Kategori: Artikel

  • Dauroh 6 Hari; Majlis Sama’ Sunan At-Tirmidzi

    Dauroh 6 Hari; Majlis Sama’ Sunan At-Tirmidzi

    Wadimubarak.com – Sunan At-Tirmidzi atau Jami’ At-Tirmidzi merupakan salah satu dari enam kitab hadits rujukan utama atau biasa disebut kutubus Sittah. Kitab ini ditulis oleh Imam Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin ad-Dahhak as-Sulami at-Tirmidzi.

    Pada tahun ini, tepatnya 6-11 Agustus 2023 Wadi Mubarak mengadakan dauroh Sama (mendengarkan pembacaan dan penjelasan ringkas) salah satu kitab yang berisikan 3.956 buah hadits pilihan tersebut.

    Disampaikan oleh Syeikh Hamid Abu Abdirrahim Hamid bin Ahmad bin Akram bin Sayyid Mahmud bin Ali al-Bukhari al-Madani hafizhahullahu ta’ala. Beliau merupakan ulama keturunan Bukhara Uzbekistan, negeri Imam Al-Bukhory -rahimahullah-

    Di dunia periwayatan beliau dikenal sebagai Musnid (memiliki banyak sanad) dan juga Muqri’ (menguasai berbagai qira’at) yang diburu para penuntut ilmu di seantero dunia.

    Beliau juga meriwayatkan kutubsittah dan muwatto’ dengan sama’i dan ijazah kepada beberapa musnid dunia, oleh karenanya majelis beliau selalu dipenuhi oleh penuntut ilmu baik bidang Al-Qur’an maupun hadits.

    Menamatkan hafalan Al-Qur’an pada usia 10 tahun menjadikan beliau haus ilmu sehingga ahli baik bidang Al-Qur’an, Hadits maupun fiqh dari 4 madzhab terkemuka.

    Baca Juga:
    – Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi Kunjungi Wadi Mubarak
    – Wisuda 212 Penghafal Al-Qur’an Wadi Mubarak 2023
    – Seminar Dan Bedah Buku; Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Quran Di Usia Dini

    Terlihat selama 6 hari dauroh, antusiasme peserta menyimak pembacaan dari 2 pembaca kitab secara bergantian dan sesekali datang penjelasan dari syaikh Hamid di sela-sela bacaan tersebut.

    Didampingi Syaikh Dr. Labib Najib Abdullah Ghaleb, Dosen Fikih Mazhab Syafi’i University of Aden Yaman, dauroh ini dipenuhi lebih dari 350 peserta.

    Menjelang akhir ditutupnya dauroh, Syekh Hamid membacakan surah Ash-Shof dengan qiraat Riwayat Hafsh an Ashim Jalur Syatibiyyah dan bersama-sama dengan Syaikh Dr. Labib memberikan ijazah Sama’ Sunan At-Tirmidzi secara umum atas keikutsertaan semua peserta.//Al.C

  • Wadi Mubarak Buka Graha Qur’an Online Antar Benua

    Wadi Mubarak Buka Graha Qur’an Online Antar Benua

    Wadimubarak.com – Agar penyebaran dakwah Al-Qur’an dapat diterima oleh umat dengan mudah, Wadi Mubarak mengambil sisi positif dari kemajuan teknologi yang selalu berkembang.

    Kali ini, Graha Qur’an Wadi Mubarak yang lebih banyak menangani program belajar Al-Qur’an secara online membuka kegiatan pembelajaran Al-Qur’an antar benua.

    Adalah Ustadz Faris Bawazier sebagai pengelola dan pembina di masjid Dee Way, Sydney, Australia yang menjajaki kegiatan ini. Hingga akhirnya pada Ahad (30/7/2023) diadakan Pembukaan Graha Quran Online Cabang Sydney, Australia.

    Baca Juga:
    – Ramadhan Spesial, Mahasiswa STIU-WM Isi Imam Tarawih Di Auckland Selandia Baru
    – Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi Kunjungi Wadi Mubarak
    – Wisuda 212 Penghafal Al-Qur’an Wadi Mubarak 2023

    – 3 Mahasiswa Dan 1 Alumni STIU-WM Isi Imam Tarawih Di Australia

    Acara yang digelar melalui zoom meeting tersebut dihadiri oleh pimpinan dan pengasuh Islamic Center Wadi Mubarak Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.PI, Ketua Graha Quran Ustadz Ferri Eka Rahayu dan beberapa asatidz Wadi Mubarak. Tidak ketinggalan juga peserta Graha Quran Sydney yang berjumlah 16 orang hadir dalam pertemuan tersebut.

    Diawali dengan sambutan dan pembukaan program oleh Ustadz Didik Hariyanto: “kami sangat bangga kepada antum (calon peserta Graha Qur’an Online Sydney), karena memiliki semangat yang besar untuk mempelajari Al-Qur’an dengan lingkungan yang negaranya bukan dari negara mayoritas muslim..”

