
    ๐Ÿท Find Us On:

    Instagram Qurโ€™anic Parenting: https://bit.ly/IGquranicparenting
    Grup Facebook Qur’anic Parenting: https://www.facebook.com/groups/229276489202028/?ref=share
    Twitter Qur’anic Parenting: https://twitter.com/parenting_qur?s=08
    Lantama
    https://instagram.com/lantamawisata?utm_medium=copy_link
    Instagram;
    โ€ขBimbel SaQu : https://instagram.com/bimbelsaqu_wm?igshid=1byytnk9u70bs
    โ€ขICWM : https://instagram.com/ic_wadimubarak?igshid=16yvuiperya78
    ๐Ÿ”— Web : https://wadimubarak.com