Kategori: Artikel

  • TK Terbaik di Tanjungsari, Jalankan Trial Class Perdana

    Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecintaan belajar, dan kedekatan anak dengan nilai-nilai keislaman. Kesadaran inilah yang melatarbelakangi diselenggarakannya Program Trial Class TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman, sebuah kegiatan pengenalan pembelajaran yang dirancang khusus untuk memberikan gambaran nyata kepada orang tua tentang proses pendidikan yang akan dijalani anak-anak mereka.

    Program trial class ini dilaksanakan dalam dua batch, yaitu Ahad, 21 Desember 2025 (Batch 1) dan Senin, 22 Desember 2025 (Batch 2), bertempat di lingkungan TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman yang asri dan ramah anak. Antusiasme wali murid terlihat sejak awal kegiatan, mencerminkan besarnya harapan orang tua terhadap pendidikan Islam yang berkualitas dan berkelanjutan.

    Tujuan Trial Class: Mengenal Anak Secara Menyeluruh

    Trial class bukan sekadar kelas percobaan, melainkan bagian dari proses awal untuk mengenal anak secara lebih mendalam. Sebagai TK terbaik di Tanjungsari, TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman, trial class dirancang sebagai sarana observasi dua arah: guru mengenali potensi, kesiapan, dan karakter anak, sementara orang tua dapat menyaksikan langsung bagaimana metode pembelajaran diterapkan.

    Pendekatan ini menjadi pembeda utama TAUD SaQu Wadi Mubarak sebagai TK terbaik di Tanjungsari dibandingkan lembaga pendidikan lain. Anak tidak “dipaksa menyesuaikan diri dengan sistem”, melainkan sistem pembelajaran yang disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak. Inilah yang menjadikan TAUD SaQu sering disebut sebagai TK terbaik di Tanjungsari oleh para wali murid yang telah merasakan langsung proses pendidikannya.

    Suasana Kelas yang Menyenangkan dan Aman Secara Emosional

    Selama trial class berlangsung, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas yang dikemas secara menyenangkan. Mulai dari pembukaan dengan doa bersama, murojaah ringan, permainan motorik, hingga aktivitas kreatif yang merangsang daya pikir dan imajinasi anak.

    Yang menarik, hampir tidak terlihat anak yang merasa tertekan atau enggan mengikuti kegiatan. Sebaliknya, banyak anak yang justru enggan berhenti bermain dan belajar saat waktu trial class usai. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang aman secara emosional memiliki peran besar dalam menumbuhkan rasa cinta anak terhadap sekolah.

    Guru-guru TAUD SaQu Darul Iman berperan bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang penuh empati. Dengan rasio guru dan murid yang ideal, setiap anak mendapatkan perhatian yang cukup, sehingga proses belajar berlangsung secara personal dan bermakna.

    Kurikulum Terstruktur dan Berjenjang

    Salah satu hal yang dijelaskan secara terbuka kepada wali murid selama trial class adalah konsep pendidikan berjenjang selama tiga tahun di TAUD SaQu Darul Iman. Kurikulum disusun secara sistematis agar capaian pembelajaran tidak bersifat instan, melainkan bertahap dan berkelanjutan.

    Fokus utama pembelajaran meliputi:

    • Penanaman adab dan karakter Islami
    • Pengenalan Al-Qur’an secara bertahap
    • Pengembangan kemandirian dan tanggung jawab
    • Stimulasi kognitif, bahasa, dan motorik
    • Pembiasaan ibadah sesuai usia anak

    Pendekatan ini membuat TAUD SaQu Darul Iman dikenal sebagai TK terbaik di Tanjungsari yang tidak hanya menekankan hasil akademik, tetapi juga proses pembentukan karakter jangka panjang.

    Peran Orang Tua dalam Proses Pendidikan

    Trial class juga menjadi momen penting untuk membangun kesepahaman antara lembaga dan orang tua. TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman menempatkan orang tua sebagai mitra utama dalam pendidikan anak. Oleh karena itu, selama kegiatan berlangsung, wali murid mendapatkan penjelasan terkait filosofi pendidikan, target pembelajaran, serta peran yang diharapkan dari keluarga di rumah.

    Diskusi yang terbangun berlangsung hangat dan terbuka. Banyak orang tua menyampaikan apresiasi karena merasa dilibatkan sejak awal, bukan hanya sebagai pihak yang “menitipkan anak”, tetapi sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.

    Pendekatan kolaboratif inilah yang membuat kepercayaan wali murid terus tumbuh dan menjadikan TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman sebagai rujukan TK terbaik di Tanjungsari bagi keluarga yang menginginkan pendidikan Islam berkualitas.

    Hasil Observasi dan Evaluasi Anak

    Setelah trial class selesai, tim pendidik melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap peserta. Evaluasi tidak semata-mata menilai kemampuan akademik, melainkan juga aspek:

    • Daya fokus
    • Kematangan emosi
    • Kemampuan bersosialisasi
    • Respons terhadap instruksi
    • Kenyamanan anak di lingkungan sekolah

    Hasil observasi ini kemudian menjadi dasar komunikasi lanjutan dengan wali murid, agar keputusan pendidikan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan anak.

    Antusiasme dan Harapan ke Depan

    Kesuksesan pelaksanaan Trial Class Batch 1 dan Batch 2 menunjukkan bahwa kebutuhan akan pendidikan anak usia dini yang terarah dan bernilai Islam semakin tinggi. Banyak wali murid menyampaikan bahwa trial class ini memberikan gambaran nyata, bukan sekadar promosi, tentang bagaimana anak mereka akan belajar dan tumbuh di TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman.