    Baca Juga:
    – Prof Dr Abdussalam Muqbil Hadiri Pemberian Sanad Al-Quran Di Wadi Mubarak
    – Profil Arin, Juara 1 Lomba Hafizh Cilik 30 Juz Wadi Mubarak 
    – 12 Mahasiswa STIU-WM Dianugerahi Sanad Qira’ah

    “The parents is the backbone for the children in the future, and how we teach our children with the Quran, because this is the things that can save us hereafter, with the Quran is barokah. Sebelumnya kami memiliki kelas hanya sekali seminggu dan ini sangat tidak cuup untuk mereka yang ingin belajar Al-Qur’an dengan baik dan benar dan alhamdulillah ini adalah awal yang baik untuk semuanya. Semoga dengan kelas Quran ini bisa menambah keterampilam dan nilai yang tinggi dengan Al-Qur’an.” Balas ustadz Faris Bawazier dalam sambutannya.

    Memulai kegiatan ini, ustadz Muhammad Rofi’uddin dan Ustadzah Suci ditunjuk untuk mendampingi pembelajaran Al-Quran untuk halaqah ikhwan dan akhwat. // Al.C

    Yuk belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Hanya di Graha Quran Wadi Mubarak💐

    𝗜𝗡𝗙𝗢𝗥𝗠𝗔𝗦𝗜 & 𝗣𝗘𝗡𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗚𝗥𝗔𝗛𝗔 𝗤𝗨𝗥’𝗔𝗡:
    0857-1738-6124 (Graha Qur’an)

  • Prof. Dr. Abdussalam Muqbil Hadiri Pemberian Sanad Al-Qur’an di Wadi Mubarak

    Prof. Dr. Abdussalam Muqbil Hadiri Pemberian Sanad Al-Qur’an di Wadi Mubarak

    Wadimubarak.com – Markaz Iqra Wadi Mubarak, salah satu unit kerja di struktur Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) Bogor Jawa Barat memberikan Ijazah Sanad Al-Qur’an kepada 10 (sepuluh) santri yang telah berhasil menyelesaikan program pengambilan sanadnya.

    Tradisi pemberian sanad Al-Qur’an yang diadakan di Wadi Mubarak merupakan salah satu upaya menjaga keotentikan bacaan Al-Qur’an sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:

    خُذُوا القُرْآنَ مِنْ أَرْبَعَةٍ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، وَسَالِمٍ، وَمُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ، وَأُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ

    “Ambillah Al-Qur’an dari empat orang: dari Abdullah bin Mas’ud, Salim (Maula Abi Hudzaifah) , Muadz bin Jabal dan Ubay bin Ka’ab”. (HR. Bukhari-Muslim)

    Dalam hadis ini, Rasulullah ﷺ memberikan ijazah kepada ke-empat sahabat di atas untuk mengajarkan Al-Qur’an karena kapasitasnya yang mumpuni dalam bidang Al-Qur’an.

    Dihadiri para Pengajar dan Masyayikh pembimbing tahfizh STIU-WM, penganugerahan ini pun secara khusus dihadiri Syaikh Prof. Dr. Abdussalam Muqbil Al-Majidy Lc., MA., selain seorang Musnid (orang yang memiliki banyak sanad) dan Mujiz (yang memberikan ujazah) beliau juga dosen Fakultas Al-Quran Qatar University, ketua Muassasah Bashair Al-Marifah Al-Quraniyyah serta Ketua Majlis Iqra’ Yaman.

    Simak Kegiatan [LIVE STREAMING] Jalsah Khatmah Sanad Al-Qur’an

    Kegiatan penganugerahan sanad yang dibuka selepas shalat Shubuh, Ahad (30/7/23) di Masjid Jami’ Wadi Mubarak dan ditutup dengan doa dan tausyiyah dari Syaikh Abdussalam setelah sebelumnya setiap mujaz (penerima ujazah) membacakan 3 (tiga surah terakhir) di hadapan mujiz (pemberi ijazah) dan hadirin lainnya.

    Baca Juga:
    – Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi Kunjungi Wadi Mubarak
    – Lomba Hafizh Cilik Wadi Mubarak 2023
    – Wisuda 212 Penghafal Al-Qur’an Wadi Mubarak 2023
    – Seminar Dan Bedah Buku; Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Quran Di Usia Dini

    Selain harus memiliki hafalan Al-Qur’an dengan mutqin (kuat) serta memiliki bacaan Al Quran yang benar sesuai kaidah tajwid, para penerima ijazah di Wadi Mubarak juga harus menyelesaikan hafalan matan Tuhfatul Athfal dan Jazariyyah beserta syarahnya sebelum menyetorkan hafalan 30 juz nya kepada pembimbing atau syaikh yang direkomendasikan oleh Markaz Iqra’ Wadi Mubarak.

