Kategori: Artikel

  • Peletakan Batu Pertama Islamic Center Wadi Mubarak Di Banjarbaru, Kalsel

    Peletakan Batu Pertama Islamic Center Wadi Mubarak Di Banjarbaru, Kalsel

    Banjarbaru-Kalsel, Wadimubarak.com – Sabtu pagi (02/11/2024), peletakan batu pertama untuk pembangunan Pondok Pesantren Islamic Center Wadi Mubarak digelar di Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru.

    Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Pjs. Wali Kota Banjarbaru, Dra. Hj. Nurliani, M.AP., Syaikh Bandar bin Sholih, serta Ustadz Muhammad Suaidi Yusuf, Lc., M.E.I., mewakili Islamic Center Wadi Mubarak.

    Dalam sambutannya, Pjs. Wali Kota Banjarbaru, Hj. Nurliani, menyampaikan bahwa pembangunan Islamic Center Wadi Mubarak diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Kota Banjarbaru.

    Baca juga:
    – Ustadzah Aisyah Didik Isi Dauroh Hadits Arbain Nawawi Di Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School Puncak Bogor
    – Berkunjung Ke Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School, Syaikh Jarullah Bagikan Pengalaman Hidupnya

    “Dengan dibangunnya Islamic Center Wadi Mubarak ini, saya berharap bisa terbentuknya generasi muda religius dan berakhlak mulia, mewujudkan masyarakat yang harmonis dan sejahtera, serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

    Beliau juga menegaskan komitmen Pemkot Banjarbaru dalam mendukung keberadaan pondok pesantren sebagai pusat pembelajaran dan tempat mencetak generasi berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

    Dalam kesempatan ini, Ustadz Su’aidi, mewakili Islamic Center Wadi Mubarak, turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembangunan ini, khususnya kepada Bapak H. Thoyyibatun yang telah mewakafkan tanah untuk pembangunan Islamic Center, Syekh Bandar bin Sholih yang hadir memberikan dukungan dan doa, serta Pjs. Wali Kota Banjarbaru Hj. Nurliani.

    Ucapan terima kasih juga beliau tujukan kepada seluruh aparat dan masyarakat yang mendukung dan turut menyukseskan acara peletakan batu pertama ini.

    Tak hanya itu, beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kelancaran pembangunan Islamic Center Wadi Mubarak yang memiliki misi mencetak generasi berakhlak Al-Qur’an dengan program unggulan tahfizhul Qur’an bersanad.

    Baca juga:
    – Pemuda Asal Lombok Berhasil Menyandang Gelar Wisudawan Terbaik STIU-WM 2024
    – Muhammad Daud Taqwa, Wisudawan Mahad Sulthon Al-Islamy Sentul Miliki 3 (tiga) Sanad Al-Qur’an

    Syaikh Bandar bin Sholih dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan ini adalah wujud kecintaan beliau terhadap Indonesia sebagai negara dengan jumlah umat Islam terbanyak, dengan harapan dapat memberikan sumbangsih besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda di Banjarbaru dan Kalimantan Selatan pada umumnya.

    Selain para tokoh tersebut, turut hadir dalam acara ini Kasat Pol PP Kota Banjarbaru Hidayaturahman dan Camat Banjarbaru Selatan Adi Surya Noor. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi dari berbagai pihak untuk mendukung pembangunan Pondok Pesantren Islamic Center Wadi Mubarak.

    Dengan adanya Islamic Center ini, diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan agama dan dakwah yang menginspirasi serta mencetak generasi muda religius dan berdedikasi untuk kemajuan Kota Banjarbaru dan Kalimantan Selatan.//Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

    KLIK Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2025-2026

  • Kolaborasi Strategis Mahabbah Wadi Mubarak dan FK UHAMKA: Membangun Generasi Dokter Muda Berwawasan Islami

    Kolaborasi Strategis Mahabbah Wadi Mubarak dan FK UHAMKA: Membangun Generasi Dokter Muda Berwawasan Islami

    Tangerang, wadimubarak.com – Penasehat Mahabbah Wadi Mubarak Boarding Schoool, H. Abu Bakri, Lc. MA., mengungkapkan rasa syukur dan bahagia karena atas izin Allah, Mahabbah dapat bersinergi dengan Fakultas Kedokteran UHAMKA.

    Kolaborasi ini akan berdampak besar di kemudian hari karena akan makin melonjaknya dokter-dokter muda yang handal, berjiwa sosial tinggi, dan berwawasan Islami yang komprehensif.

    Menurut Abu Bakri, MoA dengan UHAMKA ini layaknya lompatan jauh ke depan mengingat usia Mahabbah yang terbilang masih sangat belia karena baru 3 tahun berjalan sejak 2022 lalu. Kolaborasi ini dapat menjadi barometer bagi Mahabbah dalam merancang sistem dan kurikulum pendidikan Al-Qur’an dan Sains yang berkualitas.