    Dengan pendekatan yang humanis, kurikulum yang terstruktur, serta lingkungan belajar yang kondusif, tidak berlebihan jika TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman terus mengukuhkan posisinya sebagai TK terbaik di Tanjungsari yang berkomitmen mencetak generasi beradab, cinta Al-Qur’an, dan siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

    Program Trial Class TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman bukan hanya agenda pengenalan sekolah, tetapi sebuah proses awal yang sarat makna. Melalui kegiatan ini, anak dikenalkan pada dunia belajar yang menyenangkan, orang tua mendapatkan kejelasan visi pendidikan, dan lembaga memastikan bahwa setiap anak yang diterima benar-benar siap menjalani proses pendidikan secara utuh.

    Semoga ikhtiar ini menjadi wasilah lahirnya generasi shalih dan shalihah yang kokoh dalam iman, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan yang mendalam terhadap ilmu dan Al-Qur’an.


    🎓 TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman | TK Terbaik di Tanjungsari, Sumedang 🏫

    Sekarang tidak perlu bingung lagi untuk mencari TK terbaik di Tanjungsari yang unggul & berkualitas, karena jawabannya ada di TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman. Sekolah TK idaman ibu-ibu sholihah yang kurikulumnya dirancang Ulama Madinah & telah teruji efektif di 14 negara.

    📩 Info & pendaftaran:
    0855-4506-7860 (Edu Consultant TAUD SaQu)

  • Wali Kota Banjarbaru Hadiri Peresmian Masjid dan Gedung Islamic Center Wadi Mubarak Banjarbaru

    Wali Kota Banjarbaru Hadiri Peresmian Masjid dan Gedung Islamic Center Wadi Mubarak Banjarbaru

    Banjarbaru, Wadimubarak.com – Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak meresmikan Masjid dan Gedung Cabang Banjarbaru pada Kamis (6/11/2025) di Komplek Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak Banjarbaru, Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

    Peresmian ini dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, yang melakukan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita bersama Syaikh Bandar bin Sholih Al-Syuway’ir, salah satu donatur utama pembangunan lembaga.

    Baca juga:
    – Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an

    – Wadi Mubarak Anugerahkan Sanad Al-Qur’an kepada 17 Mahasiswa STIU

    Acara ini juga disaksikan oleh Anggota DPR RI Dapil Kalteng, KH. Iwan Kurniawan, SH. M.Si., Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru H. Mukhlis Ridhani, S.Ag., M.H., tokoh agama setempat, serta H. Toyyibatun, yang telah mewakafkan tanah seluas 3,7 hektare untuk pendirian Islamic Center dan Pesantren Wadi Mubarak Banjarbaru.

    Dukungan dari berbagai pihak ini menjadi bukti nyata sinergi masyarakat dalam mewujudkan lembaga pendidikan Islam yang unggul.

    Dalam sambutannya Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc,. M.P.I., menjelaskan bahwa ICWM Banjarbaru ini telah berdiri sejak November 2024 dan saat ini telah membuka jenjang Tsanawiyah dan Aliyah, dengan rencana pengembangan jenjang Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) hingga perguruan tinggi.

    Dengan berdirinya Islamic Center dan Pesantren Wadi Mubarak Banjarbaru, beliau berharap lembaga ini menjadi wadah memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat silaturahmi umat, serta melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan mencintai nilai-nilai Islam.

    Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby menyampaikan dalam sambutannya bahwa Islamic Center Wadi Mubarak bukan hanya tempat belajar, tetapi juga pusat pembinaan umat dan lahirnya generasi Qur’ani yang berilmu, dan berakhlak mulia sehingga diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitarnya.

    Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam membangun pendidikan Islam yang berkualitas dan berkarakter di Kota Banjarbaru.

    Acara ini ditutup dengan ramah tamah dan peninjauan fasilitas yang ada di ICWM Banjarbaru. //AL.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui
    Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak
    https://wa.me/62 813-8324-9346

  • Tangis Bahagia & Doa Syukur Warnai Pertemuan Wali Santriwati Angkatan 4 Setelah Karantina Tahfizh 3 Bulan

    Tangis Bahagia & Doa Syukur Warnai Pertemuan Wali Santriwati Angkatan 4 Setelah Karantina Tahfizh 3 Bulan

    Megamendung – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti aula besar Mahabbah Boarding School ketika Pertemuan Wali Santriwati Angkatan 4 resmi digelar. Acara ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu setelah para santriwati menyelesaikan program karantina tahfizh intensif selama 3 bulan penuh, di mana selama masa karantina mereka tidak diperkenankan dijenguk atau dihubungi orang tua.

    Pertemuan ini menjadi simbol pengorbanan, transformasi spiritual, dan sinergi antara orang tua dan lembaga dalam mendidik generasi Qur’ani, bukan sekedar ajang silaturahmi semata. Di tengah gemuruh suara rindu dan tangis bahagia, para wali santriwati menyadari bahwa jarak dan waktu selama karantina menjadi saksi bagaimana hati santri tumbuh lebih kuat dan ikhlas. Momen ini sekaligus menjadi bukti nyata efektivitas kurikulum dan sistem pembinaan di Mahabbah, salah satu pesantren tahfizh putri SMP/SMA terbaik di Jawa Barat yang kian diminati.

    🎓 Karantina Tahfizh 3 Bulan: Ujian Hati & Konsistensi

    Program karantina tahfizh intensif memang dikenal sebagai salah satu model pembelajaran hafalan Al-Qur’an yang sangat disiplin. Di Mahabbah, santriwati Angkatan 4 menjalani masa karantina di lingkungan pesantren (boarding) selama tiga bulan, dengan pembatasan komunikasi ke luar sebagai bagian dari immersive learning.

    Selama masa karantina, semua komunikasi antara santriwati dengan orang tua dibatasi, demi memfokuskan perhatian penuh pada hafalan, muraja’ah (pengulangan), tahsin (perbaikan bacaan), dan muqabalah (evaluasi). Meski berat, metode ini terbukti efektif meminimalkan distraksi, memperkuat kedisiplinan, dan menumbuhkan kedekatan santri dengan Al-Qur’an.