    Baca Juga:
    – Profil Arin, Juara 1 Lomba Hafizh Cilik 30 Juz Wadi Mubarak 
    – 12 Mahasiswa STIU-WM Dianugerahi Sanad Qira’ah
    –  Penganugerahan Sanad Qiraah di ICWM

    Pada kegiatan ini, Syekh Abdul Qawi Abdul Karim Al Arjaly hafizhahullah ta’ala memberikan sanad kepada:
    – Faikar Mujaddid (Qiroah ‘Ashim) asal Cirebon
    – Ridhuan Adi Candra (Qiroah ‘Ashim) asal Palembang
    – Hakim Amar Ma’ruf (Riwayat Hafsh) asal Tegal
    – Umair Idzharuddin Asidat (Riwayat Hafsh) asal Kangean, Madura

    Ustadz Muhammad Fathurrohman Al Hamidi hafizhahullah ta’ala memberikan sanad kepada:
    – Muhammad Fadhlurrahman Al Mubarak (Riwayat Hafsh) asal Ciamis
    – Ibadurrahman Annur (Riwayat Hafsh) asal Cirebon
    – Mishary (Riwayat Hafsh) asal Jakarta

    Ustadz Ahmad Zainy hafizhahullah ta’ala memberikan sanad kepada:
    – Faldi Naviz Suardi (Riwayat Hafsh) asal Jayapura

    Ustadz Fahmi Dzulfiqar hafizhahullah ta’ala memberikan sanad kepada:
    – Malik Al Faridzi (Riwayat Hafsh) asal Tangerang

    Ustadz Muhammad Insan Robbani hafizhahullah ta’ala memberikan sanad kepada:
    – Muhammad Hanif Ar Razi (Riwayat Hafsh) asal Bogor

    Ya Allah jadikanlah Al Qur’an sebagai penyejuk hati kami, cahaya yang menyinari dada kami, pelipur duka kami dan penghapus kesedihan kami.//Al.C

  • Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi Kunjungi Wadi Mubarak

    Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi Kunjungi Wadi Mubarak

    Wadimubarak.com – Sebuah kehormatan besar bagi Islamic Center Wadi Mubarak Bogor dapat menerima kunjungan dari salah satu perwakilan Kedutaan Besar Arab Saudi Untuk Indonesia. Kali ini, diwakili oleh Syaikh Ahmad bin Isa Al-Haazimiy. Beliau merupakan diplomat bidang keagamaan di Kedubes Arab Saudi untuk Indonesia.

    Tentunya ini dapat menjadi pembuka serta awal Kerjasama serta hubungan yang baik antara kedua belah pihak. Acara berlangsung selepas Salat Zuhur berjamaah di Masjid Jami’ Islamic Center Wadi Mubarak Bogor pada Rabu (26/7/2023).

    “Sebuah kehormatan dapat duduk bersama dengan para penuntut ilmu dan penghafal Al-Qur’an di sini”, ungkap Syaikh membuka sampaiannya.

    “Saya berharap ini bukanlah kunjungan terakhir bagi saya, tetapi akan ada kunjungan-kunjungan lainnya pada kemudian hari untuk tetap menjaga hubungan baik.” Ungkap beliau kemudian.

    Baca Juga:
    – Lomba Hafizh Cilik Wadi Mubarak 2023
    – Wisuda 212 Penghafal Al-Qur’an Wadi Mubarak 2023
    – Seminar Dan Bedah Buku; Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Quran Di Usia Dini

    Dalam sampaiannya kali ini. Beliau menyampaikan wasiat kepada para penuntut ilmu untuk selalu bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dimanapun berada. Dalam sampaiannya pula, beliau mewasiatkan agar selalu bersemangat dan tak pernah Lelah untuk menuntut ilmu. karena dengan ilmu itulah yang akan mengangkat derajat seseorang baik di dunia maupun di akhirat.

    “Apalah yang membedakan Imam Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Ashhabus Sunan yang lainnya? serta Ulama mazhab seperti Imam Syafi’I, Imam Ahmad, Malik, maupun Abu Hanifah? Semua itu Allah angkat derajat mereka karena ilmu yang mereka miliki. Mereka rela untuk merantau jauh hanya untuk mencari ilmu di berbagai penjuru dunia.”

    Dalam penutup, disampaikan pula wasiat untuk sabar dalam belajar, serta mengajarkan ilmu. karena bagaimanapun yang akan dijalani pasti akan penuh dengan kerikil serta cobaan yang akan dating silih berganti.

    Maka, kesabaran bisa menjadi solusi terbaik agar dapat tetap Tangguh dalam menghadapi ujian yang dating. Berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah juga harus terus dipertahankan agar tidak tersesat dalam menyusuri jalan nantinya.

    Para mahasiswa di tengah-tengah kesibukannya mengikuti daurah wahyain pun terlihat antusias dalam mengikuti acara hingga tuntas.

    Tak ketinggalan, di akhir sesi, pihak Islamic Center Wadi Mubarak Bogor memberikan kenang-kenangan cinderamata kepada Syaikh Ahmad Isa sebagai bentuk penghormatan. Pun dari pihak Kedubes Arab Saudi juga memberikan cinderamata pada kesempatan kali ini untuk Islamic Center Wadi Mubarak Bogor. (Mushaf)

  • Wisuda 212 Penghafal Al-Qur’an Wadi Mubarak 2023

    Wisuda 212 Penghafal Al-Qur’an Wadi Mubarak 2023

    Ahad, (23/07) Islamic Center Wadi Mubarak menggelar acara Wisuda Akbar dari semua jenjang pendidikan, mulai dari TAUD, MIT sampai dengan jenjang Strata 1 yang bertempat di Graha Pakuan Siliwangi, UNPAK, Bogor dimulai sejak pukul 07.00 s/d 12.00 WIB.