    Baca juga:
    – Ustadzah Aisyah Didik Isi Dauroh Hadits Arbain Nawawi Di Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School Puncak Bogor
    – Berkunjung Ke Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School, Syaikh Jarullah Bagikan Pengalaman Hidupnya

    “Mahabbah sangat berterima kasih kepada gurunda KH. Dr. Didik Hariyanto selaku pengasuh Islamic Center Wadi Mubarak yang tiada henti memberikan suport dalam banyak hal supaya Mahabbah bisa melaju lebih pesat dari tahun ke tahun. Juga kepada dr. Wawang S Sukarya selaku Dekan FK UHAMKA, dr. Irena Ujianti, dr. Agus Rahmadi yang intens berdiskusi dan memberikan banyak sarannya untuk Mahabbah.”

    Penandatanganan MoA yang diadakan pada Jum’at (16/08/2024) ini melahirkan 3 hal pokok yang berlandaskan kemaslahatan umat. 1) Setiap lulusan Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School jenjang SMA mendapat jaminan 100% diterima FK UHAMKA, 2) Gratis biaya Precollage Campus dalam rangka memberikan pembekalan sebelum dimulainya KBM reguler, 3) Penyuluhan dan Pendidikan Dasar Ilmu Kedokteran untuk Mahabbah.

    MoA antara Mahabbah dan UHAMKA, diperkuat dengan adanya MoA dengan LAC (Learning & Application Center) yang merupakan lembaga pendidikan Al-Qur’an dan Sains yang bermarkas di Mesir. Kelebihan dari LAC ini adalah mereka telah berdiri 10 tahun+ dan telah melahirkan banyak ribuan intelektual muda Islam yang menguasai Ilmu Eksak.

    Baca juga:
    – Kuliah Umum Inspiratif Ulama Besar Madinah Di Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School
    – Walisantri Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School Setorkan Hafalan Saat Penjengukan

    Kadiv Humas Mahabbah, Ilham Akbar menerangkan 3 point isi pada MoA ini berlandaskan kemaslahatan bagi umat. Nantinya, mereka selain memiliki bekal pondasi ilmu Al-Qur’an yang kokoh serta wawasan Ilmu Kedokteran yang akan sangat bermanfaat sebagai ladang amal untuk diaplikasikan kepada umat.

    Dalam perancangan sistem dan kurikulum pendidikan Mahabbah, banyak para ahli ilmu yang ikut terlibat dalam merancang kurikulum. Diantaranya adalah Syaikh Dr. Abdullah Jaarullah selaku Direktur Maqarie Qur’aniyah.

    Syaikh Jaarullah adalah seorang dokter spesialis di rumah sakit ternama di Madinah, beliau juga seorang ulama qiroat yang memiliki jalur sanad keilmuan yang tinggi.

    Profil Syaikh Abdullah Jarullah dan kolaborasi dengan FK UHAMKA ini menjadi spirit dan motivasi lebih bagi civitas akademik Mahabbah untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, serta menciptakan output lulusan yang tidak hanya unggul pada Ilmu Al-Qur’an saja tapi juga Ilmu Eksak seperti Matematika, Fisika, Kimia, Biologi.

    Melalui kurikulum sesuai dan dibutuhkan oleh masyarakat modern, Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School berkomitmen tinggi menjadikan santriwati untuk siap menghadapi tantangan global, terdepan dalam iptek, dan enterpreneurship. Mahabbah siap mencetak intelektual muda Islam, berjiwaa pemimpin, beraadab dan berakhlaq Qur’ani. //Prince of Alhamra/Al.C

    .
    .
    Informasi Lebih Lanjut Seputar Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School

    Mahabbah Wadi Mubarak Boarding School adalah sebuah pesantren tahfidz Al-Qur’an ANTI BULLYING yang merupakan unit program pendidikan dari Islamic Center Wadi Mubarak khusus putri jenjang SMP & SMA yang berlokasi di Cisarua, Jawa Barat. Selain berfokus pada materi Al-Qur’an dan Ulum Syar’i, dalam Kurikulumnya terdapat materi Sains seperti Fisika, Kimia, Biologi, dan Ilmu Eksak lainnya seperti Matematika, TIK, dan Bilingual Skills seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.
    .
    .
    Info Lebih Lanjut:

    Mahabbah Boarding School
    🌐 https://ppdb.wadimubarak.com
    📱 https://wa.me/62895327002283

  • Wisuda PG TAUD Angkatan 22, Lahirkan Guru Al-Qur’an Berstandar Internasional

    Wisuda PG TAUD Angkatan 22, Lahirkan Guru Al-Qur’an Berstandar Internasional

    Bogor, wadimubarak.com – Alhamdulilah, setelah menempuh masa pendidikan selama 3 bulan, akhirnya terlaksana Wisuda Pendidikan Guru Tahfizh Anak Usia Dini Sahabat Qur’an – PGTAUD SaQu angkatan ke-22 yang bertempat di Hall Islamic Center Wadi Mubarak pada kamis, 15 Agustus 2024.

    Banyak hal spesial yang didapatkan oleh para peserta yang diwisuda pada angkatan ini.

    Selain mendapatkan pembelajaran Tahsin, Tahfizh, Attibyan, Tarbiyah, Bahasa Arab, Psikologi, Communation Skill, Macro-Micro Teaching serta Managemen & Pendirian TAUD.