    Beberapa wali murid sempat sedih di awal ketika dianjurkan untuk menjaga jarak—tak boleh jenguk, tak boleh menelepon kecuali dalam kondisi darurat. Tapi ketika pertemuan hari ini tiba, tangis bahagia sulit ditahan. Banyak orang tua menyebut bahwa pengalaman karantina ini menjadi momentum transformasi spiritual tidak hanya untuk santri, tetapi juga untuk orang tua.

    📅 Detail Kegiatan dan Acara Pertemuan

    Acara dimulai dengan sambutan dari pimpinan Mahabbah Boarding School, dilanjutkan pembacaan ayat suci, dan rapat inti bersama wali murid. Beberapa poin utama agenda:

    1. Laporan Perkembangan Santriwati
      Guru pembimbing dan tim tahfizh memaparkan kemajuan hafalan dan evaluasi bacaan setiap santriwati selama masa karantina.
    2. Sesi Testimoni Santriwati
      Para santriwati berbicara secara spontan tentang tantangan, suka duka, dan transformasi iman yang mereka alami. Ada yang awalnya gagap membaca Al-Qur’an, kini bisa tartil dengan lancar.
    3. Dialog Terbuka Wali Murid & Pihak Sekolah
      Orang tua diberi kesempatan mengajukan pertanyaan, menyampaikan harapan dan masukan. Pihak sekolah menjelaskan kurikulum lanjutan, program pembinaan karakter, dan jadwal tahfizh rutin.
    4. Doa Syukur & Penutup oleh Mudirah
      Doa bersama dipimpin oleh Ustazah Silmi Aziza Azmi, sebagai mudirah Mahabbah, meminta agar Allah memudahkan perjalanan santriwati di fase berikutnya.

    Acara ini ditutup dengan foto bersama, meski udara basah oleh air mata—air mata tangis bahagia karena proses yang dijalani akhirnya membuahkan hasil dan kehadiran kembali.

    💡 Makna & Nilai dari Program Karantina Tahfizh

    Pertemuan ini tidak hanya merayakan selesainya tahap karantina, tetapi juga menegaskan visi dan misi Mahabbah Boarding School: mencetak generasi qur’ani yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Beberapa nilai penting yang ditekankan:

    • Keteguhan dan pengorbanan: santri belajar bahwa setiap keberhasilan memerlukan pengorbanan.
    • Kemandirian spiritual: tanpa dukungan fisik dari orang tua selama 3 bulan, santri belajar bersandar lebih pada Allah.
    • Kepercayaan orang tua: wali murid menyerahkan amanah anak dengan penuh keikhlasan.
    • Sinergi orang tua & lembaga: pendidikan tahfizh bukan tugas satu pihak saja, tetapi kolaborasi dalam rangka mendidik generasi mencintai Al-Qur’an.
    • Transformasi hati: bukan hanya dalam hafalan, tetapi peningkatan keimanan, adab dan ketakwaan.

    Wali murid banyak mengaku terharu melihat perubahan anak—dari yang semula malu-malu atau pelan membaca Al-Qur’an, kini tampil lebih percaya diri dan penuh disiplin.

    🏫 Mahabbah Boarding School: Program & Keunggulan

    Mahabbah Boarding School adalah lembaga pendidikan Islam berkonsep boarding yang menitikberatkan pada keseimbangan antara akhlaq, hafalan Al-Qur’an, dan akademik unggul. Beberapa program unggulan:

    • Karantina tahfizh intensif
    • Tahsin bacaan Qur’an
    • Kurikulum terpadu: agama + sains + bahasa
    • Pembinaan karakter & leadership
    • Program dakwah, aktivitas sosial dan keislaman

    Melalui karantina tahfizh, santri akan ditempa dengan rutinitas disiplin tinggi: tilawah, muroja’ah, muqabalah, evaluasi, pembinaan ruhiyah serta pembiasaan adab harian dalam lingkungan asrama.

    Bagi orang tua yang sedang mencari informasi sekolah terbaik di kawasan Jawa Barat, Mahabbah Boarding School memberikan solusi komprehensif. Sekolah ini menawarkan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan spiritual dan akademis, menjadikannya pilihan utama di tengah padatnya pilihan sekolah, mulai dari Pesantren Tahfizh Khusus Putri Terbaik jenjang SMP dan SMA. Reputasi sebagai pondok modern yang berpegang teguh pada syariat menjadikannya destinasi pendidikan unggulan.

    🎯 Kesaksian Wali Murid & Harapan Masa Depan

    “Ini adalah ujian, bukan hanya bagi anak-anak kami yang sedang berjuang menghafal, tetapi juga ujian kesabaran dan keikhlasan bagi kami sebagai orang tua,” ujar Bapak Ahmad Fikri, salah satu wali santriwati dari Jakarta. “Kami mencari pesantren tahfizh putri terbaik yang tidak hanya fokus pada hafalan, tapi juga pada pembentukan tsiqoh (kepercayaan) dan kemandirian anak. Mahabbah telah membuktikan hal itu.”

    Pengorbanan selama tiga bulan tanpa kontak terbukti memberikan hasil yang mendalam pada mentalitas santriwati. Ibu Dian, yang datang dari luar Jawa, memuji perubahan pada putrinya.

    “Anak saya sekarang jauh lebih mandiri, disiplin waktu, dan yang paling utama, dia menjadi penenang hati kami di rumah dengan lantunan Qur’an. Dulu kami hanya mencari sekolah boarding putri biasa, kini kami menemukan tempat di mana akhlak dan ilmu dikuatkan,” kata Ibu Dian sambil menyeka air mata.

    Kedua orang tua menaruh harapan besar agar Mahabbah Boarding School terus mempertahankan & selalu berupaya meningkatkan kualitas program agar semakin banyak santriwati yang bisa merasakan transformasi ini.