    Wisuda Akbar Wadi Mubarak adalah wisuda yang melibatkan peserta didik dari berbagai tingkat dan program di lingkungan Wadi Mubarak. Baik dari tingkat Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD), Madrasah Ibtidaiyah Tahfizh (MIT), SMP/SMA Tahfizh, Program Kaderisasi Muhaffizh (PKM) hingga Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU-WM).

    Acara wisuda kali ini dihadiri beberapa tamu istimewa, diantaranya: Pimpinan & Pengasuh Islamic Center Wadi Mubarak Bogor, Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., Wakil Ketua MPR Republik Indonesia, H. Ahmad Muzani S.Sos., perwakilan Kopertais Wilayah II Jawa Barat, Prof. Dr. H. Mukhtar Salihin, M. Ag., Ketua Umum Jami’ah Khairukum Tahun 2017-2018, Syaikh Abu Abdurrahman Abdul Aziz.

    Sejumlah 212 peserta didik diwisuda pada tahun ini. 130 peserta diantaranya adalah wisudawan yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz secara mutqin. Dan 10 orang telah mendapatkan sanad Al-Qur’an. Oleh karena itu diadakan pula sesi pemberian sanad kepada sepuluh orang tersebut yang diwakili oleh mahasiswa Malik Al-Farizi yang telah menyetorkan hafalannya dengan mutqin berstandar tajwid yang benar dan baik kepada Ustadz Fahmi Zulfikar, S.Ag. dengan riwayat Hafsh ‘An Ashim.

    Kecuali tingkat TAUD dan MIT, salah satu syarat mengikuti Wisuda Akbar Wadi Mubarak adalah harus menyelesaikan target hafalan 30 juz dengan bacaan tahsin yang ketat dan lulus ujian akhir yang diadakan oleh Wadi Mubarak.

    Baca Juga:
    – Tausiyah Syaikh Ahmad Jilan di Hadapan Mahasiswa STIU Wadi Mubarak
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp400 juta ke Islamic Center Wadi Mubarak

    Untuk mengikuti ujian akhir, santri telah selesai menyetorkan hafalan 30 juz kepada musyrif (pembimbing) serta direkomendasikan oleh pondok masing-masing. Sehingga tidak semua santri pondok cabang dapat mengikuti ujian akhir di Wadi Mubarak.

    Hal ini untuk menjaga kualitas hafalan santri agar sesuai dengan standarisasi bacaan Al-Qur’an bersanad yang telah diterapkan oleh Wadi Mubarak sejak awal didirikan. Untuk membuktikan itu, maka diadakan tes hafalan secara langsung oleh para hadirin wisuda kepada beberapa wisudawan dan para pemenang

    Pada wisuda akbar kali ini, wisudawan terbaik dari STIU WM diraih oleh Faldi Navis Suardi dengan Ipk tertinggi yaitu 4.00., Wisudawan terbaik dari TAUD SaQu diraih oleh Ananda Hamzah, wisudawan terbaik dari MIT SaQu diraih oleh Ananda Arina Ulmiana Nur, wisudawan terbaik dari PKM Putra diraih oleh Nur Fahmi Firdaus, dan wisudawati terbaik dari PKM Putri diraih oleh Maryam Hannah Nasution.

    “InsyaAllah beberapa alumni yang diwisuda pada hari ini akan berangkat ke negri Jepang untuk merintis Islamic center yang tengah dibangun di negara tersebut. Alhamdulillah, Allah amanahkan kepada Wadi Mubarak untuk mengelola lembaga-lembaga tahfizh di indonesia bahkan sampai luar negri, bahkan rencanya akan dibangun pula islamic center di beberapa negara eropa, seperti Jerman dan sebagainya”, disampaikan oleh Pimpinan dan Pengasuh Islamic Center Wadi Mubarak Bogor, Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc. M.P.I. dalam sambutannya.//Admin/a.lc.

    Baca Juga:
    – Silaturahim Dan Penyambutan Santriwati Baru Angkatan 2 Mahabbah Boarding School
    – Wadi Mubarak Adakan Ujian Akhir 30 Juz Pondok Cabang

  • Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    Wadimubarak.com – Seminar qur’anic parenting sekaligus bedah buku ’25 Kiat Anak Cinta Al Qur’an’ yang diadakan Wadi Mubarak pada Sabtu (22/7) cukup menarik perhatian para orangtua yang ingin buah hatinya menjadi penghafal Al-Qur’an.

    Tidak hanya karena menghadirkan Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I sebagai penulis buku dan pembicara dalam seminar, namun seminar ini juga menghadirkan salah satu wali murid dari MIT SaQu yang telah menghantarkan salah seorang putrinya dapat menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz semasa sekolahnya tersebut.