    Para peserta kali ini juga berkesempatan menimba ilmu langsung kepada Syaikh Khalid Ats-Tsubaiti beliau merupakan Dewan Rektorat Universitas Islam Madinah sekaligus perancang kurikulum pendidikan Universitas Islam Madinah.

    Baca Juga:
    – Lawatan Ma’had Tahfizh Tun Abdul Rahman Ya’kub Sarawak Malaysia: Upaya Membangun Kerjasama Penerapan Kurikulum Tahfidz
    – Festival Anak Cinta Qur’an 2024: Mengasah Kreativitas dan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini
    –

    25 guru yang kali ini diwisuda berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, diantaranya adalah Sukabumi, Bandung, Blora, Banten, Bogor, Cianjur, Solo, Depok, Bekasi, Kalimantan, NTT, Aceh, Lampung, dan lain sebagainya

    Yang patut disyukuri juga adalah para peserta Program PGTAUD SaQu kali ini berkesempatan mengambil sanad Tuhfatul Athfal dan 12 peserta dinyatakan lulus, sehingga berhasil mendapatkan ijazah sanad Tuhfatul Athfal.

    “Wah, menang banyak banget yaah ikut PG TAUD” Komentar lepas salah seorang undangan yang hadir.

    Ya, Benar, bahkan pasca masa pendidikan selama 3 bulan di Wadi Mubarak, peserta masih mendapat fasilitas belajar lanjutan via online melalui Graha Qura’n selama 3 bulan.

    Dengan adanya program pendidikan lanjutan ini, diharapkan semakin memantapkan ilmu Tahsin dan Tahfizhnya sesuai standar yang selama ini diterapkan di lingkungan YASAQU Wadi Mubarak.

    Baca Juga:
    – Yasaqu Gelar Wisuda TAUD SaQu dan MIT SaQu se-Indonesia
    – Mukernas ke-V YASAQU: Meningkatkan Sinergi dan Kinerja dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Qur’ani

    ❓Ingin belajar singkat dengan progress komprehensif yang dahsyat? Dimana lagi kalau bukan di PG TAUD SaQu🤗

    Antum akan benar-benar merasakan menjadi The New Muslimah, dengan membawa banyak bekal ilmu yang insya Allah sangat bermanfaat untuk dunia dan akhirat.❤️

    Simak rekaman Wisuda PGTAUD SaQu XXII melalui link berikut :
    Prosesi Wisuda PG TAUD Sahabat Quran Angkatan ke 22 – YouTube

    Ambil kesempatan sekarang juga untuk mengikuti PGTAUD Angkatan 23.

    📲_Kontak Person :
    ✒ WhatsApp (WA) dan Telp : http://wa.me/62881024143048

    🌐 Website : https://yasaqu.id/pg-taud/
    ✒ Instagram : https://instagram.com/pgtaudsaquwadimubarak

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Wisata Qur’an Spesial Lansia dan Masa Keemasan

    Wisata Qur’an Spesial Lansia dan Masa Keemasan

    WISATA QUR’AN SPESIAL LANSIA & MASA KEEMASAN

    ⭕Ingin Masa Tua Lebih Bermanfaat? PESANTREN LANSIA solusinya😍

    ❓Bosen jalanin aktivitas yang gitu-gitu aja?
    ❓Merasa hampa karena haus siraman qalbu?
    ❓Pengen khusyuk ibadah bareng teman-teman sefrekuensi?
    ❓Pengen ngerasain nikmatnya Tadabur Qur’an bersama Penghafal Al-Qur’an?
    ❓Merindu wisata ruhani di lingkungan yang fresh, alami, sejuk, jauh dari hiruk pikuk duniawi?

    WISATA QUR’AN SPESIAL, kini hadir memberi solusi😍😎

    PESANTREN LANSIA merupakan program yang dikhususkan bagi para orang tua yang sudah menginjak usia 35 tahun ke atas untuk dapat meningkatkan kualitas dirinya di masa-masa senja.

    Alasan Kenapa Pesantren LANSIA Adalah Program Yang Tepat

    🔹Memperbaiki bacaan al-qur’an dari musyrif dan musyrifah wadi mubarak
    🔹Mendapatkan ilmu syar’i
    🔹Merefresh diri dengan al-qur’an
    🔹Pasilitas yang lengkap dan ditemani langsung oleh pembimbing selama program

    ✍🏻Boleh Catat tanggalnya ya bapak/ibu!!
    🗓 30 Agustus – 1 September 2024

    📱 Informasi & Pendaftaran
    081383249346

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Lantama Wisata Serahkan Infak 3 Milyar Untuk Penghafal Al-Quran Wadi Mubarak

    Lantama Wisata Serahkan Infak 3 Milyar Untuk Penghafal Al-Quran Wadi Mubarak

    Bogor, wadimubarak.com – PT Lantabur Utama Wisata (Lantama Wisata) menyerahkan infak senilai Rp3.000.000.000 untuk pengembangan sarana pendidikan bagi para penghafal Al-Qur’an di Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) pada Jumat (02/08/2024).