    📩 Informasi & Pendaftaran Mahabbah Boarding School

    Bagi para orang tua dan calon santri yang tertarik bergabung di Mahabbah Boarding School, berikut informasi pendaftaran:

    • Tahun Ajaran: 2026/2027
    • Kuota Terbatas — harap segera mendaftar
    • Program Unggulan: Karantina Tahfizh Intensif, Tahsin, Karakter & Leadership, Kurikulum Islami + Akademik
    • Kontak Pendaftaran:
      WhatsApp: +62 895-3270-02283
      Website: wadimubarakofficial.id/mahabbah

    👉 Amankan tempat terbaik bagi putri Anda untuk menjadi generasi Qur’ani yang berkarakter mulia. Daftar sekarang sebelum kuota penuh.

    Semoga Mahabbah Boarding School terus menjadi tempat lahirnya generasi islami yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan siap menjadi cahaya iman di tengah masyarakat.

  • Belajar Mengaji dari Nol: Wadi Mubarak Gelar Kajian Tahsin Surat Al-Fatihah di Masjid Darul Iman Sumedang

    Belajar Mengaji dari Nol: Wadi Mubarak Gelar Kajian Tahsin Surat Al-Fatihah di Masjid Darul Iman Sumedang

    Tanjungsari, Sumedang — Dalam suasana pagi yang sejuk dan khusyuk, lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar menggema dari dalam Masjid Darul Iman, kawasan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Puluhan peserta dari berbagai kalangan hadir dalam Kajian Tahsin Surat Al-Fatihah yang diselenggarakan oleh tim Belajar Mengaji dari 0, bekerja sama dengan DKM Masjid Darul Iman.

    Acara yang berlangsung pada hari Sabtu pagi itu menghadirkan suasana haru sekaligus menggugah. Di antara peserta, tampak wajah-wajah penuh semangat dari para ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga para ayah muda yang datang dengan niat memperbaiki bacaan Al-Qur’an mereka — mulai dari huruf, makhraj, hingga tajwid yang benar.

    “Kami ingin mengajak masyarakat mencintai & banyak berinteraksi dengan Al-Qur’an. Tapi pada kenyataannya, minimnya minat baca atau interaksi kita dengan Al-Qur’an kerapkali terkendala kemampuan & pemahaman dalam membaca Al-Qur’an. Selain itu banyak di antara kita yang bisa membaca, tapi belum tentu benar membacanya,” ujar pengajar tahsin, Ustaz Dudi, S.Ag., dalam pemaparannya.

    📖 Al-Fatihah: Surat Paling Mulia, Namun Paling Sering Salah Dibaca

    Surat Al-Fatihah disebut sebagai Ummul Kitab — induk dari Al-Qur’an. Surat ini dibaca minimal 17 kali setiap hari dalam shalat lima waktu. Namun, sebagaimana dijelaskan oleh para pembimbing tahsin, masih banyak umat Islam yang belum menyadari kesalahan kecil dalam pelafalan atau panjang-pendek harakat yang dapat mengubah makna.

    Melalui program Belajar Mengaji dari 0, peserta dibimbing langsung memperbaiki bacaan ayat demi ayat dengan pendekatan yang mudah dipahami semua usia. Salah satu metode unggulan yang digunakan adalah talaqqi — yakni membaca langsung di hadapan guru agar bisa dikoreksi secara tepat.

    “Setiap huruf dari Al-Qur’an memiliki haknya masing-masing. Saat bacaan kita diperbaiki, bukan hanya kualitas tilawah yang meningkat, tapi juga kekhusyukan ibadah kita,” tambah Ustaz Dudi.

    Kegiatan tahsin ini menjadi magnet tersendiri bagi warga Sumedang, terutama di wilayah Tanjungsari dan sekitarnya. Banyak peserta mengaku, sejak mengikuti kelas ini, mereka lebih percaya diri membaca Al-Qur’an di rumah dan dalam shalat.

    🌼 Masjid Darul Iman, Pusat Dakwah dan Pendidikan Qur’ani di Tanjungsari

    Masjid Darul Iman, yang baru diresmikan 2 bulan lalu, kini menjadi salah satu pusat pembelajaran Al-Qur’an aktif di Tanjungsari, Sumedang. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga menjadi basis kegiatan pendidikan Qur’ani bagi anak-anak dan orang tua, mulai dari kelas tahsin & tahfizh untuk anak-anak, hingga kelas tahsin, tadabbur, dan fiqh untuk orang dewasa.

    Kegiatan Kajian Tahsin Surat Al-Fatihah ini juga menjadi salah satu langkah awal dalam membangun budaya Qur’ani di kawasan tersebut. Para pengurus DKM menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan Masjid Darul Iman sebagai rumah pembelajaran Al-Qur’an yang terbuka untuk semua kalangan.

    “Harapan kami, generasi muda Tanjungsari tumbuh dengan cinta pada Al-Qur’an. Tidak hanya bisa membaca, tapi juga mengamalkan,” ungkap Ustaz Hanif, DKM Masjid Darul Iman – Tanjungsari, yang turut menjadi pembina kegiatan ini.

    🌙 Belajar Mengaji dari Nol: Gerakan Kembali ke Al-Qur’an

    Program Belajar Mengaji dari 0 merupakan inisiatif dakwah dari para alumni Wadi Mubarak yang berfokus pada pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di kalangan masyarakat muslim perkotaan maupun pedesaan. Program ini telah menjangkau berbagai daerah di Jawa Barat dan kini menyapa masyarakat Sumedang melalui Masjid Darul Iman.

    Setiap pertemuan menghadirkan sesi praktik langsung, koreksi bacaan, dan pemahaman makna dari surat-surat pendek, dimulai dari Surat Al-Fatihah sebagai fondasi utama. Pendekatannya lembut, personal, dan penuh kasih — sangat membantu bagi mereka yang selama ini merasa malu mengaku belum lancar membaca Al-Qur’an.

    “Kami tidak menilai dari seberapa banyak hafalan, tapi seberapa besar keinginan untuk memperbaiki diri,” ujar salah satu mentor dari tim pengajar.

    Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat Sumedang akan pentingnya pendidikan Al-Qur’an sejak dini — termasuk bagi anak-anak mereka.

    🌱 Dari Orang Tua ke Anak: Warisan Terindah Adalah Al-Qur’an

    Banyak orang tua yang hadir dalam kajian ini merasa tergerak untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah Islam yang berorientasi pada pendidikan Qur’ani. Salah satu yang menjadi perhatian masyarakat Tanjungsari adalah TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman, yang berlokasi tak jauh dari masjid.

    Sekolah ini mengusung visi melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia dengan kurikulum berbasis Al-Qur’an dan sunnah. Para guru di TAUD SaQu dididik untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini, bukan sekadar menghafal, tapi juga menghayati maknanya.

    Dengan pendekatan Qur’anic Fun Learning, anak-anak belajar dalam suasana gembira, aktif, dan interaktif. Mereka tak hanya belajar membaca, tapi juga memahami kisah-kisah Al-Qur’an yang menginspirasi kehidupan sehari-hari.

    🕌 Masjid dan Sekolah: Dua Sayap Dakwah Islam di Sumedang

    Kerja sama antara DKM Masjid Darul Iman, Tim Belajar Mengaji dari 0, dan TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman mencerminkan sinergi ideal antara masjid dan lembaga pendidikan Islam. Keduanya menjadi pusat pembinaan umat — masjid sebagai sumber nilai dan spiritualitas, sekolah sebagai ruang tumbuhnya karakter dan ilmu.

    “Kami ingin agar setiap langkah anak dan orang tua di Tanjungsari berawal dari masjid. Dari sini lahir generasi Qur’ani yang siap menerangi dunia,” tutur Ustadz Didik dalam sesi penutupan kajian.

    📣 Untuk Anda yang Ingin Bergabung: Mari Jadi Bagian dari Gerakan Qur’ani

    Semangat belajar Al-Qur’an tidak berhenti di kajian ini saja. Tim Belajar Mengaji dari 0 telah membuka kelas lanjutan untuk masyarakat Sumedang yang ingin memperbaiki bacaan dan memahami Al-Qur’an dari dasar. Jadwal kegiatan dan pendaftaran dapat diakses langsung melalui pengurus DKM Masjid Darul Iman.

    Bagi para orang tua yang ingin mengenalkan pendidikan Qur’ani sejak dini kepada anaknya, TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman kini juga membuka pendaftaran Tahun Ajaran 2026/2027 dengan kuota terbatas.

    📞 Informasi & Pendaftaran:
    TAUD SaQu Wadi Mubarak – Darul Iman
    📍 Tanjungsari, Sumedang
    📱 Hubungi edu consultant TAUD SaQu : +62 855-4506-7860

    Bismillah, semoga langkah kecil ini menjadi awal lahirnya generasi Qur’ani di bumi Sumedang — yang bukan hanya bisa membaca Al-Qur’an, tapi juga hidup bersamanya.🌿

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan, Mahabbah Boarding School Hadirkan Syaikhoh Bersanad

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, Mahabbah Boarding School Hadirkan Syaikhoh Bersanad

    Dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pendidikan Qur’ani bagi para santriwati, Mahabbah Boarding School resmi merekrut Syaikhoh Amal Ummu Thohir, seorang ulama perempuan bersanad dari Yaman. Kehadiran beliau menjadi tonggak penting dalam memperkuat aspek sanad, keilmuan, dan spiritualitas dalam proses pendidikan tahfizh dan tarbiyah santriwati.

    Dengan latar belakang keilmuan yang mendalam, sanad yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ, serta pengalaman dalam membina para hafizhah di berbagai negara, Syaikhoh Amal diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pembinaan karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan santriwati Mahabbah.

    Membentuk Generasi Hafizhah, Pemimpin Peradaban Masa Depan

    Dalam sambutan resmi kepada wali santri, pihak sekolah menyampaikan bahwa penunjukan Syaikhoh Amal Ummu Thohir bukan hanya peningkatan mutu akademik, tetapi juga bagian dari visi besar Mahabbah Boarding School untuk mencetak generasi muslimah yang mampu menyeimbangkan antara keilmuan dan kepekaan sosial.

    “Kami ingin membentuk santriwati yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga dalam akhlaknya, dan kelak siap menjadi kontributor dalam peradaban Islam melalui jalan Al-Qur’an,” tegas Kepala Departemen Akademik, Ustazah Alia.

    Langkah ini sekaligus menjawab kebutuhan zaman di mana perempuan muslimah perlu mendapatkan ruang pendidikan eksklusif, aman, dan berkualitas tinggi, dengan bimbingan dari ulama perempuan yang dapat menjadi role model dalam kehidupan sehari-hari.

    Tadrib sanad bersama Syaikhoh Amal di Mahabbah Boarding School

    “Pendidikan Qur’ani hari ini tidak cukup hanya dengan banyak hafalan. Yang dibutuhkan adalah ruh dari jiwa pengajar, keteladanan adab, dan pemahaman yang mendalam. Kehadiran Syaikhoh Amal merupakan anugerah besar bagi Mahabbah dan para santriwatinya,” ujar Ustazah Silmi Aziza, Mudirah Mahabbah Boarding School. Ia menambahkan bahwa interaksi langsung para santriwati dengan ulama perempuan bersanad seperti Syaikhoh Amal akan memperkuat karakter dan visi Qur’ani mereka.

    Dengan semangat tajdid dan pembaruan, Mahabbah Boarding School terus memperluas jangkauan dan kualitasnya. Memboyong Syaikhoh Amal bukan hanya langkah akademik, tapi juga spiritual dan peradaban. Karena di Mahabbah, para santriwati tidak hanya belajar menghafal, tapi mewarisi jalan para shalihah—dengan sanad, dengan ilmu, dan dengan cinta kepada Al-Qur’an.