    Bertemakan “Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini” mengupas tuntas rahasia cara mendidik anak bisa hafal Al Qur’an di usia dini.

    Ustadz Didik, demikian beliau biasa dipanggil. Disela-sela kesibukannya memimpin Islamic Center Wadi Mubarak serta badan usaha yang ada di dalamnya dapat menyelesaikan program doktoralnya di King Abdulaziz University Saudi Arabia, ditemani sang istri juga mampu menghantarkan putra dan putrinya menjadi penghafal Al-Qur’an di usia dini.

    Seminar dan Bedah Buku menjelaskan tahapan-tahapan menghantarkan anak dapat menghafal Al-Qur’an dengan senang dan tidak terpaksa. Beberapa tahapannya adalah: (1) Menjadikan anak cinta Al-Qur’an; (2) Mengajarkan anak membaca Al-Qur’an; (3) Mendidik anak menghafal Al-Qur’an dan; (4) Membimbing anak berjiwa qur’ani.

    Dalam pembahasannya, beliau menyampaikan bahwa tahap pertama membina keluarga yang qur’ani adalah memiliki visi misi bersama yang tepat, yaitu: “… tetap sederhana dan tidak muluk-muluk, dalam surah Ali Imran, Allah menyampaikan bahwa tujuan keluarga muslim adalah “Barang siapa yang dijauhkan dari api neraka, dan dimasukkan ke dalam surga maka dia sudah beruntung”.

    Beliau melanjutkan “Dalam banyak kasus terjadi kesalahan pendidikan anak ketika kemauan kita tidak sesuai dengan kemauan anak dan juga ketika orangtua menganggap bahwa kesuksesan itu adalah ketika anak saya berhasil menjadi dokter atau insinyur, yang penting kehidupan dunianya itu sudah dalam keadaan aman dan baik, ini adalah cara berpikir yang salah, karena tujuan pendidikan sebenarnya adalah ketika anak kita sudah mulai meniti jalan menuju surga dan jauh dari api neraka”.

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak
    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    “Prinsip kedua, adalah setiap anak memiliki kemampuan masing-masing dan keunikan masing-masing, maka larangan dalam prinsip mendidik anak adalah membanding-bandingkan anak sendiri dengan kakak kandungnya ataupun anak orang lain.” Imbuh bapak 8 (delapan) orang anak yang keseluruhannya adalah penghafal Al-Qur’an di usia dini.

    Tahapan-tahapan serta tips membina keluarga qur’ani dapat dibaca dalam buku ’25 Kiat Anak Cinta Al Qur’an’, karya Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I. //Admin/Al.C

  • Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    Seminar Dan Bedah Buku: Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini

    💌 𝘽𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙂𝙚𝙢𝙗𝙞𝙧𝙖 𝙐𝙣𝙩𝙪𝙠 𝘼𝙮𝙖𝙝 𝘽𝙪𝙣𝙙𝙖 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙄𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙈𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝘼𝙣𝙖𝙠 𝙃𝙖𝙛𝙖𝙡 𝘼𝙡 𝙌𝙪𝙧’𝙖𝙣

    ⛔ 𝙆𝙪𝙤𝙩𝙖 𝙎𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙏𝙚𝙧𝙗𝙖𝙩𝙖𝙨 ⛔

    Apakah Ayah Bunda Mengalami Permasalahan Berikut :
    ❓Susah Mendidik Anak Dekat Dengan Al Qur’an ?”
    ❓Kesulitan Menghadapi Prilaku Anak Zaman Now ?”
    ❓Merasa Bingung Bagaimana Cara Tepat Mendidik Anak Sesuai Tuntunan Al Qur’an ?”
    ❓Atau Bingung Cara Mendidik Anak Bisa Hafal Al Qur’an Sejak Usia Dini ?”

    Jika Ayah Bunda Merasakan Permasalahan Diatas Kami Persembahkan

    Seminar dan Bedah Buku, dengan Tema

    “Bongkar Rahasia Anak Hafal Al Qur’an Di Usia Dini“

    Dalam Seminar Ini InsyaAllah Akan Mengupas Tuntas Rahasia Bagaimana Cara Mendidik Anak Bisa Hafal Al Qur’an Di usia Dini.

    Materi Ini InsyaAllah langsung disampaikan oleh Ustadz Dr. Didik Hariyanto Lc.,M.P.I yang merupakan :
    💠 Penulis Buku 25 Kiat Anak Cinta Al Qur’an
    💠 Founder Qur’anic Parenting Yg Memiliki 2237+ Member di Seluruh Indonesia
    💠 Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak yang telah melahirkan ribuan penghafal Al Qur’an.
    💠 Pengalaman Lebih Dari 20 Tahun Di Dunia Pengasuhan.
    💠 Meraih predikat cumlaude saat menempuh pendidikan S3 di Ibnu Khaldun Bogor (Pendidikan Islam) dengan Judul Disertasi “Qur’anic Parenting”.
    💠Meraih Gelar Doktor dengan predikat summa cumlaude di King Abdul Aziz Jeddah
    💠 Bekerjasama degan Syaikh Bakr, penemu metode Attibyan, cara mudah mempelajari Alquran. Terbukti anak usia 4-6 th sudah bisa tahaji (membaca ayat Al Quran sekaligus menyebutkan hukum tajwidnya).
    💠 Mendirikan Lembaga Taud SaQu (Tahfidz Anak Usia dini Sahabat Qur’an)
    yang menjadi Labschool Pendidikan Al-Qur’an Usia Dini. Serta pusat metode Attibyan di Indonesia.