    PT Lantabur Utama Wisata (Lantama Wisata) adalah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah yang telah memperoleh izin operasional resmi dari Kementerian Agama RI dengan nomor izin PPIU U. 20 Tahun 2021.

    Acara simbolis penyerahan infak berlangsung di Masjid Islamic Center Wadi Mubarak, Bogor. Dihadiri oleh Pimpinan dan Pengasuh ICWM, KH. Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., Ketua Yayasan ICWM, Ustadz H. Shahib Saifi, M.Ag., Direktur Lantama Wisata, Ustadz H. Ahmad Taufiq, S.E.I., dan H. Helmi, S.Ag., salah seorang mitra Lantama Wisata asal Kalimantan Tengah bersama pengurus dan santriwan-santriwati Wadi Mubarak.

    Baca Juga:
    – LANTAMA, Umroh Bersama Para Penghafal Qur’an
    – Menjadi Mitra Resmi BSI, Lantama Wisata Permudah Ibadah Haji Dan Umroh

    Penyerahan infak yang sangat disyukuri oleh civitas Wadi Mubarak ini dilakukan pada sore hari, setelah acara Pengukuhan Pengurus ICWM periode 2024-2025 selesai dilangsungkan.

    Ketua Yayasan ICWM, Ust H. Shohib Saifi, S.Pd.I., M.Ag, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lantama Wisata atas kontribusi mereka dalam memberikan kemudahan sarana dan prasarana pendidikan bagi para penghafal Al-Qur’an di Wadi Mubarak.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Lantama Wisata atas infak yang telah disalurkan ke Islamic Center Wadi Mubarak selama ini. Hal ini tentu membantu para penghafal Al-Qur’an Wadi Mubarak mendapatkan fasilitas yang lebih memadai,” ujar Ustadz H. Shahib Saifi.

    Baca juga:
    – Menjaga Kemurnian Bacaan Sesuai Sunnah Rasulullah 14 Mahasiswa STIU Wadi Mubarak Dianugerahi Sanad Al-Quran
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an di Madinah

    Sementara itu, Direktur Lantama Wisata, Ustadz H. Ahmad Taufiq, S.E.I., mengungkapkan rasa syukur dapat berkontribusi dalam mendukung kegiatan pendidikan di lingkungan Wadi Mubarak, yang juga merupakan almamaternya saat menjadi santri dahulu.

    “Saya sangat bersyukur berada di tengah-tengah para santri saat ini. Ini mengingatkan saya pada masa-masa ketika saya belajar di sini, dibimbing dalam menghafal Al-Qur’an. Kini, saya diberi amanat untuk berkontribusi melalui bidang usaha travel,” ungkapnya.

    Sejak didirikan, PT Lantabur Utama Wisata yang mengusung konsep “Amal Usaha” telah banyak berkontribusi pada pengembangan pendidikan dan dakwah di Wadi Mubarak, dengan tujuan melahirkan para penghafal Al-Qur’an. Kontribusi ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari dedikasi perusahaan.

    Dalam tausiyahnya, Pimpinan dan Pengasuh Islamic Center Wadi Mubarak, KH Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., mengenang kembali masa-masa awal berdirinya Wadi Mubarak dan visi misi untuk melahirkan para penghafal Al-Qur’an yang muthqin (kuat/profesional) dalam hafalannya.

    “Pondok ini akan terus berupaya menjaga kualitas hafalan para santri dalam menghafal Al-Qur’an. Karenanya, pada akhir bulan ini, kami akan mengirim dua orang ustadz untuk mengikuti tadrib sanad dan mendapatkan Qiro’ah ‘Asyroh Sughro di Timur Tengah,” ujar beliau memberikan motivasi kepada para santri.

    Acara ditutup dengan doa, di mana beliau berharap agar Wadi Mubarak terus memberikan manfaat kepada umat melalui jalan dakwah, terutama dalam melahirkan penghafal Al-Qur’an yang muthqin.// Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Keberangkatan Umroh Perdana Lantama Wisata Awal Musim 1446 Hijriah

    Keberangkatan Umroh Perdana Lantama Wisata Awal Musim 1446 Hijriah

    Jakarta, Wadimubarak.com – Perjalanan spiritual yang dinanti telah tiba! Keberangkatan umroh perdana Lantama Wisata telah dimulai pada tanggal 23 Juli yang lalu, didampingi oleh Ustadz Mujiyanto, S.Ag. dan Ustadz Hendrayana, S.Ag.

    Sebanyak 90 jamaah dari berbagai daerah di tanah air ini siap menunaikan perjalanan spiritual penuh makna yakni ibadah umroh dengan khusyuk ke tanah suci.

    Lantama Wisata memiliki kelebihan tersendiri dalam melayani jamaah haji & umroh. Sebagai amal usaha dari pondok tahfizh Islamic Center Wadi Mubarak, profit yang diperoleh dari Lantama Wisata dialokasikan untuk mendukung program beasiswa pendidikan bagi +500 santri penghafal Qur’an di Wadi Mubarak.