    Langkah Besar Menuju Pesantren Qur’ani yang Bertaraf Global

    Dengan hadirnya Syaikhoh Amal Ummu Thohir, Mahabbah Boarding School secara resmi membuka peluang kerjasama pendidikan berskala internasional, termasuk program sanad Al-Qur’an, halaqah bersama ulama Timur Tengah, serta pertukaran budaya dan ilmu dengan pesantren di Yaman dan negara-negara Islam lainnya.

    Program-program ini dirancang untuk memperluas wawasan santriwati dan memperdalam pemahaman mereka terhadap Islam dari sumber-sumber yang otoritatif dan bersanad.

    Kehadiran ulama perempuan bersanad seperti Syaikhoh Amal Ummu Thohir di Mahabbah Boarding School bukan hanya kebanggaan, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa pendidikan Islam putri di Indonesia terus berkembang menuju arah yang lebih kuat, bersanad, dan mendalam.

    Mahabbah Boarding School kembali membuktikan diri sebagai pilihan tepat bagi orang tua yang menginginkan anak putrinya tumbuh menjadi hafizhah yang cerdas, beradab, dan siap mengambil peran penting dalam membangun peradaban Islam.

  • Wadi Mubarak Anugerahkan Sanad Al-Qur’an kepada 17 Mahasiswa STIU

    Wadi Mubarak Anugerahkan Sanad Al-Qur’an kepada 17 Mahasiswa STIU

    Bogor, Wadimubarak.com – Dalam upaya menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ, yang diteruskan oleh para sahabat, tabi’in, dan generasi berikutnya, Islamic Center Wadi Mubarak kembali menyelenggarakan Acara Penganugerahan Sanad.

    Dihadiri oleh Pimpinan beserta seluruh pengurus Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak dan civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU WM), acara yang digelar pada 27 Dzulhijjah 1446 H (23/06/2025) di Masjid Jami’ Wadi Mubarak ini berlangsung dengan penuh khidmat.

    Dengan penuh rasa syukur dan haru, sebanyak 17 mahasiswa STIU Wadi Mubarak menerima sanad Al-Qur’an Riwayat Imam Hafsh ‘an ‘Ashim, setelah menyelesaikan proses talaqqi dan ujian bacaan secara langsung di hadapan para masyayikh dan asatidz bersanad.

    Baca juga:
    – Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an
    – Lawatan Ketua Yayasan Wadi Mubarak Ke Villingen-Schwenningen, Jerman – Wadi Mubarak

    Berikut daftar nama penerima sanad (Mujaz) beserta para pemberi sanadnya (Mujiz):

    Syekh Abdul Qawi Abdul Karim Al Arjali hafizhahullah:

    • Ustaz Muh Rizki (Qira’at ‘Ashim)
    • Feri Fadhli (Riwayat Hafsh)
    • Fadhilah Nur Wahid (Riwayat Hafsh)
    • Shiddiq Amirullah (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Fathurrahman Hamidi hafizhahullah:

    • Adzka Dhiyaurrahman (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Ajeril Arif hafizhahullah:

    • Muh Abbad Muttaqin (Riwayat Hafsh)
    • Urwah (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Ridhuan Adi Candra hafizhahullah:

    • Ibra Syaula Adha (Qira’at ‘Ashim)
    • Vembradi Ramadan (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Fahmi Zulfiqar hafizhahullah:

    • Muh Maulana Romdhoni (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Malik Al Faridzi hafizhahullah:

    • Muh Mushthofa Mahir (Riwayat Hafsh)
    • Hafif Mukhazin (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Muh Fakhrusy Syakirin hafizhahullah:

    • Azmi Afghani (Riwayat Hafsh)
    • Ali Haidar Al Fatih (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Sayyid Abdillah hafizhahullah:

    • Muh Hulaimi Hatami (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Muh Rizky hafizhahullah:

    • Aziz Rustandi (Riwayat Hafsh)

    Ustaz Muh Hilmi Ulwan hafizhahullah:

    • Muh Labib Al Fayyadh (Riwayat Hafsh)

    Baca juga:
    – [BUKU] MENJADI AYAH YANG DIRINDUKAN: Strategi Parenting Nabi Ya’qub ‘alaihissalam Berdasarkan Al-Qur’an
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an di Madinah

    Pentingnya Metode Talaqqi dalam Pewarisan Al-Qur’an

    Sistem silsilah bacaan (sanad) yang diterapkan bertujuan memastikan bacaan Al-Qur’an disampaikan dari generasi ke generasi melalui metode talaqqi, yaitu memperdengarkan bacaan langsung di hadapan guru yang memiliki sanad.

    Metode ini menuntut ketekunan dan kedisiplinan. Seorang calon penerima sanad harus memiliki hafalan yang kuat (mutqin), penguasaan ilmu tajwid baik teori maupun praktik, dan khusus di Islamic Center Wadi Mubarak, calon penerima sanad harus menghafal kitab Matan Jazariyah dan Tuhfatul Athfal.

    Imam Ibnul Jazari rahimahullah, dalam kitab Munjidul Muqriin, menegaskan bahwa seseorang tidak boleh memberikan sanad Al-Qur’an hanya dengan menghafal kitab-kitab teori seperti At-Taisir tanpa melalui talaqqi dengan guru yang bersanad. Karena dalam qira’at terdapat banyak hal yang hanya bisa dipahami dan diperoleh melalui interaksi langsung dengan guru.