    ▶️ Fasilitas:

    ✅ Gift Voucher Umroh senilai @500.000
    ✅ Gedung Seminar
    ✅ Snack
    ✅ Buku 25 Kiat Agar Anak Cinta Alquran senilai 119.000
    ✅ Sertifikat
    ✅ Goodie bag, block note, souvenir, ballpoint

    ▶️ Waktu Pendaftaran : 13 Juni – 18 Juli 2023

    ▶️ Waktu Pelaksanaan: 22 Juli 2023

    ▶️ Biaya Pendaftaran :
    Rp 500.000 ❌
    Cukup Rp. 350.000 ✅

    Tunggu apalagi segera klik link dibawah ini (pendaftaran di tutup sewaktu-waktu jika kuota sudah terpenuhi)

    ▶️ Informasi Pendaftaran : https://wa.me/6288211134774

    📍Graha Pakuan Siliwangi (Jl. Pakuan, Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor)
    Map Lokasi : https://g.co/kgs/6rsPdw

  • Silaturahim Dan Penyambutan Santriwati Baru Angkatan 2 Mahabbah Boarding School

    Silaturahim Dan Penyambutan Santriwati Baru Angkatan 2 Mahabbah Boarding School

    Mahabbah Boarding School merupakan pondok cabang dari Islamic Center Wadi Mubarak. Pondok pesantren jenjang SMP & SMA khusus putri ini fokus pada tahfizhul qur’an, pendidikan agama dan sains. Pada Sabtu (8/7) kemarin mengadakan agenda silaturahmi dan penyambutan kedatangan santriwati baru yang berlangsung di Aula Villa Tjokro Puncak Bogor.

    Acara ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan di antara para santriwati serta menyambut para santriwati baru yang akan memulai perjalanan pendidikan mereka di Mahabbah Boarding School.

    Kegiatan silaturahim dan penyambutan santriwati baru dimulai dengan penampilan-penampilan oleh santriwati Mahabbah Boarding School, lalu dilanjut sambutan oleh Ustadz Zainal Arifin, S.E selaku Ketua Yayasan Sahabat Qur’an Wadi Mubarak.

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak
    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    Prakata Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I disiarkan melalui rekaman suara dari Kota Suci Makkah, dan dilanjutkan tausiyah singkat dari Ustadz H. Abu Bakri, Lc., M.P.I serta ditutup dengan pemaparan program & regulasi pesantren oleh Ustadz Ilham Akbar, S.H.I selaku Direktur Program Mahabbah Boarding School.

    Acara ini menjadi momen istimewa di mana santriwati baru akan diperkenalkan kepada para pengurus pondok, jajaran musyrifah (pembimbing), dan hasil kegiatan belajar mengajar selama menempuh pembelajaran di Mahabbah Boarding School.

    Selain itu, mereka juga akan memiliki kesempatan untuk bertemu dengan teman-teman sekelas mereka dan mulai menjalin ikatan persahabatan yang kuat.

    Agenda acara ini mencakup berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu santriwati baru beradaptasi dengan lingkungan pesantren dan menumbuhkan semangat belajar yang positif.

    Kegiatan orientasi akan memberikan pemahaman yang mendalam tentang kehidupan di Mahabbah Boarding School, meliputi pengenalan aturan pondok, penjelasan tentang kurikulum, serta penjelasan tentang fasilitas pondok pesantren yang tersedia.

    Selain itu, dalam rangka menyambut santriwati baru, Mahabbah Boarding School juga telah menyiapkan program mentoring di mana santriwati senior akan memberikan bimbingan dan dukungan kepada mereka.

    Program ini bertujuan untuk membantu santriwati baru beradaptasi dengan lebih baik dan mempercepat integrasi mereka ke dalam kehidupan pondok pesantren.

    Baca Juga:
    – Tausiyah Syaikh Ahmad Jilan Di Hadapan Mahasiswa STIU Wadi Mubarak
    – Wadi Mubarak Adakan Ujian Akhir 30 Juz Pondok Cabang
    – Khutbah Idul Adha 1444 H: Penuntut Ilmu Belajarlah Dari Keikhlasan Nabi Ibrahim ﷺ

    “Tahun ajaran baru selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan di Mahabbah Boarding School. Kami sangat antusias menyambut para santriwati baru dan membantu mereka tumbuh dan berkembang di lingkungan pendidikan yang berfokus pada agama, akademik, dan pembentukan karakter,” kata H. Abu Bakri,Lc., M.Ag selaku Penasehat Mahabbah Boarding School.