    Dengan demikian, setiap perjalanan umroh bersama Lantama Wisata juga berkontribusi pada pembibitan generasi penghafal Qur’an di Indonesia.

    Baca juga:
    – Menjaga Kemurnian Bacaan Sesuai Sunnah Rasulullah 14 Mahasiswa STIU Wadi Mubarak Dianugerahi Sanad Al-Quran
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an di Madinah

    Selain itu, Lantama Wisata menawarkan layanan bimbingan belajar membaca dan tahsin (memperbaiki bacaan) Al-Qur’an bersama asatidz pengajar dari Islamic Center Wadi Mubarak yang sudah bersanad bacaannya sampai ke Rasulullah.

    Jamaah akan mendapatkan bimbingan yang berkualitas dan terpercaya dalam memahami dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an mereka.

    Nikmati fasilitas dan layanan prima selama perjalanan ibadah anda yang tidak hanya akan didapatkan dari awal keberangkatan, saat berada di tanah suci, sampai tiba ke tanah air kembali.

    Program layanan ibadah Lantama Wisata dapat dirasakan mulai dari H-30 keberangkatan ke tanah suci dengan bergulirnya layanan bimbingan belajar Al-Qur’an, serta materi pembekalan yang komprehensif, 30 hari bekal ilmu dan amal selama di tanah suci.

    Baca juga:
    – Pemuda Asal Lombok Berhasil Menyandang Gelar Wisudawan Terbaik STIU-WM 2024
    – Muhammad Daud Taqwa, Wisudawan Mahad Sulthon Al-Islamy Sentul Miliki 3 (tiga) Sanad Al-Qur.an

    Bergabunglah bersama Lantama Wisata dalam perjalanan yang diberkahi ini, yang dimana ibadah haji & umroh Anda ikut andil dalam menghadirkan kader dai muda Islam yang intelektual dan berakhlaq Qur’ani dan kelak dari setiap santri lulusan Wadi Mubarak turut andil dalam mengentaskan tingginya angka buta huruf Al-Qur’an di Indonesia.

    Jika mengacu pada riset yang dikemukakan oleh IIQ Jakarta, saat ini ada +66% atau setara 170.000.000 populasi umat Islam di Indonesi yang buta aksara Qur’an.

    Mari bersinergi dan saling bergandengan untuk untuk dapat mereduksi tingginya angka huruf Al-qur’an di Indonesia. Bersama Lantama Wisata, Mari Meraih Keberkahan Tanah Suci Bersama Para Penghafal Al-Qur’an.//Prince of AlHamra/Al.C

    .
    .
    Wujudkan niat suci Anda dengan layanan terbaik & mengesankaan dari Lantama Wisata. Segera daftarkan diri Anda dan rasakan pengalaman haji & umroh yang istimewa.

    Lantama Wisata, Travelnya Para Penghafal Qur’an. Mari Meraih Keberkahan Tanah Suci Bersama Para Penghafal Al-Qur’an.

    Informasi & Pendaftarn Haji, Umroh
    🌐 https://linktr.ee/lantama

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Bersama Lembaga Huffazul Wahyain, STIU WM Adakan Penutupan Dauroh Menghafal Shohihain ke-IX

    Bersama Lembaga Huffazul Wahyain, STIU WM Adakan Penutupan Dauroh Menghafal Shohihain ke-IX

    Bogor, Wadimubarak.com – Jum’at (19/07/2024) Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU WM) mengadakan acara penutupan dauroh menghafal kitab karangan Al-Isybiliy (581 H). Dauroh hasil bekerja sama dengan Yayasan Huffaazul Wahyain, Jeddah, Arab Saudi ini telah berjalan sejak tahun 2016 hingga sekarang.

    Pada dauroh tahun 2024 ini, terdapat 82 peserta ikhwan dan 77 peserta akhwat yang mengikuti program menghafal kitab Al-Jam’u Baina Ash-Shahihaini karangan Al-Hafizh Abu Muhammad Abdul Haq Al-Isybiliy rahimahullahu taa’la ini.

    Seluruh peserta berasal dari berbagai macam daerah di Indonesia. Tercatat pula bahwa dauroh kali ini adalah dauroh yang ke-sembilan kalinya diadakan di Islamic Center Wadi Mubarak.

    Baca juga:
    – Menjaga Kemurnian Bacaan Sesuai Sunnah Rasulullah 14 Mahasiswa STIU Wadi Mubarak Dianugerahi Sanad Al-Quran
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an di Madinah

    Dauroh tahun ini dipimpin langsung oleh Syaikh Abdul Aziz Idris dari Jeddah. Selain beliau, hadir pula Syaikh Ali Ar-Rumaihi, Syaikh Sholih Muhammad, dan Syaikh Fahd.

    Setelah cek kesiapan, kedatangan empat masyaikh di STIU Wadi Mubarak pada tanggal 21 Juni lalu menjadi pertanda bahwa dauroh akan segera dimulai setelah sholat subuh esok harinya.

    Dauroh ke-9 yang berlangsung selama 28 hari ini berjalan dengan semangat dan dipenuhi antusias para peserta dalam menghafal hadits-hadits Nabi ﷺ.