    Acara penganugerahan sanad ini ditutup dengan doa bersama, mengharap keberkahan dari Allah ﷻ agar kemurnian dan keberlanjutan Al-Qur’an tetap terjaga sepanjang masa, serta menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk terus menjaga warisan nan agung ini. //Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak https://wa.me/62 813-8324-9346

  • Daurah Menghafal Shohih Bukhari & Muslim 2025

    Daurah Menghafal Shohih Bukhari & Muslim 2025

    Kesempatan emas bagi generasi muslim Indonesia, untuk meniti jalan para ulama terdahulu dalam membangun pondasi keilmuan:

    Imam Syafi’i berkata: “Saya telah hafal alqur’an pada usia tujuh tahun dan Saya telah hafal kitab muwattho’ pada usia sepuluh tahun”.
    Abdullah bin Imam Ahmad berkata: Abu Zur’ah Ar-Razi berkata : “ayahmu telah menghafal satu juta hadits”
    Dalam sebulan, para peserta akan dibimbing menghafal shohih Bukhari dan shohih Muslim secara intensif oleh para ulama Mekkah dan Madinah.
    (Ust. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I. Pengasuh Islamic center Wadi Mubarak)

    🏢💐 Fasilitas terbaik bagi peserta
    ✅ Gratis
    ✅ Hadiah bagi peserta yang berprestasi.
    ✅ Guru-guru terbaik dari mekkah dan madinah.
    ✅ Sertifikat
    ✅ Mendapatkan buku al-jam’u baina shohihain Isbily secara gratis

    🛠💐 Persyaratan Peserta
    ✔Peserta baru:
    👉 Putra
    👉 Hafal al-Qur’an 30 juz
    👉 Mampu berbahasa arab aktif/pasif
    👉 Lulus tes seleksi
    👉 Bersedia mengikuti pelaksanaan daurah sampai selesai.

    ✔Peserta lama:
    👉 Ujian hafalan yang pernah dihafal
    👉 Bersedia mengikuti pelaksanaan daurah sampai selesai.

    📎💐 Cara Pendaftaran
    Untuk memudahkan proses pendaftaran anda, kami hanya menerima pendaftaran via whatsapp.
    Ketik format:
    🖋 Peserta baru:
    Nama#ttl#pendidikan terakhir#alamat lengkap#no hp aktif, kirim ke ☎ 081808937742
    🖋 Peserta lama:
    Nama#alamat lengkap#jilid yang pernah dihafal# no hp, kirim ke ☎️ 081808937742

    🔊💐 Informasi Pendaftaran
    ☎ Abu Khadijah
    (081808937742)
    📞Kantor (02518257944)
    IG: ic.wadimubarak
    Website: www.wadimubarak.com
    🕌💐 Kantor Administrasi
    Islamic center wadi Mubarak
    Jl. Raya puncak, Kp. Goleah Rt. 01/Rw. 01
    Desa Kuta Kec. Megamendung
    Kab. Bogor – Jawa Barat
    Indonesia 16750

    🗒💐
    ✅ Pelaksanaan dauroh:
    26 Juni – 25 juli 2025

    ✅ Tempat daurah:
    Islamic Centre Wadi Mubarak, Bogor

    Silahkan share!!
    الدال على الخير كفاعله

  • Program Semarak Menghidupkan Al-Qur’an 2025 Disambut Antusiasme Masyarakat

    Program Semarak Menghidupkan Al-Qur’an 2025 Disambut Antusiasme Masyarakat

    Bogor, Wadimubarak.com – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) menghadirkan program unggulan bertajuk “Miracle of The Qur’an” dengan tagline Bil Qur’ani Nahya.

    Program yang digelar selama bulan Ramadhan 1446 H ini menargetkan 200.000 orang peserta, baik secara onsite di kampus ICWM maupun online. Program ini tujuan untuk meningkatkan interaksi masyarakat dengan Al-Qur’an, baik dari aspek mabani (tilawah dan tahfizh) maupun ma’ani (tafsir dan tadabbur).

    Baca juga:
    – Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an
    – Lawatan Ketua Yayasan Wadi Mubarak Ke Villingen-Schwenningen, Jerman – Wadi Mubarak
    – Muhammad Daud Taqwa, Wisudawan Mahad Sulthon Al-Islamy Sentul Miliki 3 (tiga) Sanad Al-Qur’an

    Ketua Program, Ustadz Zainal, S.E., Al-Hafizh menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya mendorong integrasi iman, ilmu, dan amal dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ingin membangun kehidupan masyarakat yang berbasis pada nilai-nilai Al-Qur’an dengan berbagai kegiatan yang dapat diakses oleh semua kalangan,” ujarnya.

    Salah satu program utama adalah Daurah Tahsin dan Tadabbur yang membahas Surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas, serta Ayat Kursi. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk seminar, tabligh akbar, kelas tahsin, serta klinik tahsin yang dapat diikuti secara offline maupun online melalui platform Zoom Meeting.

    Selain meningkatkan kualitas bacaan dan penghayatan masyarakat terhadap surah Al-Fatihah dalam rangka meningkatkan kualitas shalat, program ini bertujuan pula untuk mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an melalui kajian tadabbur yang kontekstual dan aplikatif serta meningkatkan interaksi masyarakat dengan Al-Qur’an melalui berbagai metode pembelajaran.

    Program ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari keluarga, komunitas, lembaga pendidikan, masjid, hingga instansi pemerintahan dan organisasi masyarakat.

    Kegiatan ini mencakup berbagai format, antara lain:

    • Daurah Online dengan pemateri para hafizh dan ahli Al-Qur’an, seperti KH Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., Syaikh Abdul Qowy, Lc., serta para pengajar dari STIU Wadi Mubarak.
    • Roadshow Daurah Offline di berbagai masjid, termasuk Masjid Astra, Masjid Alumni IPB, Masjid Andalusia Tazkia, dan beberapa masjid komunitas lainnya.
    • Kelas Tahsin Intensif yang diselenggarakan oleh para guru dan pengajar ICWM, baik dari pusat maupun cabang.

    Untuk memastikan kualitas program, kurikulum pelatihan dirancang secara sistematis, mencakup Tahsin Daurah Online, Tahsin Kelas Kecil, Tadabbur QS Al-Fatihah, Mu’awwidzat, dan Ayat Kursi, serta Program Pengambilan Sanad Al-Fatihah.

    Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kepesertaan, dapat menghubungi Pusat Layanan Informasi Graha Qur’an Wadi Mubarak melalui WhatsApp di https://wa.me/6285219808250

    Pelaksanaan program ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. lebih dari 600 orang warga sekitar Wadi Mubarak hadir di hari pertama Ramadhan dan berlanjut di hari kedua dan ketiga lebih dari 5000 orang telah ikut berpartisipasi secara on site di masjid dan kelas-kelas Islamic Center Wadi Mubarak.//Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    KLIK Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2025-2026

  • Terharu! Ketua Umum PP Muhammadiyah Takjub dengan Hafalan Al-Qur’an Anak-Anak di Wadi Mubarak

    Terharu! Ketua Umum PP Muhammadiyah Takjub dengan Hafalan Al-Qur’an Anak-Anak di Wadi Mubarak

    Bogor, Wadimubarak.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si., beserta istri melakukan kunjungan ke Islamic Center Wadi Mubarak pada Rabu (19/02/2025).

    Dalam kunjungan tersebut, didampingi Rektor Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi, Dr. H. Jaenudin, S.Ag., M.Pd., beliau meninjau secara langsung kegiatan belajar mengajar di Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) dan Madrasah Ibtidaiyah Tahfizh (MIT) Sahabat Qur’an di lingkungan Wadi Mubarak.

    Rasa haru dan kagum terpancar dari beliau saat melihat para santri yang masih berusia dini dan sekolah dasar sudah mampu membaca serta menghafal Al-Qur’an dengan baik dan lancar.

    “Saya terharu, anak umur segitu dapat membaca dan menghafal Qur’an,” ungkap beliau yang menyampaikan ketakjubannya pada anak-anak usia dini yang sudah memiliki hafalan 1-3 juz Al-Qur’an.

    Baca juga:
    – Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an
    – Lawatan Ketua Yayasan Wadi Mubarak Ke Villingen-Schwenningen, Jerman – Wadi Mubarak
    – Muhammad Daud Taqwa, Wisudawan Mahad Sulthon Al-Islamy Sentul Miliki 3 (tiga) Sanad Al-Qur’an

    Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak Bogor, KH. Dr. Didik Heriyanto, Lc., M.P.I., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan beliau dan berharap menjadi bara penyemangat bagi civitas Wadi Mubarak.

    Selain memberikan apresiasi terhadap sistem pembelajaran di TAUD dan MIT, Ketua Umum PP Muhammadiyah juga berkesempatan memberikan tausiyah kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU WM).

    Dalam tausiyahnya, beliau menyebutkan banyak tokoh muslim dari jaman keemasan di abad-abad awal perkembangan Islam agar menjadi contoh bagi mahasiswa dalam memperdalam ilmu agama dan menjadi Rosyikhuna fil’ilmi (orang-orang yang mendalami pengetahuannya).

    Di akhir kunjungan, beliau mengungkapkan rencana untuk menjalin kerja sama yang lebih erat antara PP Muhammadiyah dan Islamic Center Wadi Mubarak dalam pengembangan kurikulum berbasis tahfizh.

    Kunjungan ini ditutup dengan penyerahan salah satu karya beliau, buku berjudul “Gerakan Islam Berkemajuan” setebal 750 halaman, yang disusun dalam kurun waktu satu tahun.

    Dengan penuh rasa haru, Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak berharap bahwa cendera mata yang diberikan dapat menjadi simbol persahabatan antara kedua lembaga. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan generasi muda muslim Indonesia yang semakin mencintai dan memahami Al-Qur’an sebagai pedoman hidup mereka. //Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    KLIK Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2025-2026

  • Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an

    Islamic Center Wadi Mubarak Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Khairukum Jeddah untuk Tingkatkan Pendidikan Al-Qur’an

    Jeddah, Wadimubarak.com – Ahad (24/11/2024) Rombongan Islamic Center Wadi Mubarak, dipimpin oleh Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I, baru-baru ini mengunjungi Yayasan Khairukum di Jeddah, Arab Saudi. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pencapaian Khairukum, terutama dalam sektor pendidikan, teknologi, serta pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan.

    Selama kunjungan, pengurus Islamic Center Wadi Mubarak diberi kesempatan untuk mengamati langsung berbagai program unggulan yang telah menjadikan Khairukum sebagai salah satu organisasi terdepan dalam pendidikan Al-Qur’an.

    Baca juga:
    – Lawatan Ketua Yayasan Wadi Mubarak Ke Villingen-Schwenningen, Jerman – Wadi Mubarak
    – Muhammad Daud Taqwa, Wisudawan Mahad Sulthon Al-Islamy Sentul Miliki 3 (tiga) Sanad Al-Qur’an

    Program-program tersebut mencakup inovasi dalam pembelajaran berbasis teknologi modern, pelatihan guru penghafal Al-Qur’an, serta strategi pemberdayaan masyarakat.

    Selain itu, rombongan ICWM juga mengadakan diskusi mendalam dengan para pengelola Yayasan Khairukum mengenai strategi pengelolaan organisasi, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan kualitas pendidikan.

    Diskusi ini memberikan wawasan berharga dan menghasilkan komitmen untuk menjalin kerja sama strategis yang dapat diimplementasikan di Indonesia.

    Ustadz Dr. Didik Haryanto,Lc., M.P.I., pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak, menyampaikan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari upaya memperkuat kapasitas lembaga dan membuat kerja sama strategis antara kedua lembaga. “Kami ingin belajar dari keberhasilan Khairukum dalam mengelola pendidikan berbasis Al-Qur’an dengan teknologi modern, dan menerapkannya untuk kemajuan umat di Indonesia,” ujarnya.

    Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri bagi Islamic Center Wadi Mubarak dengan lembaga lain dalam berbagi pengalaman, membangun kapasitas, dan mengembangkan program-program berbasis Al-Qur’an di tingkat internasional.

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    KLIK Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2025-2026