    Mahabbah Boarding School memiliki komitmen yang kuat terhadap keberhasilan setiap santriwati. Selain pendidikan yang berkualitas, pondok pesantren ini juga menawarkan lingkungan yang mendukung dan didukung oleh staf pengajar yang berdedikasi tinggi serta fasilitas pembelajaran yang memadai.

    Para orang tua dan wali dari santriwati baru diharapkan untuk turut serta dalam acara silaturahmi dan perkenalan ini, untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang Mahabbah Boarding School serta mengenal langsung para pengurus dan pengajar di pesantren ini.

    Untuk informasi lebih lanjut tentang acara silaturahmi dan agenda Mahabbah Boarding School, para orang tua dan wali dapat menghubungi 0857-1121-0785 (Ilham Akbar) atau mengunjungi situs web resmi Mahabbah Boarding School di https://mbs.wadimubarak.com/.

    Mahabbah Boarding School berharap agar acara silaturahmi dan perkenalan santriwati baru ini dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi semua peserta dan mendorong semangat belajar serta persahabatan yang erat di antara para santriwati.//Ilham/al.c

  • Tausiyah Syaikh Ahmad Jilan Di Hadapan Mahasiswa STIU Wadi Mubarak

    Tausiyah Syaikh Ahmad Jilan Di Hadapan Mahasiswa STIU Wadi Mubarak

    “Bersyukurlah karena Allah ﷻ jadikan kita fokus dalam mendalami serta mempelajari Al-Qur’an, karena itu merupakan sesuatu yang paling harus didalami dan dipelajari”, begitu kiranya petikan nasehat yang disampaikan oleh Syaikh Ahmad Jilan saat kunjungannya di Islamic Center Wadi Mubarak Bogor pada Senin (3/7/2023).

    Sesi tausiyah ini berlangsung selepas salat asar berjamaah yang diikuti oleh seluruh civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak Bogor (STIU-WM).

    Memulai tausiyah yang akan diberikan, beliau menyampaikan kegembiraanya atas kesempatan untuk berkunjung ke Islamic Center Wadi Mubarak Bogor. Ini merupakan kali pertama kunjungan beliau ke tempat ini.

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak
    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    Tentunya, kunjungan ini juga merupakan sebuah kehormatan bagi segenap pengurus Wadi Mubarak karena dapat menyambut kehadiran beliau yang juga merupakan pengajar di Masjid Nabawi dan Masjid Al-Haram, Arab Saudi.

    Tafsir dan pendalaman makna Surat Al-Fatihah beliau pilih pada kesempatan kali ini. Surat Al-Fatihah memiliki kandungan dan muara makna yang sangat dalam dan luas. Walaupun berkali-kali diselami, tak akan pernah habis untuk diresapi serta diambil pelajarannya.

    Salah satu yang disampaikan, bahwa surat Al-Fatihah menjelaskan bahwa dalam kata ”Al-Hamdu” pada ayat kedua memiliki makna bahwa segala pujian bagi Allah ﷻ itu selalu ada, baik di awal maupun di akhir, jugalah semua pujian dan sanjungan hanya milikNya semata.

    Faedah lain yang disampaikan adalah makna “Ar-Rahman” yang menunjukkan bahwa ilmu itu Rahmah diantara para pegiatnya.

    Dalam sampaiannya, beliau menyampaikan bahwa ilmu yang benar itu akan menyatukan umat dan menjadikannya kuat, bukan malah memecah belah dan mencerai beraikan. Karena esensi ilmu yang benar itu akan membimbing umat kepada persatuan.

    Di akhir kalimat, beliau menyampaikan tentang doa terbaik yang juga terkandung di surah Al-Fatihah, yaitu pada ayat ”اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ“, yang bermakna “Bimbinglah kami ke jalan yang lurus,” Doa inilah yang semestinya senantiasa dipanjatkan dan diminta oleh setiap muslim dalam doanya, karena inilah yang lebih dibutuhkan bahkan daripada makan dan minum.

    Esensi sebuah jalan yang lurus pun Allah ﷻ telah jelaskan pada ayat berikutnya, “(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.”

    Sesi kajian dan nasehat kali ini berlangsung penuh antusias dari para mahasiswa. Dalam penyampaian tausiyah ini, beliau mengiringinya dengan tanya jawab, kuis serta interaksi dengan para mahasiswa dan mustami’ sehingga mejadikan suasana kajian yang hidup. “Kajian yang sangat menarik”, ucap salah satu mahasiswa semester enam asal Lombok, Sayid Abdullah A.R.// (mushaf/al.C)

  • Khutbah Idul Adha 1444 H: Penuntut Ilmu, Belajarlah Dari Keikhlasan Nabi Ibrahim ﷺ

    Khutbah Idul Adha 1444 H: Penuntut Ilmu, Belajarlah Dari Keikhlasan Nabi Ibrahim ﷺ

    Kumandang takbir mulai terdengar menggema di Islamic Center Wadi Mubarak sejak masuk tanggal 1 Dzulhijjah 1444 H dan terus berlanjut semakin gencar hingga pagi hari Kamis (29/06/2023). Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para jama’ah sholat idul adha, panitia Idul Adha 1444 H ICWM sudah mempersiapkannya sejak malam hari.