    Kegiatan dauroh ini dibagi menjadi dua halaqoh utama, yaitu halaqoh pagi setelah sholat subuh hingga jam 9 pagi dan halaqoh sore setelah sholat ashar hingga masuknya waktu sholat maghrib.

    Di dalam halaqoh, peserta diwajibkan untuk menyetorkan hafalannya sebanyak minimal 11 halaman setiap harinya agar bisa menyelesaikan satu mujallad kitab Al-Jam’u Baina Ash-Shahihaini dalam kurun waktu 1 bulan.

    Setelah selesai menyetorkan hafalan hadits ke masyaikh atau musyrif halaqoh, peserta juga diwajibkan untuk mengulang kembali setorannya secara pribadi agar siap untuk diuji nantinya setelah halaqoh sore berakhir.

    Baca juga:
    – Pemuda Asal Lombok Berhasil Menyandang Gelar Wisudawan Terbaik STIU-WM 2024
    – Muhammad Daud Taqwa, Wisudawan Mahad Sulthon Al-Islamy Sentul Miliki 3 (tiga) Sanad Al-Qur.an

    Pada penghujung kegiatan dauroh, tentunya ada hadiah yang menanti. Tahun ini, atas izin Allah terdapat 8 orang yang berhak untuk menerima hadiah berupa uang tunai dengan total 8 juta rupiah dari Lembaga Huffaazul Wahyain, yaitu Fauzan Azima, Zakaria, Shiddiq Amirullah, Auf dari Ma’had Bin Baz, Feri Fadli, Ikmal, Abdur Rosyid, Adzka Dhiya, dan Habibi Muhammad Abduh dari Padang.

    Salah satu peserta yang datang dari tanah Minang, Solok, Sumatera barat, Muhammad Nashiruddin memberikan komentarnya mengenai dauroh yang telah berlangsung selama satu bulan penuh di STIU Wadi Mubarak, Bogor. Beliau mengungkapkan perasaan bangga dan harunya bisa ikut serta dalam dauroh menghafal hadits-hadits Nabi ﷺ tersebut.

    “Sebagai seorang peserta yang juga merupakan perdana untuk saya dalam mengikuti dauroh ini, saya benar-benar mendapatkan banyak faidah darinya. Apalagi kita dituntut untuk menghafal dalil yang paling shohih setelah Al-Qur’an. Saya sangat bersyukur bisa ikut serta dalam dauroh ini, apalagi gratis.” Ungkapnya.

    “Semoga di dauroh berikutnya, saya bisa ikut Kembali dalam dauroh ini agar bisa melanjutkan hafalan hadits saya dari shohih bukhori dan muslim. Karena sebagai tholibul ilmi, memang seharusnya setelah kita hafal Al-Qur’an, kita lanjutkan dengan menghafal hadits Nabi. Kalau lah tanpa ada dauroh dari huffaazul wahyain ini, tidaklah bisa saya mempunyai waktu untuk bisa berduaan dengan hadits nabi dan menghafalkannya.” Lanjutnya.

    Sebagaimana yang disampaikan oleh Syaikh Abdul Aziz ketika beliau memberikan sambutan pada penutupan dauroh, kegiatan ini insyaallah akan diadakan kembali tahun depan.

    Semoga dauroh menghafal sunnah Nabi ini akan terus dapat melahirkan para penuntut ilmu yang tsiqoh ilmunya terhadap Al-Qur’an dan juga As-Sunnah An-Nabawiyyah. //Ihsan/Mushaf/Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Pemuda Asal Lombok Berhasil Menyandang Gelar Wisudawan Terbaik STIU WM 2024

    Pemuda Asal Lombok Berhasil Menyandang Gelar Wisudawan Terbaik STIU WM 2024

    Wadimubarak.com – Rabu, (10/07) Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) Kembali menyelenggarakan wisuda akbar serentak yang diikuti oleh seluruh peserta didik yang menempuh Pendidikan di berbagai cabang Wadi Mubarak. Acara yang dimulai dari pukul 08.00 s/d selesai ini bertempat di Gedung Pendulum Nusantara Hall, Bogor.

    Pada acara tersebut berlangsung berbagai kegiatan, di antaranya adalah pemberian penghargaan kepada seorang mahasiswa/i yang berhasil mendapatkan nominasi sebagai wisudawan dan wisudawati terbaik.

    Gelar wisudawati terbaik dari STIU WM berhasil diraih oleh mahasiswi atas nama Ni’mahazzad Albahiy asal Jember dengan nilai IPK 4.00. Adapun gelar wisudawan terbaik diraih oleh mahasiswa atas nama Sayyid Abdullah AR asal Lombok Tengah dengan nilai IPK 3.92.

    Harapan atas diberikannya penghargaan kepada mahasiswa/i teladan di acara istimewa ini adalah agar nantinya keberadaan mereka dapat menjadi qudwah untuk para mahasiswa/i yang masih berada di belakangnya, serta sebagai penghargaan atas jerih payah yang dikeluarkan selama masa studi yang ditempuh dalam waktu empat tahun lamanya.

    Wisudawan kelahiran Lombok Tengah, dari Bapak Abhar dan Ibu Saeha ini merupakan putra bungsu dari tiga bersaudara. Selama masa studi yang ia tempuh di STIU WM, beliau memang dikenal dengan seorang mahasiswa yang sangat aktif baik secara akademik maupun non akademik.

    Sayyid Abdullah, putra Lombok kelahiran 2002 ini menyelesaikan hafalan Qur’annya pertama kali di STIU Wadi Mubarak atas bimbingan Ustadz Irsyad Husnul Hidayat hafizhahullah.

    Perjalanan pengambilan sanad Al-Qur’an beliau yang dimulai pada tahun lalu berhasil diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun atas bimbingan Ustadz Ahmad Zaini hafizhahullah.

    Dalam sesi pidato yang Sayyid sampaikan, beliau mengucapkan banyak terima kasih atas peran para asatidzah dan masyaikh yang telah berperan banyak dalam membimbing dan mengeluarkannya dari cahaya kebodohan.

    “Tidaklah ilmu dapat diraih selain dengan belajar, dan keberkahannya terlihat dari amal dan pengabdian. Karena sesungguhnya kitalah yang butuh untuk mengabdi agar ilmu kita berkah, bukan pengabdian yang membutuhkan kita.” Ujar Sayyid.

    Sayyid juga menambahkan ungkapan rasa syukurnya yang sangat dalam kepada semua sahabatnya dan kedua orang tuanya secara khusus dengan kalimat yang menggetarkan hati.

    “Takkan ada keberhasilan kami pada hari ini tanpa adanya iringan restu dari orang tua, maka semoga apa saja jalan yang kami pilih setelah ini selalu senantiasa diberikan rahmat dan keridhoan dari Allah, setelah ridho dari Ayah dan Ibu.” Sambungnya.

    Semoga dengan diberikannya gelar ini, sosok seperti Sayyid Abdullah dapat terus lahir dalam jiwa para mahasiswa lainnya. Tidak lupa pula kami mendoakan agar ilmu yang ia dapatkan selama proses pembelajarannya di kampus dapat bermanfaat untuknya dan untuk masyarakat luas. //Ikhsan/Mushaf/Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Wisuda Akbar ke-IV Tahun 2024, Wadi Mubarak Meluluskan 184 Penghafal Qur’an

    Wisuda Akbar ke-IV Tahun 2024, Wadi Mubarak Meluluskan 184 Penghafal Qur’an

    Wadimubarak.com – Rabu, (10/07) Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak kembali menyelenggarakan acara Wisuda Akbar tahunan yang mengikut sertakan santri dari semua jenjang pendidikan yang terintegrasi dengan ICWM, mulai dari tingkat TAUD, Madrasah Ibtidaiyah Tahfizh (MIT), SMP/SMA Tahfizh, Program Kaderisasi Muhaffizh (PKM), hingga Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU WM). Puncak dari acara tersebut adalah meluluskan seluruh santri serta mahasiswa/i yang telah berakhir masa studinya.

    Acara yang diselenggarakan di Gedung Pendulum Nusantara Hall Bogor ini diikuti oleh total 184 penghafal Al-Qur’an dari seluruh cabang yayasan ICWM se-Indonesia, di antaranya adalah 74 mahasiswa/i STIU Wadi Mubarak Bogor. Acara besar tersebut dimulai sejak pukul 08.00 pagi hari.

    Wisuda Akbar kali keempat ini diselenggarakan bentuk penghargaan atas jerih payah para santri dan santriwati, serta para mahasiswa/i yang telah menyelesaikan program studinya secara sempurna dalam waktu yang telah ditetapkan.

    Selain memberikan penghargaan, momentum ini juga merupakan bentuk pelepasan bagi para pelajar untuk disebar ke berbagai lokasi di seluruh Indonesia dalam rangka mengabdikan diri kepada masyarakat dengan cara mengajarkan kembali ilmu yang telah didapatkan selama masa studi.

    Pada kesempatan istimewa ini, beberapa tamu istimewa juga menyempatkan diri untuk menghadiri serta memberikan apresiasi yang besar terhadap para penghafal Al-Qur’an yang diluluskan. Di antara tamu istimewa itu adalah Syaikh Khalid Ats-tsubaity mewakili Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia, dan Wakil Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, S.Sos.

    Di antara banyaknya lulusan, 14 mahasiswa STIU Wadi Mubarak telah lulus standar pengambilan sanad bacaan Riwayat Hafsh ‘an Ashim. Adapun dari pihak mahasiswi, terdapat 3 di antara mereka yang juga berhasil meraih sanad Al-Qur’an.

    Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, syarat untuk mengikuti program wisuda akbar ini adalah mengikuti ujian kelulusan sebelum acara wisuda diselenggarakan. Bagi mereka yang berhasil lulus dalam standar penilaian ujian, maka berhak untuk diikut sertakan dalam acara besar ini.