    Pelataran masjid Jami Wadi Mubarak mulai tertutupi karpet, hiasan yang sekiranya dapat memanjakan mata dan menyambut keberkahan hari raya ini mulai dipasang di beberapa titik. Balon berwarna putih dan biru serta lampu pohon turut memeriahkan riasan tersebut.

    Selain kedatangan jamaah yang terdiri dari para pengurus, musyrif, santri dan warga sekitar, jamaah sholat idul adha pun kedatangan santri-santri dari pondok cabang Wadi Mubarak di sekitaran puncak Bogor. Tak ketinggalan jamaah akhwat sholat id turut memadati halaman dan kelas STIU-WM.

    Tepat pukul 06.30 WIB, sholat sunnah Idul Adha mulai didirikan. Syekh Abdul Qowi Al-Arjali, Penasehat Markaz Iqro’ Wadi Mubarak bertindak sebagai imam sholat, sementara khotib adalah Ustadz. H. Abu Bakri, Lc., MA. Beliau merupakan Penasehat Mahabbah Boarding School, salah satu pondok cabang Wadi Mubarak khusus putri.

    Baca Juga:
    – Lantama Wisata Salurkan Profit Usaha Rp 400 Juta Ke Islamic Center Wadi Mubarak
    – Kerjasama Dengan STIUWM Walikota Padang Buka Pelatihan Guru Al-Qur’an

    Pesan penting yang disampaikan oleh beliau dalam khutbahnya adalah anjuran untuk belajar keikhlasan yang dipraktekkan Nabi Ibrahim ﷺ atas ketentuan Allah ﷻ untuk menyembelih anak kesayangannya, Ismail ﷺ. Dan niat ikhlas seperti itulah yang menjadi kewajiban utama bagi penuntut ilmu.

    Banyak keutamaan yang beliau sebutkan bagi penuntut ilmu terkhusus penghafal qur’an. Namun disamping keutamaan yang memudahkan seorang penuntut ilmu dan penghafal qur’an masuk surga tertinggi, beliaupun menyebutkan satu hadits yang diriwayatkah oleh Imam Muslim berkenaan dengan keikhlasan.

    Saat kelak hari pengadilan, saat tiap orang dipanggil untuk mempertanggungjawabkan dunianya. Allah ﷻ akan memanggil orang-orang penuntut ilmu, yang mengajarkannya dan yang membaca Al-Qur’an. Ia dipanggil, kemudian ditunjukkan kepadanya nikmat yang telah diberikan kepadanya, kemudian ia ditanya tentang hal itu.

    Baca Juga:
    – Ketua Yayasan ICWM Dapatkan Sanad Al-Qur’an Di Madinah
    – Lebih Dari 150 Jamaah Umroh Akhir Ramadhan Lantama Wisata Berangkat Tahun Ini

    Lalu ia pun berkata, ‘Sesungguhnya aku telah menuntut ilmu dan mengajarkannya (ikhlas) untuk-Mu ya Allah, dan aku telah membacakan Al-Qur’an (ikhlas) untuk-Mu ya Allah.’

    Kemudian dikatakan kepadanya, “Kamu bohong. Kamu menuntut ilmu agar kamu dikatakan orang yang ‘alim, dan kamu membaca Al-Qur’an agar kamu dikatakan qari’, dan kamu telah dikatakan demikian oleh orang-orang.” Maka ia pun diseret dengan mukanya. di tanah dan dilemparkan ke dalam api Neraka.

    Demikian penting kedudukan ikhlas hingga tak mampu membawa seseorang yang baik dan shaleh di dunia untuk masuk ke dalam surga.

    Menutup khutbah Idul Adha, Ust Abu -demikian beliau dipanggil- mengingatkan bahwa disamping keutamaan yang Allah berikan bagi penuntut ilmu, penghafal qur’an dan mudahnya wanita masuk surga namun perjalanan untuk mendapatkan itu tentu tidaklah semudah yang dikira. Yaitu dengan adanya godaan dan ujiannya.

    Pada tahun ini, Wadi Mubarak mendapat amanah untuk menyembelih 10 ekor sapi serta 123 ekor kambing/domba dan membagikannya kepada santri yang berada di bawah naungan Wadi Mubarak.

    Lebih dari 600 orang penghafal Qur’an di Wadi Mubarak serta cabangnya yang mendapat manfaat dari daging qurban tersebut. Ditambah dengan tidak kurang dari 700 warga sekitar.

    Selain 3 ekor sapi patungan dan 3 sapi qurban H. Roid Kadir. Terdapat pula sapi qurban dari H. Syaqiel, Syekh Abdul Qowi, H. Patrialis Akbar dan Anang Hermansyah yang mengirim sapi qurban dengan bobot 1 ton. // Al.C