    Program ujian ini sengaja diselenggarakan rutin setiap tahunnya dengan tujuan menjaga kualitas bacaan dan hafalan para santri, serta menguji atas apa yang telah mereka raih atas jerih payah usaha mereka dalam menghafal serta memahami kalamullah. Agar ketika mereka telah dilepas, pemahaman mereka sudah ‘matang’ untuk menyebarkan ilmu yang dipelajari agar dapat bermanfaat untuk masyarakat luas.

    Pada penghujung acara wisuda akbar ini, Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I. memberikan beberapa kata penyemangat dan rencana-rencana besar lainnya yang akan menjadi terobosan untuk seluruh santri dan santriwati yang belajar di ICWM.

    “Kami berharap semua wisuda dan wisudawati ini nantinya ketika diminta untuk berdakwah ke Melbourne, Jerman, atau bahkan Kanada, mereka bisa berinteraksi dengan baik dengan warga di sana. Oleh karena itu kami ingin menerapkan system baru yang juga akan berfokus kepada peningkatan Bahasa Inggris untuk mereka. Sehingga harapannya dakwah Al-Quran ini dapat menyeluruh tidak hanya di Indonesia, bahkan sampai menyentuh wilayah mancanegara.” harap Ustadz Didik kepada seluruh santri yang telah diwisuda pagi itu. //Ikhsan/Mushaf/Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM

  • Mengungkap Metode Parenting Wanita Hebat Zaman Nabi ﷺ dalam Seminar Qur’anic Parenting

    Mengungkap Metode Parenting Wanita Hebat Zaman Nabi ﷺ dalam Seminar Qur’anic Parenting

    Bogor, Wadimubarak.com – Seminar qur’anic parenting yang diadakan pada Selasa (9/7/2024) kemarin, adalah seri qur’anic parenting yang membahas tentang metode wanita-wanita shahabiyah dalam mendidik anak.

    Generasi shahabi adalah generasi terbaik setalah masa kenabian. Sehingga metode dalam mendidik anak pun dapat dipastikan menjadi metode parenting yang terbaik. Pendidikan yang diterapkan tentunya dapat dijadikan contoh bahkan hingga kini.

    Seminar yang dibawakan oleh Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I sebagai Founder Qur’anic Parenting sekaligus penulis buku 25 Kiat Anak Cinta Al-Qur’an dan Ibunda Sang Hafidz ini bertemakan “Bongkar Metode Parenting Wanita-Wanita Hebat Zaman Nabi ﷺ”.

    Baca Juga: 
    – Korwil TAUD SaQu Aceh Adakan Seminar Nasional Qur’anic Parenting
    – Menjaga Kemurnian Bacaan Sesuai Sunnah Rasulullah, 14 Mahasiswa STIU Wadi Mubarak Dianugerahi Sanad Al-Qur’an

    Seminar Parenting ini, dimulai dengan perumpamaan mendidik anak harus mempunyai license surat izin mengemudi. lampu merah yaitu larangan, kuning tanda rambu-rambu dan lampu hijau adalah hal yang di anjurkan dari Al-Quran dan Sunnah. “Anak adalah karunia terbaik dari Allah ﷻ, jangan pernah keras kepada anak, syukuri keadaan anak baik itu kepintaran kesholehan ataupun sebaliknya”.       

    Ummu Sulaim adalah salah satu kisah yang di contohkan beliau dalam mendidik anak, punya Sembilan anak dan semuanya hafal Al-Qu’ran, bahkan salah satu dari 7 penghafal hadits terbanyak. Ibnu Malik suaminya, beliau wanita penghuni surga yang dijanjikan dalam hadits.

    Ustadz Didik, demikian beliau biasa dipanggil. Disela-sela kesibukannya memimpin Islamic Center Wadi Mubarak serta badan usaha yang ada di dalamnya tetap dapat menyelesaikan program doktoral di King Abdulaziz University Saudi Arabia, dan ditemani sang istri yang seorang hafizhzh juga mampu menghantarkan putra dan putrinya menjadi penghafal Al-Qur’an di usia dini.

    Parenting Al-Quran tidak akan punah dari saat dimulai keberadaannya dan tidak akan pernah basi dengan keberadaannya zaman sekarang. Sedangkan generasi terbaik adalah generasi zaman Nabi ﷺ “Generasi terbaik adalah generasiku kemudian setelahnya kemudian setelahnya (HR. Muslim: 3651)

    Melanjutkan sesi kedua, Ustadz Didik yang berhasil mempertahankan desertasinya berjudul “Konsep Parenting (Al-Tarbiyah Al-Waladiyyah) Dalam Al-Qur’an (Studi Analisis Sejarah Nabi Ya’qub ‘Alaihissalam)“ pada tahun 2017 ini memaparkan 4 sifat nabi dalam kepengasuhan dan dilanjutkan dengan tanya jawab.

    Ratusan peserta seminar yang mayoritas terdiri dari wali murid dan guru TAUD dan MIT Sahabat Qur’an se Indonesia ini menyimak setiap pemaparan beliau yang dibawakan sangat menarik dan pastinya dapat diterapkan dalam metode peranting masa kini.//Aziz/Mushaf//Al.C

    Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran  https://whatsapp.com/channel/ICWM